Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.691 views

Penjara Israel lebih kejam dari kamp Nazi

Senin, 16 Januari 2012 08:15:26

PALESTINA (Arrahmah.com) - Seorang pejabat Palestina mengatakan tahanan Palestina menjadi sasaran penyiksaan yang paling tidak manusiawi dan disiksa di penjara-penjara Israel, yang bahkan lebih mengerikan dari kamp konsentrasi Nazi.

Dalam sebuah wawancara dengan Fars News Agency Iran pada hari Ahad (15/1/2012), Menteri Urusan Tawanan Palestina, Ataollah Abu Sabah mengatakan dari 44.000 tahanan Palestina yang saat ini mendekam di penjara-penjara Israel, tujuh adalah perempuan dan 23 anggota Dewan Legislatif Palestina.

Abu Sabah menggambarkan penjara gurun Naqab (Negev), di mana para tawanan ditempatkan di tenda-tenda, penjara rezim Israel terburuk.

Tahun lalu, sebuah stasiun TV Israel merilis rekaman video tawanan Palestina yang disiksa oleh pasukan zionis Israel di penjara Naqab yang terkenal dengan kekejamannya, pada tahun 2008.

Para pejabat Palestina lebih lanjut mengkonfirmasi laporan bahwa keluarga para tawanan bahkan pengacara mereka dipaksa dilucuti dan diinterogasi.

Pada akhir Desember 2010, sebuah kelompok hak asasi manusia (HAM) yang disebut Komite Publik Menentang Penyiksaan di Israel mengungkapkan bahwa tawanan Palestina secara sistematis ditolak haknya untuk bertemu pengacara selama interogasi.

Diikat di kursi dalam waktu yang lama, kurang tidur, intimidasi, penyiksaan, penahanan kondisi menyiksa,  adalah beberapa contoh yang berhasl didokumentasikan oleh kelompok (HAM) dalam laporannya.

Abu Sabah melanjutkan untuk menambahkan bahwa para tawanan ditelanjangi di bawah suhu yang sangat dingin, di musim dingin adalah salah satu metode penyiksaan yang paling umum dari rezim Israel.

Para tawanan sakit, katanya, bahkan tidak mendapatkan perawatan medis, menambahkan bahwa para tawanan yang menderita akibat tidak adanya perawatan medis  tidak sedikit yang menghadapi kematian bertahap di penjara rezim zionis Israel.

Israel memiliki beberapa penjara rahasia untuk menyiksa para “tahanan spesial”, beberapa tawanan pertama dari Gerakan Perlawanan Palestina yang masih ditahan hingga kini sejak pertama kali ditangkap. Abu Sabah mengatakan, menambahkan bahwa rezim zionis Israel bahkan menculik para aktivis dari negara-negara Arab lainnya, yang nasibnya tidak diketahui.

Direktur Layanan Penjara Israel (IPS), Aharon Franco, mengatakan standar di AS adalah delapan meter yang digunakan untuk menahan para tahanan Palestina, sedangkan di Eropa hanya enam meter. Di Israel, hanya empat meter yang disediakan untuk para tahanan.

(siraaj/arrahmah.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Arrahmah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Fakta Persidangan: Pejuang Nahi Munkar Solo Datang Sesudah Oknum Warga yang Mabok Berdarah

Fakta Persidangan: Pejuang Nahi Munkar Solo Datang Sesudah Oknum Warga yang Mabok Berdarah

Mengapa Arab Saudi Melakukan Serangan ke Yaman?

Mengapa Arab Saudi Melakukan Serangan ke Yaman?

Ribuan Mahasiswa Masuk Jakarta Menjelang Aksi 20 Mei

Ribuan Mahasiswa Masuk Jakarta Menjelang Aksi 20 Mei

Pendeta Saefuddin Ibrahim Menista Allah, Rasul, Islam, dan Ormas Islam

Pendeta Saefuddin Ibrahim Menista Allah, Rasul, Islam, dan Ormas Islam

Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah

Dubes AS: Iran Berusaha Kacaukan Yaman dengan Dukung Pemberontak

Dubes AS: Iran Berusaha Kacaukan Yaman dengan Dukung Pemberontak

Lebih dari 1500 Mujahidin Kaukasus Berjuang Bersama Daulah Islam (IS) di Irak dan Suriah

Lebih dari 1500 Mujahidin Kaukasus Berjuang Bersama Daulah Islam (IS) di Irak dan Suriah



Must Read!
X