Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.048 views

Pernyataan resmi AQAP terkait pembebasan 73 tahanan tentara rezim Yaman

Rabu, 2 Mei 2012 08:00:01

ABYAN (Arrahmah.com) - Mujahidin Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) telah membebaskan 73 tentara rezim Yaman yang ditahan oleh Mujahidindibawah penahanan yang layak tanpa siksaan atau hal-hal yang tidak manusiawi. Ke 73 tahanan tersebut dibebaskan pada Ahad (30/4/2012) dalam kondisi yang baik dan sehat. 

Amir AQAP Syaikh Abu Bassir Nasir Al-Wuhayshi memerintahkan pada Sabtu (28/4) untuk membebaskan semua tentara rezim yang mereka tahan di Imarah Islam Waqar di wilayah Abyan di Yaman Selatan setelah melakukan musyawarah dengan para tetua suku, Ulama, kelompok HAM Yaman, keluarga para tahanan, dan para pemuda revolusi Yaman yang datang ke Waqar. Pembebasan tersebut dilakukan oleh AQAP tanpa tekanan dari pihak manapun dan dilakukan semata-mata karena Allah dan tanpa tebusan.

Berikut ini adalah terjemahan pernyataan resmi AQAP terkait pembebasan 73 tentara dari pasukan rezim Sana'a.

***

Pernyataan terkait Pembebasan 73 tentara dari pasukan rezim Sana'a

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، وبعد

Dalam perintah yang murah hati yang datang dari Amir Mujahidin di Semenanjung Arab Syaikh Abu Basir Nasir Al-Wuhayshi Ansar Al-Shariah membebaskan 73 tentara yang ditangkap dalam pertempuran "memotong ekor" di Dofas pada 11 Rabi'ul Akhir 1433 H sesuai dengan 4 Maret 2012 tanpa tebusan.

Perintah murah hati ini datang dari Amir Mujahidin di Semenanjung Arab Syaikh Abu Bassir Nasir Al-Wuhayshi sebagai respon atas perantaraan beberapa Ulama yang datang ke Imarah Islam Waqar di Wilayah Abyan - Semoga Allah memuliakannya dengan Syari'ah - yang dipimpin oleh Syaikh Awad Ba'Najar, salah satu Ulama paling terkemuka di Yaman dan para aktivis hak asasi manusia dan sejumlah besar keluarga para tawanan tentara dan sebuah pertemuan para tetua suku dan kehaidran media yang berbeda.

Kami mengkonfirmasi bahwa perintah pembebasan itu, amnesti dan membebaskan para tawanan tentara tanpa tebusan yang menyatakan taubat mereka dari dukungan mereka terhadap para musuh Syari'ah datang sebagai kehormatan untuk delegasi dan bukti niat baik mereka meskipun pengabaian rezim Sana'a terkait mereka dan kelalaian terhadap catatan mereka selama periode terakhir.

Para tentara itu ditangkap dan tangan mereka dalam keadaan menembak setelah mereka menghancurkan Zinjibar dengan rentetan granat dari canon dan roket mereka, meski demikian kami mengampuni mereka di saat para penindas di penjara-penjara Politik dan Keamanan Nasional, tak ada satupun dari mereka (tahanan muslim) yang ditangkap dalam pertempuran tetapi mereka dibawa oleh pasukan (rezim) dari anak-anak mereka, ibu dan orang-orang (keluarga/kerabat) mereka untuk bukan kejahatan atau kesalahan, setelah itu menghabisakan tahun-tahun yang panjang di penahanan politik yang mengerikan yang tidak layak untuk kehidupan manusia.

Itu telah nampak oleh setiap orang - di saat ketika saudara-saudara kita menerima kejahatan dan cambukan di penjara-penjara pemerintah Sana'a - pelayanan baik dari Mujahidin terhadap tahanan mereka dibuktikan oleh organisasi hak asasi manusia dan apa yang dipublikasikan oleh media lokal dan internasional, ini karena pelayanan tahanan dalam cara yang baik adalah kewajiban agama dan etika yang Mujahidin patuhi dalam setiap kondisi.

Kami menyatakan dan berulangkali bahwa kami tidak akan mengabaikan perkara tahanan yang tertindas di penjara-penjara Politik dan Keamanan Nasional yang menderita kepahitan penahanan selama bertahun-tahun tanpa tuduhan atau kesalahan, kami katakan kepada saudara-saudara kami para tawanan di penjara-penjara Sana'a bahwa kami tidak akan berhenti untuk berusaha membebaskan kalian dari penahanan dan menghabiskan waktu pada hal itu, yang paling sayang terhadap mereka, karena keprihatian kalian adalah keprihatinan kami dan perkara kalian adalah perkara kami sehingga memiliki kabar gembira pertolongan yang dekat Insya Allah. Kami mendesak terkait hal ini kepada semua yang datang kepada kami dari para anggota delegasi mediasi untuk melakukan inisiatif dalam upaya untuk membebaskan saudara-saudara kita yang ditahan dari penjara-penjara rezim Sana'a.

Dalam kesempatan ini kami mengamanahkan pesan kepada para tahanan yang disesatkan di pasukan rezim Sana'a dan yang masih memiliki keluhuran budi, kecemburuan, kemurahan hati dan akal dari para perwira dan pemimpin tentara, kami katakan kepada mereka:

"Kami menyatakan kepada kalian berulangkali bahwa pertempuran kami awalnya adalah dengan Amerika dan Salibis, maka jangan menjadi alat di tangan-tangan mereka untuk memerangi Islam dan kaum Muslimin dan kehormatan kaum Muslimin dan jangan membuat dari diri kalian sendiri tanggul sebelum pelaksanaan Syari'ah.

Kalian tahu bahwa campur tangan Amerika yang terang-terangan telah mencapai untuk mengendalikan pengaturan pembayaran gaji kalian dan mengatur gerakan kalian dan menugaskan pemimpin-pemimpin kalian oleh duta besar Amerika di Sana'a yang berpartisipasi dalam peran penguasa de facto Yaman, bukanlah rahasia bagi kalian atas peningkatan laju penembakan udara Amerika di Yaman dan dengan intensif dalam akhir-akhir ini.

Wahai para tentara dan para pejabat pemerintahan ini, yang melemparkan kalian dalam perang yang kalah ini untuk memenuhi keinginan Amerika dan para duta besarnya di Sana'a tidak akan memberi perhatian apapun untuk kalian dan akan melanjutkan kesepakatan dengan kalian sebagai alat-alat yang murah, dan masalah ke 73 tentara tersebut adalah bukti terbesar dalam hal itu, kalian adalah korban kebijakan Amerika dan didorong ke dalam perang mandat untuk Zionis-Salibis, maka janganlah kalian kehilangan agama dan dunia kalian untuk keuntungan duniawi yang murah".

Akhirnya kepada para Ulama yang terhormat, kami mengulang seruan kami untuk mengunjungi wilayah-wilayah kami untuk berhubungan, berdialog dan saling menasehati dalam kebaikan demi tanah dan rakyat ini, kami sedih bahwa kalian tidak menjawab seruan khusus kami yang kami keluarkan untuk kalian untuk datang ke Waqar terkait para tawanan tentara ini kecuali Syaikh Awad Ba'Najar semoga Allah melindunginya dan yang datang bersamanya, dan kami mengingatkan kepada kalian atas kewajiban kalian dalam membimbing Ummat ini dan menasehatinya dan mengupayakan reformasi dan perubahan dan dukungan untuk Syari'at Islam.

(Dan Allah Maha Kuasa atas segala urusanNya, namun kebanyakan manusia tidak mengetahui)

Qaedat Al-Jihad di Semenanjung Arab

7 Jumadil Tsani 1433 H

***

(siraaj/arrahmah.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Arrahmah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Latest News
Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Rabu, 12 Dec 2018 15:20

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Rabu, 12 Dec 2018 11:46

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X