Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.588 views

''Hantu'' Kristenisasi, Narkoba dan Homo di BUI

 


 

Kamis, 26 April 2012

DI TENGAH keterbatasan, dakwah Islam memang mulai marak di lingkungan penjara. Namun, aksi pemurtadan oleh para misionaris ternyata jauh lebih gencar.

Muhammad Toha, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Rutan Madaeng Surabaya mengatakan, selain dai-dai Islam pembina ruhani Nasrani juga beroperasi di tempatnya. “Bahkan lebih banyak. Ada sekitar 32 lembaga Nasrani,” kata Toha.

Toha melanjutkan, dari satu lembaga tersebut bisa mengirim sepuluh orang setiap harinya. Kata Toha, mereka tidak hanya ceramah, tapi juga membagi-bagikan makanan. “Hal yang tidak dilakukan umat Islam,” ucapnya lirih.

Meski demikian, Toha memaklumi karena anggaran untuk mendatangkan para dai memang terbatas. Dana dari pemerintah yang diterimanya sekitar Rp 120 ribu per bulan. Kata Toha, dengan dana sebesar itu, untuk member honor khatib Jumat saja tidak cukup.

“Karena itu, hanya ustadz yang ikhlas dan rela berkorban seperti ini,” kata Toha.

Hal senada juga disampaikan oleh Ida Farida, ustadzah yang aktif membina para napi di Rutan Wanita Pondok Bambu.

“Mereka bawa bingkisan, kita cuma bawa hati,” ujar ibu lima anak yang akrab dipanggil Bunda Ida oleh para napi ini.

Bahkan Ida bercerita, saat mengadakan pengajian dirinya pernah dicibir oleh dua orang misionaris yang sedang lewat. “Islam kere (miskin). Ngaji enggak bawa makanan,” tutur Ida mengenang peristiwa itu.

Tidak hanya menyindir, acap kali para misionaris juga mengajak warga binaan makan-makan di gereja. Dan, nyatanya, banyak napi beragama Islam yang ikut-ikutan acara makan yang kerap berbarengan dengan acara kebaktian gereja.

Salah seorang tahanan pendamping Rutan Pondok Bambu, Novie Kartika mengatakan, banyak napi Muslimah yang ikut acara gereja karena tergiur bingkisan-bingkisan yang ditawarkan seperti pakaian, peralatan mandi, hingga paket bahan kebutuhan pokok. “Minimal makan Hoka-Hoka Bento,” katanya.

Namun, kata Novie para napi yang ikut tidak lantas murtad begitu saja. Kebanyakan dari mereka hanya ingin makan gratis dan bisa keluar dari kamar tahanan saja.

Novie mengaku, meski cukup banyak daiyah yang datang membina di rutan yang ia tempati, tapi tidak banyak yang benar-benar peduli akan ancaman pemurtadan. Selain Bunda Ida dari Yayasan Nurul Iman, ada juga pembina dari Koordinator Dakwah Indonesia (KODI), dari Masjid Istiqlal, dan al-Azhar.

“Tapi yang lain cuma mengaji seperti nyanyi-nyanyi saja,” ujar Novie.

Ancaman pemurtadan juga ada di rutan dan lapas-lapas lainnya. Di Lapas Wanita Tangerang misalnya, misionaris juga mengincar para napi yang baru keluar. Salah seorang ustadzah setempat, Siti Nurhasanah mengabarkan, sepekan sebelum seorang napi bebas nama mereka sudah dicatat oleh misionaris untuk dikristenkan.

“Misionaris itu sudah menunggu di luar. Mereka menawarkan tempat tinggal, uang dan pekerjaan. Ada yang terjerat, keluar dari Islam ada juga yang tidak. Karena kebanyakan napi bingung mau kemana setelah keluar,” kata ustadzah yang sudah 10 tahun berdakwah di Lapas Wanita Tangerang ini.

Selain kristenisasi, Bunda Ida mengatakan, ada hal lain yang menghantui para napi di penjara. Seperti narkotika, praktek homoseksual (lesbian bagi tahanan wanita), hingga aliran sesat Lia Aminudin yang juga sedang menjalani masa tahanannya. 

Sebagai warga binaan, Novie mengaku melihat teman-teman sekamarnya mudah memperoleh dan menggunakan narkoba. Tapi ia enggan melaporkan hal tersebut ke penjaga rutan. “Bisa-bisa kita sendiri yang terkena masalah,” tukasnya.

Undangan  Dakwah

Mengingat besarnya peran dai dalam proses penyadaran para napi, Kasie Registrasi Lapas Batu Nusakambangan Edi Warsono mengundang para dai dari luar untuk berdakwah ke lapas, khususnya Lapas Batu.

Edi menyadari pemahaman agama para petugas lapas terbatas, maka dibutuhkan para juru dakwah dari luar. Edi mengatakan, pihaknya akan menyambut baik lembaga-lembaga Islam jika datang ke lapasnya. Para napi juga senang jika mendapat kunjungan dari luar. “Mereka antusias sekali, dan kepingin curhat,” kata Edi.

Masalahnya kata Edi, kebanyakan dai tidak mau repot mengurus izin untuk berdakwah di lapas. “Karena ini (lapas) institusi pemerintah maka perlu izin tertulis,” ujar Edi yang sudah bertugas di Nusakambangan sejak tahun 1983 ini.

Berbeda dengan umat lain, kata Edi, mereka begitu semangat mengurus izin. Bahkan mengurus hingga ke tingkat Direktur Jenderal Pemasyarakatan pun mereka mau. Edi mengatakan dirinya tidak bisa melarang para misionaris untuk datang ke lapas. Karena hak mereka untuk membina napi yang seagama juga dijamin dengan undang-undang.

“Tinggal kita, bagaimana membentengi mereka supaya tidak mengorbankan akidah demi hal duniawi,” ujar Edi.

Edi juga mengaku dirinya pernah menemui sejumlah napi yang menjadi korban kristenisasi. Ia pun mengaku sedih dan sakit hati. Kepada mereka Edi cuma bisa memanggil mereka dan mencoba memberi pengertian. “Kalau tidak kita ingatkan kita berdosa. Ya, setidaknya kita sudah menggugurkan kewajiban kita dengan mengingatkan mereka,” tukasnya.

 
Sifat Narapidana

Edi mengatakan kondisi kejiwaan warga binaan di lapas sebenarnya cukup mudah untuk disadarkan sehingga mau bertaubat. Selama yang menyampaikannya dengan ikhlas, kata Edi, mereka akan segan kepada kita. “Bukan segan yang imitasi,” katanya.

Ustadz Ali Ridho, dai yang sudah belasan tahun berdakwah di Lapas Klas I Cipinang pun merasakan hal yang sama. Bahkan, katanya, banyak dari napi yang ketika keluar dari lapas tetap menjalin komunikasi dengan dia. Namun, ada satu hal yang selalu Ali jaga ketika berhadapan dengan napi-napi binaannya.

“Saya pernah menanyakan kasus atau kejahatan apa yang membuat mereka dipenjara,” kata Ali. Karena jika ia mengetahui kejahatan apa yang dilakukan oleh binaannya, ia khawatir akan cenderung mengenali seseorang berdasarkan kejahatan yang dilakukannya.

Ustadz Heldan Siddiq Yasin, guru agama di SMUN 24 Bandung yang juga membina napi di Lapas Sukamiskin Bandung selama tujuh tahun ini pun mengakuinya. ”Sebagian besar dari mereka sadar sebagai orang yang bersalah dan mengaku ingin bertaubat. Apa lagi jika sudah disentuh hatinya, mereka juga manusia biasa,” ujar Heldan.

Bagi Ali Ridho, Heldan Siddiq, Siti Nurhasanah, dan Ida Farida, membina para napi merupakan kenikmatan tersendiri. Mereka melakukannya tanpa peduli apakah mereka mendapat honor atau tidak.

”Hanya ingin mencari ridha Allah,” kata Heldan. ”Mereka kan masih saudara kita, maka kewajiban kitalah untuk membinanya kearah yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Bunda Ida, mereka (para napi) itu sakit pikiran, dan sakit kejiwaannya. ”Kalau kita tidak selamatkan mereka akan ditarik ke gereja. Dan, saya tidak akan tinggalkan mereka,” ujar Bunda Ida.*

Tulisan Pertama

Rep: Sahid
Red: Cholis Akbar

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Hidayatullah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Kebodohan yang Diperontokan Saat Ini yaitu Orang-orang Jahil yang Mencela para Ulama

Kebodohan yang Diperontokan Saat Ini yaitu Orang-orang Jahil yang Mencela para Ulama

Kamis, 30 Mar 2017 23:54

Pendakian Bukit Jalin Bersama Perempuan Tangguh KAMMI

Pendakian Bukit Jalin Bersama Perempuan Tangguh KAMMI

Kamis, 30 Mar 2017 22:41

Nasihat Politik untuk Pak Jokowi

Nasihat Politik untuk Pak Jokowi

Kamis, 30 Mar 2017 21:50

KH Ishomudin Menghancurkan Sendiri Kredibilitasnya Sebagai Ulama

KH Ishomudin Menghancurkan Sendiri Kredibilitasnya Sebagai Ulama

Kamis, 30 Mar 2017 21:00

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Kamis, 30 Mar 2017 19:51

Pilih Calon Pemimpin di DKI, Khususnya Berdasarkan Agama Dinilai Hal Biasa

Pilih Calon Pemimpin di DKI, Khususnya Berdasarkan Agama Dinilai Hal Biasa

Kamis, 30 Mar 2017 18:15

Mengenal Istri dan Putra Cendekiawan Muslim Dr Zakir Naik

Mengenal Istri dan Putra Cendekiawan Muslim Dr Zakir Naik

Kamis, 30 Mar 2017 16:04

FUI: Aksi 313 Desak Ahok Dicopot dari Jabatan Gubernur

FUI: Aksi 313 Desak Ahok Dicopot dari Jabatan Gubernur

Kamis, 30 Mar 2017 15:47

Maskapai Etihad Akan Pinjamkan Ipads pada Penumpang Menyusul Larangan Perangkat Elektronik ke Kabin

Maskapai Etihad Akan Pinjamkan Ipads pada Penumpang Menyusul Larangan Perangkat Elektronik ke Kabin

Kamis, 30 Mar 2017 15:30

Pengamat Ini Menuding Ada Kekuatan Agama (Islam) dan Nasionalis yang Ingin Jegal Ahok

Pengamat Ini Menuding Ada Kekuatan Agama (Islam) dan Nasionalis yang Ingin Jegal Ahok

Kamis, 30 Mar 2017 15:15

Pejuang Oposisi Gagalkan Upaya Pasukan Pro-Assad Rebut Bagian Timur Damaskus

Pejuang Oposisi Gagalkan Upaya Pasukan Pro-Assad Rebut Bagian Timur Damaskus

Kamis, 30 Mar 2017 14:15

Agama dan Politik Dipisah, Pengamat: Tidak Dapat Dipisahkan, Jokowi Itu Tidak Mengerti

Agama dan Politik Dipisah, Pengamat: Tidak Dapat Dipisahkan, Jokowi Itu Tidak Mengerti

Kamis, 30 Mar 2017 12:15

Kelompok Bersenjata Terkait Rohingya Minta Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim ke Rakhine

Kelompok Bersenjata Terkait Rohingya Minta Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim ke Rakhine

Kamis, 30 Mar 2017 12:00

Kata Siapa Pribumi Islam di Indonesia tidak Ada, Prof M Yamin Mengungkapnya

Kata Siapa Pribumi Islam di Indonesia tidak Ada, Prof M Yamin Mengungkapnya

Kamis, 30 Mar 2017 11:51

Radio Militer Israel Sebut Hamas Produksi Roket  Jarak Pendek Berdaya Ledak Besar

Radio Militer Israel Sebut Hamas Produksi Roket Jarak Pendek Berdaya Ledak Besar

Kamis, 30 Mar 2017 10:30

Turki Umumkan Berakhirnya Operasi Militer 'Perisai Efrat' di Suriah

Turki Umumkan Berakhirnya Operasi Militer 'Perisai Efrat' di Suriah

Kamis, 30 Mar 2017 09:15

Jakarta Kembali Berkah jika Masyarakat Beragama Islam Pilih Calon Pemimpin Muslim

Jakarta Kembali Berkah jika Masyarakat Beragama Islam Pilih Calon Pemimpin Muslim

Kamis, 30 Mar 2017 09:15

Jadikan Cagar Budaya Makam Mbah Priok, Ahok Dinilai Lakukan Politisasi Agama

Jadikan Cagar Budaya Makam Mbah Priok, Ahok Dinilai Lakukan Politisasi Agama

Kamis, 30 Mar 2017 06:15

KPK Lebih Baik Dibubarkan jika Pansel Loloskan Kader Parpol Duduk sebagai Penasehat

KPK Lebih Baik Dibubarkan jika Pansel Loloskan Kader Parpol Duduk sebagai Penasehat

Rabu, 29 Mar 2017 21:16

Tingkatkan Profesionalisme, TV Mu Perkuat Struktur Baru

Tingkatkan Profesionalisme, TV Mu Perkuat Struktur Baru

Rabu, 29 Mar 2017 20:36


Must Read!
X