Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.045 views

Dewan Adat Dayak Kalbar: Kami Tidak Pernah Melarang FPI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kami mengimbau masyarakat Kalbar agar tidak terprovokasi jika menerima pesan via SMS berkaitan insiden di Asrama Mahasiswa Pangsuma. Itu tidak benar dan bisa memancing pertikaian serta memicu situasi menjadi tidak kondusif,” kata Safaruddin saat memediasi pihak FPI dengan DAD Kalbar di Polresta Pontianak, Rabu (14/3) pukul 22.00 WIB.

Mediasi dihadiri Ketua DPW FPI Kalbar Habib Muhammad Iskandar Al-Kadrie, Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis, Ketua DPC FPI Kota Pontianak, Habib Ishaq Ali, dan Wakil Wali Kota Pontianak, Paryadi, serta beberapa tokoh masyarakat Kalbar lainnya.

Dalam dialog tersebut, Ketua DPW FPI Kalbar Habib Muhammad Iskandar Al-Kadrie mengaku sudah menerima pesan singkat (SMS) dari Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Shihab. Isi SMS, Habib Rizieq meminta semua pihak agar mengedepankan dialog untuk mencari solusi dan pihaknya akan mendoakan agar Allah melindungi.

Sementara Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah lama ingin berdialog dengan FPI. Keinginan itu baru tercapai ketika Habib Rizieq berkunjung ke Pontianak memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Saya sebenarnya sudah lama ingin menjalin komunikasi dengan FPI. Dan baru kemarin saya bisa berdialog langsung dengan Habib Rizieq. Maksudnya, saya tidak mau main di belakang karena dialog merupakan salah satu yang terbaik untuk menjalin komunikasi,” katanya.

Yakobus Kumis juga mengimbau jangan ada gerakan apapun terkait insiden yang terjadi di Asrama Mahasiswa Pangsuma Pontianak. “Setelah proses mediasi ini, kami minta jangan ada gerakan apapun. Lebih baik jika ada persoalan kita selesaikan dengan dialog,” imbaunya.

Selain itu, dia menegaskan bahwa Gubernur Kalbar, Cornelis, tidak pernah melarang FPI di sini. “Jadi, jangan mudah terprovokasi oleh SMS yang menyesatkan. Kita ini mau hidup berdampingan antar-satu sama lainnya,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muharrom Riyadi dan meyakini mahasiswa yang berdomisili di Asrama Mahasiswa Pangsuma tidak tahu apa-apa soal ini. “Saya yakin mahasiswa tidak tahu apa-apa mengenai persoalan ini,” ujarnya. (muslimdaily/kalbaronline)

*Keterangan foto: Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Terkait Miras, Indonesia Dianggap Lebih Liberal dari Barat

Terkait Miras, Indonesia Dianggap Lebih Liberal dari Barat

Selasa, 28 Apr 2015 23:09

FPKS Ecky Mucharam : Jokowi Lari Dari Mulut Buaya ke Mulut Naga?

FPKS Ecky Mucharam : Jokowi Lari Dari Mulut Buaya ke Mulut Naga?

Selasa, 28 Apr 2015 22:16

Anggota DPR RI: Legalkan Prostitusi, Ahok Rendahkan Wanita

Anggota DPR RI: Legalkan Prostitusi, Ahok Rendahkan Wanita

Selasa, 28 Apr 2015 22:10

Jokowi Menyerahkan Indonesia  Kepada Cina Secara Total

Jokowi Menyerahkan Indonesia Kepada Cina Secara Total

Selasa, 28 Apr 2015 22:03

Beri Legal Pelacuran, Ahok Penentang Agama, Moral, dan Budaya

Beri Legal Pelacuran, Ahok Penentang Agama, Moral, dan Budaya

Selasa, 28 Apr 2015 21:36

Sehari Bersama Perempuan Edisi IX: Menjadi Muslimah Penginspirasi

Sehari Bersama Perempuan Edisi IX: Menjadi Muslimah Penginspirasi

Selasa, 28 Apr 2015 21:34

Wapres RI: Prostitusi, Online Atau Tidak, Tetap Melanggar

Wapres RI: Prostitusi, Online Atau Tidak, Tetap Melanggar

Selasa, 28 Apr 2015 21:10

PBNU: Tidak Ada Toleransi Dalam Prostitusi

PBNU: Tidak Ada Toleransi Dalam Prostitusi

Selasa, 28 Apr 2015 20:35

Nama Sekolah Dicatut, EO Pesta Bikini Dilaporkan Polisi

Nama Sekolah Dicatut, EO Pesta Bikini Dilaporkan Polisi

Selasa, 28 Apr 2015 20:05

Fakta Mengejutkan Hubungan Demam Batu Akik Antara Hobbi, Syirk dan Syiah

Fakta Mengejutkan Hubungan Demam Batu Akik Antara Hobbi, Syirk dan Syiah

Selasa, 28 Apr 2015 18:57

Ini Keunikan dan Resiko Panggilan 'Gus' kepada Seseorang

Ini Keunikan dan Resiko Panggilan 'Gus' kepada Seseorang

Selasa, 28 Apr 2015 18:10

Saad Hariri Sebut Keterlibatan Syi'ah Hizbullat di Suriah Mengimpor 'Terorisme' ke Libanon

Saad Hariri Sebut Keterlibatan Syi'ah Hizbullat di Suriah Mengimpor 'Terorisme' ke Libanon

Selasa, 28 Apr 2015 17:32

Benarkah Nama Malaikat Pencabut Nyawa itu

Benarkah Nama Malaikat Pencabut Nyawa itu

Selasa, 28 Apr 2015 17:00

Kerjasama Antar-Masjid Mengendur, Dewan Da'wah Gelar Workshop Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid

Kerjasama Antar-Masjid Mengendur, Dewan Da'wah Gelar Workshop Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid

Selasa, 28 Apr 2015 17:00

Satu Tentara Saudi Tewas dalam Baku Tembak dengan Syi'ah Houtsi di Perbatasan Yaman

Satu Tentara Saudi Tewas dalam Baku Tembak dengan Syi'ah Houtsi di Perbatasan Yaman

Selasa, 28 Apr 2015 16:30

Kapolri Tegaskan Bahwa Jenggot dan Celana Cingkrang Bukan Identitas Teroris

Kapolri Tegaskan Bahwa Jenggot dan Celana Cingkrang Bukan Identitas Teroris

Selasa, 28 Apr 2015 16:00

500 Pasukan Keamanan Afghanistan Hilang Setelah Bentrokan Senjata dengan Mujahidin di Kunduz

500 Pasukan Keamanan Afghanistan Hilang Setelah Bentrokan Senjata dengan Mujahidin di Kunduz

Selasa, 28 Apr 2015 12:30

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacungnya Rezim Jokowi

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacungnya Rezim Jokowi

Selasa, 28 Apr 2015 11:17

Ahok Bakal Kualat Dengan Bikin Sertifikat Pelacuran Jakarta dan Apartemen Jakarta Sex Commercial Estate

Ahok Bakal Kualat Dengan Bikin Sertifikat Pelacuran Jakarta dan Apartemen Jakarta Sex Commercial Estate

Selasa, 28 Apr 2015 11:12

Miras Haram & Berbahaya, Gubernur Ahok Akan Melegalkannya di Jakarta

Miras Haram & Berbahaya, Gubernur Ahok Akan Melegalkannya di Jakarta

Selasa, 28 Apr 2015 11:00



Must Read!
X