Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.210 views

Buku Salman Rushdi Ditarik Dari Program Pasca Sarjana

Sebuah universitas ternama di Pakistan telah menarik dua buku dari penulis Inggris kontroversial Salman Rushdie,  setelah mendapat protes dari siswa, guru dan partai-partai keagamaan di negara Muslim Asia Selatan tersebut.

"Pihak dewan Universitas telah memutuskan bahwa tidak ada buku Salman Rushdie yang akan diajarkan di universitas," kata Dr. Ameer Nawab, anggota dewan akademik Universitas Peshawar, OnIslam.net.

Universitas yang terbesar di provinsi barat laut Khyber Pakhtunkhuwa di perbatasan dengan Afghanistan ini, sebelumnya telah memutuskan dua buku Rushdie "Shame" dan "Midnight Children" dalam daftar buku referensi bagi siswa MPhil dan PhD (S2 dan S3).

Namun langkah ini memicu protes dari siswa dan guru serta partai-partai keagamaan di provinsi ini.

Islami Jamiat Talaba (IJT) organisasi mahasiswa terbesar di negara itu, Jamiat Talaba Saudi, yang mewakili siswa dari madrasah (seminari agama), Semua Persatuan Guru Pakistan, asosiasi dosen dan organisasi lainnya telah mengancam demonstrasi secara nasional melawan kebijakan Universitas Peshawar 1 Mei lalu.

Mahasiswa juga mengancam akan memboikot kelas untuk waktu yang tidak terbatas dari 2 Mei, jika keputusan itu tidak ditarik.

"Sebelumnya, administrasi universitas tidak memperdulikan protes dosen universitas yang keberatan masuknya buku-buku ini di program universitas," kata seorang pejabat senior universitas kepada OnIslam.net, yang tidak ingin disebutkan namanya.

"Namun, ketika berita itu bocor ke beberapa surat kabar dan mahasiswa departemen bahasa Inggris memprotes ketua mereka, maka pemerintah punya ide tentang masalah penarikan ini.

Rushdie adalah penulis kontroversial yang menulis sebuah fiksi menghujat Islam, "Satanic Verses" pada tahun 1988. Rushdie dihormati di Inggris dengan mendapat gelar 'Ksatria' yang memicu kemarahan di beberapa negara Muslim.

Universitas ini berpendapat bahwa pengenalan buku Rushdie merupakan proposal oleh ketua departemen.

"Itu adalah usulan dari ketua departemen bahasa Inggris bahwa dua buku harus dimasukkan dalam program MPhil dan Phd sebagai buku referensi," kata Dr Nawab.

"Namun tidak ada banyak diskusi tentang itu (usulan) karena anggota dewan akademik pasti menolak itu."

Ia bersikeras bahwa ia "terkejut" untuk melihat bahwa buku-buku kontroversial tetap menjadi bagian dari daftar mata kuliah yang disetujui oleh dewan akademik meskipun mendapat penentangan mereka.

"Para pengusul (Ketua departemen bahasa Inggris) berpandangan bahwa (dua) buku Rushdie adalah karya sastra belaka, yang harus dibaca oleh mahasiswa Dunia Sastra Inggris (mata kuliah baru yang diperkenalkan oleh universitas)," katanya.

"Tapi, kami menentang dia (Rushdie) karena seorang penulis kontroversial yang sangat tidak disukai di dunia Muslim. Oleh karena itu, tidak ada kebutuhan untuk memasukkan buku-bukunya pada mata kuliah. "

Protes itu meminta dewan universitas untuk menyelenggarakan pertemuan darurat untuk menyisihkan keputusan untuk mengikutsertakan buku Rushdie.

"Itu bukan keputusan dewan akademis. Itu hanya keputusan beberapa anggota, yang menganggap Rushdie sebagai penulis besar Inggris," kata pejabat universitas.

Dr. Nawab berpendapat bahwa Rushdie adalah bukan penulis yang hebat.

"Rushdie tidak memiliki nilai sastra. Menurut beberapa penulis asli bahasa Inggris, dia (Rushdie) harus dihukum karena bahasa Inggris yang buruk," ia berpendapat.

"Ada banyak penulis Inggris non-pribumi, yang karya-karyanya dapat dimasukkan dalam program universitas."

[muslimdaily.net/OI]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Rabu, 03 Jun 2015 16:23

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Rabu, 03 Jun 2015 15:40

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Rabu, 03 Jun 2015 15:37

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Rabu, 03 Jun 2015 14:19

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Rabu, 03 Jun 2015 14:11

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Rabu, 03 Jun 2015 14:04

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Rabu, 03 Jun 2015 13:38

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:17

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:10

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rabu, 03 Jun 2015 13:01

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Rabu, 03 Jun 2015 12:51

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Rabu, 03 Jun 2015 12:46

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Rabu, 03 Jun 2015 12:40

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

Rabu, 03 Jun 2015 10:51

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Rabu, 03 Jun 2015 10:34

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Rabu, 03 Jun 2015 10:00

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Rabu, 03 Jun 2015 08:54

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Rabu, 03 Jun 2015 07:05

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 23:22

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 22:30



Must Read!
X