Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.648 views

Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak Konser Lady Gaga

Ternyata, tak hanya Front Pembela Islam (FPI) yang menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Sejumlah ormas Islam lain, dan sebuah lembaga adat pun juga ikut menyatakan penolakan atas konser Lady Gaga di Indonesia.

FPI memang termasuk ormas Islam yang paling awal menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Melalui pernyataan Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI Jakarta, FPI menyatakan penolakannya.

"Dia penyanyi vulgar, hanya mengenakan celana dalam dan kutang saat bernyanyi," kata Habib Salim Alatas, seperti dikutip dari BBC.

"Lady Gaga merusak moral dan tidak pantas untuk tampil di Indonesia. FPI tegas, sama seperti MUI dan Mabes Polri. Itu aliran sesat, musiknya penyembah setan," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta itu.

Medio Maret 2012, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyatakan penolakan terhadap konser Lady Gaga. MUI Menyatakan bahwa menonton konser Lady Gaga merupakan keharaman.

"Alasannya normatif, yaitu mengumbar aurat dan gerakan yang merangsang lawan jenis," ujar KH. Khalil Ridwan mengungkapkan alasannya mengharamkan nonton konser Lady Gaga saat itu.

Langkah penolakan lebih jauh ditempuh oleh Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), serta Forum Umat Islam (FUI). Kedua ormas itu bahkan telah mengajukan penolakan atas konser penyanyi asal Amerika Serikat itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Surat permohonan penolakan itu telah ditanggapi Sekretariat Negera yang dilanjutkan kepada Polda Metro Jaya. Isi suratnya meminta polisi mempertimbangkan pelaksanaan konser penyanyi wanita yang memiliki nama asli Joanne Stefani Germanotta itu. Intinya, polisi diminta agar mengeluarkan kebijakan agar suasana Ibukota tetap kondusif.

Sementara Ketua Umum NU, KH Said Aqil Siroj, dalam menanggapi konser ini, dia melihat Lady Gaga itu sebagai pribadi yang negatif dan positif.

"Negatifnya, ya serba repot, dia sangat liberal, sangat bebas, sangat melanggar dan menabrak norma, juga sangat ekstrem. Tapi positifnya, eksklusif," ujarnya Selasa, 15 Mei 2012, seperti dikutip dari Vivanews. 

Penolakan tak hanya datang dari kalangan ormas Islam. Sebuah lembaga adat yang menamakan diri Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) juga menentang konser Lady Gaga.

Ketua LABRI, Iansyahrechza, sudah sejak lama meminta polisi agar tidak memberikan izin kepada penyelenggara konser. Karena penampilan seronok Gaga bertentangan dengan Pancasila.

Penolakan LABRI dianggap sebagai langkah penyelamatan generasi bangsa Indonesia. Dan tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan nyata untuk menolak serangan budaya luar.

Di beberapa negara, Lady Gaga juga ditolak konser, di antaranya di Korea Selatan, Cina, dan Malaysia.

[muslimdaily/bbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Lulusan Pesantren ini Mati Separo, Butuh Modal Usaha untuk Menafkahi Keluarga. Ayo Bantu!!

Lulusan Pesantren ini Mati Separo, Butuh Modal Usaha untuk Menafkahi Keluarga. Ayo Bantu!!

Meski fisiknya lumpuh, semangat juang Farhan sangat tinggi. Penghasilan membuat hiasan kaligrafi tak cukup untuk menafkahi 4 orang di rumahnya. Ia butuh modal usaha sekitar 16 juta untuk membuka...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah bertarung melawan tumor mata selama dua tahun lebih, balita Nuraini tutup usia di kampung halamannya, Brebes. Akhir hayatnya ditutup dengan istighfar dan takbir....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Latest News


Must Read!
X