Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.619 views

Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak Konser Lady Gaga

Ternyata, tak hanya Front Pembela Islam (FPI) yang menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Sejumlah ormas Islam lain, dan sebuah lembaga adat pun juga ikut menyatakan penolakan atas konser Lady Gaga di Indonesia.

FPI memang termasuk ormas Islam yang paling awal menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Melalui pernyataan Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI Jakarta, FPI menyatakan penolakannya.

"Dia penyanyi vulgar, hanya mengenakan celana dalam dan kutang saat bernyanyi," kata Habib Salim Alatas, seperti dikutip dari BBC.

"Lady Gaga merusak moral dan tidak pantas untuk tampil di Indonesia. FPI tegas, sama seperti MUI dan Mabes Polri. Itu aliran sesat, musiknya penyembah setan," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta itu.

Medio Maret 2012, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyatakan penolakan terhadap konser Lady Gaga. MUI Menyatakan bahwa menonton konser Lady Gaga merupakan keharaman.

"Alasannya normatif, yaitu mengumbar aurat dan gerakan yang merangsang lawan jenis," ujar KH. Khalil Ridwan mengungkapkan alasannya mengharamkan nonton konser Lady Gaga saat itu.

Langkah penolakan lebih jauh ditempuh oleh Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), serta Forum Umat Islam (FUI). Kedua ormas itu bahkan telah mengajukan penolakan atas konser penyanyi asal Amerika Serikat itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Surat permohonan penolakan itu telah ditanggapi Sekretariat Negera yang dilanjutkan kepada Polda Metro Jaya. Isi suratnya meminta polisi mempertimbangkan pelaksanaan konser penyanyi wanita yang memiliki nama asli Joanne Stefani Germanotta itu. Intinya, polisi diminta agar mengeluarkan kebijakan agar suasana Ibukota tetap kondusif.

Sementara Ketua Umum NU, KH Said Aqil Siroj, dalam menanggapi konser ini, dia melihat Lady Gaga itu sebagai pribadi yang negatif dan positif.

"Negatifnya, ya serba repot, dia sangat liberal, sangat bebas, sangat melanggar dan menabrak norma, juga sangat ekstrem. Tapi positifnya, eksklusif," ujarnya Selasa, 15 Mei 2012, seperti dikutip dari Vivanews. 

Penolakan tak hanya datang dari kalangan ormas Islam. Sebuah lembaga adat yang menamakan diri Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) juga menentang konser Lady Gaga.

Ketua LABRI, Iansyahrechza, sudah sejak lama meminta polisi agar tidak memberikan izin kepada penyelenggara konser. Karena penampilan seronok Gaga bertentangan dengan Pancasila.

Penolakan LABRI dianggap sebagai langkah penyelamatan generasi bangsa Indonesia. Dan tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan nyata untuk menolak serangan budaya luar.

Di beberapa negara, Lady Gaga juga ditolak konser, di antaranya di Korea Selatan, Cina, dan Malaysia.

[muslimdaily/bbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Usai kemoterapi ke-12, kondisi Nuraini makin parah. Daging tumor mata kanan tidak kempis, malah tumbuh daging tumor di mata kiri, kepala, leher dan kaki. Ayo bantu!!...

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Paska hijrah menjadi Muslimah, ujian datang begitu berat. Sang suami terkena stroke sehingga ia harus banting tulang menafkahi suami, kelima anaknya dan sang ibunda yang kini menjadi muallaf....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Latest News
102 Anggota Ikhwanul Muslimin Ditangkap Dengan Tuduhan tak Berdasar

102 Anggota Ikhwanul Muslimin Ditangkap Dengan Tuduhan tak Berdasar

Dibawah Jokowi, Indonesia Jadi Rebutan Asing dan Aseng

Dibawah Jokowi, Indonesia Jadi Rebutan Asing dan Aseng

Habis Tikam Prabowo, Jokowi Khianati Megawati

Habis Tikam Prabowo, Jokowi Khianati Megawati

Kelompok Islam Yordania Ancam Tuntut Penandatangan Kesepakatan Gas dengan Israel

Kelompok Islam Yordania Ancam Tuntut Penandatangan Kesepakatan Gas dengan Israel

Iran Beri Penghargaan kepada Tentaranya yang Beragama Yahudi yang Terbunuh pada Perang Irak-Iran

Iran Beri Penghargaan kepada Tentaranya yang Beragama Yahudi yang Terbunuh pada Perang Irak-Iran

AS Beri Sanksi Belanda, Swiss dan UEA Karena Pasok BBM untuk Rezim Assad

AS Beri Sanksi Belanda, Swiss dan UEA Karena Pasok BBM untuk Rezim Assad

Laksanakan Hudud, Jabhat Al-Nusrah Eksekusi Komandan FSA Terbukti Membunuh dan Merampok

Laksanakan Hudud, Jabhat Al-Nusrah Eksekusi Komandan FSA Terbukti Membunuh dan Merampok

145 Ribu Personel Kepolisiaan Disiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

145 Ribu Personel Kepolisiaan Disiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Mentri Kesehatan Gaza Mohon Maaf Rumah Sakit Tidak Bisa Melaksanakan Operasi

Mentri Kesehatan Gaza Mohon Maaf Rumah Sakit Tidak Bisa Melaksanakan Operasi

Jihadis Afiliasi Daulah Islamiyyah (ISIS) Ancam Proses Pilpres di Tunisia?

Jihadis Afiliasi Daulah Islamiyyah (ISIS) Ancam Proses Pilpres di Tunisia?

Ahok Bangga Menjadi Kafir, Asal Tidak Korupsi, Bohong?

Ahok Bangga Menjadi Kafir, Asal Tidak Korupsi, Bohong?

Umat Sudah Kehilangan Rasa Cemburu,dan Menjadi Golongan DAYUS

Umat Sudah Kehilangan Rasa Cemburu,dan Menjadi Golongan DAYUS

Penduduk Jabal Zawiyah Suriah Gunakan Pohon Zaitun Sebagai Bahan Bakar untuk Hangatkan Tubuh

Penduduk Jabal Zawiyah Suriah Gunakan Pohon Zaitun Sebagai Bahan Bakar untuk Hangatkan Tubuh

Analis: Pembunuhan Para Pemimpin ISIS Tidak Akan Lumpuhkan Kelompok Tersebut

Analis: Pembunuhan Para Pemimpin ISIS Tidak Akan Lumpuhkan Kelompok Tersebut

SOHR: Jabhat Al-Nusrah Rebut 35 Tank dan 20 APC dari Militer Suriah di Idlib

SOHR: Jabhat Al-Nusrah Rebut 35 Tank dan 20 APC dari Militer Suriah di Idlib

Innalillahi! Polisi Penjagaan Perbatasan Myanmar Tembak Pria Muslim Hingga Tewas

Innalillahi! Polisi Penjagaan Perbatasan Myanmar Tembak Pria Muslim Hingga Tewas

AQAP Lakukan 149 Serangan di Yaman Sejak September

AQAP Lakukan 149 Serangan di Yaman Sejak September

Komandan Jabhat Al-Nusrah, Abu Maria Al-Qahtani Terluka dalam Bentrokan dengan Brigade Yarmouk

Komandan Jabhat Al-Nusrah, Abu Maria Al-Qahtani Terluka dalam Bentrokan dengan Brigade Yarmouk

Terbuka Kesempatan Andil Dakwah di Kajian Tauhid & Ruqyah Syar'iyah 'Mewaspadai Sihir Kristenisasi'

Terbuka Kesempatan Andil Dakwah di Kajian Tauhid & Ruqyah Syar'iyah 'Mewaspadai Sihir Kristenisasi'

Jangan lupa, Besok Acara Kajian Tauhid & Ruqyah Syar'iyah 'Mewaspadai Sihir Kristenisasi'

Jangan lupa, Besok Acara Kajian Tauhid & Ruqyah Syar'iyah 'Mewaspadai Sihir Kristenisasi'



Must Read!
X

Jum'at, 19/12/2014 08:30

Ahok Dinilai Politisasi Marbot Masjid