Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.769 views

Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak Konser Lady Gaga

Ternyata, tak hanya Front Pembela Islam (FPI) yang menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Sejumlah ormas Islam lain, dan sebuah lembaga adat pun juga ikut menyatakan penolakan atas konser Lady Gaga di Indonesia.

FPI memang termasuk ormas Islam yang paling awal menolak konser Lady Gaga di Indonesia. Melalui pernyataan Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI Jakarta, FPI menyatakan penolakannya.

"Dia penyanyi vulgar, hanya mengenakan celana dalam dan kutang saat bernyanyi," kata Habib Salim Alatas, seperti dikutip dari BBC.

"Lady Gaga merusak moral dan tidak pantas untuk tampil di Indonesia. FPI tegas, sama seperti MUI dan Mabes Polri. Itu aliran sesat, musiknya penyembah setan," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta itu.

Medio Maret 2012, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyatakan penolakan terhadap konser Lady Gaga. MUI Menyatakan bahwa menonton konser Lady Gaga merupakan keharaman.

"Alasannya normatif, yaitu mengumbar aurat dan gerakan yang merangsang lawan jenis," ujar KH. Khalil Ridwan mengungkapkan alasannya mengharamkan nonton konser Lady Gaga saat itu.

Langkah penolakan lebih jauh ditempuh oleh Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), serta Forum Umat Islam (FUI). Kedua ormas itu bahkan telah mengajukan penolakan atas konser penyanyi asal Amerika Serikat itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Surat permohonan penolakan itu telah ditanggapi Sekretariat Negera yang dilanjutkan kepada Polda Metro Jaya. Isi suratnya meminta polisi mempertimbangkan pelaksanaan konser penyanyi wanita yang memiliki nama asli Joanne Stefani Germanotta itu. Intinya, polisi diminta agar mengeluarkan kebijakan agar suasana Ibukota tetap kondusif.

Sementara Ketua Umum NU, KH Said Aqil Siroj, dalam menanggapi konser ini, dia melihat Lady Gaga itu sebagai pribadi yang negatif dan positif.

"Negatifnya, ya serba repot, dia sangat liberal, sangat bebas, sangat melanggar dan menabrak norma, juga sangat ekstrem. Tapi positifnya, eksklusif," ujarnya Selasa, 15 Mei 2012, seperti dikutip dari Vivanews. 

Penolakan tak hanya datang dari kalangan ormas Islam. Sebuah lembaga adat yang menamakan diri Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) juga menentang konser Lady Gaga.

Ketua LABRI, Iansyahrechza, sudah sejak lama meminta polisi agar tidak memberikan izin kepada penyelenggara konser. Karena penampilan seronok Gaga bertentangan dengan Pancasila.

Penolakan LABRI dianggap sebagai langkah penyelamatan generasi bangsa Indonesia. Dan tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan nyata untuk menolak serangan budaya luar.

Di beberapa negara, Lady Gaga juga ditolak konser, di antaranya di Korea Selatan, Cina, dan Malaysia.

[muslimdaily/bbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Sudah empat hari bocah yatim syuhada ini tergolek lemah di Rumah Sakit Haji Medan. Ayahnya gugur tahun 2010 ditembak thaghut Densus karena menegakkan syariat i?dad bersama kafilah Mujahidin Aceh...

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Kamis, 27 Aug 2015 23:55

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Kamis, 27 Aug 2015 22:52

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fiqih Kebhinekaan Versis Islam Nusantara

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fiqih Kebhinekaan Versis Islam Nusantara

Kamis, 27 Aug 2015 22:30

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Kamis, 27 Aug 2015 22:00

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Kamis, 27 Aug 2015 21:30

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Kamis, 27 Aug 2015 21:05

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di Share Lewat Social Media

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di Share Lewat Social Media

Kamis, 27 Aug 2015 21:00

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Kamis, 27 Aug 2015 20:27

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Kamis, 27 Aug 2015 20:00

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

Kamis, 27 Aug 2015 19:46

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Kamis, 27 Aug 2015 19:45

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Kamis, 27 Aug 2015 19:30

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Kamis, 27 Aug 2015 13:40

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Kamis, 27 Aug 2015 12:08

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Kamis, 27 Aug 2015 07:26

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Kamis, 27 Aug 2015 07:13

Jokowi Membonsai Wapres Jusuf Kalla dengan Kepala Staf Kepresidenan

Jokowi Membonsai Wapres Jusuf Kalla dengan Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 27 Aug 2015 06:30

Jokowi Obral Jabatan Duta Besar kepada Para Pendukungnya

Jokowi Obral Jabatan Duta Besar kepada Para Pendukungnya

Kamis, 27 Aug 2015 06:15



Must Read!
X