Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.988 views

Kejahatan Korupsi Sudah Sampai Tingkat Membunuh Nyawa Kaum Miskin

Potensi kerugian Negara dari kasus Tindak Pindana Korupsi (TPK) dari data tahun 2000 sampai semester 2010 mencapai Rp. 46.6 triliun. Modus korupsi yang dilakukan diantaranya, money politic rekrutmen elit parpol, praktek suap dan percukongan dalam Pilkada, Pemilu Legislasi sampai Pilpres, penjarahan asset APBD sampai APBN  (Kementrian, BUMN, BUMD) oleh aparat Parpol dan state capture corruption-corruption beureucracy. Sedangkan data  penanganan perkara TPK oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) mulai dari tahun 2004 sampai 2011 sebanyak 265 perkara.

Adapun faktor yang secara signifikan mendorong seseorang untuk melakukan tindakan korupsi dan menistakan harga diri dengan menerima suap dan uang pelicin dalam menjalankan tugas dan amanah pekerjaannya, diantaranya:

a.     Lemahnya semangat keagamaan dan menurunnya indikasi keimanan.

b.    Mengikuti keinginan syahwat dan menuruti kelezatan dunia yang semua yang tak pernah kenal batas.

c.     Pembelaan dan nepotisme terhadap keluarga secara berlebihan sehingga mematikan sikap objektif , rasa keadilan, prilaku amanah dan profisionalisme.

d.    Pembisik-pembisik jahat, patner-patner culas dan kroni-kroni yang korup sehingga peluang korupsi  terbuka lebar.

e.    Menempatkan para pejabat atau petugas yang kurang ikhlas dalam pengabdian dan kurang bertanggung jawab dalam mengemban tugas sehingga mereka banyak melakukan aji mumpung jadi pejabat.

f.      Gaya hidup yang glamor dan serba hedonis.

g.    Diktator dalam mengendalikan kepemimpinan membuat pemimpin dan penjabat gampang korupsi.

h.    Tekanan pihak asing yang senantiasa mengatur kebijakan politik dan ekonomi negara membuat pengelola Negara terjebur korupsi.

Melalui beberapa faktor di atas maka budaya suap menyuap, korupsi, kolusi yang mendarah daging di Indonesia  semakin menyulitkan bahkan menggagalkan upaya kita untuk menempuh jalur bisnis dan birokrasi yang lurus dan bersih.

Misalnya pelaksanaan tender proyek di beberapa instansi , seperti pengadaan barang dan jasa, pembangunan dan lain sebagainya. Sungguh tak lagi berjalan secara profesional . Nilai kontrak dalam pengadaan barang dan jasa sering kali di mark up atau digelembungkan.  Sudah menjadi rahasia umum siapapun yang bisa lolos me-mark up anggaran akan mendapat imbalan, padahal mereka sendiri sudah digaji. Bagaimana uang semacam itu dapat mengalir kepada mereka padahal tidak ada perinciannya dalam anggaran.

Pastinya saat mark up dilakukan, upeti di jalankan, sehingga pekerjaan dan hasilnya pun tidak profesional seperti yang diharapkan. Karena sering kali ada istilah saling pengertian dengan mengorbankan kualitas komponen dan spesifikasi pekerjaan akan lolos saat pemeriksaan. Karena si pemeriksa sudah di butakan dengan tebalnya amplop. Maka jangan heran jika jembatan baru di bangun langsung jebol, jalan umum baru dibuat langsung rusak, gedung baru di bikin langsung hancur.

Jelas, suap dan semacamnya hanya akan merugikan Negara dan masyarakat. Rakyat kecil yang tidak tahu menahu akan terus hidup sengsara. Kekayaan Negara yang seharusnya dapat dipergunakan untuk kemaslahatan mereka menjadi salah alokasi, bahkan hanya untuk memeperkaya pribadi. Akibatnya kepercayaan masyarakat kepada pengelola pemerintah memudar. Ditambah lagi hukum yang dapat diperjual belikan , ini semakin membuat pesimis para pencari keadilan .

Maka timbul rasa kecemburuan sosial antara orang miskin dengan orang kaya serta para pengelola Negara, kebencian rakyat kepada mereka memuncak sehingga  rakyat mudah terprovokasi dan terbawa arus anarkis.

Praktik korupsi di atas jelas merupakan bentuk kezhaliman yang sangat licik, koruptor adalah musuh dalam selimut. Ia senantiasa membokong orang atau pihak yang memberi amanah. Saat ia disuruh mengamankan asset, justru menggelapkannya. Saat ia diberi amanah ia mengambilnya dengan sekehendak hawa nafsunya, tak peduli apakah amanah ini milik negara , perusahaan ataupun majikan.

Melihat prilaku dan praktik para koruptor  tersebut,  maka koruptor ini layak kita masukkan dalam katagori musuh. Melawannya berarti jihad melawan orang-orang munafik dan zhalim. Koruptor, baik yang beroperasi di perusahaan atau instansi pemerintah, di depan atasan, bawahan, atau masyarakat selalu menunjukkan kesetiaan dan loyalitasnya.

Bahkan, saat sang koruptor memiliki jabatan di pemerintah, baik di legislative maupun eksekutif, ia tak segan-segan mengobral  janji , bahwa apa yang dilakukannya adalah demi kemakmuran rakyat, membela kaum miskin dan rakyat jelata.  Sang koruptor selalu berusaha menampilkan dirinya sebagai pendekar pembela kebenaran dan pejuang keadilan.  Apa yang dilakukannya berbeda jauh dengan kata-kata manis yang keluar dari bibirnya. Maka sang koruptor sesungguhnya adalah orang-orang berkarakter munafik yang senang berkata dusta, yang saat janji ia ingkar, yang saat dipercaya ia khianat.

Sementara Negara kita juga belum menemukan formula hukum yang bisa memberikan efek jera kepada para koruptor sekaligus menciptakan sistem yang bisa meminimalisir tindak korupsi. Hukuman mati adalah layak bagi sang koruptor, sebab hukuman mati  masih diberlakukan  dan belum akan dihapus di Negara kita. Hukuman mati itu layak bagi koruptor karena pada kenyataannya, sebagian rakyat miskin ada yang mati karena kelaparan, dan itu kemungkinan menjadi sangat miskinnya itu akibat merajalelanya korupsi. Contoh nyata adalah peristiwa ini:

Pada hari Senin tanggal 4 Januari 2010, ditemukan jasad seorang nenek yang diperkirakan berusia 72 tahun, akibat kelaparan. Jasad nenek tua itu ditemukan di bukit sebelah barat dusun Banyakan I, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Diperkirakan, sang nenek tua tewas satu hari sebelum ditemukan Rohadi (29 tahun), warga setempat.

Sebelum ditemukan tewas, selama lima hari sebelumnya, sang nenek tua terlihat mondar-mandir di dusun tersebut. Warga sempat beranya-tanya ketika sang nenek tua yang bisanya mondar-mandir tiba-tiba hilang begitu saja. Kekhawatiran tersebut disampaikan warga kepada Rohadi, yang kemudian melakukan pencarian. Akhirnya, Rohadi berhasil menemukan sang nenek tua dalam keadaan sudah tewas di bibir jurang di atas perbukitan, sebelah barat Dusun Banyakan I.

Orang setua itu seharusnya menjadi tanggungan negara. Apalagi bila ia sebatang kara. Di negeri yang makmur ini, orang setua itu ternyata masih harus memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri. Mengarungi hidup sendiri, hingga tersesat ke sebuah bukit, dan tewas karena kebingungan dan kelaparan. (Sampai Rakyat Pada Mati Kelaparan pun Dana Masih Tetap Dihamburkan, http://nahimunkar.com/sampai-rakyat-pada-mati-kelaparan-pun-dana-masih-tetap-dihamburkan/

Kita sebagai rakyat tentu hanya bisa mengharapkan adanya sanksi yang setimpal beratnya dengan bobot kejahatan mereka, sembari memulai membangun usaha yang sungguh-sungguh.

Choirul Hisyam – Sidoarjo

YM: hchoirulhisyam

P: 031 834 740 72

Ilustrasi: indonesian-group-on-mdgs, ep.ilmci.com

(nahimunkar.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Nahi Munkar lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Selasa, 20 Feb 2018 22:15

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

Selasa, 20 Feb 2018 22:00

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Selasa, 20 Feb 2018 21:45

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Selasa, 20 Feb 2018 21:30

Harapan TGB untuk Forjim

Harapan TGB untuk Forjim

Selasa, 20 Feb 2018 21:05

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Selasa, 20 Feb 2018 20:37

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Selasa, 20 Feb 2018 20:31

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Selasa, 20 Feb 2018 06:35

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Selasa, 20 Feb 2018 06:13

Ulama Diserang, Tuan Guru Bajang: Negara Harus Mampu Hadirkan Perlindungan

Ulama Diserang, Tuan Guru Bajang: Negara Harus Mampu Hadirkan Perlindungan

Selasa, 20 Feb 2018 05:26

Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Senin, 19 Feb 2018 23:58

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Senin, 19 Feb 2018 22:46

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

Senin, 19 Feb 2018 22:45

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

Senin, 19 Feb 2018 22:40

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Senin, 19 Feb 2018 22:31

Umat Islam dan Bahasa Arab

Umat Islam dan Bahasa Arab

Senin, 19 Feb 2018 22:30

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Senin, 19 Feb 2018 22:26

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Senin, 19 Feb 2018 22:17

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Senin, 19 Feb 2018 18:39

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Senin, 19 Feb 2018 14:47


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X