Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.844 views

Kejahatan Korupsi Sudah Sampai Tingkat Membunuh Nyawa Kaum Miskin

Potensi kerugian Negara dari kasus Tindak Pindana Korupsi (TPK) dari data tahun 2000 sampai semester 2010 mencapai Rp. 46.6 triliun. Modus korupsi yang dilakukan diantaranya, money politic rekrutmen elit parpol, praktek suap dan percukongan dalam Pilkada, Pemilu Legislasi sampai Pilpres, penjarahan asset APBD sampai APBN  (Kementrian, BUMN, BUMD) oleh aparat Parpol dan state capture corruption-corruption beureucracy. Sedangkan data  penanganan perkara TPK oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) mulai dari tahun 2004 sampai 2011 sebanyak 265 perkara.

Adapun faktor yang secara signifikan mendorong seseorang untuk melakukan tindakan korupsi dan menistakan harga diri dengan menerima suap dan uang pelicin dalam menjalankan tugas dan amanah pekerjaannya, diantaranya:

a.     Lemahnya semangat keagamaan dan menurunnya indikasi keimanan.

b.    Mengikuti keinginan syahwat dan menuruti kelezatan dunia yang semua yang tak pernah kenal batas.

c.     Pembelaan dan nepotisme terhadap keluarga secara berlebihan sehingga mematikan sikap objektif , rasa keadilan, prilaku amanah dan profisionalisme.

d.    Pembisik-pembisik jahat, patner-patner culas dan kroni-kroni yang korup sehingga peluang korupsi  terbuka lebar.

e.    Menempatkan para pejabat atau petugas yang kurang ikhlas dalam pengabdian dan kurang bertanggung jawab dalam mengemban tugas sehingga mereka banyak melakukan aji mumpung jadi pejabat.

f.      Gaya hidup yang glamor dan serba hedonis.

g.    Diktator dalam mengendalikan kepemimpinan membuat pemimpin dan penjabat gampang korupsi.

h.    Tekanan pihak asing yang senantiasa mengatur kebijakan politik dan ekonomi negara membuat pengelola Negara terjebur korupsi.

Melalui beberapa faktor di atas maka budaya suap menyuap, korupsi, kolusi yang mendarah daging di Indonesia  semakin menyulitkan bahkan menggagalkan upaya kita untuk menempuh jalur bisnis dan birokrasi yang lurus dan bersih.

Misalnya pelaksanaan tender proyek di beberapa instansi , seperti pengadaan barang dan jasa, pembangunan dan lain sebagainya. Sungguh tak lagi berjalan secara profesional . Nilai kontrak dalam pengadaan barang dan jasa sering kali di mark up atau digelembungkan.  Sudah menjadi rahasia umum siapapun yang bisa lolos me-mark up anggaran akan mendapat imbalan, padahal mereka sendiri sudah digaji. Bagaimana uang semacam itu dapat mengalir kepada mereka padahal tidak ada perinciannya dalam anggaran.

Pastinya saat mark up dilakukan, upeti di jalankan, sehingga pekerjaan dan hasilnya pun tidak profesional seperti yang diharapkan. Karena sering kali ada istilah saling pengertian dengan mengorbankan kualitas komponen dan spesifikasi pekerjaan akan lolos saat pemeriksaan. Karena si pemeriksa sudah di butakan dengan tebalnya amplop. Maka jangan heran jika jembatan baru di bangun langsung jebol, jalan umum baru dibuat langsung rusak, gedung baru di bikin langsung hancur.

Jelas, suap dan semacamnya hanya akan merugikan Negara dan masyarakat. Rakyat kecil yang tidak tahu menahu akan terus hidup sengsara. Kekayaan Negara yang seharusnya dapat dipergunakan untuk kemaslahatan mereka menjadi salah alokasi, bahkan hanya untuk memeperkaya pribadi. Akibatnya kepercayaan masyarakat kepada pengelola pemerintah memudar. Ditambah lagi hukum yang dapat diperjual belikan , ini semakin membuat pesimis para pencari keadilan .

Maka timbul rasa kecemburuan sosial antara orang miskin dengan orang kaya serta para pengelola Negara, kebencian rakyat kepada mereka memuncak sehingga  rakyat mudah terprovokasi dan terbawa arus anarkis.

Praktik korupsi di atas jelas merupakan bentuk kezhaliman yang sangat licik, koruptor adalah musuh dalam selimut. Ia senantiasa membokong orang atau pihak yang memberi amanah. Saat ia disuruh mengamankan asset, justru menggelapkannya. Saat ia diberi amanah ia mengambilnya dengan sekehendak hawa nafsunya, tak peduli apakah amanah ini milik negara , perusahaan ataupun majikan.

Melihat prilaku dan praktik para koruptor  tersebut,  maka koruptor ini layak kita masukkan dalam katagori musuh. Melawannya berarti jihad melawan orang-orang munafik dan zhalim. Koruptor, baik yang beroperasi di perusahaan atau instansi pemerintah, di depan atasan, bawahan, atau masyarakat selalu menunjukkan kesetiaan dan loyalitasnya.

Bahkan, saat sang koruptor memiliki jabatan di pemerintah, baik di legislative maupun eksekutif, ia tak segan-segan mengobral  janji , bahwa apa yang dilakukannya adalah demi kemakmuran rakyat, membela kaum miskin dan rakyat jelata.  Sang koruptor selalu berusaha menampilkan dirinya sebagai pendekar pembela kebenaran dan pejuang keadilan.  Apa yang dilakukannya berbeda jauh dengan kata-kata manis yang keluar dari bibirnya. Maka sang koruptor sesungguhnya adalah orang-orang berkarakter munafik yang senang berkata dusta, yang saat janji ia ingkar, yang saat dipercaya ia khianat.

Sementara Negara kita juga belum menemukan formula hukum yang bisa memberikan efek jera kepada para koruptor sekaligus menciptakan sistem yang bisa meminimalisir tindak korupsi. Hukuman mati adalah layak bagi sang koruptor, sebab hukuman mati  masih diberlakukan  dan belum akan dihapus di Negara kita. Hukuman mati itu layak bagi koruptor karena pada kenyataannya, sebagian rakyat miskin ada yang mati karena kelaparan, dan itu kemungkinan menjadi sangat miskinnya itu akibat merajalelanya korupsi. Contoh nyata adalah peristiwa ini:

Pada hari Senin tanggal 4 Januari 2010, ditemukan jasad seorang nenek yang diperkirakan berusia 72 tahun, akibat kelaparan. Jasad nenek tua itu ditemukan di bukit sebelah barat dusun Banyakan I, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Diperkirakan, sang nenek tua tewas satu hari sebelum ditemukan Rohadi (29 tahun), warga setempat.

Sebelum ditemukan tewas, selama lima hari sebelumnya, sang nenek tua terlihat mondar-mandir di dusun tersebut. Warga sempat beranya-tanya ketika sang nenek tua yang bisanya mondar-mandir tiba-tiba hilang begitu saja. Kekhawatiran tersebut disampaikan warga kepada Rohadi, yang kemudian melakukan pencarian. Akhirnya, Rohadi berhasil menemukan sang nenek tua dalam keadaan sudah tewas di bibir jurang di atas perbukitan, sebelah barat Dusun Banyakan I.

Orang setua itu seharusnya menjadi tanggungan negara. Apalagi bila ia sebatang kara. Di negeri yang makmur ini, orang setua itu ternyata masih harus memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri. Mengarungi hidup sendiri, hingga tersesat ke sebuah bukit, dan tewas karena kebingungan dan kelaparan. (Sampai Rakyat Pada Mati Kelaparan pun Dana Masih Tetap Dihamburkan, http://nahimunkar.com/sampai-rakyat-pada-mati-kelaparan-pun-dana-masih-tetap-dihamburkan/

Kita sebagai rakyat tentu hanya bisa mengharapkan adanya sanksi yang setimpal beratnya dengan bobot kejahatan mereka, sembari memulai membangun usaha yang sungguh-sungguh.

Choirul Hisyam – Sidoarjo

YM: hchoirulhisyam

P: 031 834 740 72

Ilustrasi: indonesian-group-on-mdgs, ep.ilmci.com

(nahimunkar.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Nahi Munkar lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Islamic State (IS) Relokasi Markas Mereka di Mosul untuk Hindari Serang

Islamic State (IS) Relokasi Markas Mereka di Mosul untuk Hindari Serang

Senin, 25 Jul 2016 08:49

Nilai Tidak Ada Manfaatnya, MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram Bermain Pokemon Go

Nilai Tidak Ada Manfaatnya, MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram Bermain Pokemon Go

Senin, 25 Jul 2016 07:00

American Airlines Usir Penumpang Naik Pesawat Hanya Karena Seorang Muslim

American Airlines Usir Penumpang Naik Pesawat Hanya Karena Seorang Muslim

Ahad, 24 Jul 2016 23:16

Lawan Narkoba dan Terorisme dengan Dakwah

Lawan Narkoba dan Terorisme dengan Dakwah

Ahad, 24 Jul 2016 22:59

Dewan Da'wah Sumbar Gelar Musyawarah Wilayah Harapkan Pengurus Punya Kriteria 3 U

Dewan Da'wah Sumbar Gelar Musyawarah Wilayah Harapkan Pengurus Punya Kriteria 3 U

Ahad, 24 Jul 2016 22:25

Hari Pertama Sekolah Jangan Sekedar Seremonial

Hari Pertama Sekolah Jangan Sekedar Seremonial

Ahad, 24 Jul 2016 22:05

Punk Muslim Karanganyar Melawan Punk Sesat

Punk Muslim Karanganyar Melawan Punk Sesat

Ahad, 24 Jul 2016 21:20

Faylaq Al-Sham Hancurkan Helikopter Militer Rezim Assad di Bandara Militer Nairab Aleppo

Faylaq Al-Sham Hancurkan Helikopter Militer Rezim Assad di Bandara Militer Nairab Aleppo

Ahad, 24 Jul 2016 19:45

Pengadilan Belanda Minta RI Minta Maaf ke PKI, PBB: PKI dan Pendukungnya Menyesatkan

Pengadilan Belanda Minta RI Minta Maaf ke PKI, PBB: PKI dan Pendukungnya Menyesatkan

Ahad, 24 Jul 2016 19:11

Pertumbuhan Ekonomi yang Dijalankan Pemerintah hanya Membantu Konglomerat

Pertumbuhan Ekonomi yang Dijalankan Pemerintah hanya Membantu Konglomerat

Ahad, 24 Jul 2016 17:11

Ada Dugaan Intervensi dalam Pengesahan PP No. 78 Terkait Pengupahan

Ada Dugaan Intervensi dalam Pengesahan PP No. 78 Terkait Pengupahan

Ahad, 24 Jul 2016 15:11

Mujahidin Serukan Warga Libya Perangi Tentara Prancis dan Pasukan Asing Lain

Mujahidin Serukan Warga Libya Perangi Tentara Prancis dan Pasukan Asing Lain

Ahad, 24 Jul 2016 15:00

Ada Dugaan Pengesahan UU Tax Amnesti Berselubung Suap, KPK Diminta Mengusutnya

Ada Dugaan Pengesahan UU Tax Amnesti Berselubung Suap, KPK Diminta Mengusutnya

Ahad, 24 Jul 2016 13:11

Dubes Afghanistan untuk PBB Sebut 6100 Mujahidin Asing Aktif di Afghanistan

Dubes Afghanistan untuk PBB Sebut 6100 Mujahidin Asing Aktif di Afghanistan

Ahad, 24 Jul 2016 13:00

Loyo Tangani Kasus Korupsi Ahok, Marzuki Alie Ingatkan Ancaman Neraka kepada Penegak Hukum

Loyo Tangani Kasus Korupsi Ahok, Marzuki Alie Ingatkan Ancaman Neraka kepada Penegak Hukum

Ahad, 24 Jul 2016 12:26

Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Ahad, 24 Jul 2016 11:23

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Ahad, 24 Jul 2016 11:11

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Ahad, 24 Jul 2016 10:26

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Ahad, 24 Jul 2016 09:11

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Ahad, 24 Jul 2016 09:00


Must Read!
X