Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia

Berita Terkait

1.578 views

Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia

Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia
Abdullah Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Banyak warga keturunan Cina yang tinggal di Bangka Belitung, salah satunya Parieska, pria kelahiran tahun 1987 yang tumbuh besar di Bangka. Interaksi antara warga Tionghoa Bangka dengan Masyarakat Melayu yang kerap ia jumpai di masa kecilnya, telah membuat banyak perubahan dalam hidupnya.


“Dua kebudayaan (Melayu dan Tionghoa) memiliki hubungan yang baik, saat orang Melayu merayakan lebaran warga Tionghoa juga ikut serta, begitu pula saat warga Tionghoa merayakan Imlek orang melayu turut bersilaturahmi. “ cerita Parieska

Persentuhan dengan Parieska, kini 24 tahun, dengan Islam telah dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia yang berkeyakinan Kong Hu Chu saat itu mengikuti pelajaran Agama Islam karena SD negeri tempat ia belajar tidak menyediakan pilihan agama dalam kurikulum yang ada.

Parieska kecil merasa tak keberatan. Ia malah merasa senang karena tak ada perbedaan dalam pelajaran dengan mayoritas teman-teman sekolah yang beragama Islam. “Ayah saya orang Tionghoa sedangkan ibu beragama katolik, tidak ada kedua agama tersebut dalam kurikulum sekolah saya.” Ujar Parieska.

Ketika ia mempelajari Islam disekolahnya, muncullah ketertarikan terhadap Islam. Bahkan suatu hari ketika mendengar kumandangan adzan magrib ia sangat terpanggil dan ingin ikut melaksanakan ibadah shalat.

Ia sempat pula mengutarakan keinginannya untuk masuk Islam. Tetapi karena Parieska masih SD maka ucapannya tidaklah pernah dianggap serius oleh orang-orang di sekitarnya. “Mungkin saya masih anak kecil” kenangnya

Lulus SD, Parieska melanjutkan ke SMP Swasta. Di sana ia mempelajari agama yang dianut ibunya, Katholik. Rupanya, pelajaran Islam yang ia terima saat SD begitu membekas, hingga Parieska berdebat mengenai konsep trinitas dalam agama tersebut dengan salah satu guru agamanya.

Selama ia mempelajari Katolik, ia sempat ditawari untuk masuk Katolik. Guru juga mengatakan bila Parieska masuk Katolik maka ia tetap diperbolehkan melaksanakan ibadah agama Tionghoa.

“Mereka menganggap Konghucu sama dengan katolik, dengan menjanjikan kebebasan bagi orang Tionghoa dalam menjalankan ibadahnya serta diikuti dengan ibadah digereja. Jadi kedua agama itu tidak ada yang membedakan," tutur Parieska. Namun otak Pareieska sulit menerima logika itu sebab ia  meyakini tuhan mereka jelas berbeda. Kesadaran itu telah dimiliki oleh Parieska bahkan ketika masih SMP.

Kegemarannya membaca buku juga ikut membantu pencarian Parieska. Ia tak pernah berhenti mencari ilmu agama Islam. Ia mempelajari Agama Islam dari Literatur, buku pelajaran hingga ke majalah-majalah Islam. “Saya banyak membaca mengenai kisah hidup orang-orang yang memilih Islam, juga kisah tentang tokoh-tokoh besar yang masuk Islam. Yang semakin memotivasi saya” kisah Parieska.

Banyaknya ilmu yang didapat membuatnya makin yakin dengan ajaran Islam. Ketika ia tak mendapat jawaban masuk akal mengenai ajaran Trinitas, hasrat untuk masuk Islam semakin kuat. Padahal saat itu ia masih terbilang sangat muda

“Sewaktu duduk di bangku SMP saya pernah nekat masuk mushola, karena rasa penasaran saya terhadap Islam” ujar Parieska.

Keingintahuannya akan kebenaran Islam seolah terjawab oleh mimpinya  "Saat itu saya mimpi sujud kearah kiblat dengan berlinang air mata, ketika itu saya merasa sangat tenang dan hati saya sejuk. “ kenang anak kedua dari tiga bersaudara ini

Tangis dalam mimpinya ternyata benar-benar terjadi. Begitu Parieska terbangun ia juga sedang menangis. Setelah kejadian yang tak biasa itu Parieska pun curhat kepada salah seorang teman disekolahnya. Temannya sangat mendukung keinginan Parieska untuk memeluk Islam, bahkan ia menyuruh Parieska untuk segera melaksanakan niatannya itu.

“Saya ingat teman saya bilang ‘Parieska kalau kamu ingin masuk Islam segeralah laksanakan, jangan tungggu lama-lama karena umur tak ada yang tau, bisa saja kamu mati besok dan kamu akan rugi dan sangat menyesal’ perkataan itu yang membulatkan tekad saya” kenangnya

Saat itu juga Parieska menyampaikan keinginannya memeluk Islam kepada salah satu guru agama disekolahnya. Tanpa menunggu lama akhirnya Parieska mengucap dua kalimat syahadat di hadapan teman-temannya. Prosesi sakral itu terlaksana tepat tiga hari sebelum lebaran.

“Ketika itu teman-teman serta guru saya menangis terharu, saya merasa senang telah menjadi bagian dari orang-orang Islam” Ujar Parieska Setelah resmi menjadi seorang Muslim, Parieska mengganti namanya menjadi Abdullah Ramadhan.

Keputusan besar dalam hidupnya itu segera diceritakan kepada orang tuanya, Sang Ayah tak mempermasalahkannya karena ia dianggap sudah dewasa. Tetapi tidak demikian dengan sang ibu, ia sangat menentang keputusan Abdullah.

“Setiap akan belajar bacaan shalat saya selalu mengurung diri dikamar agar tidak terganggu, tetapi ibu saya juga tidak pernah menyerah untuk menghalangi saya mempelajari Islam, acapkali ia menendang pintu kamar saya.” Kenang Abdullah

Dengan tekad kuatnya untuk terus mempelajari Islam, Abdullah bergeming meski mendapat perlakuan buruk dari ibunya. Namun tak ada sedikitpun rasa benci terhadap ibu yang menentangnya

"Saya tidak mau menjadi anak yang durhaka. Keinginan saya adalah mangajak ibu memeluk Islam.” Lanjutnya

Meski sering mendapat tekanan dari orang tua, Abdullah tetap mencerminkan sikap anak yang berbakti kepada orang tua, tak pernah ia membentak atau berlaku tidak sopan. Hal itulah yang membuat orang tuanya bisa menerima Abdullah sebagai muslim.

Ilmu agama yang telah didapat Abdullah membuatnya mampu mengajak kakaknya untuk memeluk Islam di tahun 2005. “Tidak hanya kakak saja, adik saya yang baru pulang setelah menjalankan misi gereja saya ajak berdialog mengenai Islam dan akhirnya ia memilih Islam. Alhamdulilah kami bertiga sudah Islam” ujarnya.

Tak ada kata berhenti bagi Abdullah dalam mempelajari Islam, Saat ini ia telah hapal 2 juz al-Quran. Hanya satu keinginan besar Abdullah yang ingin ia tunaikan yakni mengajak orang tuanya masuk Islam. Ia mengaku akan berupaya mewujudkan setelah merasa cukup ilmu serta mampu membina kedua orang tuanya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Republika Online lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi berprestasi ini ingin berkhidmat untuk umat Islam di bidang kebidanan. Pekerjaan sang ayah sebagai guru jauh dari cukup untuk memenuhi biaya kuliah sekira Rp 60 juta....

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Hidayat Nur Wahid: Karena Hormati Hukum Maka Kita Minta Si Penghina Agama Dihukum

Hidayat Nur Wahid: Karena Hormati Hukum Maka Kita Minta Si Penghina Agama Dihukum

Ahad, 04 Dec 2016 23:09

Melalui Resolusi DK PBB, Pemerintah Myanmar dapat Diseret ke Mahkamah Pidana Internasional

Melalui Resolusi DK PBB, Pemerintah Myanmar dapat Diseret ke Mahkamah Pidana Internasional

Ahad, 04 Dec 2016 22:57

Ketangguhan Mualaf yang Menemui Ajal Demi Islam (Bagian 2 dari 2)

Ketangguhan Mualaf yang Menemui Ajal Demi Islam (Bagian 2 dari 2)

Ahad, 04 Dec 2016 22:28

Dikala Jutaan Hati Menyatu; Refleksi Aksi Bela Islam 212

Dikala Jutaan Hati Menyatu; Refleksi Aksi Bela Islam 212

Ahad, 04 Dec 2016 22:21

Emilia Renita: Aksi 212 Menakutkan, Aksi 412 Nyaman Bagi Saya

Emilia Renita: Aksi 212 Menakutkan, Aksi 412 Nyaman Bagi Saya

Ahad, 04 Dec 2016 21:37

Walhi Jakarta Kritik Pemanfaatan  Car Free Day sebagai Panggung Politik

Walhi Jakarta Kritik Pemanfaatan Car Free Day sebagai Panggung Politik

Ahad, 04 Dec 2016 20:52

Kasus Ahok yang  Nistakan Islam sengaja Dipermaikan seperti Sepak Bola, Esensinya Dikaburkan

Kasus Ahok yang Nistakan Islam sengaja Dipermaikan seperti Sepak Bola, Esensinya Dikaburkan

Ahad, 04 Dec 2016 20:19

PB HMI: Ada Pihak yang Mencatut Simbol HMI pada Aksi Parade 412

PB HMI: Ada Pihak yang Mencatut Simbol HMI pada Aksi Parade 412

Ahad, 04 Dec 2016 19:43

Warga yang Ingin Olahraga di CFD Merasa Terganggu dengan Parade 412

Warga yang Ingin Olahraga di CFD Merasa Terganggu dengan Parade 412

Ahad, 04 Dec 2016 19:03

KB PII Kecam Penyalahgunaan Massa PNS untuk Aksi 412

KB PII Kecam Penyalahgunaan Massa PNS untuk Aksi 412

Ahad, 04 Dec 2016 18:40

Rakyat Tarik Uang Bentuk dari Ketidakpercayaan Ekonomi kepada Pemerintah

Rakyat Tarik Uang Bentuk dari Ketidakpercayaan Ekonomi kepada Pemerintah

Ahad, 04 Dec 2016 17:19

Presiden Hadi Perintahkan Militer Yaman Serang Pemberontak Syi'ah di Laut Merah

Presiden Hadi Perintahkan Militer Yaman Serang Pemberontak Syi'ah di Laut Merah

Ahad, 04 Dec 2016 15:32

Parpol Pendukung Jokowi Diduga Sewa Bus Transjakarta untuk Aksi 412

Parpol Pendukung Jokowi Diduga Sewa Bus Transjakarta untuk Aksi 412

Ahad, 04 Dec 2016 15:16

Kasus Ahok Nistakan Islam, Pilkada 2017, Pilpres 2019, dan Kegelisahan Konglomerat

Kasus Ahok Nistakan Islam, Pilkada 2017, Pilpres 2019, dan Kegelisahan Konglomerat

Ahad, 04 Dec 2016 14:19

Peserta

Peserta "Kita Indonesia" Kecewa Hanya Diberi Uang Transportasi Rp 50 Ribu

Ahad, 04 Dec 2016 13:42

Diam-diam Sorot Sampah yang tengah Dibersihkan Petugas di Masjid Istiqlal, Metro TV Diusir Massa

Diam-diam Sorot Sampah yang tengah Dibersihkan Petugas di Masjid Istiqlal, Metro TV Diusir Massa

Ahad, 04 Dec 2016 12:54

Taliban Gantung Seorang Mahasiswa karena Terlibat Pembunuhan Pejabat Senior Mereka

Taliban Gantung Seorang Mahasiswa karena Terlibat Pembunuhan Pejabat Senior Mereka

Ahad, 04 Dec 2016 09:36

Komandan Oposisi Suriah Bersumpah Tidak Akan Pergi dari Aleppo Timur yang Terkepung

Komandan Oposisi Suriah Bersumpah Tidak Akan Pergi dari Aleppo Timur yang Terkepung

Ahad, 04 Dec 2016 08:16

Hadir pada Pertandingan Piala AFF Indonesia vs Vietnam, Jokowi Diteriaki Suporter

Hadir pada Pertandingan Piala AFF Indonesia vs Vietnam, Jokowi Diteriaki Suporter "Tangkap Ahok"

Ahad, 04 Dec 2016 07:49

Jutaan Umat di Aksi 212 Bukti Murni hanya Ingin Penegakkan Hukum, bukan SARA atau Politik

Jutaan Umat di Aksi 212 Bukti Murni hanya Ingin Penegakkan Hukum, bukan SARA atau Politik

Ahad, 04 Dec 2016 06:11


Must Read!
X