Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia

Berita Terkait

1.521 views

Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia

Ketika Hasrat Terhadap Islam Itu Muncul, Abdullah Masih Belia
Abdullah Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Banyak warga keturunan Cina yang tinggal di Bangka Belitung, salah satunya Parieska, pria kelahiran tahun 1987 yang tumbuh besar di Bangka. Interaksi antara warga Tionghoa Bangka dengan Masyarakat Melayu yang kerap ia jumpai di masa kecilnya, telah membuat banyak perubahan dalam hidupnya.


“Dua kebudayaan (Melayu dan Tionghoa) memiliki hubungan yang baik, saat orang Melayu merayakan lebaran warga Tionghoa juga ikut serta, begitu pula saat warga Tionghoa merayakan Imlek orang melayu turut bersilaturahmi. “ cerita Parieska

Persentuhan dengan Parieska, kini 24 tahun, dengan Islam telah dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia yang berkeyakinan Kong Hu Chu saat itu mengikuti pelajaran Agama Islam karena SD negeri tempat ia belajar tidak menyediakan pilihan agama dalam kurikulum yang ada.

Parieska kecil merasa tak keberatan. Ia malah merasa senang karena tak ada perbedaan dalam pelajaran dengan mayoritas teman-teman sekolah yang beragama Islam. “Ayah saya orang Tionghoa sedangkan ibu beragama katolik, tidak ada kedua agama tersebut dalam kurikulum sekolah saya.” Ujar Parieska.

Ketika ia mempelajari Islam disekolahnya, muncullah ketertarikan terhadap Islam. Bahkan suatu hari ketika mendengar kumandangan adzan magrib ia sangat terpanggil dan ingin ikut melaksanakan ibadah shalat.

Ia sempat pula mengutarakan keinginannya untuk masuk Islam. Tetapi karena Parieska masih SD maka ucapannya tidaklah pernah dianggap serius oleh orang-orang di sekitarnya. “Mungkin saya masih anak kecil” kenangnya

Lulus SD, Parieska melanjutkan ke SMP Swasta. Di sana ia mempelajari agama yang dianut ibunya, Katholik. Rupanya, pelajaran Islam yang ia terima saat SD begitu membekas, hingga Parieska berdebat mengenai konsep trinitas dalam agama tersebut dengan salah satu guru agamanya.

Selama ia mempelajari Katolik, ia sempat ditawari untuk masuk Katolik. Guru juga mengatakan bila Parieska masuk Katolik maka ia tetap diperbolehkan melaksanakan ibadah agama Tionghoa.

“Mereka menganggap Konghucu sama dengan katolik, dengan menjanjikan kebebasan bagi orang Tionghoa dalam menjalankan ibadahnya serta diikuti dengan ibadah digereja. Jadi kedua agama itu tidak ada yang membedakan," tutur Parieska. Namun otak Pareieska sulit menerima logika itu sebab ia  meyakini tuhan mereka jelas berbeda. Kesadaran itu telah dimiliki oleh Parieska bahkan ketika masih SMP.

Kegemarannya membaca buku juga ikut membantu pencarian Parieska. Ia tak pernah berhenti mencari ilmu agama Islam. Ia mempelajari Agama Islam dari Literatur, buku pelajaran hingga ke majalah-majalah Islam. “Saya banyak membaca mengenai kisah hidup orang-orang yang memilih Islam, juga kisah tentang tokoh-tokoh besar yang masuk Islam. Yang semakin memotivasi saya” kisah Parieska.

Banyaknya ilmu yang didapat membuatnya makin yakin dengan ajaran Islam. Ketika ia tak mendapat jawaban masuk akal mengenai ajaran Trinitas, hasrat untuk masuk Islam semakin kuat. Padahal saat itu ia masih terbilang sangat muda

“Sewaktu duduk di bangku SMP saya pernah nekat masuk mushola, karena rasa penasaran saya terhadap Islam” ujar Parieska.

Keingintahuannya akan kebenaran Islam seolah terjawab oleh mimpinya  "Saat itu saya mimpi sujud kearah kiblat dengan berlinang air mata, ketika itu saya merasa sangat tenang dan hati saya sejuk. “ kenang anak kedua dari tiga bersaudara ini

Tangis dalam mimpinya ternyata benar-benar terjadi. Begitu Parieska terbangun ia juga sedang menangis. Setelah kejadian yang tak biasa itu Parieska pun curhat kepada salah seorang teman disekolahnya. Temannya sangat mendukung keinginan Parieska untuk memeluk Islam, bahkan ia menyuruh Parieska untuk segera melaksanakan niatannya itu.

“Saya ingat teman saya bilang ‘Parieska kalau kamu ingin masuk Islam segeralah laksanakan, jangan tungggu lama-lama karena umur tak ada yang tau, bisa saja kamu mati besok dan kamu akan rugi dan sangat menyesal’ perkataan itu yang membulatkan tekad saya” kenangnya

Saat itu juga Parieska menyampaikan keinginannya memeluk Islam kepada salah satu guru agama disekolahnya. Tanpa menunggu lama akhirnya Parieska mengucap dua kalimat syahadat di hadapan teman-temannya. Prosesi sakral itu terlaksana tepat tiga hari sebelum lebaran.

“Ketika itu teman-teman serta guru saya menangis terharu, saya merasa senang telah menjadi bagian dari orang-orang Islam” Ujar Parieska Setelah resmi menjadi seorang Muslim, Parieska mengganti namanya menjadi Abdullah Ramadhan.

Keputusan besar dalam hidupnya itu segera diceritakan kepada orang tuanya, Sang Ayah tak mempermasalahkannya karena ia dianggap sudah dewasa. Tetapi tidak demikian dengan sang ibu, ia sangat menentang keputusan Abdullah.

“Setiap akan belajar bacaan shalat saya selalu mengurung diri dikamar agar tidak terganggu, tetapi ibu saya juga tidak pernah menyerah untuk menghalangi saya mempelajari Islam, acapkali ia menendang pintu kamar saya.” Kenang Abdullah

Dengan tekad kuatnya untuk terus mempelajari Islam, Abdullah bergeming meski mendapat perlakuan buruk dari ibunya. Namun tak ada sedikitpun rasa benci terhadap ibu yang menentangnya

"Saya tidak mau menjadi anak yang durhaka. Keinginan saya adalah mangajak ibu memeluk Islam.” Lanjutnya

Meski sering mendapat tekanan dari orang tua, Abdullah tetap mencerminkan sikap anak yang berbakti kepada orang tua, tak pernah ia membentak atau berlaku tidak sopan. Hal itulah yang membuat orang tuanya bisa menerima Abdullah sebagai muslim.

Ilmu agama yang telah didapat Abdullah membuatnya mampu mengajak kakaknya untuk memeluk Islam di tahun 2005. “Tidak hanya kakak saja, adik saya yang baru pulang setelah menjalankan misi gereja saya ajak berdialog mengenai Islam dan akhirnya ia memilih Islam. Alhamdulilah kami bertiga sudah Islam” ujarnya.

Tak ada kata berhenti bagi Abdullah dalam mempelajari Islam, Saat ini ia telah hapal 2 juz al-Quran. Hanya satu keinginan besar Abdullah yang ingin ia tunaikan yakni mengajak orang tuanya masuk Islam. Ia mengaku akan berupaya mewujudkan setelah merasa cukup ilmu serta mampu membina kedua orang tuanya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Republika Online lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Soal Santoso, Humas Polri: Silahkan Saja Dianggap Pahlawan

Soal Santoso, Humas Polri: Silahkan Saja Dianggap Pahlawan

Kamis, 28 Jul 2016 21:47

Polri Sebut Tujuan Islam Kaffah sebagai Indikasi Tindakan Terorisme?

Polri Sebut Tujuan Islam Kaffah sebagai Indikasi Tindakan Terorisme?

Kamis, 28 Jul 2016 19:47

95 Persen Warga Turki Percaya Fetulleh Gulen Dibalik Upaya Kudeta Gagal 15 Juli

95 Persen Warga Turki Percaya Fetulleh Gulen Dibalik Upaya Kudeta Gagal 15 Juli

Kamis, 28 Jul 2016 18:00

Kata Polri, Terorisme Terbentuk Pula dari Pesantren di Timur Tengah

Kata Polri, Terorisme Terbentuk Pula dari Pesantren di Timur Tengah

Kamis, 28 Jul 2016 17:47

Ahok Bagai Menjilat Ludah Sendiri, #BalikinKTPGue Jadi Trending Topic

Ahok Bagai Menjilat Ludah Sendiri, #BalikinKTPGue Jadi Trending Topic

Kamis, 28 Jul 2016 16:54

Kurdi Tuduh Rezim Suriah Fasilitasi Serangan Bom Islamic State (IS) di Qamishli

Kurdi Tuduh Rezim Suriah Fasilitasi Serangan Bom Islamic State (IS) di Qamishli

Kamis, 28 Jul 2016 16:00

Benarkah Polri Sebut Kegiatan Terorisme Tidak Berkaitan dengan Agama Tertentu?

Benarkah Polri Sebut Kegiatan Terorisme Tidak Berkaitan dengan Agama Tertentu?

Kamis, 28 Jul 2016 15:47

Hukum Orang Junub Membaca Al-Qur'an dari Hafalan

Hukum Orang Junub Membaca Al-Qur'an dari Hafalan

Kamis, 28 Jul 2016 15:24

Mantan PM Turki Dovutoglu Akui Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia

Mantan PM Turki Dovutoglu Akui Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia

Kamis, 28 Jul 2016 14:30

Polri sebut Terorisme Muncul karena Tindakan Intoleran yang Dilakukan Umat Islam?

Polri sebut Terorisme Muncul karena Tindakan Intoleran yang Dilakukan Umat Islam?

Kamis, 28 Jul 2016 13:47

Ahok Sindir Banyak Masjid, tapi Sulit Ditemukan Pengajian di Dalamnya

Ahok Sindir Banyak Masjid, tapi Sulit Ditemukan Pengajian di Dalamnya

Kamis, 28 Jul 2016 12:36

Kisah Hikmah Seorang Pemulung yang Inginkan Anaknya Menjadi Hafidz Quran

Kisah Hikmah Seorang Pemulung yang Inginkan Anaknya Menjadi Hafidz Quran

Kamis, 28 Jul 2016 12:11

Luhut Gantikan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, Walhi: Itu Musibah!

Luhut Gantikan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, Walhi: Itu Musibah!

Kamis, 28 Jul 2016 11:47

Dewan Dakwah: Kabinet Reshuffle Lemahkan Kontrol Politik

Dewan Dakwah: Kabinet Reshuffle Lemahkan Kontrol Politik

Kamis, 28 Jul 2016 11:20

Menyoal Fenomena Awkarin

Menyoal Fenomena Awkarin

Kamis, 28 Jul 2016 11:17

Lawan Ahok, Keluarga Alumni LDK Serukan Sepasang Calon Pemimpin Muslim Jakarta

Lawan Ahok, Keluarga Alumni LDK Serukan Sepasang Calon Pemimpin Muslim Jakarta

Kamis, 28 Jul 2016 10:58

Ulama Al-Azhar Tolak Upaya Pemerintah Mesir untuk Standarisasi Khotbah Jum'at

Ulama Al-Azhar Tolak Upaya Pemerintah Mesir untuk Standarisasi Khotbah Jum'at

Kamis, 28 Jul 2016 10:00

1,5 Persen Personil Angkatan Bersenjata Turki Terlibat dalam Kudeta Gagal 15 Juli

1,5 Persen Personil Angkatan Bersenjata Turki Terlibat dalam Kudeta Gagal 15 Juli

Kamis, 28 Jul 2016 08:41

Cegah Konflik, Pemerintah Segel Masjid Ahmadiyah Sukabumi

Cegah Konflik, Pemerintah Segel Masjid Ahmadiyah Sukabumi

Kamis, 28 Jul 2016 08:04

Perselisihan Bisa Berujung Mengkafirkan dan Membid'ahkan

Perselisihan Bisa Berujung Mengkafirkan dan Membid'ahkan

Kamis, 28 Jul 2016 07:35


Must Read!
X