Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.263 views

PERANG SALIB TIM-TIM USAI SUDAH

Oleh: Aru Syeif Assadullah (Pemimpin Redaksi Suara Islam)

Hari-hari September 2010 saat ini ingat kembali, ketika Sekjen PBB Kofi Anan mengumumkan hasil Referendum Timor-Timur (Tim-Tim), pada 4 September 1999, hari itu penulis tengah berkunjung di kediaman sementara Letjen (Pur) Prabowo Subianto di Amman Yordania. Di tengah berbincang dengan tamu yang lain (al: Hartono Mardjono SH, Fadli Zon, Ahmad Muzani), tiba-tiba telepon seluler Prabowo berdering. Sejurus berbincang di telepon, Prabowo tampak  menggertakkan giginya, mukanya merah padam, murka besar. Tak bisa menyembunyikan kemarahannya lagi, Prabowo pun  memukul sekeras-kerasnya meja di depannya, Braak! Kami yang duduk di seberang lain terperangah.

Hartono Mardjono (alm) tak bisa menyembunyikan rasa ingin tahu, segera bertanya,   “Ada apa Mas Bowo?”. Agak beberapa saat Prabowo tidak menjawab pertanyaan itu, dan ekspresi wajahnya, masih menegang seraya tangannya dikepal-kepalkan menahan kemarahan hebat. Dan Prabowo pun menjawab,”Habis sudah, Tim-Tim lepas sekarang. Sia-sia perjuangan kita puluhan tahun, dengan korban jiwa-raga, juga darah, air mata dan segalanya. Dalam sekejap Tim-Tim musnah hanya gara-garanya referendum konyol itu,” ujar Prabowo terbata-bata menceritakan telepon yang diterimanya dari tanah air dari sumber resmi Angkatan Darat. Referendum Tim-Tim yang dipaksakan Barat dan ditekan agar pemerintahan Habibie melaksanakannya berhasil dengan skenario kekalahan telak di pihak Indonesia. Dua opsi, bergabung dengan Indonesia atau berpisah dari Indonesia, dan merdeka, ternyata dipilih opsi kedua. Hasil referendum yang dicurigai penuh rekayasa itu, 79% memilih pisah dari Indonesia dan 21% memilih tetap bergabung dengan Indonesia.

Guru Besar Ilmu Politik Singapore Nasional University, Prof. Dr. Bilveer Singh, mengomentari singkat, “Lepasnya Tim-Tim dari Indonesia itu, sekaligus momentum berakhirnya “Perang Salib di Tim-Tim,”katanya tandas. Ilmuwan Singapura ini dikenal amat concern terhadap masalah Tim-Tim dan menulis buku : Timor Timur Indonesia dan Dunia Mitos dan Kenyataan (541 halaman terbitan : I PS, April 1998). Benarkah ada Perang Salib di Tim-Tim? Buku Bilveer Singh itu membongkar “kejahatan” golongan Nasrani, khususnya Katolik, termasuk Katolikisasi.

Propaganda sejumlah tokoh Katolik, seperti Markus Wanandi (adik kandung Shofyan Wanandi), khususnya Uskup Belo, berbuah manis dengan pemberian Hadiah Nobel untuk Belo pada 1996. Provokasi bertahun-tahun oleh Belo, mendapat simpati dari Dunia Barat, seolah-olah terjadi Islamisasi besar-besaran di Tim-Tim, bahkan orang Islam melakukan Genocida alias pembasmian besar-besaran, dimulai dengan pelanggaran Berat HAM oleh ABRI. Dunia Barat yang amat Phobi terhadap Islam menyambut hangat fitnah dan provokasi Belo, itu, apalagi yang jadi korban adalah Katolik. Dan dengan “Heroik” ketika itu Belo seolah-olah menjadi korban “kebiadaban” Islam dan harus melarikan diri ke luar negeri mulai ke Australia, kemudian keliling ke sejumlah negara di Eropa, dan berceramah tentang jahatnya orang Islam yang menjarah Tim-Tim, sekaligus mememaksakan Islamisasi. Menurut data dalam buku Singh tercatat penduduk Tim-Tim pada 1940 orang beragama Katolik berjumlah 29.889 orang atau sekitar 8,0%. Tahun 1974 penganut Katolik di Tim-Tim meningkat menjadi 202.850 orang atau 29,4%, dan meningkat drastis pada 1994 menjadi 722.789 orang atau 92,3%. Padahal jumlah orang Islam menurut catatan Singh, pada 1974 adalah 5.000 orang dan pada 1994 hanyalah 48.000 jiwa saja. “Jika pandangan yang berimbang dan obyektif berdasarkan data ini diambil, maka tidak ada dasar apapun untuk menuduh bahwa Indonesia atau ABRI melakukan Islamisasi di Tim-Tim,” ujar Singh.

Alhasil tuduhan Islamisasi itu jelas fitnah yang amat keji. Data di atas membuktikan kebohongan isu Islamisasi di Tim-Tim. Dengan telak Bilveer Singh menyanggah hal itu setelah melakukan riset yang mendalam di Tim-Tim. Menurut Bilveer Singh, yang terjadi malah sebaliknya : Katolikisasi di Tim-Tim.”Jadi ‘alih-alih’ Islamisasi, Tim-Tim justru mengalami Katolikisasi dan ini hanya membuat kita pertama-tama ingin tahu apakah ketakutan akan Islamisasi hanyalah kedok untuk menutupi Katolikisasi besar-besaran yang telah dan berlangsung di Tim-Tim,!” (Buku Timor Timur Hal. 310, karya Bilveer Singh)

Sejarah Tim-Tim tak pelak merupakan sejarah hitam bagi NKRI, sekaligus catatan kelam bagi umat Islam yang telah difitnah habis-habisan. Sejarah dengan terang benderang justru mencatat Indonesia didorong oleh Barat khususnya Amerika Serikat dan Australia untuk masuk (menganeksasi) Tim-Tim dengan dalih integrasi guna membendung Komunisme. Sejarah pula kini mencatat bagaimana Barat, tanpa malu-malu, khususnya Australia dan Amerika Serikat. memprakarsai rekayasa kemerdekaan Tim-Tim yang kini berubah menjadi Timorleste. Bagi pahlawan-pahlawan integrasi, seperti Prabowo dan puluhan jendral lainnya, sejarah hitam Tim-Tim kini dikenang amat pedih dan  menyakitkan. Ketidak-adilan Barat menjadi sumber malapetaka di Tim-Tim. Pahlawan yang tergabung dalam Kelompok Seroja, lebih pahit lagi mengenang Tim-Tim. Teringat pada pertengahan 1970-an dikerahkan ribuan sukarelawan melalui pangkalan Iswahyudi Madiun, dan sebagian gugur. Korp Baret Hijau di Kudus, konon bahkan tidak satu pun yang selamat, tewas dibantai Fretilin yang menembaki pasukan itu saat mendarat dengan parasit (pelanggaran konvesi Perang Jeneva). Kini markas mereka di Kudus bangunannya kosong melompong .

Kenangan pahit juga diderita umat Islam yang pernah berkiprah di Tim-Tim. Ada yang asli penduduk Tim-Tim, ada juga umat Islam pendatang. Betapa mengerikan mengenang, mereka dijadikan sasaran fitnah ketika itu. Masjid-masjid di berbagai kota di Tim-Tim terus dibakar pada 1990-an (Baca Boks : Pelecehan Roti Hostia). Umat Islam pun tunggang langgang melarikan diri. Catatan laporan ini sekadar mengungkap kejahatan golongan Nasrani secara faktual. Kini Timorleste—berdasarkan laporan kunjungan anggota redaksi Suara Islam : HM. Mursalin belum lama berselang—jauh berbeda dengan era saat dikuasai para pemfitnah. Pemerintah Timorleste lebih ramah dan ingin membuktikan bahwa mereka tidak memusuhi Islam dan umat Islam. Entah di mana Belo “Sang Pahlawan Gereja” saat ini? Pemerintah Timorleste melalui Perdana Menterinya Xanana Gusmao malah mengimbau agar umat Islam membangun Pusat Islam di ibukota Timorleste, Dili.

Hari-hari akhir ini kita mendengar konflik yang makin panas antara umat Islam dengan golongan Kristen HKBP di Bekasi pinggiran Jakarta. Nuansa konfliknya pun telah di angkat oleh koran-koran milik golongan Nasrani menjadi opini nasional, seolah-olah umat Islam tidak menghargai kebebasan beragama. Kita tentu tidak berharap gesekan di Bekasi itu berekskalasi menjadi konflik besar, seperti di Ambon, Poso, apalagi  ditiupkan fitnah seperti di Tim-Tim. []

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Latest News
Jajak Pendapat: Donald Trump Tidak Layak Jadi Presiden AS

Jajak Pendapat: Donald Trump Tidak Layak Jadi Presiden AS

Selasa, 28 Jun 2016 19:30

Zionis Israel Larang Non-Muslim Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

Zionis Israel Larang Non-Muslim Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

Selasa, 28 Jun 2016 18:00

Tidak Hanya Minta Maaf, Turki juga Siap Bayar Kompensasi ke Moskow Terkait Penembakan Jet Rusia

Tidak Hanya Minta Maaf, Turki juga Siap Bayar Kompensasi ke Moskow Terkait Penembakan Jet Rusia

Selasa, 28 Jun 2016 16:45

Ramadan, Saat Tepat untuk Berhenti Merokok

Ramadan, Saat Tepat untuk Berhenti Merokok

Selasa, 28 Jun 2016 15:57

Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?

Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?

Selasa, 28 Jun 2016 14:26

Ulama Palestina: Indonesia Kakak yang Baik Bagi Bangsa Palestina

Ulama Palestina: Indonesia Kakak yang Baik Bagi Bangsa Palestina

Selasa, 28 Jun 2016 13:29

Wakil Wali Kota Bekasi Yakin Tidak Ada Konflik Agama Jika SKB 3 Menteri Ditaati

Wakil Wali Kota Bekasi Yakin Tidak Ada Konflik Agama Jika SKB 3 Menteri Ditaati

Selasa, 28 Jun 2016 11:28

Jaisyul Islam Tembak Jatuh Jet Tempur MiG 29 Rezim Assad di Timur Ghouta

Jaisyul Islam Tembak Jatuh Jet Tempur MiG 29 Rezim Assad di Timur Ghouta

Selasa, 28 Jun 2016 11:00

Soal Syiah, Pemerintah Diminta Waspada dan Ikuti Fatwa Ulama

Soal Syiah, Pemerintah Diminta Waspada dan Ikuti Fatwa Ulama

Selasa, 28 Jun 2016 10:19

Pejabat Irak: 12.000 Pejuang Islamic State (IS) Pertahankan Kota Mosul

Pejabat Irak: 12.000 Pejuang Islamic State (IS) Pertahankan Kota Mosul

Selasa, 28 Jun 2016 09:30

Resmi, LUIS Lapor Kasus Mie Mengandung Babi ke Polresta Surakarta

Resmi, LUIS Lapor Kasus Mie Mengandung Babi ke Polresta Surakarta

Selasa, 28 Jun 2016 09:15

Kisah Mualaf Kim, Uniknya Taraweh Pertama Sebulan setelah Bersyahadat

Kisah Mualaf Kim, Uniknya Taraweh Pertama Sebulan setelah Bersyahadat

Selasa, 28 Jun 2016 00:45

Alhamdulillah, Paket Ifthor Kiriman Anda Dinikmati Anak Gaza

Alhamdulillah, Paket Ifthor Kiriman Anda Dinikmati Anak Gaza

Senin, 27 Jun 2016 21:45

Perkuat Akidah Muallaf Tengger, BMH Adakan Buber di Senduro

Perkuat Akidah Muallaf Tengger, BMH Adakan Buber di Senduro

Senin, 27 Jun 2016 21:30

Analis: Lobi Israel Kendalikan Hampir Sebagian Besar Politisi Amerika Serikat

Analis: Lobi Israel Kendalikan Hampir Sebagian Besar Politisi Amerika Serikat

Senin, 27 Jun 2016 17:40

Teknologi Dakwah yang Membiasakan Anak Menghafal al- Qur'an di Alam Bawah Sadar

Teknologi Dakwah yang Membiasakan Anak Menghafal al- Qur'an di Alam Bawah Sadar

Senin, 27 Jun 2016 16:43

Membaca Ambisi Politik Rusia

Membaca Ambisi Politik Rusia

Senin, 27 Jun 2016 16:30

Sembako Anda Sampai ke Kaki Sinabung

Sembako Anda Sampai ke Kaki Sinabung

Senin, 27 Jun 2016 16:30

Untukmu yang Merasa Seksi

Untukmu yang Merasa Seksi

Senin, 27 Jun 2016 16:15

Razia Warung: Agenda Setting Menuding Perda Syariah

Razia Warung: Agenda Setting Menuding Perda Syariah

Senin, 27 Jun 2016 16:03


Must Read!
X