Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.310 views

Prof Dr Thomas Djamaluddin: Tinggi Bulan Masih Dibawah 2 Drajad

Jakarta (SI ONLINE) - Hari Raya Idul Fitri tahun ini dipastikan berbeda, yakni 30 Agustus dan 31 Agustus, berhubung pada saat ini posisi bulan cukup rendah untuk dilihat dengan mata telanjang.

"Tinggi bulan saat maghrib pada akhir Ramadhan di wilayah Indonesia sekitar dua derajat atau kurang." kata Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin, di Jakarta.

Dikatakannya, Ormas Islam seperti Muhammadiyah dengan kriteria wujudul hilal memang sudah menghitung (hisab) dan menetapkan sejak jauh hari bahwa Idul Fitri jatuh pada 30 Agustus. Namun ormas lainnya, seperti Nahdlatul Ulama termasuk pemerintah mengharuskan selain hisab perlu adanya kriteria imkan rukyat (visibilitas bulan sabit) dan Sidang Itsbat.

"Tetapi karena hilal sangat rendah, maka kemungkinan besar rukyat pada 29 Agustus akan gagal melihat hilal, sehingga Ramadhan digenapkan 30 hari dan diprakirakan Idul Fitri jatuh pada 31 Agustus," katanya.

Ditegaskannya, kalender nasional memang mencantumkan 30 dan 31 sebagai libur Idul Fitri, namun kepastiannya tetap menunggu sidang itsbat yang dihadiri seluruh pimpinan ormas Islam. Ia mengakui, perbedaan penentuan hari raya di Indonesia berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, karena itu perlu ada solusi untuk menyatuat, kan kriteria penentuan 1 Syawal.

Menurut dia, penyelesaian perbedaan penentuan hari raya bukan dengan memperdebatkan perbedaan dalil tentang rukyat (pengamatan) dan hisab (perhitungan), karena terbukti hal itu tidak pernah membuat tercapainya kesepakatan. "Astronomi bisa digunakan untuk menemukan titik temu tersebut dengan tetap berpijak pada dalil-dalil syar`i. Yakni titik temu antara faham rukyat dan hisab dengan konsep kriteria visibilitas hilal (imkan rukyat)," katanya.

Berdasarkan tawaran titik temu tersebut, semua pihak diajak untuk membangun sistem kalender Hijriyah yang mapan yang setara dengan sistem kalender Masehi dan penyatuan di tingkat nasional akan menjadi contoh untuk memperluas di tingkat regional dan global.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Kanker Mulut Makin Parah, Ummu Fatimah Dicerai Suami dan Pisah Keluarga. Ayo Bantu!!

Kanker Mulut Makin Parah, Ummu Fatimah Dicerai Suami dan Pisah Keluarga. Ayo Bantu!!

Ujian berat datang silih berganti. Ketika sedang bertarung mati-matian melawan kanker ganas di mulutnya, Ummu Fatimah diceraikan sang suami, lalu berpisah dengan kedua buah hatinya....

Latest News


Must Read!
X