Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.822 views

Nabi Dinista Diam, Gus Dur Difitnah Marah-marah, Tanya Kenapa?

Rabu, 28 November 2012 | 06:22:46 WIB

Jakarta (SI ONLINE) - Ada dua sikap berbeda di pimpinan Nahdhatul Ulama (NU) dalam menyikapi kasus yang mirip, yakni penghinaan. Sama-sama menyikapi penghinaan, tapi respon yang diberikan sangat jauh berbeda. Ketika Nabi Muhammad Saw dihina dan saat Gus Dur, mantan Ketua Umum PBNU dan bekas Presiden RI, yang dihina.

Ketika Gus Dur dihina, difitnah, reaksi yang keluar dari pimpinan NU dan organisasi otonomnya sangatlah besar. Kasus terbaru adalah dugaan adanya 'fitnah' yang dilontarkan salah satu petinggi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana. Menurut kabar yang tersebar di media, Sutan dituding menyebut Gus Dur lengser karena kasus korupsi.

Bagaimana reakasi para pendukung dan pecinta Gus Dur?.

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, langsung meminta Partai Demokrat memberikan sanksi kepada Ketua DPP PD, Sutan Bhatoegana.

"Jika Partai Demokrat ingin merebut simpati warga NU, Bhatoegana harus dikenai sanksi," ungkap Kiai Said, Jakarta, Selasa.

Ditanya jenis sanksi untuk Bhatoegana, apakah sampai pada tingkat pemecatan, Said Aqil menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan Partai Demokrat.

"Itu terserah pimpinan Demokrat. Yang jelas Bhatoegana harus dikenai sanksi, karena apa yang disampaikannya sudah menyakiti orang-orang yang mencintai Gus Dur, khususnya warga NU," tambahnya.

Sementara salah satu organisasi otonom di tubuh NU, Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, berniat melaporkan Sutan ke Mabes Polri.

"Harus ada penyelesaian secara hukum, makanya kita melapor ke polisi," tegas Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur Alfa Isnaeni, Selasa (27/11/2012), siang.

Menurut dia, dalam masalah ini warga Nahdhliyin tidak hanya menginginkan perkataan maaf dari politisi asal Partai Demokrat itu, melainkan adanya penyelesaian secara hukum. Karena dianggap sudah mencemarkan nama baik Gus Dur.

"Kami inginkan selesai ranah hukum, bukan hanya sekedar maaf," tutur dia.

Alfa juga menyebut adanya gelombang aksi pengurus cabang di daerah masing-masing menanggapi pernyataan Sutan tersebut. "Cabang akan melakukan aksi dengan sasaran di daerah masing-masing, kami harapkan berjalan damai," sebut Alfa.

Wakil Ketua GP Ansor Jatim Hendra Tri Subiantoro, malah menuntut Partai Demokrat supaya mencopot Sutan dari keanggotaannya di DPR dan memecarnya dari partai berlambang bintang Mercy itu.

"Kami tidak hanya menuntut permintaan maaf saja. Tapi kami juga mendesak Partai Demokrat mencopotnya dari anggota DPR dan memecatnya dari Demokrat, karena sudah tidak layak lagi sebagai politisi," ujarnya.

Tak kalah lebay, reaksi yang diberikan para fans Gus Dur yang tergabung dalam komunitas Gusdurian. Koordinator Gusdurian Jawa Timur, Aan Anshori, mendesak Sutan agar segera minta maaf kepada keluarga Gus Dur dan warga NU.

"Selain itu Sutan harus membaca istighfar sebanyak 99.999 kali di pusara Gus Dur sambil merenungi kesalahannya dan disaksikan ribuan santri," ujar Aan.

Di Jakarta, bukan hanya mengeluarkan statemen, ratusan anggota GP ansor langsung mendemo kantor DPP Partai Demokrat di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Para demonstanmembawa selebaran ukuran A4 bergambar foto Sutan yang dicoret.

"Jadi tuntutan kami sebagai Pemuda Ansor, pertama kami meminta Sutan Bhatoegana dipecat," ujar Sekjen GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis usai demosntrasi di depan kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).

Azis mengatakan pihaknya akan tetap mengawal untuk memastikan Sutan Bhatoegana meminta maaf secara langsung. Jika dalam waktu dua hari politikus Demokrat tersebut belum menyampaikan permintaan maaf, Azis mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi.

"Sutan hanya meminta maaf kepada keluarga, tetapi karena Gus Dur merupakan tokoh nasional, maka dia harus meminta maaf secara umum kepada warga Indonesia dan khusus keluarga Ansor di seluruh Indonesia," cetusnya.

Dia juga mengatakan permohonan maaf yang telah disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum masih belum cukup. Karena menurutnya, yang semestinya meminta maaf adalah Sutan.

"Anas sudah minta maaf tidak ada urusan. Ini personal statement Sutan, secara etika tidak pantas tidak bermoral karena tidak mengajarkan pendidikan politik yang baik. Selain permintaan maaf Anas tidak cukup, tetapi Anas harus memecatnya karena ini permasalahan moral," tuturnya.

Itulah reaksi para pendukung Gus Dur, ketika idolanya difitnah orang lain. Reaksinya sangat dahsyat.

Ketika Nabi Muhammad Saw Dihina


Sekarang, mari kita tengok bagaimana sikap mereka ketika Nabi Muhammad Saw yang dihina.

Saat seorang sutradara AS membuat film menista Nabi, Innocence of Muslims, salah seorang Rois Syuriyah PBNU KH Masdar F Mas'udi hanya mengeluarkan statemen, "umat Islam memang marah jika Nabinya dihina. Tapi harus dewasa menghadapinya."

“Kita juga ikut marah,” ujarnya saat konferensi pers para tokoh agama yang digelar di Gedung PBNU, Rabu, (19/9) terkait film Innocence of Muslims yang menuai protes, konflik dan korban di berbagai negara.

“Barangkali si pembikin film itu senang sekali kita berkumpul di sini untuk membahas dia. Kalau kita cuekkin, semuanya cuek, saya kira, dia akan malu sendiri,” ujarnya.

Ke depan, sambung Masdar, kalau ada orang yang memprovokasi kebencian terhadap agama lain, lebih baik kita doakan supaya segera mendapat bimbingan Tuhan dan diampuni segala dosanya. “Saya kira itu lebih baik.”

“Sekali lagi, ke depan, ketika ada orang atau kelompok yang memprovokasi kebencian kepada orang lain, abaikan saja!” tegasnya.

Betul bahwa Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj ikut mengutuk penghinaan itu. Tetapi dia mengatakan "tidak perlu disikapi berlebihan, apalagi dengan tindakan yang justru kontra produktif."

"Dari dulu sampai sekarang, selalu ada orang yang tidak suka kepada Rasulullah, tetapi kita jangan sampai menghabiskan energi untuk itu, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa," katanya waktu itu seperti dikutip Antara News.

Kiai bergelar doktor alumni Universitas Ummul Qura, Mekkah itu beralasan, Nabi Muhammad SAW merupakan figur yang mulia dan sempurna. "Allah akan menjaga nama baik beliau, baik ketika masih hidup atau sesudah wafat," kata Said Aqil.

Salah seorang tokoh liberal, yang juga pengagum Gus Dur, Komaruddin Hidayat, malah mengimbau umat Islam agar menyikapi penghinaan itu "secara cerdas".

Cerdas yang dimaksud Komar adalah, "Jangan sedikit-sedikit ngamuk, jangan mudah terprovokasi, dan jangan mudah terpancing emosi dengan munculnya film picisan semacam itu. Kita harus menyikapinya secara lebih cerdas," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).

Komaruddin mengatakan, film-film yang menjelekkan Islam banyak. Sehingga, Muslim harus mampu menyikapinya secara cerdas, jangan ikut-ikutan dengan aksi dan reaksi masyarakat negara lain dalam memprotes film tersebut.

"Buku yang menjelekkan Islam banyak, film-film yang menjelekkan Islam juga banyak. Namun, apakah Islam akan jatuh dengan film picisan semacam itu? Apakah Nabi Muhammad SAW kemudian jatuh martabatnya? Tidak," katanya.

Kalau ada kekerasan fisik, kata Guru Besar Filsafat Agama UIN Jakarta itu, lawan secara fisik, demikian juga dengan kekerasan simbolik yang harus dilawan secara simbolik, seperti buku atau film yang merupakan simbolik.

"Kalau buku kan simbolik, hantam dan tulis dengan buku. Film juga simbolik, lawan dengan buat film. Kalau bisa, kalau tidak ya biarkan saja. Ngapain film picisan semacam itu ditonton? Saya tidak nonton," katanya.

Itulah beda reaksi penggede NU dalam menyikapi penghinaan kepada Gus Dur dan penghinaan terhadap Rasulullah Saw. Orang awam akan segera menyimpulkan ternyata pembelaan dan kecintaan mereka kepada sosok Gus Dur lebih dahsyat, ketimbang pembelaan dan kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw. Entah kenapa.

red: shodiq ramadhan/dari berbagai sumber

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Bom Cicendo, Pengamat: Antara Aksi, Motif Serta Tujuan Tak Relevan

Bom Cicendo, Pengamat: Antara Aksi, Motif Serta Tujuan Tak Relevan

Selasa, 28 Feb 2017 05:35

Karena Cinta Ini adalah Cinta Bersyarat

Karena Cinta Ini adalah Cinta Bersyarat

Selasa, 28 Feb 2017 00:52

Plagiasi di Masa Transisi Peradaban Islam

Plagiasi di Masa Transisi Peradaban Islam

Selasa, 28 Feb 2017 00:06

Resolusi Sidang Tanwir Muhammadiyah di Ambon: Pemerintah Tegakkan

Resolusi Sidang Tanwir Muhammadiyah di Ambon: Pemerintah Tegakkan

Senin, 27 Feb 2017 22:43

LPPOM MUI Gandeng Muslimat Al-Ittihadiyah Cetak Kader Dakwah Halal

LPPOM MUI Gandeng Muslimat Al-Ittihadiyah Cetak Kader Dakwah Halal

Senin, 27 Feb 2017 21:04

Muhammdiyah: Wapres JK Layak Dinobatkan sebagai Bapak Perdamaian dan Kebhinekaan

Muhammdiyah: Wapres JK Layak Dinobatkan sebagai Bapak Perdamaian dan Kebhinekaan

Senin, 27 Feb 2017 20:43

Heppy Trenggono: Ada Agenda Kolonialisme di Belakang Ahok

Heppy Trenggono: Ada Agenda Kolonialisme di Belakang Ahok

Senin, 27 Feb 2017 20:19

Bogor akan Kerahkan Puluhan Ribu Pelajar & Dentuman Meriam untuk Sambut Raja Arab Saudi

Bogor akan Kerahkan Puluhan Ribu Pelajar & Dentuman Meriam untuk Sambut Raja Arab Saudi

Senin, 27 Feb 2017 18:43

YMN Kembali Gelar Training Manajemen Masjid

YMN Kembali Gelar Training Manajemen Masjid

Senin, 27 Feb 2017 18:00

Politisi Golkar: Ahok Punya Agenda Deskreditkan Islam

Politisi Golkar: Ahok Punya Agenda Deskreditkan Islam

Senin, 27 Feb 2017 17:45

Ini Harapan PKS kepada Raja Arab Saudi Saat Tiba di Indonesia

Ini Harapan PKS kepada Raja Arab Saudi Saat Tiba di Indonesia

Senin, 27 Feb 2017 16:43

Dewan Dakwah Rilis Fatwa Larangan Shalatkan Jenazah bagi Pendukung Ahok

Dewan Dakwah Rilis Fatwa Larangan Shalatkan Jenazah bagi Pendukung Ahok

Senin, 27 Feb 2017 16:29

Heppy Trenggono: Kekuatan Iman Cegah Iming-Iming Ekonomi Taipan

Heppy Trenggono: Kekuatan Iman Cegah Iming-Iming Ekonomi Taipan

Senin, 27 Feb 2017 15:27

Wapres Tekankan Penegakan Keadilan Sosial Saat Penutupan Tanwir  Muhammadiyah

Wapres Tekankan Penegakan Keadilan Sosial Saat Penutupan Tanwir Muhammadiyah

Senin, 27 Feb 2017 14:56

Hina Islam di Era Nabi, Ulama hingga Kuli Serentak Membela, jika Perlu Perang

Hina Islam di Era Nabi, Ulama hingga Kuli Serentak Membela, jika Perlu Perang

Senin, 27 Feb 2017 14:45

Raja Arab Saudi Datang ke Indonesia, Bawa Kebaikkan Lebih daripada Cina

Raja Arab Saudi Datang ke Indonesia, Bawa Kebaikkan Lebih daripada Cina

Senin, 27 Feb 2017 14:43

Perang Informasi, Parmusi Berharap Banyak pada Muslim Cyber Army

Perang Informasi, Parmusi Berharap Banyak pada Muslim Cyber Army

Senin, 27 Feb 2017 13:50

Spirit 212 Lawan Kapitalis, Umat Islam Sukoharjo Luncurkan Gentan Mart

Spirit 212 Lawan Kapitalis, Umat Islam Sukoharjo Luncurkan Gentan Mart

Senin, 27 Feb 2017 12:44

Wapres: ISIS Itu Organisasi Kaya Punya Sumber Minyak, Tak Logis GNPF MUI Bantu Mereka

Wapres: ISIS Itu Organisasi Kaya Punya Sumber Minyak, Tak Logis GNPF MUI Bantu Mereka

Senin, 27 Feb 2017 11:27

Romo Syafii: Mengajak Pilih Pemimpin Seiman Dilindung Konstitusi

Romo Syafii: Mengajak Pilih Pemimpin Seiman Dilindung Konstitusi

Senin, 27 Feb 2017 10:25


Must Read!
X