Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.517 views

Nabi Dinista Diam, Gus Dur Difitnah Marah-marah, Tanya Kenapa?

Rabu, 28 November 2012 | 06:22:46 WIB

Jakarta (SI ONLINE) - Ada dua sikap berbeda di pimpinan Nahdhatul Ulama (NU) dalam menyikapi kasus yang mirip, yakni penghinaan. Sama-sama menyikapi penghinaan, tapi respon yang diberikan sangat jauh berbeda. Ketika Nabi Muhammad Saw dihina dan saat Gus Dur, mantan Ketua Umum PBNU dan bekas Presiden RI, yang dihina.

Ketika Gus Dur dihina, difitnah, reaksi yang keluar dari pimpinan NU dan organisasi otonomnya sangatlah besar. Kasus terbaru adalah dugaan adanya 'fitnah' yang dilontarkan salah satu petinggi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana. Menurut kabar yang tersebar di media, Sutan dituding menyebut Gus Dur lengser karena kasus korupsi.

Bagaimana reakasi para pendukung dan pecinta Gus Dur?.

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, langsung meminta Partai Demokrat memberikan sanksi kepada Ketua DPP PD, Sutan Bhatoegana.

"Jika Partai Demokrat ingin merebut simpati warga NU, Bhatoegana harus dikenai sanksi," ungkap Kiai Said, Jakarta, Selasa.

Ditanya jenis sanksi untuk Bhatoegana, apakah sampai pada tingkat pemecatan, Said Aqil menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan Partai Demokrat.

"Itu terserah pimpinan Demokrat. Yang jelas Bhatoegana harus dikenai sanksi, karena apa yang disampaikannya sudah menyakiti orang-orang yang mencintai Gus Dur, khususnya warga NU," tambahnya.

Sementara salah satu organisasi otonom di tubuh NU, Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, berniat melaporkan Sutan ke Mabes Polri.

"Harus ada penyelesaian secara hukum, makanya kita melapor ke polisi," tegas Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur Alfa Isnaeni, Selasa (27/11/2012), siang.

Menurut dia, dalam masalah ini warga Nahdhliyin tidak hanya menginginkan perkataan maaf dari politisi asal Partai Demokrat itu, melainkan adanya penyelesaian secara hukum. Karena dianggap sudah mencemarkan nama baik Gus Dur.

"Kami inginkan selesai ranah hukum, bukan hanya sekedar maaf," tutur dia.

Alfa juga menyebut adanya gelombang aksi pengurus cabang di daerah masing-masing menanggapi pernyataan Sutan tersebut. "Cabang akan melakukan aksi dengan sasaran di daerah masing-masing, kami harapkan berjalan damai," sebut Alfa.

Wakil Ketua GP Ansor Jatim Hendra Tri Subiantoro, malah menuntut Partai Demokrat supaya mencopot Sutan dari keanggotaannya di DPR dan memecarnya dari partai berlambang bintang Mercy itu.

"Kami tidak hanya menuntut permintaan maaf saja. Tapi kami juga mendesak Partai Demokrat mencopotnya dari anggota DPR dan memecatnya dari Demokrat, karena sudah tidak layak lagi sebagai politisi," ujarnya.

Tak kalah lebay, reaksi yang diberikan para fans Gus Dur yang tergabung dalam komunitas Gusdurian. Koordinator Gusdurian Jawa Timur, Aan Anshori, mendesak Sutan agar segera minta maaf kepada keluarga Gus Dur dan warga NU.

"Selain itu Sutan harus membaca istighfar sebanyak 99.999 kali di pusara Gus Dur sambil merenungi kesalahannya dan disaksikan ribuan santri," ujar Aan.

Di Jakarta, bukan hanya mengeluarkan statemen, ratusan anggota GP ansor langsung mendemo kantor DPP Partai Demokrat di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Para demonstanmembawa selebaran ukuran A4 bergambar foto Sutan yang dicoret.

"Jadi tuntutan kami sebagai Pemuda Ansor, pertama kami meminta Sutan Bhatoegana dipecat," ujar Sekjen GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis usai demosntrasi di depan kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).

Azis mengatakan pihaknya akan tetap mengawal untuk memastikan Sutan Bhatoegana meminta maaf secara langsung. Jika dalam waktu dua hari politikus Demokrat tersebut belum menyampaikan permintaan maaf, Azis mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi.

"Sutan hanya meminta maaf kepada keluarga, tetapi karena Gus Dur merupakan tokoh nasional, maka dia harus meminta maaf secara umum kepada warga Indonesia dan khusus keluarga Ansor di seluruh Indonesia," cetusnya.

Dia juga mengatakan permohonan maaf yang telah disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum masih belum cukup. Karena menurutnya, yang semestinya meminta maaf adalah Sutan.

"Anas sudah minta maaf tidak ada urusan. Ini personal statement Sutan, secara etika tidak pantas tidak bermoral karena tidak mengajarkan pendidikan politik yang baik. Selain permintaan maaf Anas tidak cukup, tetapi Anas harus memecatnya karena ini permasalahan moral," tuturnya.

Itulah reaksi para pendukung Gus Dur, ketika idolanya difitnah orang lain. Reaksinya sangat dahsyat.

Ketika Nabi Muhammad Saw Dihina


Sekarang, mari kita tengok bagaimana sikap mereka ketika Nabi Muhammad Saw yang dihina.

Saat seorang sutradara AS membuat film menista Nabi, Innocence of Muslims, salah seorang Rois Syuriyah PBNU KH Masdar F Mas'udi hanya mengeluarkan statemen, "umat Islam memang marah jika Nabinya dihina. Tapi harus dewasa menghadapinya."

“Kita juga ikut marah,” ujarnya saat konferensi pers para tokoh agama yang digelar di Gedung PBNU, Rabu, (19/9) terkait film Innocence of Muslims yang menuai protes, konflik dan korban di berbagai negara.

“Barangkali si pembikin film itu senang sekali kita berkumpul di sini untuk membahas dia. Kalau kita cuekkin, semuanya cuek, saya kira, dia akan malu sendiri,” ujarnya.

Ke depan, sambung Masdar, kalau ada orang yang memprovokasi kebencian terhadap agama lain, lebih baik kita doakan supaya segera mendapat bimbingan Tuhan dan diampuni segala dosanya. “Saya kira itu lebih baik.”

“Sekali lagi, ke depan, ketika ada orang atau kelompok yang memprovokasi kebencian kepada orang lain, abaikan saja!” tegasnya.

Betul bahwa Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj ikut mengutuk penghinaan itu. Tetapi dia mengatakan "tidak perlu disikapi berlebihan, apalagi dengan tindakan yang justru kontra produktif."

"Dari dulu sampai sekarang, selalu ada orang yang tidak suka kepada Rasulullah, tetapi kita jangan sampai menghabiskan energi untuk itu, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa," katanya waktu itu seperti dikutip Antara News.

Kiai bergelar doktor alumni Universitas Ummul Qura, Mekkah itu beralasan, Nabi Muhammad SAW merupakan figur yang mulia dan sempurna. "Allah akan menjaga nama baik beliau, baik ketika masih hidup atau sesudah wafat," kata Said Aqil.

Salah seorang tokoh liberal, yang juga pengagum Gus Dur, Komaruddin Hidayat, malah mengimbau umat Islam agar menyikapi penghinaan itu "secara cerdas".

Cerdas yang dimaksud Komar adalah, "Jangan sedikit-sedikit ngamuk, jangan mudah terprovokasi, dan jangan mudah terpancing emosi dengan munculnya film picisan semacam itu. Kita harus menyikapinya secara lebih cerdas," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).

Komaruddin mengatakan, film-film yang menjelekkan Islam banyak. Sehingga, Muslim harus mampu menyikapinya secara cerdas, jangan ikut-ikutan dengan aksi dan reaksi masyarakat negara lain dalam memprotes film tersebut.

"Buku yang menjelekkan Islam banyak, film-film yang menjelekkan Islam juga banyak. Namun, apakah Islam akan jatuh dengan film picisan semacam itu? Apakah Nabi Muhammad SAW kemudian jatuh martabatnya? Tidak," katanya.

Kalau ada kekerasan fisik, kata Guru Besar Filsafat Agama UIN Jakarta itu, lawan secara fisik, demikian juga dengan kekerasan simbolik yang harus dilawan secara simbolik, seperti buku atau film yang merupakan simbolik.

"Kalau buku kan simbolik, hantam dan tulis dengan buku. Film juga simbolik, lawan dengan buat film. Kalau bisa, kalau tidak ya biarkan saja. Ngapain film picisan semacam itu ditonton? Saya tidak nonton," katanya.

Itulah beda reaksi penggede NU dalam menyikapi penghinaan kepada Gus Dur dan penghinaan terhadap Rasulullah Saw. Orang awam akan segera menyimpulkan ternyata pembelaan dan kecintaan mereka kepada sosok Gus Dur lebih dahsyat, ketimbang pembelaan dan kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw. Entah kenapa.

red: shodiq ramadhan/dari berbagai sumber

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Latest News
Serangan Udara Rusia Hantam Masjid dan Pasar di Deir Al-Zor Suriah, Tewaskan 70 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia Hantam Masjid dan Pasar di Deir Al-Zor Suriah, Tewaskan 70 Warga Sipil

Senin, 27 Jun 2016 07:15

Membedah Strategi Hegemoni AS

Membedah Strategi Hegemoni AS

Senin, 27 Jun 2016 04:38

Pemimpin Kafir Adil Lebih Baik dari Muslim yang Koruptor, Zaitun: Cara Membandingkannya Salah

Pemimpin Kafir Adil Lebih Baik dari Muslim yang Koruptor, Zaitun: Cara Membandingkannya Salah

Senin, 27 Jun 2016 04:37

Wakil Sekjen MUI: Yang Benar Itu Orang yang Tidak Berpuasa Menghormati Orang yang Berpuasa

Wakil Sekjen MUI: Yang Benar Itu Orang yang Tidak Berpuasa Menghormati Orang yang Berpuasa

Ahad, 26 Jun 2016 21:50

Islamic State (IS) Rebut Banyak Wilayah Baru Setelah Pukul Mundur Pasukan Assad di Selatan Raqqa

Islamic State (IS) Rebut Banyak Wilayah Baru Setelah Pukul Mundur Pasukan Assad di Selatan Raqqa

Ahad, 26 Jun 2016 18:00

PUI Jawa Barat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja

PUI Jawa Barat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja

Ahad, 26 Jun 2016 17:20

Ini Langkah Wahdah Islamiyah dalam Menghadang Kebangkitan Komunis

Ini Langkah Wahdah Islamiyah dalam Menghadang Kebangkitan Komunis

Ahad, 26 Jun 2016 16:40

Ketegangan Agama Meningkat di Bago Myanmar setelah Penghancuran Masjid oleh Teroris Budha

Ketegangan Agama Meningkat di Bago Myanmar setelah Penghancuran Masjid oleh Teroris Budha

Ahad, 26 Jun 2016 16:30

Ibadah di Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan, Kapan Adanya?

Ibadah di Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan, Kapan Adanya?

Ahad, 26 Jun 2016 15:03

Seorang Menteri Somalia Tewas dalam Serangan Al-Shabaab di Sebuah Hotel di Mogadishu

Seorang Menteri Somalia Tewas dalam Serangan Al-Shabaab di Sebuah Hotel di Mogadishu

Ahad, 26 Jun 2016 14:45

Isu Komunis Bangkit, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah: Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Isu Komunis Bangkit, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah: Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 26 Jun 2016 14:30

Sedikitnya 50 Tentara Suriah Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State (IS) di Homs

Sedikitnya 50 Tentara Suriah Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State (IS) di Homs

Ahad, 26 Jun 2016 13:19

Safari Ramadhan Ulama Palestina Berakhir, Donasi yang Terkumpul Akan Disalurkan Pula ke Suriah

Safari Ramadhan Ulama Palestina Berakhir, Donasi yang Terkumpul Akan Disalurkan Pula ke Suriah

Ahad, 26 Jun 2016 12:12

Klaim Mie Halal tapi Mengandung Babi, LUIS Bakal Lapor Polisi

Klaim Mie Halal tapi Mengandung Babi, LUIS Bakal Lapor Polisi

Ahad, 26 Jun 2016 11:13

Lailatul Qadar Wujud Sayang Allah kepada Hamba-Nya

Lailatul Qadar Wujud Sayang Allah kepada Hamba-Nya

Ahad, 26 Jun 2016 10:21

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Ahad, 26 Jun 2016 07:28

Indonesia Darurat Energi

Indonesia Darurat Energi

Ahad, 26 Jun 2016 03:28

Para Pemimpin Militer AS Akan Meminta Tambahan Pasukan untuk Perangi IS di Irak

Para Pemimpin Militer AS Akan Meminta Tambahan Pasukan untuk Perangi IS di Irak

Sabtu, 25 Jun 2016 17:30

Tidak Ada Diskusi dan Negosiasi, Ahok Itu Harus Dilawan!

Tidak Ada Diskusi dan Negosiasi, Ahok Itu Harus Dilawan!

Sabtu, 25 Jun 2016 17:11

Komunitas Lentera Islam Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan

Komunitas Lentera Islam Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan

Sabtu, 25 Jun 2016 17:00


Must Read!
X