Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
Insiden

Berita Terkait

5.237 views

Insiden "Injak Bendera Merah Putih", PKS Sibuk Bela Diri

JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Kali ini, sebuah acara peringatan ulang tahun (Milad) PKS ke-13 di Kota Tasikmalaya diwarnai oleh penodaan terhadap simbol negara. Ada aksi teatrikal 8 siswi SMA Al Muttaqin yang diundang meramaikan Milad PKS menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 X 6 meter. Kontan saja aksi itu langsung dihentikan polisi setempat. Polisi pun memeriksa para siswi dan panitia.

Aksi itu terjadi saat 8 siswi SMA Al Muttaqin itu mempersembahkan teaterikal tentang banyaknya koruptor di Indonesia. Nah, di akhir babak, mereka berniat membersihkan merah putih itu.

Pembersihan dilakukan sebagai bentuk kegeraman mereka terhadap koruptor yang dianggap menodai negeri ini. Namun tak disangka, rupanya kain merah putih itu terinjang-injak para siswa. "Siswa ini geram karena banyak koruptor di Indonesia, lalu mereka akan membersihkannya," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Taufik Ridho.

Kontan saja aksi itu menuai kritikan. Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Nusron Wahid menilai kejadian itu merupakan bentuk penistaan terhadap simbol negara. "Itu wajib ditindak tegas dan dihukum seberat beratnya," kata Nusron. "Alasan seni macam apa, kalau menginjak-injak Merah Putih dan menghina martabat Bangsa dan Negara?"

Begitu pun yang diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Pramono Anung. Ia menilai tindakan injak bendera di acara mana pun tidak sepatutnya dilakukan. "Bendera negara adalah sesuatu yang harus dihargai semua warga negara," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Kritikan rada lembut dilontarkan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Akhmad Muqowam. Kata dia, jika insiden injak bendera itu terjadi berarti itu wujud keringnya nasionalisme PKS. "Jika disengaja, naudzubillah min dzalik, partai itu tak menjadikan nasionalisme sebagai prasyarat eksistensi partai di Indonesia," katanya.

Beragam sorotan itu membuat para elit PKS sibuk mengeluarkan pembelaan. Menurut Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq aksi teatrikal itu tak bermaksud melecehkan bendera merah putih sebagai simbol negara. Sebab, aksi itu berlangsung pada sehelai kain, bukan simbol negara. "Tak disangka di ujung tarian ada kain seperti bendera merah putih terinjak peserta tari," kata Mahfudz.

Insiden ini juga membuat bekas Presiden PKS yang sekarang Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, turun tangan. Lewat akun Twitter-nya @tifsembiring, ia meminta maaf atas insiden itu. PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat.

Memang aksi ini bukan pertama kali. Beberapa kasus penistaan terhadap simbol negara juga pernah terjadi:

Juni 2002

Aktivis Tegar ditangkap usai menghina foto Presiden Megawati dan Wapres Hamzah Haz. Saat itu mereka melakukan aksi teatrikal menggulingkan kursi terbalik dan foto presiden dan wapres terjatuh. Saat itu juga mereka langsung menginjak-injak foto tersebut.

November 2002

Seorang anggota Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat bersama anggota Partai Rakyat Demokratik, Forum Kota, Gerakan Pemuda Kerakyatan, dan Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Istana. Pada aksi tersebut terdapat aksi teatrikal merobek foto Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz dan memasukannya ke tempat sampah.

2003

Pada soal ulangan umum Sekolah Dasar di Kecamatan Tanon, Sragen, terjadi penggantian lambang sila yang ada di Pancasila. Pada salah satu soal, lambang sila keempat Pancasila diganti menjadi gambar banteng moncong putih logo PDIP. Kasus ini berhenti di tempat.

Desember 2004

Seorang mahasiswa Universitas Udayana Bali membakar beberapa foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Akibatnya dia langsung ditangkap aparat. Aksi pembakaran terjadi saat unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Mei 2005

Bay Harkat Firdaus, aktivis dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, harus menerima pasal karet haatzaai artikelen peninggalan pemerintah kolonial. Ia dinyatakan bersalah dan masuk penjara selama 5 bulan 2 hari. Sebelumnya, pada Desember 2004 Bay membakar foto SBY-JK pada aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM di depan kampusnya.

Oktober 2009

Insiden perobekan bendera terjadi saat Malam Renungan Sumpah Pemuda di Bundaran Jalan Pahlawan Semarang. Acara yang diadakan Persatuan Organisasi Mahasiswa (Poros) menampilkan aksi teatrikal memperebutkan bendera yang mengakibatkan bendera robek menjadi dua bagian. Dalam kasus ini, polisi memintai keterangan para mahasiswa karena dianggap tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan.

Oktober 2009

Empat mahasiswa diperiksa akibat melakukan pembakaran foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menggelar aksi massa di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Januari 2010

Pada unjuk rasa memperingati 100 hari kerja pemerintahan Presiden SBY di Bundaran Hotel Indonesia, Presiden disimbolkan sebagai kerbau yang saat itu dibawa berunjuk rasa. Di tubuh kerbau di tulis Si Buya dan gambar Presiden. Polisi akhirnya melarang kerbau diikutsertakan pada aksi-aksi selanjutnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq menjelaskan kronologi insiden "injak bendera merah putih" oleh penari pengisi acara milad PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, adalah ketidaksengajaan. Menurut dia, ada sumbangan tarian daerah dengan tema kesatuan nusantara dalam acara perayaan milad PKS di Tasikmalaya, Sabtu lalu.

"Memang menggunakan kain ukuran 2x6 meter, itu memang warnanya merah putih," kata Mahfudz di DPR, Senin (25/4/2011).

Di ujung acara, lanjutnya, mereka menaruh kain merah putih sebagai simbolisasi mereka hidup bersama di atas Indonesia. "Ini adalah satu insiden yang tidak dimaksudkan menghina bendera Indonesia. Namun kemudian dipahami pihak lain (sebaliknya). Ini yang menjadi multitafsir," katanya.

Menurut Mahfudz, pengurus PKS juga kaget karena mengetahui warna kain yang dipakai merah putih. Sebab, tarian tradisional itu sumbangan di luar konsep acara. "Kami tidak tahu sama sekali karena ini kan di luar gladi resik yang dilakukan. Namanya juga acara di luar seperti bazar kan kami tidak tahu," katanya.

Setelah insiden, kepada pengurus PKS, penari menjelaskan bahwa pentas menggambarkan beragam suku bangsa berada dalam satu Indonesia. "Tidak dimaksudkan menghina bendera Indonesia," ujarnya.

Pihak PKS kemudian menjelaskan hal tersebut ke Polresta Tasikmalaya. Menurutnya, polisi bisa menerima penjelasan, karena Kapolresta Tasikmalaya menilai tidak mungkin PKS punya niat meremehkan NKRI. "Tidak ada yang ditahan," katanya. (fn/tm/vs) www.suaramedia.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Media lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Senin, 18 Jun 2018 14:42

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Senin, 18 Jun 2018 13:44

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Senin, 18 Jun 2018 12:44

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Senin, 18 Jun 2018 10:55

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Senin, 18 Jun 2018 09:59

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Senin, 18 Jun 2018 09:49

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Senin, 18 Jun 2018 09:34

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Senin, 18 Jun 2018 07:40

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Senin, 18 Jun 2018 07:27

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Ahad, 17 Jun 2018 21:45

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Ahad, 17 Jun 2018 21:18

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

Ahad, 17 Jun 2018 20:15

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Ahad, 17 Jun 2018 19:15

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Ahad, 17 Jun 2018 18:15

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Ahad, 17 Jun 2018 17:30

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Ahad, 17 Jun 2018 17:15

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Ahad, 17 Jun 2018 16:15

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Ahad, 17 Jun 2018 15:15

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Ahad, 17 Jun 2018 14:15

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Ahad, 17 Jun 2018 13:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X