Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
Insiden

Berita Terkait

4.103 views

Insiden "Injak Bendera Merah Putih", PKS Sibuk Bela Diri

JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Kali ini, sebuah acara peringatan ulang tahun (Milad) PKS ke-13 di Kota Tasikmalaya diwarnai oleh penodaan terhadap simbol negara. Ada aksi teatrikal 8 siswi SMA Al Muttaqin yang diundang meramaikan Milad PKS menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 X 6 meter. Kontan saja aksi itu langsung dihentikan polisi setempat. Polisi pun memeriksa para siswi dan panitia.

Aksi itu terjadi saat 8 siswi SMA Al Muttaqin itu mempersembahkan teaterikal tentang banyaknya koruptor di Indonesia. Nah, di akhir babak, mereka berniat membersihkan merah putih itu.

Pembersihan dilakukan sebagai bentuk kegeraman mereka terhadap koruptor yang dianggap menodai negeri ini. Namun tak disangka, rupanya kain merah putih itu terinjang-injak para siswa. "Siswa ini geram karena banyak koruptor di Indonesia, lalu mereka akan membersihkannya," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Taufik Ridho.

Kontan saja aksi itu menuai kritikan. Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Nusron Wahid menilai kejadian itu merupakan bentuk penistaan terhadap simbol negara. "Itu wajib ditindak tegas dan dihukum seberat beratnya," kata Nusron. "Alasan seni macam apa, kalau menginjak-injak Merah Putih dan menghina martabat Bangsa dan Negara?"

Begitu pun yang diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Pramono Anung. Ia menilai tindakan injak bendera di acara mana pun tidak sepatutnya dilakukan. "Bendera negara adalah sesuatu yang harus dihargai semua warga negara," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Kritikan rada lembut dilontarkan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Akhmad Muqowam. Kata dia, jika insiden injak bendera itu terjadi berarti itu wujud keringnya nasionalisme PKS. "Jika disengaja, naudzubillah min dzalik, partai itu tak menjadikan nasionalisme sebagai prasyarat eksistensi partai di Indonesia," katanya.

Beragam sorotan itu membuat para elit PKS sibuk mengeluarkan pembelaan. Menurut Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq aksi teatrikal itu tak bermaksud melecehkan bendera merah putih sebagai simbol negara. Sebab, aksi itu berlangsung pada sehelai kain, bukan simbol negara. "Tak disangka di ujung tarian ada kain seperti bendera merah putih terinjak peserta tari," kata Mahfudz.

Insiden ini juga membuat bekas Presiden PKS yang sekarang Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, turun tangan. Lewat akun Twitter-nya @tifsembiring, ia meminta maaf atas insiden itu. PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat.

Memang aksi ini bukan pertama kali. Beberapa kasus penistaan terhadap simbol negara juga pernah terjadi:

Juni 2002

Aktivis Tegar ditangkap usai menghina foto Presiden Megawati dan Wapres Hamzah Haz. Saat itu mereka melakukan aksi teatrikal menggulingkan kursi terbalik dan foto presiden dan wapres terjatuh. Saat itu juga mereka langsung menginjak-injak foto tersebut.

November 2002

Seorang anggota Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat bersama anggota Partai Rakyat Demokratik, Forum Kota, Gerakan Pemuda Kerakyatan, dan Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Istana. Pada aksi tersebut terdapat aksi teatrikal merobek foto Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz dan memasukannya ke tempat sampah.

2003

Pada soal ulangan umum Sekolah Dasar di Kecamatan Tanon, Sragen, terjadi penggantian lambang sila yang ada di Pancasila. Pada salah satu soal, lambang sila keempat Pancasila diganti menjadi gambar banteng moncong putih logo PDIP. Kasus ini berhenti di tempat.

Desember 2004

Seorang mahasiswa Universitas Udayana Bali membakar beberapa foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Akibatnya dia langsung ditangkap aparat. Aksi pembakaran terjadi saat unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Mei 2005

Bay Harkat Firdaus, aktivis dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, harus menerima pasal karet haatzaai artikelen peninggalan pemerintah kolonial. Ia dinyatakan bersalah dan masuk penjara selama 5 bulan 2 hari. Sebelumnya, pada Desember 2004 Bay membakar foto SBY-JK pada aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM di depan kampusnya.

Oktober 2009

Insiden perobekan bendera terjadi saat Malam Renungan Sumpah Pemuda di Bundaran Jalan Pahlawan Semarang. Acara yang diadakan Persatuan Organisasi Mahasiswa (Poros) menampilkan aksi teatrikal memperebutkan bendera yang mengakibatkan bendera robek menjadi dua bagian. Dalam kasus ini, polisi memintai keterangan para mahasiswa karena dianggap tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan.

Oktober 2009

Empat mahasiswa diperiksa akibat melakukan pembakaran foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menggelar aksi massa di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Januari 2010

Pada unjuk rasa memperingati 100 hari kerja pemerintahan Presiden SBY di Bundaran Hotel Indonesia, Presiden disimbolkan sebagai kerbau yang saat itu dibawa berunjuk rasa. Di tubuh kerbau di tulis Si Buya dan gambar Presiden. Polisi akhirnya melarang kerbau diikutsertakan pada aksi-aksi selanjutnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq menjelaskan kronologi insiden "injak bendera merah putih" oleh penari pengisi acara milad PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, adalah ketidaksengajaan. Menurut dia, ada sumbangan tarian daerah dengan tema kesatuan nusantara dalam acara perayaan milad PKS di Tasikmalaya, Sabtu lalu.

"Memang menggunakan kain ukuran 2x6 meter, itu memang warnanya merah putih," kata Mahfudz di DPR, Senin (25/4/2011).

Di ujung acara, lanjutnya, mereka menaruh kain merah putih sebagai simbolisasi mereka hidup bersama di atas Indonesia. "Ini adalah satu insiden yang tidak dimaksudkan menghina bendera Indonesia. Namun kemudian dipahami pihak lain (sebaliknya). Ini yang menjadi multitafsir," katanya.

Menurut Mahfudz, pengurus PKS juga kaget karena mengetahui warna kain yang dipakai merah putih. Sebab, tarian tradisional itu sumbangan di luar konsep acara. "Kami tidak tahu sama sekali karena ini kan di luar gladi resik yang dilakukan. Namanya juga acara di luar seperti bazar kan kami tidak tahu," katanya.

Setelah insiden, kepada pengurus PKS, penari menjelaskan bahwa pentas menggambarkan beragam suku bangsa berada dalam satu Indonesia. "Tidak dimaksudkan menghina bendera Indonesia," ujarnya.

Pihak PKS kemudian menjelaskan hal tersebut ke Polresta Tasikmalaya. Menurutnya, polisi bisa menerima penjelasan, karena Kapolresta Tasikmalaya menilai tidak mungkin PKS punya niat meremehkan NKRI. "Tidak ada yang ditahan," katanya. (fn/tm/vs) www.suaramedia.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Media lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

Kamis, 29 Sep 2016 10:08

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Kamis, 29 Sep 2016 09:28

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Kamis, 29 Sep 2016 09:12

Jelang 30 September, Brigade PII Serukan Waspada dengan Komunis

Jelang 30 September, Brigade PII Serukan Waspada dengan Komunis

Kamis, 29 Sep 2016 07:25

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Kamis, 29 Sep 2016 06:48

Dr. Tiar: Ijma Ulama Sepakat, Memilih Pemimpin Kafir Itu Hukumnya Haram

Dr. Tiar: Ijma Ulama Sepakat, Memilih Pemimpin Kafir Itu Hukumnya Haram

Kamis, 29 Sep 2016 06:13

Aneh Jika PKI Merasa Menjadi Korban Pembunuhan Massal

Aneh Jika PKI Merasa Menjadi Korban Pembunuhan Massal

Kamis, 29 Sep 2016 05:50

Dua Cagub Agus-Silvy dan Anies-Uno Diprediksi Akan Gerus Suara Petahana

Dua Cagub Agus-Silvy dan Anies-Uno Diprediksi Akan Gerus Suara Petahana

Rabu, 28 Sep 2016 18:17

Menkeu Diminta Tidak Menyenangkan Hati Jokowi Saat Hadapi Gejolak Runtuhnya Ekonomi

Menkeu Diminta Tidak Menyenangkan Hati Jokowi Saat Hadapi Gejolak Runtuhnya Ekonomi

Rabu, 28 Sep 2016 16:17

Pemasukan Tax Amnesty Bukan saja dari Harta Kekayaan, tapi dari Hasil Korupsi dan Bandar Judi?

Pemasukan Tax Amnesty Bukan saja dari Harta Kekayaan, tapi dari Hasil Korupsi dan Bandar Judi?

Rabu, 28 Sep 2016 14:17

Mantan Presiden Israel Shimon Peres Akhirnya Mati Setelah 2 Pekan Jalani Perawatan Akibat Stroke

Mantan Presiden Israel Shimon Peres Akhirnya Mati Setelah 2 Pekan Jalani Perawatan Akibat Stroke

Rabu, 28 Sep 2016 14:00

4 Godaan dan 4 Kebaikan dalam Menuntut Ilmu

4 Godaan dan 4 Kebaikan dalam Menuntut Ilmu

Rabu, 28 Sep 2016 13:15

Pengamat Ini Tanyakan Pemasukan yang Tidak Masuk Akal dari Tax Amnesty

Pengamat Ini Tanyakan Pemasukan yang Tidak Masuk Akal dari Tax Amnesty

Rabu, 28 Sep 2016 12:17

Satu Pintu Kebaikan Tertutup, Masih Banyak Pintu-pintu Kebaikan Lainnya yang Terbuka

Satu Pintu Kebaikan Tertutup, Masih Banyak Pintu-pintu Kebaikan Lainnya yang Terbuka

Rabu, 28 Sep 2016 12:10

Faksi Oposisi Suriah Rebut 3 Desa dan Sebuah Bukit Strategis di Hama

Faksi Oposisi Suriah Rebut 3 Desa dan Sebuah Bukit Strategis di Hama

Rabu, 28 Sep 2016 11:45

Perusahaan Terapkan Syarat Karyawati Tidak Boleh Berjilbab, MUI: Hukum Diporak Porandakan

Perusahaan Terapkan Syarat Karyawati Tidak Boleh Berjilbab, MUI: Hukum Diporak Porandakan

Rabu, 28 Sep 2016 11:17

Isu SARA di Pilgub DKI Dimainkan oleh Kaum Minoritas?

Isu SARA di Pilgub DKI Dimainkan oleh Kaum Minoritas?

Rabu, 28 Sep 2016 10:17

Zionis Israel Larang Wanita Penderita Kanker Tinggalkan Gaza untuk Lakukan Pengobatan

Zionis Israel Larang Wanita Penderita Kanker Tinggalkan Gaza untuk Lakukan Pengobatan

Rabu, 28 Sep 2016 10:15

Angela Merkel Sebut Uni Eropa Tidak Boleh Menutup Pintu untuk Pengungsi Muslim

Angela Merkel Sebut Uni Eropa Tidak Boleh Menutup Pintu untuk Pengungsi Muslim

Rabu, 28 Sep 2016 08:45

Calon Kepala Daerah di Aceh Dites Membaca Alquran

Calon Kepala Daerah di Aceh Dites Membaca Alquran

Rabu, 28 Sep 2016 08:17


Must Read!
X