Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
Belanda Hibahkan Dosa NATO Untuk Taliban

Berita Terkait

6.064 views

Belanda Hibahkan Dosa NATO Untuk Taliban

AMSTERDAM (Berita SuaraMedia) – Militer Belanda membela sebuah keputusan untuk memerintahkan serangan udara ke selatan Afghanistan yang mengakibatkan tewasnya lusinan warga sipil dan menyalahkannya pada kelompok Taliban.

Empat belas orang, termasuk enam anak-anak dan tiga wanita, terbunuh dalam serangan pada hari Rabu itu.

Menteri pertahanan Belanda mengatakan pada hari Kamis bahwa pesawat pengebom F-16 telah didatangkan untuk memberikan dukungan udara kepada pasuan NATO yang memerangi pejuang Taliban di propinsi Helmand.

Kepala staf militer Belanda, Peter van Uhm, membela serangan udara itu dan mengatakan bahwa sang pilot telah memeriksa semua peraturan yang ada.

Ia juga mengatakan bahwa tanggung jawab atas tewasnya warga sipil terletak di tangan Taliban, bukan di tangan pasukan NATO.

Serangan udara pasukan AS sejauh ini telah membunuh ratusan warga sipil di negara tersebut.

Misi bantuan PBB untuk Afghanistan (UN Assistance Mission in Afghanistan - UNAMA) mencatat angka kematian warga sipil sebesar 1.500 orang antara bulan Januari dan Agustus, dengan Agustus menjadi bulan yang paling mematikan sejak awal 2009.

Lebih dari 1.500 warga sipil telah terbunuh dalam enam bulan pertama tahun 2009, yang menunjukkan peningkatan sebesar 24% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Hampir seperempat kematian warga sipil akibat serangan udara pasukan pimpinan AS di seluruh penjuru Afghanistan selama beberapa bulan terakhir.

Serangan itu telah memicu kecaman dari pemerintah maupun publik Afghan. Perkembangannya juga mulai terlihat dari perbedaan antara pemerintah Kabul dan Washington mengenai peningkatan jumlah korban sipil dalam beberapa tahun terakhir.

Serangan udara mematikan itu terjadi ketika jaksa penuntut umum di Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court – ICC) telah mengatakan bahwa para penyelidik sedang mempelajari bukti-bukti kejahatan terhadap kemanusiaan di Afghanistan.

Terlepas dari keberadaan 100.000 pasukan di negara tersebut, kekerasan di Afghanistan mencapai tingkat tertinggi sejak invasi AS tahun 2001.

Sebuah peta keamanan oleh Dewan Keamanan dan Pembangunan Internasional (International Council on Security and Development - ICOS) yang berbasis di London baru-baru ini menunjukkan bahwa aktivitas Taliban hampir memenuhi 97% wilayah negara tersebut.

Jenderal utama AS di Afghanistan, Stanley McChrystal, telah mengekspresikan kekhawatiran mendalam tentang tumbuhnya perlawanan Taliban di negara itu.

McChrystal mengatakan pada ahli pertahanan dan militer di Institut Studi Strategis Internasional di London bahwa situasinya sangat serius dan waktunya mulai habis.

Perlawanan semakin meningkat di bagian selatan dan timur Afghanistan di mana Taliban telah melawan serangan pasukan koalisi dengan bom jalanan dan penyergapan.

Tekanan terhadap AS dan sekutu Baratnya semakin besar untuk menarik pasukan keluar dari negara tersebut di tengah tingginya korban jiwa dari pihak tentara asing maupun warga sipil.

Di sisi lain, Belanda juga berada di bawah tekanan diplomatik dari AS untuk menjaga komitmennya dalam upaya keamanan internasional di Afghanistan setelah tanggal 1 Agustus tahun depan. Pada saat itu, peran Belanda sebagai "negara pemimpin" di propinsi Uruzgan akan berakhir.

Penarikan sekitar 1.300 tentara dari propinsi itu akan selesai pada 31 Desember 2009, pemerintah di The Hague telah meyakinkan parlemen. Disebutkan juga bahwa siapa anggota aliansi yang akan dipilih untuk menggantikan posisi Belanda sebagai pemimpin pasukan NATO berada di tangan NATO sendiri.

AS memuji cara tentara Belanda menjalankan misinya di Uruzgan berdasarkan model 3D (Defense atau pertahanan, Diplomacy atau diplomasi, dan Development atau pembangunan). Duta besar baru AS untuk Belanda minggu lalu mengatakan pada harian De Pers bahwa Belanda telah memainkan peran kepemimpinan dengan baik dalam NATO, mendorong negara-negara lain untuk mengikuti jejaknya.

"Karena itu, kami mengharapkan kelanjutan komitmen mereka di Afghanistan," ujar  Duta Besar Fay Hartog Levin.

"Kita memerlukan kepemimpinan militer, bantuan pembangunan, pelatihan bagi tentara dan militer Afghan, upaya rekonstruksi – semuanya," ujarnya melanjutkan.

Ia menambahkan bahwa, dalam istilah diplomatik, itu terserah pada Belanda sendiri untuk memutuskan bagaimana bentuk kelanjutan komitmen mereka.

Hampir secara simultan, duta besar AS untuk NATO, Ivo Daalder (yang merupakan keturunan Belanda seperti halnya Levin) mengatakan pada audiens The Hague hal yang kurang lebih sama, namun dengan nada yang lebih halus.

"Tentara Belanda telah bekerja sangat keras, dan mencapai banyak hal dalam memimpin upaya di Afghanistan," ujar Daalder.

"Karena itu, memutuskan tentang keterlibatan mendatang di Afghanistan, mungkin akan adil untuk menanyakan apakah cara yang terbaik untuk melindungi investasi ini adalah dengan terus terlibat di negara tersebut dan dengan upaya yang sama," ujarnya. (rin/rw/pv) www.suaramedia.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Media lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Ahad, 28 Aug 2016 22:53

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Ahad, 28 Aug 2016 22:47

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Ahad, 28 Aug 2016 22:11

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Ahad, 28 Aug 2016 20:47

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Ahad, 28 Aug 2016 18:47

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Ahad, 28 Aug 2016 12:45

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Ahad, 28 Aug 2016 09:57

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Ahad, 28 Aug 2016 09:15

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Ahad, 28 Aug 2016 07:54

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Sabtu, 27 Aug 2016 23:19

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Sabtu, 27 Aug 2016 20:25

Perhatikanlah Urusan Anda

Perhatikanlah Urusan Anda

Sabtu, 27 Aug 2016 20:18

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Sabtu, 27 Aug 2016 18:06

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Sabtu, 27 Aug 2016 17:00

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Sabtu, 27 Aug 2016 15:30

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

Sabtu, 27 Aug 2016 15:07

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Sabtu, 27 Aug 2016 14:50

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Sabtu, 27 Aug 2016 14:47

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Sabtu, 27 Aug 2016 14:46

71 Tahun Merdeka; Negeri Tak Berjamban

71 Tahun Merdeka; Negeri Tak Berjamban

Sabtu, 27 Aug 2016 13:40


Must Read!
X