Selasa, 01 Sep 2009

Ada Al-Ghuroba' di Sukoharjo, Jawa Tengah

Sukoharjo (voa-islam) – Kata Al-Ghuraba, yang artinya orang-orang yang asing, mulai disebut-sebut media setelah penangkapan Mohamad Jibril yang diduga terkait jaringan teroris yang meledakkan Hotel Marriott dan Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli lalu. Jibril pernah bergabung dalam organisasi Al-Ghuraba' ketika belajar di Pakistan.

Al Ghuroba merupakan kelompok studi mahasiswa Indonesia dan Malaysia di Pakistan. Salah satu anggotanya adalah Gun Gun Rusman Gunawan, adik Hambali. Dalam persidangan pada 2004, Gun Gun dianggap terbukti membantu pengaturan pendanaan dari Al Qaeda di Pakistan untuk pengeboman di Indonesia.

Di Sukoharjo, Jawa Tengah, ada sebuah perusahaan jamu yang bernama Al-Ghuroba'.  Namanya sama dengan nama organisasi  di Pakistan yang diduga terkait tindakan terorisme di Indonesia.

Perusahaan  jamu Al-Ghuraba' merasa perlu memberikan klarifikasi pada masyarakat, khawatir dikaitkan dengan jaringan teroris tersebut. Karena gencarnya pemberitaan tentang terorisme dan perburuan jaringannya semakin meningkatkan kecurigaan terhadap segala sesuatu yang ada hubungannya dengan terorisme.

Menurut pemilik pabrik jamu, Widodo, perusahaannya telah menggunakan nama Al Ghuroba sejak tahun 1994. "Tidak terkait sama sekali dengan aktifitas apapun dengan organisasi Al Ghuroba Pakistan dan cabang-cabangnya, maupun petingginya," kata Widodo, dalam rilisnya yang diterima VIVAnews, Selasa 1 September 2009.

Kata Widodo, perusahaannya didirikan untuk memproduksi dan mendistribusikan produk-produk herbal, yang akhirnya jadi produsen jamu yang didistribusikan di seluruh Indonesia. Perusahaan ini sudah  memiliki ijin dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

"Pihak kami Perusahaan Jamu Al-Ghuroba’ tidak mendukung terorisme, Alhamdulillah kami telah mendaftarkan nama Al-Ghuroba’ ke Dirjen HAKI melalui jasa Indopaten di kota Solo," kata Widodo.

Ditambahkan dia, Al-Ghuroba' justru menentang setiap tindakan teror yang mengatas namakan Islam ataupun jihad. Bahkan, Al-Ghuraba'menyatakan mendukung seluruh kegiatan Polri dan TNI dalam pemberantasan terorisme.

"Dengan adanya press release ini, kami berharap seluruh pihak tidak gegabah menyamakan antara Perusahaan Jamu Al-Ghuroba’ dan segenap aktifitasnya dengan Al Ghuroba yang sedang marak diberitakan oleh media massa akhir-akhir ini," tambah Widodo. (PurWD/vivanews)


Share this post..
relatednews
latestnews
advertorialinfo advertorial >>

Yayasan Al Mustadh'afiin adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, da'wah, dan sosial. Berdirinya lembaga ini dilatar-belakangi oleh keprihatinan mendalam atas nasib kaum Muslimin perkotaan yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Mereka tinggal di perkampungan kumuh dan padat, di pinggiran rel kereta api, kolong jembatan, dan emperan pertokoan. Mata pencaharian mereka umumnya adalah pemulung, pengemis, buruh, pengamen, pengojek, dan lain-lain.

Kondisi kehidupan yang demikian itu menyebabkan timbulnya berbagai penyakit
sosial dan rentan terhadap pemurtadan. Yayasan Al Mustadh'afiin hadir ke tengah-
tengah mereka dengan berbagai program pembinaan dan penyantunan.

Hingga saat ini Yayasan Al Mustadh'afiin yang didirikan sejak tahun 1987 sudah membina 18 perkampungan atau lokasi. Untuk wilayah Jakarta saja ada 10 wilayah binaan seperti Kampung Muka Ancol (belakang Pusat  Perbelanjaan Mangga Dua), Bongkaran Tanah Abang, Cilincing, Pela-pela Tanjung Priok, Cipinang Besar Selatan (CBS) Lapangan, CBS Samsat, cipinang Besar Utara, Prumpung, Bantaran Sungai Ciliwung Condet, dan Pedati.

Di lokasi tersebut dibangun musholla yang juga digunakan untuk majlis ta'lim, TK, dan TPA. Disamping itu yayasan ini juga memberikan beasiswa kepada pelajar SD, SMP, SMA, Pesantren, dan Perguruan Tinggi khusus untuk para calon guru.

Pada masa liburan, yayasan menyelenggarakan Pesantren Kilat, Khitanan Massal, Bazar/Pasar Murah, dan Kursus-kursus ketrampilan.

Untuk terpeliharanya keberlangsungan program pembinaan tersebut, maka
diperlukan partisipasi anda baik secara moril maupun materiil.

Bantuan bisa disampaikan ke Bank Muamalat Indonesia No. 301.00432.10 atas nama Yayasan Al Mustadh'afiin.

Jazakumullah khairan katsiiran.