KASHMIR (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Islam yang memerangi pasukan India di Kashmir akan menyatakan perang terhadap Pakistan jika negara itu melemahkan dukungan tradisional untuk jihad mereka, pemimpin senior mereka memperingatkan.
Syed Salahuddin, pemimpin dari Dewan Persatuan Jihad, sebuah kelompok yang memayungi kelompok-kelompok pejuang Islam Kashmir yang termasuk Lashkar e Taiba, mengatakan mereka telah melakukan "perang Pakistan di Kashmir" tapi Islamabad sekarang lebih peduli perdagangan daripada jihad.
"Kami (para pejuang Islam) berjuang dalam perang Pakistan di Kashmir dan jika mereka menarik dukungannya, perang itu akan dilakukan di dalam wilayah Pakistan," katanya dalam wawancara dengan Arab News.
Ancamannya tersebut muncul ketika pemimpin India dan Pakistan mempersiapkan pembicaraan di Islamabad pada hari Senin dengan proposal untuk menarik pasukan mereka dari gletser Siachen yang disengketakan, medan perang tertinggi di dunia dekat dengan Garis Kontrol yang membagi Kashmir.
Salahuddin dan para pemimpin pejuang Kashmir khawatir pemimpin Pakistan akan menarik diri dukungan lama negara itu untuk serangan militer terhadap pasukan India di Kashmir sebagai bagian dari kampanye diplomatik untuk mengurangi hambatan perdagangan dan kemudahan gerakan antara kedua musuh lama tersebut.
Kesiapan Pakistan untuk memberikan status perdagangan 'Bangsa paling Pavorit' bagi India dan pembukaan 'lintas batas' baru rute perdagangan di Kashmir telah mengirimkan pesan kepada para pemimpin pejuang Islam seperti Hizbul Mujahidin bahwa "Pakistan ingin berbisnis dengan India." Pakistan telah lama menggunakan kelompok seperti Hizbul Mujahidin dan Lashkar e Taiba sebagai bagian dari perang tanding dengan India atas kendali Kashmir, dengan perlindungan militer untuk kamp pelatihan mereka di 'Azad' atau Kashmir "Merdeka."
..Kami (para pejuang Islam) berjuang dalam perang Pakistan di Kashmir dan jika mereka menarik dukungannya, perang itu akan dilakukan di dalam wilayah Pakistan..
India menuduh elemen-elemen dalam keamanan Pakistan membantu kelompok pejuang Kashmir Lashkar e Taiba ketika kelompok itu melakukan plot dan meluncurkan serangan komando 'Fidayeen' pada 2008 di Mumbai di mana lebih dari 160 orang tewas. Pasukan Salahuddin sendiri memainkan peran kunci dalam perang Kargil tahun 1999 ketika militan dan pasukan Pakistan merebut posisi dalam Kashmir yang dijajah India.
Beberapa dukungan untuk kelompok pejuang Islam ditarik di bawah mantan penguasa militer Jenderal Musharraf di bawah tekanan internasional menyusul serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, tetapi Salahuddin khawatir dukungan yang tersisa sekarang akan diperdagangkan untuk peningkatan bisnis dengan India.
"Kashmir telah menjadi isu utama tetapi sekarang telah menjadi kurang penting ketika semua klaim dari mendukung perjuangan kita secara politik, diplomatik dan moral hanyalah pemanis bibir," katanya.
"Pembicaraan dengan India, bagaimanapun, pasti akan gagal, katanya, karena New Delhi "tidak serius" tentang perdamaian dan hanya tertarik untuk membeli "lebih banyak waktu untuk menerapkan desain mereka sendiri untuk kawasan itu," katanya. (by/tlgrp)
Dicari distributor untuk Jakarta, Bandung, Semarang, Kudus, Tasik, Solo, dll. Keripik singkong super pedas merek "Sutelo". Hub 08561517027
http://suteloantingantuk.blogspot.com
BARU!! Cara terbaik menikmati manfaat minyak buah merah. Halal dan khasiat adalah fokus kami. Terbuka kesempatan sebagai Agen dan Reseller (dropship)
http://www.biogamma.info
Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com
1000 khasiat MUTIA VCO utk kesehatan anda.
http://www.mutiavco.com
Propolis Melia, Diamond, Nano iTech, Nano Brazilian, herbal terkenal untuk kesehatan dan ikhtiar pengobatan banyak penyakit.
http://propolispropolis.blogspot.com
Peluang usaha islami terbaik 2012, menerima grosir dan eceran
http://www.indoislamicstore.com
IDC menyalurkan amanah aqiqah kepada mujahidin di penjara. Semoga ananda Muhammad Hanif menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, dan sukses menjadi mujahid yang istiqamah fisabilillah...
more
Sehubungan perubahan sistem di Bank Muamalat, maka terjadi perubahan nomor rekening IDC menjadi: 34.7000.3005 dan 34.7000.3006 atas nama Infaq Dakwah Center...
more
Setelah opname sepekan di rumah sakit, alhamdulillah kondisi As-Saief sudah membaik. Biaya perawatan balita anak mujahid sudah dilunasi dari dana amanah donatur IDC...
more
Amanah para donatur IDC untuk membantu permodalan keluarga mujahid telah disampaikan kepada Ummu Abdurrahman. Dari usaha home industri menjahit ini, ia berobsesi untuk bisa berinfaq terhadap...
more
Dalam harta yang kita ada hak orang lain. Zakat adalah senyum masa depan fakir miskin. Salurkan zakat, infaq dan sedekah ke program Zakat Cerdas untuk beasiswa Yatim-Dhuafa. Ini bukan zakat biasa!!...
more