Selasa, 09 Feb 2010

Donatur Masjid Warga Yaman yang Diculik di Philipina Dibebaskan

Kota Ilagan Philipina (Voa-Islam.com) - Seorang warga negara Yaman yang di culik selama sepekan oleh orang-orang tak dikenal telah di bebaskan oleh para penculiknya di Philipina selatan, kata pihak kepolisian.

Najid Al Udaini, seorang anggota Majelis Pemuda Muslim Dunia, telah di bebaskan di kota Takalag di provinsi Bukidnon setelah rangkaian negosiasi dari pihak pemerintah. Udaini di culik di Kota Marawi di provinsi Lanao Del Sur pada 29 Januari lalu, kata polisi.

"Ada negosisasi, dan warga yaman tersebut telah di bebaskan tanpa mengalami luka sedikitpun," kata Senior Superintendent Salik Macapantar, dari pasukan kepolisian wilayah tersebut. Lanao merupakan salah satu dari lima provinsi di wilayah Otonomi Muslim Mindanao.

..namun kuat dugaan dia diculik kerena aktivitasnya dalam pembangunan masjid-masjid dan madrasah-madarasah di wilayah komunitas Muslim di Mindanao sehingga ada pihak-pihak yang tidak senang dengan hal tersebut

Salik Macapantar mengatakan Najid Al Udaini saat ini sedang menjalani wawancara dengan pihak kepolisian. "Dia dibebaskan sekitar pukul 11 tadi malam dan dalam keadaan sehat. Udaini merupakan lelaki yang baik dan aktif dalam proyek kemanusiaan," katanya menambahkan. Najid Al Udaini beserta kelompoknya telah membangun beberapa masjid dan juga sekolah-sekolah di wilayah komunitas Muslim Mindanao.

Macapantar tidak mengatakan apakah ada tebusan untuk pembebasannya. Dia juga mengatakan bahwa polisi masih menyelidiki motif dan kelompok yang berada di balik penculikan tersebut.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab dalam penculikan Udiani, namun kuat dugaan dia diculik kerena aktivitasnya dalam pembangunan masjid-masjid dan madrasah-madarasah di wilayah komunitas Muslim di Mindanao sehingga ada pihak-pihak yang tidak senang dengan hal tersebut. (aa/me)

Share this post..
relatednews
latestnews
advertorialinfo advertorial >>

Yayasan Al Mustadh'afiin adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, da'wah, dan sosial. Berdirinya lembaga ini dilatar-belakangi oleh keprihatinan mendalam atas nasib kaum Muslimin perkotaan yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Mereka tinggal di perkampungan kumuh dan padat, di pinggiran rel kereta api, kolong jembatan, dan emperan pertokoan. Mata pencaharian mereka umumnya adalah pemulung, pengemis, buruh, pengamen, pengojek, dan lain-lain.

Kondisi kehidupan yang demikian itu menyebabkan timbulnya berbagai penyakit
sosial dan rentan terhadap pemurtadan. Yayasan Al Mustadh'afiin hadir ke tengah-
tengah mereka dengan berbagai program pembinaan dan penyantunan.

Hingga saat ini Yayasan Al Mustadh'afiin yang didirikan sejak tahun 1987 sudah membina 18 perkampungan atau lokasi. Untuk wilayah Jakarta saja ada 10 wilayah binaan seperti Kampung Muka Ancol (belakang Pusat  Perbelanjaan Mangga Dua), Bongkaran Tanah Abang, Cilincing, Pela-pela Tanjung Priok, Cipinang Besar Selatan (CBS) Lapangan, CBS Samsat, cipinang Besar Utara, Prumpung, Bantaran Sungai Ciliwung Condet, dan Pedati.

Di lokasi tersebut dibangun musholla yang juga digunakan untuk majlis ta'lim, TK, dan TPA. Disamping itu yayasan ini juga memberikan beasiswa kepada pelajar SD, SMP, SMA, Pesantren, dan Perguruan Tinggi khusus untuk para calon guru.

Pada masa liburan, yayasan menyelenggarakan Pesantren Kilat, Khitanan Massal, Bazar/Pasar Murah, dan Kursus-kursus ketrampilan.

Untuk terpeliharanya keberlangsungan program pembinaan tersebut, maka
diperlukan partisipasi anda baik secara moril maupun materiil.

Bantuan bisa disampaikan ke Bank Muamalat Indonesia No. 301.00432.10 atas nama Yayasan Al Mustadh'afiin.

Jazakumullah khairan katsiiran.