Senin, 08 Feb 2010

Diduga Sarang Koruptor, PPP Akan laporkan Singapura ke PBB

Jakarta (voa-islam.com) - Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi PPP, Nudirman mendesak Kejaksaan Agung untuk mengadukan negara Singapura ke Persatuan Bangsa-bangsa (PBB). Pasalnya, Singapura dituding jadi tempat perlindungan koruptor Indonesia.

"Itu negara (Singapura) kan hanya menampung uang haram. Kenapa tidak diadukan ke PBB," ujar Nudirman dalam RDP di Gedung DPR, di Jakarta, Senin (8/2).

Lebih lanjut, Nudirman meminta Kejaksaan Agung untuk meloloskan kesepakatan ekstradisi dengan Singapura. Menurut Nudirman, sejauh ini sudah terlalu banyak buron koruptor.

...Itu negara (Singapura) kan hanya menampung uang haram. Kenapa tidak diadukan ke PBB...

Menanggapi hal ini, Jaksa Agung, Hendarman Supandji mengatakan sudah mengedepankan hal ini dalam pertemuan STAR Initiative (pertemuan penegak hukum sedunia) 2008 lalu. Selain itu, Jaksa Agung juga menyampaikan hal ini ke United Nations Organization on Drugs and Crime (UNODC).

"Kita bicarakan Singapura sebagai negara penerima uang haram tapi belum ada tindak lanjutnya," sahut Hendarman membalas desakan Nudirman.

Sementara, Wakil Jaksa Agung, Dharmono mengiyakan kalau Singapura memang jadi tempat favorit para buron koruptor. "Iya, itu salah satu negara pilihannya," kata Dharmono.

Dituturkannya, saat ini ada 18 buron koruptor yang masih dalam pengejaran kejaksaan. Satu orang yang enggan disebutkan namanya oleh Dharmono baru-baru ini terlacak di Amerika Serikat. Ia terlacak saat hendak mengajukan kewarganegaraan tetap. [Ibnudzar/inh]

Share this post..
relatednews
latestnews
advertorialinfo advertorial >>

Yayasan Al Mustadh'afiin adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, da'wah, dan sosial. Berdirinya lembaga ini dilatar-belakangi oleh keprihatinan mendalam atas nasib kaum Muslimin perkotaan yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Mereka tinggal di perkampungan kumuh dan padat, di pinggiran rel kereta api, kolong jembatan, dan emperan pertokoan. Mata pencaharian mereka umumnya adalah pemulung, pengemis, buruh, pengamen, pengojek, dan lain-lain.

Kondisi kehidupan yang demikian itu menyebabkan timbulnya berbagai penyakit
sosial dan rentan terhadap pemurtadan. Yayasan Al Mustadh'afiin hadir ke tengah-
tengah mereka dengan berbagai program pembinaan dan penyantunan.

Hingga saat ini Yayasan Al Mustadh'afiin yang didirikan sejak tahun 1987 sudah membina 18 perkampungan atau lokasi. Untuk wilayah Jakarta saja ada 10 wilayah binaan seperti Kampung Muka Ancol (belakang Pusat  Perbelanjaan Mangga Dua), Bongkaran Tanah Abang, Cilincing, Pela-pela Tanjung Priok, Cipinang Besar Selatan (CBS) Lapangan, CBS Samsat, cipinang Besar Utara, Prumpung, Bantaran Sungai Ciliwung Condet, dan Pedati.

Di lokasi tersebut dibangun musholla yang juga digunakan untuk majlis ta'lim, TK, dan TPA. Disamping itu yayasan ini juga memberikan beasiswa kepada pelajar SD, SMP, SMA, Pesantren, dan Perguruan Tinggi khusus untuk para calon guru.

Pada masa liburan, yayasan menyelenggarakan Pesantren Kilat, Khitanan Massal, Bazar/Pasar Murah, dan Kursus-kursus ketrampilan.

Untuk terpeliharanya keberlangsungan program pembinaan tersebut, maka
diperlukan partisipasi anda baik secara moril maupun materiil.

Bantuan bisa disampaikan ke Bank Muamalat Indonesia No. 301.00432.10 atas nama Yayasan Al Mustadh'afiin.

Jazakumullah khairan katsiiran.