BEKASI [voa-islam.com] – Nampaknya Wakil Presiden Boediono sudah jadi langganan teriakan maling. Dua bulan yang lalu, di tempat terhormat, Boediono diteriaki “maling!” ketika sedang dalam pemeriksaan pansus angket di DPR RI (12/1/2010). Hari ini, di kawasan yang sering diidentikkan dengan “sampah,” Boediono kembali diteriaki “maling!”
Peristiwa naas dan tidak terhormat ini dialami Boediono saat memberikan sambutan dalam kunjungan di Bantar Gebang, Bekasi. Boediono sedang berpidato di atas podium yang diletakkan di bawah tenda,
Myanmar (Voa-Islam.com) - Setelah Komisi Hak Asasi Manusia dunia mendesak pemerintah Myanmar (Burma) mengambil tindakan serius untuk melindungi minoritas Muslim Rohingya, kini giliran Komisi Resmi Hak Asasi Manusia ASEAN mendesak hal serupa kepada junta militer negara tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan The Brunei Times, perwakilan Indonesia untuk Komisi Hak Asasi Manusia Antar Pemerintah ASEAN (Aichr), Rafendi Djamin, mengatakan Myanmar harus mengakhiri dikriminasi terhadap etnis minoritas disana.
"Jika Myanmar tidak bisa mengakhiri masalah (diskriminasi dan juga sengketa
Cotabaot (Voa-Islam.com) - Muslim Philipina dipimpin oleh para pemimpin senior dari Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) hari ini merayakan Hari Bangsamoro, atau hari ketika Pembantaian Jabidah yang terkenal terjadi di Pulau Corregidor 42 tahun yang lalu.
Perlu diingat bahwa pada tanggal 18 Maret 1968, total 28 pemuda Moro, yang disebut sebagai Komando Jabidah, dari hampir 300 pemuda Muslim yang direkrut dan sedang menjalani pelatihan perang gerilya di Pulau Corregidor dieksekusi oleh para petugas pelatih mereka dari personel Angkatan Bersenjata Philipina.
"Insiden Corregidor"
KUALA LUMPUR, Rabu, 17 Maret 2010
Komisi Pusat Bantuan Keluarga Gerakan Penghapusan ISA (PSK-GMI) mengecam tindakan Kementerian Dalam Negeri yang membiarkan anggota keluarga tahanan warga asing terumbang ambing di Malaysia.
Juru bicara PSK-GMI, Aliza Jaafar sewaktu membacakan pernyataan bersama turut menyelar sikap Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein yang bertanggung jawab terhadap pasukan polisi dan Departemen Imigrasi Malaysia yang membiarkan hal itu terjadi.
Beliau berkata demikian pada satu sidang media di parlemen sebentar tadi.
JAKARTA [voa-islam.com] - Ternyata penolakan Obama ke Indonesia tidak hanya dilakukan oleh ormas Islam. Bahkan Partai Demokrat AS, yang notabene partai pendukung Obama sendiri tidak setuju dengan kunjungan Obama ke Indonesia bulan Maret 2010 ini.
Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, kini mendapat tekanan dari para politisi pendukungnya di Partai Demokrat untuk tidak pergi ke Indonesia, Australia, dan Guam akhir bulan ini. Pasalnya, mereka minta Obama untuk berkonsentrasi menggolkan undang-undang layanan kesehatan, yang sudah diperjuangkan bertahun-tahun di Kongres.