JAKARTA (VoA-Islam) – Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab di markas FPI Petamburan III, Jakarta, menyesalkan dengan pemberitan di televisi yang secara tidak seimbang memojokkan FPI, terkait penyerbuan gerombolan preman yang mengatasnamakan masyarakat dayak di Bandara Palangkaraya, Kalimanten Tengah.
“FPI yang jadi korban , tapi FPI yang dihujat, ini menarik. Konyolnya lagi, ada stasiun televisi yang memutar tayangan aksi FPI tahun 2001, saat FPI melakukan perusakan terhadap tempat billiard di Jakarta. Ketika itu, Ustadz Ja’far ditangkap dan sudah diadili oleh pengadilan, setidaknya ada delapan ustad yang ditangkap. Aneh, kenapa Televisi terus memutar tayangan yang sudah sangat lama tersebut, kayak sudah kehabisan film saja. Hahaahaa,” ungkap Habib kecewa.
Belum lagi, insiden Monas yang sebetulnya sudah selesai, dimana Habib dan Munarman sudah ditahan dan divonis penjara. Habib Rizieq melihat, ada konspirasi besar dari kelompok liberal yang merasa langkahnya terganggu dengan kehadiran FPI, sehingga mereka tidak bisa menjalankan program-program liberalisasi di bidang agama. Mereka berkonspirasi untuk menghancurkan FPI. Setiap kali ada kesemptan sekecil apapun, mereka akan berteriak: ganyang FPI habis-habisan.
Bagi FPI, kata Habib, serangan di bandara Palangkaraya, itu menggelikan dan sekaligus sangat menuntungkan FPI. Mereka yang tadinya tidak simpatik malah simpatik pada FPI, atau yang tadinya sudah simpatik menjadi semakin simpatik pada FPI. Masyarakat Indonesia bukanlah masyarakat yang tolol, mereka bertanya-tanya, kenapa FPI yang jadi korban kok malah diganyang dan minta dibubarkan. Sedangkan masyarakat dayak yang jelas-jelas mengepung dan mejebol bandara, bahkan berupaya untuk melakukan pembunuhan kok malah dibiarkan, dan terkesan ada pembenaran.
“Ini sangat menguntungkan FPI. Karena itu FPI tidurnya tetap nyenyak. Tapi bagi kawan-kawan di luar FPI, atau simpatisan FPI, justru malah gusar, saking cintanya pada FPI, ketika ada kelompok liberal yang bernafsu FPI bubar,” ujar Habib.
Satu hal yang disesalkan Pimpinan FPI itu adalah sikap Mendagri Gemawan Fauzi yang terlalu cepat mengeluarkan teguran kedua terhadap FPI di momentum yang tidak tepat. “FPI sudah mendatangi Kemendagri untuk berdialog. Kita paparkan apa yang terjadi di Palangkaraya. Di akhir pertemuan, Menteri minta maaf, karena tidak tahu informasi sedalam ini. Walau Mendagri minta maaf seribu kali, tetap saja teguran kedua sudah dikeluarkan,” ujar Habib kesal. Desastian
Dicari distributor untuk Jakarta, Bandung, Semarang, Kudus, Tasik, Solo, dll. Keripik singkong super pedas merek "Sutelo". Hub 08561517027
http://suteloantingantuk.blogspot.com
BARU!! Cara terbaik menikmati manfaat minyak buah merah. Halal dan khasiat adalah fokus kami. Terbuka kesempatan sebagai Agen dan Reseller (dropship)
http://www.biogamma.info
Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com
1000 khasiat MUTIA VCO utk kesehatan anda.
http://www.mutiavco.com
Propolis Melia, Diamond, Nano iTech, Nano Brazilian, herbal terkenal untuk kesehatan dan ikhtiar pengobatan banyak penyakit.
http://propolispropolis.blogspot.com
Peluang usaha islami terbaik 2012, menerima grosir dan eceran
http://www.indoislamicstore.com
Sehubungan perubahan sistem di Bank Muamalat, maka terjadi perubahan nomor rekening IDC menjadi: 34.7000.3005 dan 34.7000.3006 atas nama Infaq Dakwah Center...
more
Setelah opname sepekan di rumah sakit, alhamdulillah kondisi As-Saief sudah membaik. Biaya perawatan balita anak mujahid sudah dilunasi dari dana amanah donatur IDC...
more
Amanah para donatur IDC untuk membantu permodalan keluarga mujahid telah disampaikan kepada Ummu Abdurrahman. Dari usaha home industri menjahit ini, ia berobsesi untuk bisa berinfaq terhadap...
more
Dalam harta yang kita ada hak orang lain. Zakat adalah senyum masa depan fakir miskin. Salurkan zakat, infaq dan sedekah ke program Zakat Cerdas untuk beasiswa Yatim-Dhuafa. Ini bukan zakat biasa!!...
more
Diumumkan bahwa mulai hari ini, Sabtu (23/3/2013), IDC merubah nama menjadi Infaq Dakwah Center, dan nomor rekening donasi yang baru atas nama Yayasan Infaq Dakwah Center....
more