Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.278 views

Taliban Masih Tetap Menyerang di Marjah

MARJAH (voa-islam.com): Ledakan bom terus bergemuruh hingga tiga atau empat kali sehari di kota yang pernah menjadi benteng Taliban ini - ini adalah sinyal yang tidak menyenangkan, bahwa kelompok perlawanan tidak menyerah meskipun kehilangan kendali atas kota ini dari pasukan AS dan pasukan Afghanistan sekitar dua minggu lalu.

Minggu ini, Letnan Jenderal Michael L. Oates, mengumumkan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas program Pentagon untuk memerangi bom pinggir jalan, ia mengatakan kepada komite kongres bahwa jumlah bahan peledak rakitan di Afghanistan telah hampir dua kali lipat dari tahun lalu dan "jumlah korban juga meningkat sama. "

Hal yang cukup meresahkan terjadi di Marjah, dimana operasi Amerika di wilayah Taliban di bagian selatan ini disebutkan telah berhasil mendorong Taliban keluar dari area tersebut. Pejuang Taliban memang jadi tersebar, namun mereka tidak meninggalkan pertempuran dan terus menggunakan bom rakitan sebagai senjata pilihan.

Bom baru ditanam setiap malam, namun Marinir mengatakan mereka bisa menemukan dan menjinakkannya. Bom sering ditempatkan di tempat di mana patroli Marinir berhenti di hari sebelumnya, atau pada lubang dari ledakan sebelumnya sehingga tidak nampak mencurigakan.

Sejak AS dan pasukan Afghanistan "menguasai" Marjah sekitar dua minggu lalu, mereka mulai bekerja membangun kepercayaan  masyarakat. Mereka berharap strategi ini akan terbayar dengan lebih banyak info tentang di mana Taliban menanam bom IED.

Tapi proses ini berjalan lambat. Letnan Kolonel Calvert Worth, komandan Batalyon 1, Resimen 6 Marinir, mengatakan pasukannya baru menemukan atau meledakkan lebih dari 120 bom buatan sendiri dalam 30 hari pertama mereka di Marjah.

"Kami telah menemukan sebagian besar dari bom tersebut, kami telah meledakkan beberapa di antaranya," katanya.

Setiap kali marinir bertemu dengan penduduk Marjah, mereka menghasut bahwa bom Taliban menimbulkan ancaman bagi warga sipil Afghanistan di kota lain juga.

"Ini tidak akan menghentikan kami, karena kami akan keluar dan berbicara dengan orang-orang," kata Kapten Carl Havens, komandan Perusahaan Alpha yang memiliki tiga unit kendaraan yang terkena bom dalam seminggu terakhir. "Kami berbicara tentang bagaimana Taliban tidak peduli tentang Anda atau kita."

Namun demikian, fakta bahwa Taliban masih bisa menanam sejumlah bahan peledak yang berfungsi kembali mengingatkan bahwa Taliban masih ada, sehingga sulit untuk meyakinkan warga sipil Afghanistan bahwa Taliban tidak akan pernah kembali berkuasa di sini.

Pada saat Marinir meningkatkan kemampuan mendeteksi bom, Taliban juga mulai beradaptasi dengan taktik Marinir.

Marinir juga menemukan "umpan" bom yang ditanam di tengah jalan. Yang membuat Marinir terpaksa keluar dari kendaraan mereka untuk memastikan kalau bom tersebut palsu. Sedang bom asli ditanam di sepanjang pinggir jalan dengan harapan beberapa dari Marinir mungkin akan berjalan diatasnya, menurut Kapten Michael Woodie, perwira intelijen Alpha Company.

Paling tidak salah satu bom telah dijatuhkan Marinir di dekat sebuah kanal. Lalu seseorang meledakkannya dari jauh, kemungkinan dengan ponsel, ketika kendaraan militer mendekatinya.

"Ada banyak mata dan telinga mengawasi kami," kata Woodie. "Pada saat patroli, ada orang 'mengintip' dari atas atap. Kadang-kadang anda melihat seorang lelaki mengawasi dan menghitung kami. Mereka mengawasi apa yang kami lakukan ketika kami menemukan IED."

Pada hari Kamis, dua kendaraan Mine-Resistant Ambush-Protected - kendaraan berat pengangkut personel lapis baja yang dikenal sebagai MRAPS - terkena bom dalam beberapa jam. Namun tidak ada yang luka parah karena kendaraan ini begitu kuat. Namun tetap saja kendaraan rusak dan perlu diganti.

"Mereka hanya akan mengharapkan kita untuk melakukan hal yang sama," kata Letnan Shawn Miller, pejabat eksekutif Alpha Company. Segera setelah ia berbicara, sebuah bom meledak di sebuah kendaraan milik perusahaan lain.

Dengan Amerika menggunakan kendaraan lapis baja lebih berat, Taliban hanya menanam bom-bom kecil untuk menargetkan patroli jalan kaki non-kendaraan.

Dalam satu serangan pekan ini, sebuah bom penuh dengan pecahan metal meledak di dekat sebuah patroli, melukai beberapa Marinir. Lalu penembak jitu mulai menembaki ke arah Marinir, kata Havens.

"IEDs sangat murah, dan mudah dibuat, itulah mengapa mereka menggunakannya," kata Worth.

[AP News]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Laporan: Syi'ah Hizbullat Bangun Landasan Pacu untuk Operasikan Drone Lawan Mujahidin Suriah

Laporan: Syi'ah Hizbullat Bangun Landasan Pacu untuk Operasikan Drone Lawan Mujahidin Suriah

Sabtu, 25 Apr 2015 15:15

Boko Haram Serang dan Rebut Kembali Kota Marte, Paksa Tentara Nigeria Melarikan Diri

Boko Haram Serang dan Rebut Kembali Kota Marte, Paksa Tentara Nigeria Melarikan Diri

Sabtu, 25 Apr 2015 14:30

Mustofa B. Nahrawardaya: Pemberantasan Terorisme Hanya Omong Kosong

Mustofa B. Nahrawardaya: Pemberantasan Terorisme Hanya Omong Kosong

Sabtu, 25 Apr 2015 12:50

Akhirnya, Camat Grogol Menolak Karaoke yang Meresahkan Warga Madegondo Solobaru

Akhirnya, Camat Grogol Menolak Karaoke yang Meresahkan Warga Madegondo Solobaru

Sabtu, 25 Apr 2015 11:01

ISIS Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur Rezim Assad Dekat Bandara Khalkhalak di Provinsi As-Suwayda

ISIS Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur Rezim Assad Dekat Bandara Khalkhalak di Provinsi As-Suwayda

Sabtu, 25 Apr 2015 09:00

Sheik Qardhawi : Ikhwan Mempersembahkan Nyawa Bagi Rakyat Mesir

Sheik Qardhawi : Ikhwan Mempersembahkan Nyawa Bagi Rakyat Mesir

Sabtu, 25 Apr 2015 07:34

Jenderal Iran Tewas di Daraa - Suriah Oleh Mujahidin

Jenderal Iran Tewas di Daraa - Suriah Oleh Mujahidin

Sabtu, 25 Apr 2015 07:27

Propaganda Syiah Iran Menjelang Perang Akhir Zaman

Propaganda Syiah Iran Menjelang Perang Akhir Zaman

Jum'at, 24 Apr 2015 23:02

Jokowi 'Si Petugas Partai' Diprediksi Tak Akan Lama Jadi Presiden

Jokowi 'Si Petugas Partai' Diprediksi Tak Akan Lama Jadi Presiden

Jum'at, 24 Apr 2015 23:00

Pidato Jokowi Tidak Akan Memiliki Pengaruh  Apa-Apa Terhadap PBB

Pidato Jokowi Tidak Akan Memiliki Pengaruh Apa-Apa Terhadap PBB

Jum'at, 24 Apr 2015 21:51

Voa-Islamic Parenting (42): 4 Langkah Istri Membantu Suami Dalam Urusan Akhirat

Voa-Islamic Parenting (42): 4 Langkah Istri Membantu Suami Dalam Urusan Akhirat

Jum'at, 24 Apr 2015 21:10

Taliban Mulai Ofensif Musim Semi Dengan Serangan Roket ke Pangkalan Udara AS di Kabul

Taliban Mulai Ofensif Musim Semi Dengan Serangan Roket ke Pangkalan Udara AS di Kabul

Jum'at, 24 Apr 2015 20:45

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Rebut 4 Pos Militer Suriah di Sekitar Kota Jisr Al-Shoghur

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Rebut 4 Pos Militer Suriah di Sekitar Kota Jisr Al-Shoghur

Jum'at, 24 Apr 2015 20:25

Takwa Night: Membentuk Muslim Penginspirasi

Takwa Night: Membentuk Muslim Penginspirasi

Jum'at, 24 Apr 2015 17:00

Mudir Pondok Tahfizhul Qur-an Ar Ridla Makassar Ditangkap Ditengah Jalan oleh Densus 88

Mudir Pondok Tahfizhul Qur-an Ar Ridla Makassar Ditangkap Ditengah Jalan oleh Densus 88

Jum'at, 24 Apr 2015 16:41

BG Wakapolri, Masyarakat Hujat Polri, Mantan Penasihat KPK: Wibawa Polisi Turun

BG Wakapolri, Masyarakat Hujat Polri, Mantan Penasihat KPK: Wibawa Polisi Turun

Jum'at, 24 Apr 2015 16:20

Ideologi Komunis Melenggang Bebas di Area Book Fair Pekalongan

Ideologi Komunis Melenggang Bebas di Area Book Fair Pekalongan

Jum'at, 24 Apr 2015 16:00

Ibu! Jaga Anak Kita dari Penyakit Gay, Homo, dan Banci

Ibu! Jaga Anak Kita dari Penyakit Gay, Homo, dan Banci

Jum'at, 24 Apr 2015 15:04

Aher Dorong Pemimpin-pemimpin KAA Untuk Kemerdekaan Palestina

Aher Dorong Pemimpin-pemimpin KAA Untuk Kemerdekaan Palestina

Jum'at, 24 Apr 2015 15:00

Sebut ISIS Tidak Ada di Indonesia, Dr. Amir Mahmud Harap BNPT Tidak Berlebihan Menyikapinya

Sebut ISIS Tidak Ada di Indonesia, Dr. Amir Mahmud Harap BNPT Tidak Berlebihan Menyikapinya

Jum'at, 24 Apr 2015 14:53



Must Read!
X