Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.503 views

Taliban Masih Tetap Menyerang di Marjah

MARJAH (voa-islam.com): Ledakan bom terus bergemuruh hingga tiga atau empat kali sehari di kota yang pernah menjadi benteng Taliban ini - ini adalah sinyal yang tidak menyenangkan, bahwa kelompok perlawanan tidak menyerah meskipun kehilangan kendali atas kota ini dari pasukan AS dan pasukan Afghanistan sekitar dua minggu lalu.

Minggu ini, Letnan Jenderal Michael L. Oates, mengumumkan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas program Pentagon untuk memerangi bom pinggir jalan, ia mengatakan kepada komite kongres bahwa jumlah bahan peledak rakitan di Afghanistan telah hampir dua kali lipat dari tahun lalu dan "jumlah korban juga meningkat sama. "

Hal yang cukup meresahkan terjadi di Marjah, dimana operasi Amerika di wilayah Taliban di bagian selatan ini disebutkan telah berhasil mendorong Taliban keluar dari area tersebut. Pejuang Taliban memang jadi tersebar, namun mereka tidak meninggalkan pertempuran dan terus menggunakan bom rakitan sebagai senjata pilihan.

Bom baru ditanam setiap malam, namun Marinir mengatakan mereka bisa menemukan dan menjinakkannya. Bom sering ditempatkan di tempat di mana patroli Marinir berhenti di hari sebelumnya, atau pada lubang dari ledakan sebelumnya sehingga tidak nampak mencurigakan.

Sejak AS dan pasukan Afghanistan "menguasai" Marjah sekitar dua minggu lalu, mereka mulai bekerja membangun kepercayaan  masyarakat. Mereka berharap strategi ini akan terbayar dengan lebih banyak info tentang di mana Taliban menanam bom IED.

Tapi proses ini berjalan lambat. Letnan Kolonel Calvert Worth, komandan Batalyon 1, Resimen 6 Marinir, mengatakan pasukannya baru menemukan atau meledakkan lebih dari 120 bom buatan sendiri dalam 30 hari pertama mereka di Marjah.

"Kami telah menemukan sebagian besar dari bom tersebut, kami telah meledakkan beberapa di antaranya," katanya.

Setiap kali marinir bertemu dengan penduduk Marjah, mereka menghasut bahwa bom Taliban menimbulkan ancaman bagi warga sipil Afghanistan di kota lain juga.

"Ini tidak akan menghentikan kami, karena kami akan keluar dan berbicara dengan orang-orang," kata Kapten Carl Havens, komandan Perusahaan Alpha yang memiliki tiga unit kendaraan yang terkena bom dalam seminggu terakhir. "Kami berbicara tentang bagaimana Taliban tidak peduli tentang Anda atau kita."

Namun demikian, fakta bahwa Taliban masih bisa menanam sejumlah bahan peledak yang berfungsi kembali mengingatkan bahwa Taliban masih ada, sehingga sulit untuk meyakinkan warga sipil Afghanistan bahwa Taliban tidak akan pernah kembali berkuasa di sini.

Pada saat Marinir meningkatkan kemampuan mendeteksi bom, Taliban juga mulai beradaptasi dengan taktik Marinir.

Marinir juga menemukan "umpan" bom yang ditanam di tengah jalan. Yang membuat Marinir terpaksa keluar dari kendaraan mereka untuk memastikan kalau bom tersebut palsu. Sedang bom asli ditanam di sepanjang pinggir jalan dengan harapan beberapa dari Marinir mungkin akan berjalan diatasnya, menurut Kapten Michael Woodie, perwira intelijen Alpha Company.

Paling tidak salah satu bom telah dijatuhkan Marinir di dekat sebuah kanal. Lalu seseorang meledakkannya dari jauh, kemungkinan dengan ponsel, ketika kendaraan militer mendekatinya.

"Ada banyak mata dan telinga mengawasi kami," kata Woodie. "Pada saat patroli, ada orang 'mengintip' dari atas atap. Kadang-kadang anda melihat seorang lelaki mengawasi dan menghitung kami. Mereka mengawasi apa yang kami lakukan ketika kami menemukan IED."

Pada hari Kamis, dua kendaraan Mine-Resistant Ambush-Protected - kendaraan berat pengangkut personel lapis baja yang dikenal sebagai MRAPS - terkena bom dalam beberapa jam. Namun tidak ada yang luka parah karena kendaraan ini begitu kuat. Namun tetap saja kendaraan rusak dan perlu diganti.

"Mereka hanya akan mengharapkan kita untuk melakukan hal yang sama," kata Letnan Shawn Miller, pejabat eksekutif Alpha Company. Segera setelah ia berbicara, sebuah bom meledak di sebuah kendaraan milik perusahaan lain.

Dengan Amerika menggunakan kendaraan lapis baja lebih berat, Taliban hanya menanam bom-bom kecil untuk menargetkan patroli jalan kaki non-kendaraan.

Dalam satu serangan pekan ini, sebuah bom penuh dengan pecahan metal meledak di dekat sebuah patroli, melukai beberapa Marinir. Lalu penembak jitu mulai menembaki ke arah Marinir, kata Havens.

"IEDs sangat murah, dan mudah dibuat, itulah mengapa mereka menggunakannya," kata Worth.

[AP News]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Spirit Aksi Bela Islam Dinilai Dapat Bantu Musnahkan Korupsi di Indonesia

Spirit Aksi Bela Islam Dinilai Dapat Bantu Musnahkan Korupsi di Indonesia

Jum'at, 09 Dec 2016 21:11

Polisi Mesir Tangkap Osama Mursi, Anak Presiden Terguling Muhammad Mursi

Polisi Mesir Tangkap Osama Mursi, Anak Presiden Terguling Muhammad Mursi

Jum'at, 09 Dec 2016 19:15

Nampak Ingin Kuasai Ekonomi, Warga Cina pun Tanam Benih Beracun di Indonesia

Nampak Ingin Kuasai Ekonomi, Warga Cina pun Tanam Benih Beracun di Indonesia

Jum'at, 09 Dec 2016 19:11

6 Polisi Mesir Tewas 4 Terluka dalam Serangan di Ibukota Kairo

6 Polisi Mesir Tewas 4 Terluka dalam Serangan di Ibukota Kairo

Jum'at, 09 Dec 2016 18:00

Selain Subversif, Warga Cina Berupaya Bunuh Pribumi dengan Benih Tanaman di Bogor

Selain Subversif, Warga Cina Berupaya Bunuh Pribumi dengan Benih Tanaman di Bogor

Jum'at, 09 Dec 2016 17:11

Inilah Alasan Mengapa Ahok Kutip Al-Maidah sehingga Dinyatakan Menista Islam

Inilah Alasan Mengapa Ahok Kutip Al-Maidah sehingga Dinyatakan Menista Islam

Jum'at, 09 Dec 2016 15:11

Turki Akan Kirim 300 Pasukan Khusus ke Suriah

Turki Akan Kirim 300 Pasukan Khusus ke Suriah

Jum'at, 09 Dec 2016 14:35

Rugi, Menyebut Nama Nabi Tak Sertakan Shalawat dan Salam!

Rugi, Menyebut Nama Nabi Tak Sertakan Shalawat dan Salam!

Jum'at, 09 Dec 2016 14:02

Tablig Akbar Semangat Bela Islam di Jogokariyan

Tablig Akbar Semangat Bela Islam di Jogokariyan

Jum'at, 09 Dec 2016 13:35

Empat WN Tiongkok Ditangkap di Bogor karena Tanam Cabai Berbakteri yang Dapat Rusak Tanaman Lain

Empat WN Tiongkok Ditangkap di Bogor karena Tanam Cabai Berbakteri yang Dapat Rusak Tanaman Lain

Jum'at, 09 Dec 2016 12:51

Apa yang Dituduhkan Polri terkait Makar ke Rachmawati Tidaklah Benar

Apa yang Dituduhkan Polri terkait Makar ke Rachmawati Tidaklah Benar

Jum'at, 09 Dec 2016 12:11

Baju Renang Muslimah Baru! Hijab Swimwear SYAR'I, Menutup Sempurna...

Baju Renang Muslimah Baru! Hijab Swimwear SYAR'I, Menutup Sempurna...

Jum'at, 09 Dec 2016 11:35

Ratusan Pejuang Islamic State (IS) 'Menghilang' dari Sirte Libya

Ratusan Pejuang Islamic State (IS) 'Menghilang' dari Sirte Libya

Jum'at, 09 Dec 2016 11:30

Parade Kita Indonesia Digagas Partai Politik Pendukung Ahok

Parade Kita Indonesia Digagas Partai Politik Pendukung Ahok

Jum'at, 09 Dec 2016 11:06

Pengumuman Klarifikasi Terkait Aksi 212 Menghilang dari Web Sari Roti

Pengumuman Klarifikasi Terkait Aksi 212 Menghilang dari Web Sari Roti

Jum'at, 09 Dec 2016 09:48

Ketua ILUNI Ini Ternyata Siap Mati untuk Islam di Aksi 411 dan 212

Ketua ILUNI Ini Ternyata Siap Mati untuk Islam di Aksi 411 dan 212

Jum'at, 09 Dec 2016 09:11

Baitul Maal Hidayatullah Buka Posko Bantuan di Pidie Jaya Aceh

Baitul Maal Hidayatullah Buka Posko Bantuan di Pidie Jaya Aceh

Jum'at, 09 Dec 2016 09:09

Tafsir Al Maidah 51 Menurut Imam Fakhruddin Ar Razi

Tafsir Al Maidah 51 Menurut Imam Fakhruddin Ar Razi

Jum'at, 09 Dec 2016 08:33

Dua Tahun Memimpin, Jokowi justru Nampak Rela Serahkan Nasib Bangsa Ini ke Ahok?

Dua Tahun Memimpin, Jokowi justru Nampak Rela Serahkan Nasib Bangsa Ini ke Ahok?

Jum'at, 09 Dec 2016 06:11

Wow, Sekolah Teladan Nasional Ini Setop Pasokan Produk Sari Roti

Wow, Sekolah Teladan Nasional Ini Setop Pasokan Produk Sari Roti

Jum'at, 09 Dec 2016 05:58


Must Read!
X