Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.462 views

Taliban Masih Tetap Menyerang di Marjah

MARJAH (voa-islam.com): Ledakan bom terus bergemuruh hingga tiga atau empat kali sehari di kota yang pernah menjadi benteng Taliban ini - ini adalah sinyal yang tidak menyenangkan, bahwa kelompok perlawanan tidak menyerah meskipun kehilangan kendali atas kota ini dari pasukan AS dan pasukan Afghanistan sekitar dua minggu lalu.

Minggu ini, Letnan Jenderal Michael L. Oates, mengumumkan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas program Pentagon untuk memerangi bom pinggir jalan, ia mengatakan kepada komite kongres bahwa jumlah bahan peledak rakitan di Afghanistan telah hampir dua kali lipat dari tahun lalu dan "jumlah korban juga meningkat sama. "

Hal yang cukup meresahkan terjadi di Marjah, dimana operasi Amerika di wilayah Taliban di bagian selatan ini disebutkan telah berhasil mendorong Taliban keluar dari area tersebut. Pejuang Taliban memang jadi tersebar, namun mereka tidak meninggalkan pertempuran dan terus menggunakan bom rakitan sebagai senjata pilihan.

Bom baru ditanam setiap malam, namun Marinir mengatakan mereka bisa menemukan dan menjinakkannya. Bom sering ditempatkan di tempat di mana patroli Marinir berhenti di hari sebelumnya, atau pada lubang dari ledakan sebelumnya sehingga tidak nampak mencurigakan.

Sejak AS dan pasukan Afghanistan "menguasai" Marjah sekitar dua minggu lalu, mereka mulai bekerja membangun kepercayaan  masyarakat. Mereka berharap strategi ini akan terbayar dengan lebih banyak info tentang di mana Taliban menanam bom IED.

Tapi proses ini berjalan lambat. Letnan Kolonel Calvert Worth, komandan Batalyon 1, Resimen 6 Marinir, mengatakan pasukannya baru menemukan atau meledakkan lebih dari 120 bom buatan sendiri dalam 30 hari pertama mereka di Marjah.

"Kami telah menemukan sebagian besar dari bom tersebut, kami telah meledakkan beberapa di antaranya," katanya.

Setiap kali marinir bertemu dengan penduduk Marjah, mereka menghasut bahwa bom Taliban menimbulkan ancaman bagi warga sipil Afghanistan di kota lain juga.

"Ini tidak akan menghentikan kami, karena kami akan keluar dan berbicara dengan orang-orang," kata Kapten Carl Havens, komandan Perusahaan Alpha yang memiliki tiga unit kendaraan yang terkena bom dalam seminggu terakhir. "Kami berbicara tentang bagaimana Taliban tidak peduli tentang Anda atau kita."

Namun demikian, fakta bahwa Taliban masih bisa menanam sejumlah bahan peledak yang berfungsi kembali mengingatkan bahwa Taliban masih ada, sehingga sulit untuk meyakinkan warga sipil Afghanistan bahwa Taliban tidak akan pernah kembali berkuasa di sini.

Pada saat Marinir meningkatkan kemampuan mendeteksi bom, Taliban juga mulai beradaptasi dengan taktik Marinir.

Marinir juga menemukan "umpan" bom yang ditanam di tengah jalan. Yang membuat Marinir terpaksa keluar dari kendaraan mereka untuk memastikan kalau bom tersebut palsu. Sedang bom asli ditanam di sepanjang pinggir jalan dengan harapan beberapa dari Marinir mungkin akan berjalan diatasnya, menurut Kapten Michael Woodie, perwira intelijen Alpha Company.

Paling tidak salah satu bom telah dijatuhkan Marinir di dekat sebuah kanal. Lalu seseorang meledakkannya dari jauh, kemungkinan dengan ponsel, ketika kendaraan militer mendekatinya.

"Ada banyak mata dan telinga mengawasi kami," kata Woodie. "Pada saat patroli, ada orang 'mengintip' dari atas atap. Kadang-kadang anda melihat seorang lelaki mengawasi dan menghitung kami. Mereka mengawasi apa yang kami lakukan ketika kami menemukan IED."

Pada hari Kamis, dua kendaraan Mine-Resistant Ambush-Protected - kendaraan berat pengangkut personel lapis baja yang dikenal sebagai MRAPS - terkena bom dalam beberapa jam. Namun tidak ada yang luka parah karena kendaraan ini begitu kuat. Namun tetap saja kendaraan rusak dan perlu diganti.

"Mereka hanya akan mengharapkan kita untuk melakukan hal yang sama," kata Letnan Shawn Miller, pejabat eksekutif Alpha Company. Segera setelah ia berbicara, sebuah bom meledak di sebuah kendaraan milik perusahaan lain.

Dengan Amerika menggunakan kendaraan lapis baja lebih berat, Taliban hanya menanam bom-bom kecil untuk menargetkan patroli jalan kaki non-kendaraan.

Dalam satu serangan pekan ini, sebuah bom penuh dengan pecahan metal meledak di dekat sebuah patroli, melukai beberapa Marinir. Lalu penembak jitu mulai menembaki ke arah Marinir, kata Havens.

"IEDs sangat murah, dan mudah dibuat, itulah mengapa mereka menggunakannya," kata Worth.

[AP News]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Latest News
1 Tentara Thailand Tewas 3 Terluka dalam Ledakan Bom di Distrik Rang-ngae Narathiwat

1 Tentara Thailand Tewas 3 Terluka dalam Ledakan Bom di Distrik Rang-ngae Narathiwat

Rabu, 29 Jun 2016 20:00

10 Warga Negara Asing Ikut Tewas dalam Serangan Bom di Bandara Ataturk Istanbul

10 Warga Negara Asing Ikut Tewas dalam Serangan Bom di Bandara Ataturk Istanbul

Rabu, 29 Jun 2016 19:15

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Daerah Baru di Pegunungan Al-Akrad Latakia

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Daerah Baru di Pegunungan Al-Akrad Latakia

Rabu, 29 Jun 2016 16:00

Kafe Sajikan Makanan dengan Kloset, Ulama: Dimana Logika Akal Sehatnya?

Kafe Sajikan Makanan dengan Kloset, Ulama: Dimana Logika Akal Sehatnya?

Rabu, 29 Jun 2016 15:09

Islamic Medical Service Isi Ramadhan dengan Khitanan Massal Mualaf Mentawai

Islamic Medical Service Isi Ramadhan dengan Khitanan Massal Mualaf Mentawai

Rabu, 29 Jun 2016 14:02

KPK Dinilai Tidak Pintar Dalam Menutupi Kebohongan Satu dengan Kebohongan Lainnya

KPK Dinilai Tidak Pintar Dalam Menutupi Kebohongan Satu dengan Kebohongan Lainnya

Rabu, 29 Jun 2016 08:29

Ternyata..,Surat Erdogan untuk Putin Tidak Termasuk 'Permintaan Maaf' atas Penembakan Jet Rusia

Ternyata..,Surat Erdogan untuk Putin Tidak Termasuk 'Permintaan Maaf' atas Penembakan Jet Rusia

Rabu, 29 Jun 2016 07:30

Gunakan Hukum Rimba pun Ahok Sudah Dinyatakan Bersalah Soal Kasus Sumber Waras

Gunakan Hukum Rimba pun Ahok Sudah Dinyatakan Bersalah Soal Kasus Sumber Waras

Rabu, 29 Jun 2016 05:29

28 Orang Tewas 60 Lainnya Luka-luka dalam Serangan Bom Jibaku di Bandara Ataturk Turki

28 Orang Tewas 60 Lainnya Luka-luka dalam Serangan Bom Jibaku di Bandara Ataturk Turki

Rabu, 29 Jun 2016 05:21

Jajak Pendapat: Donald Trump Tidak Layak Jadi Presiden AS

Jajak Pendapat: Donald Trump Tidak Layak Jadi Presiden AS

Selasa, 28 Jun 2016 19:30

Zionis Israel Larang Non-Muslim Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

Zionis Israel Larang Non-Muslim Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

Selasa, 28 Jun 2016 18:00

Tidak Hanya Minta Maaf, Turki juga Siap Bayar Kompensasi ke Moskow Terkait Penembakan Jet Rusia

Tidak Hanya Minta Maaf, Turki juga Siap Bayar Kompensasi ke Moskow Terkait Penembakan Jet Rusia

Selasa, 28 Jun 2016 16:45

Ramadan, Saat Tepat untuk Berhenti Merokok

Ramadan, Saat Tepat untuk Berhenti Merokok

Selasa, 28 Jun 2016 15:57

Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?

Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?

Selasa, 28 Jun 2016 14:26

Ulama Palestina: Indonesia Kakak yang Baik Bagi Bangsa Palestina

Ulama Palestina: Indonesia Kakak yang Baik Bagi Bangsa Palestina

Selasa, 28 Jun 2016 13:29

Wakil Wali Kota Bekasi Yakin Tidak Ada Konflik Agama Jika SKB 3 Menteri Ditaati

Wakil Wali Kota Bekasi Yakin Tidak Ada Konflik Agama Jika SKB 3 Menteri Ditaati

Selasa, 28 Jun 2016 11:28

Jaisyul Islam Tembak Jatuh Jet Tempur MiG 29 Rezim Assad di Timur Ghouta

Jaisyul Islam Tembak Jatuh Jet Tempur MiG 29 Rezim Assad di Timur Ghouta

Selasa, 28 Jun 2016 11:00

Soal Syiah, Pemerintah Diminta Waspada dan Ikuti Fatwa Ulama

Soal Syiah, Pemerintah Diminta Waspada dan Ikuti Fatwa Ulama

Selasa, 28 Jun 2016 10:19

Pejabat Irak: 12.000 Pejuang Islamic State (IS) Pertahankan Kota Mosul

Pejabat Irak: 12.000 Pejuang Islamic State (IS) Pertahankan Kota Mosul

Selasa, 28 Jun 2016 09:30

Resmi, LUIS Lapor Kasus Mie Mengandung Babi ke Polresta Surakarta

Resmi, LUIS Lapor Kasus Mie Mengandung Babi ke Polresta Surakarta

Selasa, 28 Jun 2016 09:15


Must Read!
X