Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.542 views

Pernyataan IIA Tentang Kesyahidan Wakil Imarah Afghan Molla Obaidullah

AFGHANISTAN.(voa-islam.com) – Pada hari Senin, 13 Februari 2012, Imarah Islam Afghanistan (IIA) merilis pernyataan yang menyampaikan takziyah (ucapan belasungkawa) atas kesyahidan pahlawan Islam, sang komandan, Menteri Pertahanan sekaligus wakil IIA, Molla Obaidullah, selama penjajahan brutal dibawah pimpinan salibis Amerika. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Beliau ditahan di Negara Baluchistan, oleh pemerintah Pakistan selama perjalanannya ke Pakistan pada tanggal 3 Februari 2007. Setelah penangkapannya, kabar berita tentang beliau terputus untuk waktu yang lama sampai keluarga beliau diberitahu pada akhirnya tentang wafatnya beliau di kota Karatchi pada hari Jum’at tanggal 5 Maret 2010 M karena penyakit jantung.

keluarganya telah menemukan bukti yang mendokumentasikan kejadian yang menyakitkan ini untuk meyakinkan bahwa kematiannya meskipun belum jelas apakah ini pahlawan dari negara Islam dan Jihad Afghanistan tewas sebagai akibat dari penyakit ini disebut benar-bena rmenderita itu? Atau bahwa ia syahid di bawah tekanan dan penyiksaan selama penahanannya?

Kemudian dalam pernyataan belasungkawa, Imarah Afghanistan menyatakan “Imarah Afghanistan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Molla Obaidullah Akhand yang terhormat, semua mujahidin, orang-orang Afghanistan dan ummat Islam secara keseluruhan dan juga beliau telah menyerahkan jiwanya kepada Tuannya(Allah) dalam keadaan berjihad di jalan-Nya. Kami meminta kepada Allah ‘Azza wajalla agar menerimanya dalam golongan syuhada’, serta menempatkannya dijannah-Nya yang luas. Semoga DIA memberikan kesabaran dan pelipur lara kepada keluarga, kerabat dan orang-orang kesayangannya, dan agar Allah pula memberikan ganjaran dalam cobaan ini”.

Sekilas Tentang Kehidupan Molla Haji Obaidullah Akhand

Beliau adalah putra Molla Haji Yar Mohammad Akhand dan cucu Haji Molla Fatah Mohammed Akhand, yang merupakan salah satu ulama terkenal Akhand dizamannya. Molla Obaidullah lahir dan membuka matanya di dunia ini pada tahun 1388 H di desa Alkoú daerah Nilgam, provinsi Kandahar.

Setelah mencapai usia remaja, kaum Komunis dan pasukan Soviet menguasai tanah air kami. Maka dalam situasi ini, Molla Obeidullah, sesuai dengan empati keislamannya, bergabung dengan Front pemimpin Muslim yang dikenal dengan Taliban, Mullah Haji Mohammad Sadiq Akhand untuk jihad di jalan Allah bersama mujahidin lainnnya melawan komunis penjajah dan agen mereka, dan hasil dari dedikasi dan keterampilan beliau, dalam waktu singkat belliau sampai ke pangkat komandan-dalam jama’ah tersebut.

Beliau, atas izin Allah, terkena luka-luka di masa-masa sulit dalam jihad melawan Rusia dan sekali pernah terkena luka-luka di tempat yang sangat panas dekat kota Kandahar ketika beliau bersama amirul mukminin, Mollah Muhammad Omar Mujahid, semoga Allah melindunginya, di satu parit. Asy-Syahid Obaidullah melanjutkan perjuangan dan perlawanan bersenjata melawan komunis di provinsi Kandahar sampai selesai.

Beliau meneruskan jihadnya di front Molla Mohammad Sadiq Akhand yang terkenal di Kandahar dengan nama ((front Taliban)). Ketika pendirian Taliban untuk menghilangkan kekacauan dan konflik sektarian di Afghanistan, Molla Obaidullah termasuk pendahulu yang awal yang telah menanggung cobaan terbesar dan tanggungjawab serta mengerahkan segala upaya untuk menghilangkan kekacauan, perselisihan dan kegoncangan publik serta serta penuh tanggungjawab memikul tugasnya untuk menjadi komandan Kandahar. Kemudian beliau tetap pada posisinya hingga penaklukan kota Kabul.

.....Mullah Obaidullah Akhand, disamping kesibukan jihad, beliau berupaya menyeleaikan studi ilmu hukum dan sangat ingin untuk melanjutkan pendidikan sampai menjelang penangkapan terakhir kalinya ia sibuk membaca beberapa buku-buku agama untuk dauroh Kecil. Akhirnya, Mujahid tulus nan tangguh ini menyerahkan jiwanya kepada Pembuatnya, sementara hidupnya tidak dihabiskan untuk apa-apa selain melayani agama Allah, jihad, ta’lim dan melakukan upaya untuk membangun sistem Islam.....

Setahun sebelum penaklukan Kabul, beliau menjadi tahanan di pasukan militan Ismail Khan selama serangan luas yang dilancarkan Ismail Khan pada hari Idul Fitri diwilayah bagian Farah. Tapi setelah penahanannya empat puluh hari di penjara, beliau dibebaskan dalam pertukaran umum tahanan antara kedua pihak. Ketika ibukota Afghanistan dimerdekakan oleh gerakan Islam, maka Amirul Mukminin, semoga Allah melindungi belia, menngangkat beliau menjadi menteri pertahanan di Imirah Islam, di mana dia melanjutkan tugasnya hingga masuknya pasukan penjajahan barat kafir dan boneka mereka di Kabul.

Al-Marhum Molla Obaidullah Akhand terluka tujuh kali dalam konfrontasi langsung dengan front musuh dalam front yang berbeda dari gerakan Islam. Dan untuk terakhir kalinya beliau terluka parah di dekat Kalkan Ketika evakuasi ibukota Kabul dan kota-kota besar berhasil dilakukan oleh Imarah Islam setelah serangan AS, Molla Obaidullah kembali dari Kabul ke Kandahar melalui char asbab dan Logar untuk maju ke medan amal dengan ruh yang baru untuk jihad melawan Amerika, dan kemudian ditunjuk oleh Amirul Mukminin sebagai wakilnya.

Mullah Obaidullah Akhand, disamping kesibukan jihad, beliau berupaya menyeleaikan studi ilmu hukum dan sangat ingin untuk melanjutkan pendidikan sampai menjelang penangkapan terakhir kalinya ia sibuk membaca beberapa buku-buku agama untuk dauroh Kecil. Akhirnya, Mujahid tulus nan tangguh ini menyerahkan jiwanya kepada Pembuatnya, sementara hidupnya tidak dihabiskan untuk apa-apa selain melayani agama Allah, jihad, ta’lim dan melakukan upaya untuk membangun sistem Islam. Semoga Allah mengharumkan kuburnya, jiwanya dan terus menerus dikenang. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. (usamah/shahamat)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Alhamdulillah, bantuan untuk Ummu Zakiyah, istri mujahid tertawan telah diserahkan dalam bentuk mesin jahit, santunan rutin bulanan dan beasiswa anaknya di pesantren. Semoga bermanfaat untuk...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Latest News


Must Read!
X