Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.128 views

Kekuatan Pejuang Suriah Membentuk Front Oposisi

Situasi di Suriah semakin suram. Di mana misi diplomatik yang dijalankan oleh mantan Sekjen Kofi Annan dan Liga Arab, gagal. Tidak berhasil menghentikan kekejaman yang dijalankan oleh rezim Syiah Alawiyyin di Suriah. Bashar al-Assad terus melakukan kekejaman dan membantai rakyatnya, tanpa henti.

Kegagalan itu, karena dunia internasional tidak serius, dan gagal menekan rezim Bashar al-Assad, dan terus menerus terjadinya kekerasan dan pembantaian terhadap rakyat di negeri itu.

Salah satu faktor, karena Rusia dan Hesbollah Lebanon, Irak, dan Iran terus memasok senjata  dan dukungan personil militer. Maka, Bashar al-Assad dengan dukungan internasional itu, tak berkepentingan menghentikan aksinya melakukan kekersan

Maka, para pejuang dan oposisi Suriah, kemudian mengambil langkah membnetuk apa yang disebut : "The Suriah Revolusioner Front", yang anggotanya terdiri dari kelompok-kelompok oposisi Suriah. Mereka mendeklarasikan berdirinya gerakan dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Istanbul, Turki,  Senin.

Berbicara pada konferensi pers, seorang aktivis oposisi Mustafa Falih et-Tai mengatakan, mereka mendirikan sebuah entitas baru untuk menyatukan faksi-faksi Islam terdiri berbagai aliran politik dan suku."Kami mengumumkan pembentukan Front Revolusioner, dan kami berada di setiap wilayah Suriah, serta tujuan kami  membawa kekuatan politik menuju revolusi Suriah", ujar et- Tai.

Gerakan yang baru lahir itu, bagian dari langkah yang dilakukan kelompok-kelompok para pejuang dan oposisi yang masih berserak di Suriah. Mereka belum terkristal dalam sebuah wadah gerakan yang menyatukan mereka dalam menghadapi rezim Bashaar al-Assad. Sampai hari ini belum ada komando yang utuh di Suriah menghadapi rezim Syiah di negeri.

Karena itu, gerakan-gerakan perlawanan di Suriah terasa belum efektif, dan sifatnya masih sporadis. Inilah yang menguntungkan rezim di Suriah. Seperti dikemukakan oleh Menlu Amerika Serikat, Hallary Clinton, di mana ia menolak melakukan intervensi militer ke Suriah, karena salah faktor tidak adanya kesatuan gerakan perlawanan di Suriah.

Masih terlalu  panjang jalan yang harus ditempuh  guna menghadapi rezim Syiah di Suriah, yang mendapatkan dukungan Rusia dan China, serta negara-negara Syiah di sekelilingnya, seperti Lebanon, Irak, dan Iran, yang ingin melanggenggkan hegemoni di Suriah. Inilah situasi di Suriah yang sangat rumit, dan tidak adanya kekompakan di kalangan negara-negara Arab. (af)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Selasa, 01 Sep 2015 23:48

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Selasa, 01 Sep 2015 23:30

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

Selasa, 01 Sep 2015 23:01

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Selasa, 01 Sep 2015 23:00

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Selasa, 01 Sep 2015 22:12

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 21:57

Buruh: Perbudakan Modern  Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Buruh: Perbudakan Modern Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Selasa, 01 Sep 2015 21:30

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Selasa, 01 Sep 2015 21:16

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Selasa, 01 Sep 2015 21:02

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Selasa, 01 Sep 2015 18:49

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Selasa, 01 Sep 2015 18:35

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Selasa, 01 Sep 2015 18:00

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Selasa, 01 Sep 2015 11:26

 Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK  dan Longmarc Menuju Istana

Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK dan Longmarc Menuju Istana

Selasa, 01 Sep 2015 10:19

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Selasa, 01 Sep 2015 09:15

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 07:20

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Selasa, 01 Sep 2015 05:34



Must Read!
X