Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.101 views

Keutamaan Syukur Kepada Allah

Syukur kepada  nikmat Allah yang tiada terputus dan pemberian-Nya yang tak pernah berhenti memiliki keutamaan dan kedudukan yang tinggi. Allah sendiri yang telah memerintahkan syukur ini di dalam kitab-Nya dan melarang perilaku kufur yang menjadi lawannya, memuji para pelakunya, dan menyandangkannya kepada hamba-hamba pilihan-Nya. Allah juga menjadikan syukur sebagai tujuan penciptaan makhluk dan puncak dari perintah-Nya. Dia telah menjanjikan pahala yang besar bagi pelakunya dan menjadikannya sebagai sebab bertambahnya nikmat dan karunia-Nya, serta menjadikannya sebagai penjaga dan pelanggeng nikmat tersebut.

Allah telah memerintahkan syukur di beberapa tempat dalam Al Qur'an. Seperti dalam firman-Nya;

وَاشْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

"Dan syukurilah nikmat Allah jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah." (QS. An Nahl: 114)

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

"Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." (QS. Al Baqarah: 152)

فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

"Maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan." (QS. Al Ankabut: 17)

Allah telah menggabungkan syukur dengan iman. Dia mengabarkan tidak ada alasan untuk mengadzab hamba-Nya jika mereka bersyukur dan beriman kepada-Nya.  Allah Ta'ala berfirman:

مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآَمَنْتُمْ وَكَانَ اللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمًا

"Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui." (QS. An Nisa': 147) Maksudnya: jika kalian melaksanakan dan memenuhi tujuan diciptakannya kalian, yaitu syukur dan iman, bagaimana Aku (Allah) akan menyiksamu?

Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan bahwa orang-orang yang bersyukur adalah orang yang sukses di antara hamba-hamba-Nya dalam menghadapi ujian Allah.

وَكَذَلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لِيَقُولُوا أَهَؤُلَاءِ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ بَيْنِنَا أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِالشَّاكِرِينَ

"Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: "Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?" (Allah berfirman): "Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?" (QS. Al An'am: 53)

Allah juga mengaitkan tambahan nikmat dengan syukur. Tambahan nikmat ini tiada terbatas sebagaimana tak terbatasnya rasa syukur kepada-Nya.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih"." (QS. Ibrahim: 7) Bertambahnya nikmat ada bersama syukur akan tetap berlaku untuk selama-lamanya. Karenanya dikatakan, "Saat engkau melihat keadaanmu tidak bertambah baik maka mulailah bersyukur."

Allah telah membagi manusia dalam dua kelompok: syukur dan kufur. Kufur dan pelakunya adalah sesuatu yang paling dibencinya. Sebaliknya, syukur dan para pelakunya adalah yang paling dicintai-Nya. Allah Ta'ala berfirman dalam Surat al Insan:

إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا

"Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir." (QS. Al Insan: 3)

إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ

"Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu." (QS. Az Zumar: 7)

وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

"Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman: 12)

وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

"Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia." (QS. An Naml: 40)

Allah Subhanahu wa Ta'ala juga mengabarkan bahwa orang yang beribadah kepada-Nya adalah hamba-hamba-Nya yang bersyukur. Sedangkan orang yang tidak bersyukur tidak masuk dalam golongan orang yang beribadah kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah." (QS. Al Baqarah: 172)

وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ

"Dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu." (QS. Az Zumar: 7)

Wasiat pertama yang Allah sampaikan kepada manusia setelah dia berakal adalah bersyukur kepada Allah dan kepada kedua orang tua. Allah Ta'ala berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (QS. Luqman: 14)

Allah telah mengaitkan beberapa balasan dari macam-macam ibadah dengan kehendak-Nya. Seperti firman-Nya, "Maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki." (QS. Al Taubah: 28); "Maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya, jika Dia menghendaki." (QS. Al An;am: 41); "Dia akan mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. Ali Imran: 129); "Dan Allah menerima tobat orang yang dikehendaki-Nya." (QS. Al Taubah: 15).

Adapun syukur, Allah telah memutlakkan balasan-Nya secara total sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya:  وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ "Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (QS. Ali Imran: 145); "Dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (QS. Ali Imran: 144).

Allah juga mengabarkan bahwa musuh-Nya, Iblis, menjadikan syukur sebagai sasaran tertinggi dalam menggoda manusia. Dia berusaha menjadikan mereka sebagai orang tidak bersyukur, karena tahu keagungan kedudukan syukur yang termasuk kedudukan yang paling mulia dan paling tinggi di sisi Allah. Allah berfirman:

ثُمَّ لَآَتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

"Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)." (QS. Al A'raf: 17)

Allah juga mengabarkan bahwa orang-orang yang bersyukur jumlahnya sedikit. Allah berfirman: "Dan sedikit sekali dari hamba-hamba Ku yang beryukur." (QS. Saba': 13); " . .  tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur." (QS. Al Baqarah: 243, Yusuf: 38, Ghafir: 61).

Allah mengabarkan bahwa untuk syukur inilah Allah menciptakan makhluk-Nya dan mencurahkan berbagai nikmat. Allah berfirman,

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur." (QS. An Nahl: 78)

وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya." (QS. Al Qashshash: 73)

وَهُوَ الَّذِي سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur." (QS. An Nahl: 14) dan ayat-ayat yang semakna dengan ini banyak sekali.

Syukur adalah jalan hidup yang ditempuh para utusan Allah dan nabi-Nya. Allah telah memuji rasul pertama yang diutus ke bumi dengan menyandangkan sifat syukur padanya. Allah Ta'ala berfirman:

"(yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur." (QS. Al Isra': 3)

Penghususnan Nuh di sini, dengan disebutkan namanya sedangkan konteks ditujukan kepada para hamba sebagai keturunannya, sebagai isyarat agar mengikutinya. Dia bapak manusia ke dua. Karena Allah tidak menciptakan manusia setelah terjadinya banjir besar pada zaman Nuh, kecuali dari keturunannya. Sebagaimana firman Allah, "Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan." (QS. Fushshilat: 77) Allah memerintahkan keturunannya agar mengikuti bapak mereka dalam hal syukur, karena dia adalah hamba yang banyak bersyukur.

Allah juga memuji Nabi kesayangan-Nya, Ibrahim dengan syukur kepada nikmat-Nya. Allah berfirman:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus." (QS. An Nahl: 120-121)

Allah mengabarkan bahwa Nabi Ibrahim sebagai Ummah, yakni teladan yang diikuti dalam kebaikan. Dia juga sebagai orang yang selalu taat kepada Allah, senantiasa menuju kepada Allah dan berpaling dari selain-Nya, kemudian pujian tersebut ditutup dengan sifat syukur kepara nikmat-nikmat-Nya. Maka Allah menjadikan syukur sebagai puncak pujian kepada kesayangan-Nya ini.

Allah telah memerintah kepada hamba-Nya, Musa 'alaihis salam, agar mensyukuri kenabian, risalah, dan diajak bicara langsung oleh Allah. Allah berfirman;

قَالَ يَا مُوسَى إِنِّي اصْطَفَيْتُكَ عَلَى النَّاسِ بِرِسَالَاتِي وَبِكَلَامِي فَخُذْ مَا آَتَيْتُكَ وَكُنْ مِنَ الشَّاكِرِينَ

"Allah berfirman: "Hai Musa sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur"." (QS. Al A'raf: 144) ayat semakna dengan ini, yang menerangkan syukur para Nabi 'alaihimus salam, sangat banyak yang menunjukkan hal itu adalah jalan hidup mereka.

Sedangkan keterangan tentang syukurnya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sangat banyak, laksanan lautan luas yang tak bertepi, karena beliau manusia yang paling kenal dengan Allah, paling takut, dan paling bersyukur kepada nikmat-nikmat-Nya serta paling tinggi kedudukannya di sisi Allah. Terdapat dalam Shahih al Bukhari, dari Aisyah radliyallah 'anha, dia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri shalat (malam) hingga kedua kaki beliau bengkak." Lalu Aisyah berkata kepada beliau, "Kenapa engkau lakukan ini, ya Rasulullah, bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?" Lalu beliau menjawab: 

أَفَلَا أُحِبُّ أَنْ أَكُونَ عَبْدًا شَكُورًا

"Tidak bolehkan aku senang menjadi hamba yang bersyukur." (HR. Bukhari)

"Tidak bolehkan aku senang menjadi hamba yang bersyukur." Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Salllam

Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam untuknya sebagimana dia telah mentauhidkan Allah dengan sebenarnya, mengenal-Nya dengan sempurna, berdakwah kepada-Nya, dan bersyukur dengan semestinya.

(PurWD/voa-islam)

* Disadur dari Kitab Fiqh al 'Ad'iyyah wa al Adzkaar, Syaikh Abdul Razaq bin Abdul Muhsin al Badr. Dan diterjemahkan oleh Badrul Tamam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Selasa, 03 May 2016 23:01

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Selasa, 03 May 2016 21:01

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Selasa, 03 May 2016 20:48

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Selasa, 03 May 2016 20:25

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Selasa, 03 May 2016 19:57

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Selasa, 03 May 2016 19:01

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Selasa, 03 May 2016 19:00

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

Selasa, 03 May 2016 18:50

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Selasa, 03 May 2016 17:30

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Selasa, 03 May 2016 17:03

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Selasa, 03 May 2016 16:43

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Selasa, 03 May 2016 16:01

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Selasa, 03 May 2016 16:00

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

Selasa, 03 May 2016 15:30

Bakorpa Tengah Lakukan Kajian untuk Perkarakan  Ade Armando

Bakorpa Tengah Lakukan Kajian untuk Perkarakan Ade Armando

Selasa, 03 May 2016 14:36

Norwegia Akan Kirim Pasukan Ke Suriah untuk Latih Pasukan Anti-Islamic State (IS)

Norwegia Akan Kirim Pasukan Ke Suriah untuk Latih Pasukan Anti-Islamic State (IS)

Selasa, 03 May 2016 14:35

Merokok di Area Masjid Dosanya Lebih Besar

Merokok di Area Masjid Dosanya Lebih Besar

Selasa, 03 May 2016 14:00

Kuatnya Investasi Asing, Bentuk Wajah Baru untuk Menjajah Indonesia

Kuatnya Investasi Asing, Bentuk Wajah Baru untuk Menjajah Indonesia

Selasa, 03 May 2016 13:01

Asing dan Konglomerat (Cina) Dapat Hak Sama, Pribumi pun Semakin Terpinggirkan

Asing dan Konglomerat (Cina) Dapat Hak Sama, Pribumi pun Semakin Terpinggirkan

Selasa, 03 May 2016 10:01

Tendang Al-Qur`an dan Bilang Al-Qur`an Benda Najis, Warga Surakarta Ini Dilaporkan ke Polisi

Tendang Al-Qur`an dan Bilang Al-Qur`an Benda Najis, Warga Surakarta Ini Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 03 May 2016 08:12


Must Read!
X