Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.876 views

Memahami Ungkapan ''Sudah Suratan Takdir''

وَكُلُّ شَيْءٍ يَجْرِيْ بِتَقْدِيْرِهِ وَمَشِيْئَتِهِ وَمَشِيْئَتُهُ تَنْفَذُ
لاَ مَشِيْئَةَ لِلْعِبَادِ إِلاَّ مَا شَاءَ لَهُمْ فَمَا شَاءَ لَهُمْ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ


"Segala sesuatu berjalan sesuai dengan takdir dan kehendak-Nya. Kehendak-Nya pasti terlaksana. Tidak ada kehendak bagi hamba-Nya melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Apa yang Dia kehendaki, pasti terjadi. Dan apa yang tidak Dia kehendaki tak akan terjadi." (Matan Aqidah Thahawiyyah ke-23)

   
Ibnu Abil ‘Izz al-Hanafiy menyatakan bahwa dengan matan yang ke-23 ini Abu Ja’far al-Thahawiy bermaksud menegaskan kemutlakan kehendak Allah. Kehendak yang dimaksud di sini adalah kehendak yang bersifat Kauniyah, bukan Syar’iyyah. Kehendak Kauniyyah adalah kehendak Allah menyangkut segala sesuatu yang terjadi di alam raya ini; tidak ada yang terjadi dan terwujud kecuali dengan kehendak Allah. Sedangkan kehendak Syar’iyyah adalah kehendak Allah menyangkut perintah dan larangan-Nya; tidak semua yang dikehendaki (baca: diperintahkan dan dilarang oleh Allah) terwujud sebagaimana dikehendaki-Nya. Tentang Masyiatullah yang mutlak ini Allah menjelaskannya dalam beberapa firman-Nya. Di antaranya;

وَمَا تَشَاؤُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيماً حَكِيماً

Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Insân: 30)

وَمَا تَشَاؤُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam.” (QS. at-Takwîr: 29)

وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلآئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَى وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلاً مَّا كَانُواْ لِيُؤْمِنُواْ إِلاَّ أَن يَشَاءَ اللّهُ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ

Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-An’âm: 111)

وَالَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا صُمٌّ وَبُكْمٌ فِي الظُّلُمَاتِ مَن يَشَإِ اللّهُ يُضْلِلْهُ وَمَن يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu, dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk mendapat petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.” (QS. al-An’âm: 39)

Kehendak Kauniyyah adalah kehendak Allah menyangkut segala sesuatu yang terjadi di alam raya ini; tidak ada yang terjadi dan terwujud kecuali dengan kehendak Allah.

Bagaimana bisa seorang muslim menyangka bahwa di dalam wilayah kekuasaan Allah ada sesuatu yang tidak dikehendaki-Nya. Keliru sekali orang yang berpandangan bahwa Allah ber-Masyiah atas keimanan orang-orang kafir. Namun kehendak orang-orang kafir itu mengalahkan kehendak Allah sehingga mereka pun tetap kafir.

Yang benar, takdir semua makhluk telah ditulis oleh Allah 50.000 tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi. Termasuk di dalamnya tentang siapa-siapa yang mendapat hidayah, siapa-siapa yang sesat, siapa-siapa yang beriman, dan siapa-siapa yang kafir. Semua tidak ada yang terlewatkan. Semua telah ditulis oleh Allah di Lauh Mahfuzh. Sudah suratan takdir.

. . . takdir semua makhluk telah ditulis oleh Allah 50.000 tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi.

Syubhat Iblis Dan Orang-orang Musyrik

Ujaran "sudah suratan takdir" jika tidak dipahami dengan baik, bisa membuka pintu kesesatan. Pintu yang telah dilalui oleh Iblis dan orang-orang musyrik. Hal ini sebagaimana digambarkan oleh Allah dalam beberapa firman-Nya,

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

Iblis berkata, “Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang benar-benar mukhlis di antara mereka".” (QS. al-Hijr:39-40)

سَيَقُولُ الَّذِينَ أَشْرَكُواْ لَوْ شَاء اللّهُ مَا أَشْرَكْنَا وَلاَ آبَاؤُنَا وَلاَ حَرَّمْنَا مِن شَيْءٍ كَذَلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِم حَتَّى ذَاقُواْ بَأْسَنَا قُلْ هَلْ عِندَكُم مِّنْ عِلْمٍ فَتُخْرِجُوهُ لَنَا إِن تَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ أَنتُمْ إَلاَّ تَخْرُصُونَ

Orang-orang yang mempersekutukan Allah, akan mengatakan, “Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apapun".” (QS. al-An’âm:148)

وَقَالُوا لَوْ شَاء الرَّحْمَنُ مَا عَبَدْنَاهُم مَّا لَهُم بِذَلِكَ مِنْ عِلْمٍ إِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

Dan mereka berkata, “Jikalau Allah Yang Maha Pemurah menghendaki tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)".” (QS. az-Zukhruf: 20)

Di hadapan Allah, Iblis menyatakan bahwa Allah-lah yang menghendaki dirinya menjadi makhluk yang sesat. Pernyataan Iblis ini tidak jauh beda dengan pernyataan orang-orang musyrik. Mereka menyatakan bahwa kemusyrikan dan kemaksiatan mereka dan bapak-bapak mereka tidak akan terjadi tanpa Masyiatullah.

Syubhat ‘sudah suratan takdir’ yang dibawakan oleh Iblis dan orang-orang musyrik ini bisa menimbulkan kerancuan jika kita tidak mengembalikan bagaimana memahami permasalahan ini kepada para ulama yang terpercaya.

Penjelasan Para Ulama

Para pensyarah Akidah Thahawiyyah menjelaskan bahwa Iblis dan orang-orang musyrik menyebut Masyiatullah tidak pada tempatnya. Mereka menyebut Masyiatullah bukan ketika mentauhidkan Allah atau menetapkan takdir Allah. Sebaliknya mereka berhujjah untuk kemaksiatan yang mereka lakukan, saat mereka menolak perintah-Nya. Mereka berhujjah dengan Masyiatullah atas keridhaan dan kecintaan-Nya. Mereka hanya mencari pembenaran.

Ini seperti ketika pada masa kekhilafahan al-Faruq ‘Umar bin Khaththab ada seorang pencuri ditanya alasan perbuatannya, dia menjawab bahwa perbuatannya itu telah dikehendaki oleh Allah. Al-Faruq pun memotong tangan pencuri itu. Saat pencuri itu berontak Al-Faruq tidak mempedulikannya. Dan setelah tangan pencuri itu terpotong barulah al-Faruq mendengarkannya. “Mengapa kau potong tanganku, aku mencuri karena dikehendaki oleh Allah?!” kata pencuri itu. Al-Faruq menjawab, “Aku juga memotongnya karena dikehendaki oleh Allah.” Dan pencuri itu pun hanya bisa membisu setelah mendengar jawaban al-Faruq.

Bantahan Untuk Dua Syubhat

Untuk syubhat Iblis para ulama menyatakan; Pertama, kita tidak mengambil agama kita dari Iblis. Kedua, benar bahwa Allah mentakdirkan kesesatan untuk Iblis, tetapi Allah tidak pernah memaksa Iblis untuk sesat. Kita lihat kembali bagaimana Allah memerintahkan Iblis untuk bersujud kepada Adam, namun ia enggan melakukannya. Iblis bermaksiat atas kehendaknya sendiri, dan Allah ber-masyiah atasnya (baca: membiarkannya terjadi). Tentu saja Allah mengancamnya, dan Iblis telah bersiap untuk menanggung akibat kemaksiatannya.

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ   قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ    قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ    وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

Allah berfirman, “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” Iblis berkata, “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” Allah berfirman, “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah kaum yang diusir, sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan".” (QS. Shâd: 75-78)

Bantahan Syubhat Iblis:

- Pertama, kita tidak mengambil agama kita dari Iblis.

- Kedua, benar bahwa Allah mentakdirkan kesesatan untuk Iblis, tetapi Allah tidak pernah memaksa Iblis untuk sesat.

Untuk syubhat orang-orang musyrik, para ulama menyatakan bahwa Allah telah mengutus para Rasul untuk tiap-tiap umat. Para Rasul mendapatkan tugas dari Allah untuk memberi peringatan kepada mereka supaya mereka hanya beribadah kepada Allah dan menjauhi thaghut. Para Rasul menunjukkan kepada mereka jalan menuju keridhaan Allah. Selanjutnya, terserah kepada mereka apakah mereka mau menempuhinya atau tidak.

إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِراً وَإِمَّا كَفُوراً

"Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” (QS. Al-Insân: 3)

Kesimpulannya, Allah tidak pernah menghendaki (baca: ridha) dengan kekafiran dan kemaksiatan yang telah mereka pilih sendiri. Hanya saja Allah membiarkan itu terjadi untuk hikmah yang banyak.

Allah tidak pernah menghendaki (baca: ridha) dengan kekafiran dan kemaksiatan yang telah mereka pilih sendiri.

Hanya Saat Ditimpa Musibah

Ujaran ‘sudah suratan takdir’ hanya boleh diucapkan saat kita ditimpa musibah. Dengan mengucapkannya saat itu, musibah berat yang menimpa akan terasa lebih ringan. Dengan meyakininya menghadirkan kesabaran pun lebih mudah.

Ini seperti yang dikatakan oleh Nabi Adam ‘alaihis salaam -sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari- saat Nabi Musa ‘alaihis salaam mengajukan penyesalannya atas kenyataan Nabi Adam dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi. Nabi Adam pun menjawabnya dengan menyatakan bahwa kenyataan pahit itu, musibah itu, sudah ditulis oleh Allah jauh sebelum beliau diciptakan.

Demikianlah, atas musibah yang terjadi kita mesti menyadarkannya kepada Allah dan bersabar atasnya. Sementara atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan, kita mesti bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah. Wallahu al Muwaffiq!!.

(PurWD/voa-islam.com)

•    Sumber: www.ar-risalah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Jum'at, 23 Oct 2020 13:30

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Jum'at, 23 Oct 2020 11:55

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Jum'at, 23 Oct 2020 11:32

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 23 Oct 2020 11:00

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Jum'at, 23 Oct 2020 10:56

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Jum'at, 23 Oct 2020 10:38

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 23/10/2020 18:24

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik