Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.511 views

Ukhuwah Lintas Agama, Mungkinkah?

Ada sebagian orang Islam (atau lebih tepatnya, mengaku Islam) meyakini dan menyeru untuk terbentuknya ukhuwah (persaudaraan) lintas agama. Mereka berdalil bahwa Allah telah menetapkan ukhuwah (persaudaraan) antara orang yang beda aqidah, yaitu ukhuwah sesuku, senegara, dan satu kepentingan. Yaitu dengan firman Allah Ta'ala:

وَإِلَى عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا

"Dan kepada kaum Ad (Kami utus) saudara mereka, Hud." (QS. Huud: 50); "Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka, shaleh." (QS. Huud: 61); "Dan kepada (penduduk) Mad-yan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib." (QS. Huud: 84); "Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?" (QS. Al Syu'araa: 106); "Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?" (QS. Al Syu'araa: 161). Kemudian mereka, orang yang pemahamannya terbalik, menyimpulkan dari ayat-ayat tersebut bahwa kita boleh menyebut orang Yahudi dan nashrani sebagai saudara kita, karena mereka satu negara dengan kita. Kita berlindung kepada Allah dari kesesatan ini.

Ukhuwah Hanya bagi Sesama Kaum Mukminin

Sesungguhnya meyakini bahwa ukhuwah hanya terjalin oleh sesama kaum mukminin, bukan antar orang beriman dengan orang kafir, termasuk pokok keimanan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara." (QS. Al Hujuraat: 10)

Imam al Qurthubi dalam tafsirnya berkata, "Sesungguhnya kaum mukminin bersaudara dalam agama dan kehormatan, bukan karena nasab. Karenanya dikatakan, "Ukhuwah karena dien lebih kuat daripada ukhuwah karena nasab. Karena ukhuwah berdasar nasab terputus karena beda agama. Sedangkan ukhuwah karena dien tidak akan terputus karena beda nasab"."

Imam Ibnu Katsir memaknakan ayat di atas bahwa mereka (kaum mukminin) bersaudara karena dien. Kemudian beliau menyebutkan beberapa hadits yang mendukung bahwa persaudaraan hanya berlaku bagi sesama kaum mukminin yang diikat dengan iman dan Islam. Di antara haidts-hadits tersebut:

اَلْمُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ لا يَظْلِمُهُ وَلا يُسْلِمُهُ

"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, ia tidak akan mendzaliminya dan tidak menyerahkannya (kepada musuh)." (HR. Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580 dari hadits Abdullah bin Umar bin Ktathab)

Dan dalam Shahih Muslim, "Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama dia hamba itu senantiasa menolong saudaranya." (HR. Muslim dari Abu Hurairah, no. 2699)

Dan dari Abu Darda', Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِذَا دَعَا الْمُسْلِمُ لِأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ قَالَ الْمَلَكُ: آمِيْن، وَلَكَ بِمِثْلِهِ

"Apabila seorang muslim mendoakan (kebaikan) untuk saudara yang tidak hadir di hadapannya (tanpa diketahui olehnya), maka ada seorang malaikat yang mengatakan: "Amiin (ya Allah kabulkanlah!), dan bagimu juga (semoga mendapatkan) yang semisalnya." (HR. Muslim no. 2732 dari Abu Darda')

Dan dari Nu'man bin Basyir, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

"Perumpamaan kaum Muslimin dalam cinta, kekompakan, dan kasih sayang bagaikan satu tubuh, jika salah satu anggota tubuhnya mengeluh sakit, maka seluruh anggota tubuh juga ikut menjaga dan berjaga." (HR. Bukhari no. 2442) dan dalam Shahih Muslim disebutkan, "Seorang mukmin atas mukmin lainnya ibarat satu bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam menggabungkan jari-jemari tangannya." (HR. Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i dari Abu Musa Al Asy’ari) selesai haidts-hadits yang disebutkan oleh Ibnu Katsir.

Adapun makna ukhuwah (persaudaraan) yang disebutkan antara para nabi dengan kaumnya dan yang disebutkan tentang mereka dalam beberapa ayat adalah sebagai ungkapan, hikayat, dan pemberitahuan bahwa para nabi diutus oleh Allah berasal dari kalangan kaumnya sendiri dan masih satu nasab dengan mereka. Sementara itu, Al Qur'an tidak pernah menyebutkan bahwa para Nabi berkata kepada kaumnya bahwa mereka adalah saudara kita. Bahkan, sikap para nabi terhadap kaumnya malah sebaliknya. Lihatlah sikap Nabi Ibrahim 'alaihis salam ketika berbicara kepada kaumnya:

إِنَّا بُرَآَءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ

"Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, . . ." (QS. Al Mumtahanah: 4) Mana persaudaraan dan kepentingan bersama dalam pernyataan Nabi Ibrahim?

Adapun makna ukhuwah (persaudaraan) yang disebutkan antara para nabi dengan kaumnya sebagai pemberitahuan bahwa para nabi diutus oleh Allah berasal dari kalangan kaumnya sendiri dan masih satu nasab dengan mereka.

Lihatlah perkataan Nabi Nuh 'alaihis salam kepada kaumnya: "Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi." (QS. Nuh: 26) Mana ukhuwah dan kepentingan bersama?

Lihatlah sikap penentang para nabi dan rasul. Kaum Nabi Luth berkata, "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih." (QS. Al Naml: 56)

Lihatlah sikap kaum Nabi Syu'aib 'alaihis salam, "Pemuka-pemuka dari kaum Syu'aib yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami." (QS. Al A'raaf: 88)

Lihatlah perilaku Quraisy kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam firman Allah Ta'ala, "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu." (QS. Al Anfaal: 30) di mana kepentingan bersama dan ukhuwah antara para rasul dan kaumnya yang mereka klaim?

. . bahwa slogan-slogan kesukuan dan nasionalisme adalah buatan musuh-musuh Islam dari kalangan Yahudi dan Nashrani yang dikampanyekan oleh orang Islam, baik karena kejahilan mereka, kemunafikan, atau mencari keridlaan terhadap kafirin.

Sekarang ini, lihatlah bagaimana penghinaan terhadap Islam dan pemeluknya di penjuru dunia yang tanpa melihat negara dan kemanusiaan? Sesungguhnya slogan ini dibuat untuk menipu kaum muslimin dan sebagai cover kedengkian orang kafir dan munafikin. Tidak diragukan lagi, bahwa slogan-slogan kesukuan dan nasionalisme adalah buatan musuh-musuh Islam dari kalangan Yahudi dan Nashrani yang dikampanyekan oleh orang Islam, baik karena kejahilan mereka, kemunafikan, atau mencari keridlaan terhadap kafirin. Namun yang jelas bahwa mereka tidak akan pernah ridla. Allah Ta'ala berfirman:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

 

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS. Al Baqarah: 120) karena mereka tidak akan ridla kecuali kalau umat Islam mengikuti ajaran mereka secara global. Dan celaan ada pada mengikuti hawa nafsu mereka, baik sedikit atau banyak.

Mengikuti hawa nafsu (kemauan) orang kafir berarti berharap keridlaan mereka sebagaimana yang dijelaskan oleh ayat di atas, didasarkan pada dua alasan:

Pertama, murka Allah dan keluar dari kecintaan Allah dan Rasul-Nya serta kaum mukminin dan terjerumus dalam area kaum kafir. Kedua, orang-orang kafir tidak akan ridla terhadap kaum muslimin dan akan tetap menimpakan gangguan, karena keinginan mereka agar kaum muslimin mengikuti agama mereka. Dan ini merupakan syarat mendapatkan keridlaan orang-orang kafir. Siapa melakukan itu, sungguh rugi dunia akhirat, dan itu merupakan kerugian yang sebenarnya.

Supaya Orang Kafir Tidak Berani Mengganggu Kaum Mukminin

Firman Allah di atas sangat jelas menunjukkan bahwa orang-orang kafir memang tidak pernah ridla kepada Islam dan kaum muslimin. Mereka senantiasa berusaha menimpakan gangguan kepada kaum mukminin dan selalu berusaha memurtadkan mereka dari Islam atau memberhangus mereka dari muka bumi. Karenanya, Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan kekuatan fisik guna menghadapi kaum kafirin yang senantiasa dengki dan memusuhi mereka. Allah Ta'ala berfirman,

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآَخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ

 

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya." (QS. Al Anfal: 60)

Kandungan ayat ini sangat jelas, Allah memerintahkan kaum mukminin untuk mempersiapkan segala kekuatan yang mampu untuk diwujudkan, baik kekuatan akal, badan, persenjataan, dan semisalnya yang bisa digunakan untuk memerangi orang-orang kafir yang senantiasa berusaha memerangi dan menghancurkan agama Islam dan pemeluknya. Tujuannya, agar niat orang kafir untuk memerangi dan membantai kaum muslimin tidak terwujud karena gentar dan takut melihat kekuatan kaum muslimin. Hal ini karena, jika umat Islam memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berperang akan membuat takut musuh-musuh dari kalangan kafirin dan munafikin untuk melakukan penyerangan. Jika mereka melihat umat Islam lemah, tidak memiliki kekuatan, dan tidak berlatih perang sehingga terlihat tidak mampu menghalau dan melawan musuh, maka mereka akan bersemangat untuk memerangi umat Islam.

Jika umat Islam memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berperang akan membuat takut musuh-musuh dari kalangan kafirin dan munafikin untuk melakukan penyerangan.

Hal sesuai dengan firman Allah Ta'ala:

". .  dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus." (QS. Al Nisa': 102)

Masihkan kita mengganggap bahwa orang-orang kafir sebagai saudara yang senantiasa berkeinginan membantu dan menolong kita? (PurWD/voa-islam.com)

Oleh: Badrul Tamam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15


MUI

Must Read!
X