Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
27.120 views

Kenapa Umat Islam Harus Membenci Yahudi?

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Publik Indonesia dibuat resah dengan Rencana Samuel Dahana alias Unggun Dahana, seorang konsultan perminyakan yang sangat cinta dengan negeri Yahudi, yang ingin merayakan HUT kemerdekaan Israel di Indonesia. Rencananya, acara yang digagas Unggun bersama kesembilan rekannya tersebut akan dihelat pada Sabtu, 14 Mei 2011 besok.

Menurut pengakuan Unggun, acara peringatan HUT Israel di Indonesia bertujuan membuka hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Dan juga sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan Kedaulatan Israel sebagai Negara Yahudi. Hal itu didasari kecintaannya terhadap Israel dan keyakinannya bahwa bendera Israel akan berkibar di seluruh dunia.

"Karena saya mencintai Israel. Agar saya diberkati sesuai keyakinan saya. Bendera Israel akan berkibar di seluruh dunia," katanya kepada Vivanews, Jum'at, 13 Mei 2011.

Unggun yang mengaku pria asal Yogya lulusan ITS ini menuturkan, acara perayaan kemerdekaan itu nantinya akan dimulai dengan upacara pengibaran bendera merah putih, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan naskah proklamasi Indonesia dan juga Pancasila.

Setelah itu acara dilanjutkan pengibaran bendera Israel dengan diiringi lagu kebangsaan Hatikvah. “Selanjutnya pembacaan deklarasi kemerdekaan Israel, doa untuk perdamaian dunia dan keamanan di Indonesia,” jelas Unggun yang mengaku baru sebulan ini terang-terangan mendukung Israel, kepada detikcom, Kamis (12/5/2011).

Gagasan Unggun dan kawan-kawannya tersebut memang sangat mengherankan. Karena tak wajar bila ada rakyat Indonesia yang merayakan kemerdekaan Negara lain, apalagi ini Israel yang banyak dibenci mayoritas penduduk negeri ini. Umumnya peringatan kemerdekaan negara lain di Indonesia dilakukan oleh kedutaan besar atau warga dari negara yang bersangkutan.

Sementara menurut politisi senior PKS, Hidayat Nur Wahid mencurigai adanya motif ekonomi di balik peringatan HUT Israel itu. “Mungkin cari simpati jaringan Yahudi internasional,” katanya.

Sementara dalam penelusuran voa-islam.com ditemukan motif mencari uang dari sensasi Unggun Dahana ini. Unggun yang jemaat Gereja Kristen Jawa di Bandung itu berterus terang menggalang dana kepada para simpatisan Kristen pro Israel dengan kalimat yang membawa-bawa nama Tuhan. Di account facebook miliknya, Kamis (12/5/2011)  tertulis, “Shalom saudaraku, bagi yang ingin MEMBERKATI dan DIBERKATI, silahkan memberkati melalui Rekening BCA 1981953784.
 Terimakasih.
 Tuhan Memberkati.” Padahal dalam pengakuannya, perayaan HUT Israel yang digagasnya itu hanya akan diikuti segelintir orang. “Saya ingin merayakan secara sederhana, paling sekitar 5-10 orang saja,” ujar Samuel yang mengaku bekerja sebagai konsultan migas itu.

Dalam penelusuran voa-islam.com ditemukan motif mencari uang dari sensasi Unggun Dahana ini.

Unggun yang jemaat Gereja Kristen Jawa di Bandung itu berterus terang menggalang dana kepada para simpatisan Kristen pro Israel dengan kalimat yang membawa-bawa nama Tuhan.

Kenapa Umat Islam Benci Yahudi

Seharusnya Unggun Dahana tahu bahwa Israel itu sangat dibenci umat Islam karena keingkaran mereka kepada Allah, membunuh para nabi, dan kezaliman mereka terhadap umat Islam, khususnya warga Palestina. Maka rasanya, ada sesuatu yang diinginkan dari perayaan HUT Israel oleh Unggun Dahana dan kawan-kawannya. Ada indikasi dia ingin memprovokasi umat Islam agar marah. Dan memang seharusnya umat Islam marah dan tidak rela negari mereka dijadikan ajang perayaan HUT kemerdekaan Negara penjajah Israel yang suka menumpahkan darah umat Islam.

Dalam tulisan ini, kami akan tunjukkan kepada siapa yang ingin mengetahui siapa sebenarnya Yahudi, berikut sifat-sifat buruk mereka yang telah direkam dalam Al-Qur'an dan Sunnah Nabawiyah. Kami tuliskan ini sebagai bagian nasihat kepada kaum muslimin agar tidak tertipu oleh syetan, dan tidak tertipu oleh orang munafik yang suka berlaku dusta dan berpura-pura. Kita memusuhi mereka karena disebabkan kekufuran, kefasikan dan kedzaliman mereka, baik dunia menyetujinya atau tidak, baik mereka menampakkan permusuhan atau persahabatan terhadap kita. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah membongkar isi hati mereka.

Dan memang seharusnya umat Islam tidak rela negeri mereka dijadikan ajang perayaan HUT kemerdekaan Negara penjajah Israel yang suka menumpahkan darah umat Islam.

Yahudi dalam Al-Qur'an

1. Yahudi adalah orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang mukmin. Termasuk juga orang-orang Nashrani yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah adalah satu dari yang tiga," dan orang-orang yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih Ibnu Maryam. Allah berfirman tentang mereka,

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al-Maidah: 82)

2. Mereka kufur kepada Allah dan para rasul-Nya serta membedakan antara beriman kepada Allah dan kepada para rasul.

إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلاً  أُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ حَقًّا وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasu-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)", serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir), merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan." (QS. Al-Nisa': 150-151)

3. Yahudi mengingkari para Nabi, mencela dan merusak kehormatan mereka serta kehormatan hamba-hamba Allah yang shalih dan shalihah.

وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا

"Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina)." (QS. Al-Nisa': 156)

4. Mengaku telah membunuh dan menyalib Nabi Isa 'alaihis salam, padahal tidaklah mereka berhasil berbuat seperti itu karena Allah tidak memperkenankan rencana jahat mereka.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

"Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Nisa': 157-158)

5. Yahudi gemar berbuat zalim dan banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, suka makan riba, dan memakan harta manusia dengan cara batil.

فَبِظُلْمٍ مِنَ الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ طَيِّبَاتٍ أُحِلَّتْ لَهُمْ وَبِصَدِّهِمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ كَثِيرًا () &