Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
24.321 views

Kondisi Orang yang Paling Terakhir Masuk Surga

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi yang menjadi rahmat bagi semesta alam, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Kenikmatan surga tidak terkira. Ia menjadi puncak dari sebuah kenikmatan. Nikmat sedikit di sana lebih baik dari dunia seisinya. Sehingga orang yang cerdas akan mengejar kenikmatannya walau ia harus mengorbankan sesuatu yang paling berharga miliknya dari kenikmatan dunia.

Diriwayatkan dalam Shahihain, dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam  tentang kenikmatan surga: Allah Ta'ala berfirman,

أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ

"Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih kenikmatan yang tak ada mata yang pernah melihatnya, telingan mendengarnya, dan terbersit dalam hati manusia."

Kemudian Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu melanjutkan, "Bacalah jika kalian mau:

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat menanti yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka atas apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Al-Sajdah: 17)

Dalam al-Shahih disebutkan, satu tempat cemeti di surga itu lebih baik dari dunia seisinya. Dalam riwayat lain, busur anak panah penghuni surga itu lebih baik dari apa yang karenanya matahari terbit dan tenggelam.

Sementara kedudukan penghuni surga yang paling rendah adalah seseorang yang memiliki sepuluh ribu pelayan. Di tangan setiap pelayan terdapat dua piring. Satu piring terbuat dari emas. Satunya lagi terbuat dari perak. (HR. Al-Thabrani dengan sanad kuat. Dinukil dari Sifat al-Jannah, Syaikh Wahid Abdussalam Baliy)

Sedangkan dalam riwayat Muslim disebutkan, orang yang mendapat tempat paling rendah di surga memiliki seperti yang dimiliki raja dari seorang raja di dunia, bahkan sepuluh kali lipatnya. Ia memperoleh setiap yang diinginkannya dan apa saja yang membuatnya bahagia.

Menguatkan hebatnya kenikmatan surga yang tak seorang pun tahan untuk tidak mendapatkannya. Kenikmatan tersebut tak mampu diucapkan dengan kata-kata, dituliskan dengan pena, dan dibayangkan dalam angan. Hal tersebut diterangkan dalam hadits yang dikeluarkan Imam al-Bukhari, Muslim, dan lainnya yang membicarakan tentang orang yang terakhir masuk surga dan berada pada tempat terendah di sana. Ia adalah orang terakhir yang dikeluarkan dari neraka dengan rahmat Allah Ta'ala, disebabkan bekas sujudnya yang tidak dilalap api neraka. Saat dikeluarkan, kondisinya gosong. Lalu ia disiram dengan air kehidupan sehingga tumbuh seperti benih yang disiram air.

Kemudian Allah Ta'ala memutuskan peradilan di antara hamba-hamba-Nya. Maka ada seorang laki-laki yang berada di antara surga dan neraka dengan wajah yang menghadap ke neraka. ketika itu ia meminta kepada Allah Ta'ala agar wajahnya dipalingkan dari neraka karena teracuni oleh anginnya dan terbakar oleh hawa panasnya. Lalu ia disumpah agar tidak meminta yang lainnya saat sudah diselamatkan. Ia pun menyanggupinya. Lalu Allah Ta'ala memalingkan wajahnya dari neraka dan dihadapkan ke surga sehingga ia bisa melihat kemewahannya. Maka ia terdiam. Kemudian ia meminta kepada Allah Ta'ala supaya didekatkan kepada pintu surga.

Ketika didekatkan ke pintu surga ia disumpah agar tidak meminta yang lainnya. Ia pun menyanggupinya. Ketika ia dibawa mendekat ke pintu surga dan telah sampai di sana, ia melihat keindahan pemandangan surga dan kesenangan di dalamnya. Ia pun terdiam. Kemudian ia meminta agar di masukkan ke dalamnya, padahal ia telah bersumpah untuk tidak meminta yang lainnya.

Dia meminta agar dimasukkan ke dalam surga agar tidak menjadi makhluk Allah yang sengsara. Allah Ta'ala tertawa karenanya. Lalu mengizinkannya masuk ke dalam surga. Di katakan kepadanya, "Berhayallah!" Lalu ia berhayal. Saat sudah sadar, Allah Ta'ala berfirman kepadanya, "Kamu menghayalkan (mengangan-angankan) ini dan itu. Semua itu yang semisalnya menjadi milikmu." Orang yang mendapatkan kenikmatan sepuluh kali lipat kenikmatan dunia ini adalah orang yang terakhir masuk surga dan paling rendah kedudukannya di surga.

Semua ini hendaknya membuat rindu orang-orang beriman kepada balasan baik di akhirat, yakni mendapat kenikmatan surga. Dunia yang fana dan sementara ini tidak memalingkan darinya. Sehingga seorang mukmin memiliki semboyan,

اللَّهُمَّ لاَ عَيْشَ إِلاَّ عَيْشُ الآخِرَهْ

"Ya Allah, tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat. . ." yang maksudnya: Ya Allah tidak ada kehidupan yang kekal dan yang kami cari kecuali kehidupan akhirat. Wallahu Ta'ala a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Tulisan Terkait:

1. Jaza' Ukhrawi (Balasan di Akhirat) Harus Lebih Diprioritaskan

2. Kondisi Orang yang Paling Terakhir Masuk Surga

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X