Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.721 views

Paham Agama, Syarat Utama Menjadi Baik di Sisi Allah Ta'ala

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Kepada kaum muslimin kami berpesan, supaya bertakwa kepada Allah setiap saat. Istiqamah dalam mengamalkan ajaran Islam. Hendaknya takut kepada Allah dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya di mana saja berada. Lalu melakukan introspeksi diri, sehingga tidak meninggalkan apa yang telah Allah wajibkan dan tidak menerjang apa yang telah Dia larang atas kalian.

Kami juga berwasiat agar terus bertafaqquh fiddin (mengkaji Islam), mempelajari kaidah-kaidah dasar Islam dan mengetahui masalah halal dan haram. Karena di sanalah letak kebaikan umat Islam. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

"Siapa yang kehendaki kebaikan padanya, maka Dia akan jadikan orang itu fakih terhadap dien." (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya, dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu 'Anhu)

Yufaqqihu, maknanya: menganugerahkan kecerdasan, pengetahuan, dan kefahaman terhadap urusan Islam (hukum-hukum syar'i). Faham di sini adalah faham yang membuahkan amal shalih agar kefahaman dan ilmunya tersebut tidak menjadi bumerang bagi dirinya. Karena siapa yang tidak mengamalkan ilmu yang telah dipahaminya, ia termasuk orang yang mendapat murka, sebagaimana yang tersebut dalam hadits shahih, "Al-Qur'an itu menjadi pembelamu atau yang memberatkanmu."

Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan tegas mencela orang yang memahami kebenaran dan telah menyampaikannya kepada yang lain, namun ia sendiri tidak mengamalkannya. Allah Ta'ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ  كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

 "Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan." (QS. Al-Shaff: 2-3)

. . . siapa yang tidak mengamalkan ilmu yang telah dipahaminya, ia termasuk orang yang mendapat murka . .

Saat menjelaskan hadits di atas, banyak ulama menyebutkan juga hadits lain, dari Abu Musa al-Asy'ari, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya perumpamaan petunjuk dan ilmu yang dengannya Allah mengutusku adalah seperti air hujan yang turun ke tanah. Di antaranya  ada tanah yang subur yang menyerap air sehingga menumbuhkan tanaman dan rerumputan yang banyak. Ada juga tanah tandus yang menahan air sehingga orang-orang bisa memanfaatkannya; mereka minum darinya, memberi minum ternaknya, dan mengairi tanaman. Ada juga tanah yang keras; tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan tanam-tanaman. Demikianlah perumpamaan orang yang memahami agama Allah, lalu ia mengambil manfaat apa yang dengannya Allah mengutusku, sehingga ia belajar dan mengajarkannya. Dari sisi lain ada orang yang tidak mau mengambil manfaat darinya, serta orang yang sama sekali tidak menerima petunjuk Allah yang dengannya aku diutus." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam kitab Miftah Daar al-Sa'adah (1/60-61), milik Ibnul Qayyim, beliau menjelaskan, manusia dilihat dari sisi kesiapan dan kesediaannya menerima risalah (ajaran) yang dibawa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam tiga bagian; Pertama, ada orang yang menghafal, memahami maksudnya, dan mampu menyimpulkan hukum, hikmah dan faedah-faedahnya. Mereka inilah yang diumpamakan sebagai tanah yang bisa menerima air. Hafalan itu seperti tanah yang menumbuhkan tanaman yang sangat banyak. Sedangkan pemahaman, ma'rifah, istimbath adalah seperti penumbuhan tanaman dengan air. Inilah perumpamaan para huffaz, fuqaha', dan ahlul hadits.

Kedua, orang yang diberi hafalan dan ucapan, lalu mencatatnya, tetapi mereka tidak dberi pemahaman makna dan kemampuan menyimpulkan hukum, mengungkap hikmah dan faidahnya. Mereka itu seperti orang yang membaca dan menghafalkan Al-Qur'an, juga memperhatikan huruf dan i'rabnya, tetapi mereka tidak diberi pemahaman khusus dari Allah.

Manusia memiliki pemahaman yang sangat beragam. Cukup banyak yang hanya mampu memahami satu atau dua hukum, dan ada juga yang sanggup memahami seratus atau dua ratus hukum. Mereka itu seperti tanah yang menahan air air untuk kepentingan orang banyak, untuk minum, memberi minum ternak, dan menyiram tanaman.

Kedua macam manusia di atas termasuk orang-orang yang bahagia. Macam pertama, derajatnya lebih tinggi dan terhoقmat, "Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar." (QS. Al-Jumu'ah: 4)

Ketiga, manusia yang tidak mendapatkan bagian; baik berupa hafalan, pemahaman, riwayah, maupun dirayah. Jika diumpamakan mereka ini laksana tanah tandus yang tidak bisa menumbuhkan tumbuhan dan tidak pula menyimpan air. Mereka itu orang-orang celaka.

Macam dua pertama, orang-orang yang sama-sama belajar dan mengajar, masing-masing sesuai dengan apa yang dimilikinya. Satu bagian mengetahui lafaz-lafaz Al-Qur'an dan menghafalnya. Satunya lagi, memiliki pengetahuan tentang makna, hukum, dan ilmu-ilmunya.

Adapun golongan ketiga adalah orang-orang yang tidak mempunyai ilmu dan tidak pula bergelut dalam dunia pengajaran. Mereka itulah yang tidak mau menyambut dan menerima petunjuk Allah. Mereka itu lebih buruk dari binatang ternak dan akan menjadi bahan bakar neraka.

Hadits di atas mencakup  penjelasan tentang kemuliaan ilmu agama dan mengajarkannya serta keagungan statusnya. Juga mencakup kesengsaraan orang-orang yang tidak memilikinya. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyebutkan beberapa macam manusia ditinjau dari sisi ilmu tersebut, bahwasanya di antara mereka ada yang memperoleh kebahagiaan dan ada pula yang celaka dan sengsara. (disarikan secara ringkas)

Maka siapa yang Allah Ta'ala kehendaki kebaikan padanya, Dia akan buka hidayah hatinya dan menjadikan ia paham terhadap dien ini, Allah jadikan pemahaman terhadap nash syar'i pada hatinya, sehingga ia mampu memahami Al-Qur'an dan hadits.

. . . siapa yang tidak mengetahui urusan dien (Islam) maka ia termasuk orang yang tidak dikehendaki oleh Allah menjadi baik. . . 

Sebaliknya, siapa yang tidak mengetahui urusan dien (Islam) maka ia termasuk orang yang tidak dikehendaki oleh Allah menjadi baik. Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Baari berkata, "Mafhum hadits bahwa orang yang tidak bertafakkuh fiddin, yakni tidak belajar kaidah-kaidah Islam dan cabang-cabangnya, maka sungguh ia diharamkan kebaikan. Abu Ya'la mengeluarkan hadits Mu'awiyah dari jalur lain yang dhaif, ditambahkan di ujungnya,  "Siapa yang tidak dijadikan paham terhadap dien, maka Allah tidak peduli kepadanya." Makna hadits ini adalah shahih, karena siapa yang tidak mengetahui perkara-perkara (ajaran) agamanya, maka ia bukan seorang fakih dan tidak pula mencari pengetahuan, sehingga pantas ia disifati bahwa ia tidak dikehendaki mendapatkan kebaikan." Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Bulgaria Larang Pemakaian Niqab di Tempat Umum

Bulgaria Larang Pemakaian Niqab di Tempat Umum

Sabtu, 01 Oct 2016 08:35

Anak Islam Surakarta Sambut Tahun Baru Islam 1438

Anak Islam Surakarta Sambut Tahun Baru Islam 1438

Sabtu, 01 Oct 2016 08:28

Warga Palestina Kecam Kehadiran Presiden Mahmoud Abbas di Penguburan Shimon Perez

Warga Palestina Kecam Kehadiran Presiden Mahmoud Abbas di Penguburan Shimon Perez

Sabtu, 01 Oct 2016 07:28

Habib Rizieq: Penggusuran Boleh, Asal Solutif

Habib Rizieq: Penggusuran Boleh, Asal Solutif

Jum'at, 30 Sep 2016 21:03

Ingin Memahami Islam? Kuasai Bahasa Arab

Ingin Memahami Islam? Kuasai Bahasa Arab

Jum'at, 30 Sep 2016 19:49

Ahok Tidak Memiliki Kompetensi Mengutip Ayat Al-Quran

Ahok Tidak Memiliki Kompetensi Mengutip Ayat Al-Quran

Jum'at, 30 Sep 2016 19:19

Main Gusur Perkampungan, Jangan Salahkan jika Warga Tidak Lagi Percaya dengan Hukum

Main Gusur Perkampungan, Jangan Salahkan jika Warga Tidak Lagi Percaya dengan Hukum

Jum'at, 30 Sep 2016 19:15

Komandan Lapangan Milisi Syi'ah Irak Tewas di Aleppo Suriah

Komandan Lapangan Milisi Syi'ah Irak Tewas di Aleppo Suriah

Jum'at, 30 Sep 2016 19:07

Lihatlah, Kondisi Generasi dalam Asuhan Kapitalisme

Lihatlah, Kondisi Generasi dalam Asuhan Kapitalisme

Jum'at, 30 Sep 2016 18:48

Indonesia Internasional Book Fair Resmi Dibuka

Indonesia Internasional Book Fair Resmi Dibuka

Jum'at, 30 Sep 2016 18:37

Banjir Permanen dan Abainya Pemerintah

Banjir Permanen dan Abainya Pemerintah

Jum'at, 30 Sep 2016 17:30

Pasangan Calon Bupati Bireuen Dites Kemampuan Baca Alauran

Pasangan Calon Bupati Bireuen Dites Kemampuan Baca Alauran

Jum'at, 30 Sep 2016 17:20

Karena Peran Masjid, 350 Tahun dijajah Nasrani Belanda Tapi Islam Indonesia Masih Mayoritas

Karena Peran Masjid, 350 Tahun dijajah Nasrani Belanda Tapi Islam Indonesia Masih Mayoritas

Jum'at, 30 Sep 2016 14:05

Jabhat Fateh Al-Sham Bebaskan Wartawati Jerman dan Anaknya Dari Penculik Bersenjata di Suriah

Jabhat Fateh Al-Sham Bebaskan Wartawati Jerman dan Anaknya Dari Penculik Bersenjata di Suriah

Jum'at, 30 Sep 2016 14:00

Mualaf Kelly: Bible Ternyata Berisi Kebencian dan Kekerasan terhadap Perempuan

Mualaf Kelly: Bible Ternyata Berisi Kebencian dan Kekerasan terhadap Perempuan

Jum'at, 30 Sep 2016 10:38

Pejuang Islamic State (IS) Gali Parit Pertahanan di Sekitar Kota Margada Hasakah

Pejuang Islamic State (IS) Gali Parit Pertahanan di Sekitar Kota Margada Hasakah

Jum'at, 30 Sep 2016 09:56

Lahirnya UU Tax Amnesty, Lahirlah Ketidakadilan untuk Rakyat yang Taat Pajak

Lahirnya UU Tax Amnesty, Lahirlah Ketidakadilan untuk Rakyat yang Taat Pajak

Jum'at, 30 Sep 2016 08:01

Hadirilah! Tabligh 'Konsep Perjuangan Islam di Era Kekinian' di Bekasi

Hadirilah! Tabligh 'Konsep Perjuangan Islam di Era Kekinian' di Bekasi

Jum'at, 30 Sep 2016 07:54

KB PII Bedah Film Jalan Dakwah Pesantren

KB PII Bedah Film Jalan Dakwah Pesantren

Jum'at, 30 Sep 2016 07:52

Muzakarah Ulama Putuskan Dukung Kedua Pasang Calon Gubernur Muslim

Muzakarah Ulama Putuskan Dukung Kedua Pasang Calon Gubernur Muslim

Jum'at, 30 Sep 2016 06:43


Must Read!
X