Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
171.417 views

Murtadin Omega Suparno Wajib Dibunuh Karena Murtad dan Menghina Islam

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam- keluarga dan para sahabatnya.

Kita wajib bersyukur kepada Allah, selanjutnya berterima kasih kepada Trio Mujahid  Jepara -Ustadz Amir Mahmud, Sony Sudarsono, dan Agus Suprapto- yang telah mewakili umat Islam menunaikan tuntunan ajarannya. Mereka siap mengambil resiko mengeksekusi Omega Suparno yang telah murtad, menghina Islam, dan memurtadkan kaum muslimin.

Omega Suparno meninggalkan kebenaran Islam bukan karena jahil dan bukan paksaan. Ia murtad setelah mengetahui Islam. Ini dibuktikan dengan riwayat pendidikannya yang pernah mengenyam bangku sebuah pesantren di kota Kudus. Ia pun sempat kuliah di IAIN Yogyakarta. Belum rampung kuliah di perguruan Tinggi Islam ini ia pindah kuliah ke Sekolah Tinggi Theologia Baptis Indonesia (STBI) Semarang untuk mengejar obsesi menjadi pendeta. Sampai menjelang tewasnya, ia aktif sebagai penginjil dan telah memurtadkan umat Islam yang lain. Dalam aktifitasnya tersebut tak jarang ia menyisipkan pelecehan dan penghinaan terhadap Allah, Rasulullah, dan ajaran Islam yang mulia.

Dalam Islam, hukuman atas orang murtad sangat jelas. Orang murtad wajib dibunuh setelah diberi kesempatan taubat dan ia tidak mau kembali kepada Islam. Hukuman berat ini dijatuhkan atasnya karena setelah mengetahui kebenaran ia meninggalkan kebenaran tersebut dan menentangnya. Keberadaannya laksana anggota tubuh yang sudah busuk sehingga harus diamputasi agar masyarakat muslim terhindar dari dampak buruknya. Akidahnya telah rusak dan dikhawatirkan akan merusak akidah kaum muslimin. Sehingga orang semacam ini tak pantas dibiarkan, maka ia wajib dibunuh.

. . . Orang Murtad laksana anggota tubuh yang sudah busuk sehingga harus diamputasi agar masyarakat muslim terhindar dari dampak buruknya. . .

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ بَدَّلَ دِينَهُ فَاقْتُلُوهُ

Siapa yang merubah agamanya, maka bunuhlah.” (HR. Bukhari dan Ashabus Sunan)

Disebutkan dalam Shahih Muslim, saat Mu’adz bin Jabal menemui Abu Musa di Yaman dan memperslahkan Mu’adz duduk di atas bantal yang telah disiapkannya, ia melihat ada seorang laki-laki yang terikat di sampingnya. Mu’adz bertanya; “kenapa dengan orang ini?” Abu Musa menjawab; “dahulu dia seorang Yahudi, lantas masuk Islam dan kembali lagi memeluk agama Yahudinya.”

Abu Musa mempersilahkannya duduk di atas bantalnya, namun Mu’adz menjawab; “Saya tidak akan duduk hingga dia dibunuh untuk menunaikan ketetapan Allah dan Rasul-Nya” (ia mengulang tiga kali). Maka Abu Musa memerintahkan untuk membunuh si Yahudi tersebut.“

Imam Nawawi menjelaskan tentang sikap terhadap orang murtad dari hadits di ini, “Di dalamnya: kewajiban membunuh orang murtad. Para ulama sepakat untuk membunuhnya. Tetapi mereka berbeda pendapat dalam masalah istitabah (meminta bertaubat)-nya; apakah itu wajib ataukah sunnah?”

Hadits lain yang menguatkan kesimpulan di atas adalah sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

لَا يَحِلُّ دَمُ اِمْرِئٍ مُسْلِمٍ; يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَأَنِّي رَسُولُ اَللَّهِ, إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ: اَلثَّيِّبُ اَلزَّانِي, وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ, وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ; اَلْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ

Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi tiada Ilah kecuali Allah dan aku sebagai utusan Allah kecuali karena satu dari tiga hal: Pembunuhan dibalas bunuh (qishash), duda (dan janda) yang berzina, dan orang yang meningalkan agamanya, memisahkan diri dari jama'ah.” (Muttafaq ‘Alaih)

Semakin dibenarkannya membunuh si murtad Omega Suparno karena ia terang-terangan berani menghina dan mencerca Allah, Rasul-Nya dan ajaran Islam yang mulia.

Dalam pemberitaan voa-islam kemarin (Selasa, 25 Jun 2013) dengan title “Allahu Akbar!!! Trio Mujahid Jepara Eksekusi Murtadin Penghujat Islam”, saat Ustadz Amir Mahmud mengajak dialog dan mengonfirmasi atas sepak terjangnya sesudah murtad, Suparno malah ngelunjak. Dengan provokatif, ia memaparkan bahwa imannya dalam Kristen sudah mantap dan tidak bisa diganggu gugat lagi. Bahwa semua manusia hanya bisa selamat di surga bila mengimani Yesus sebagai tuhan dan juruselamat. Dosa manusia hanya bisa dibersihkan dengan tebusan kematian Yesus di ting salib, dan keselamatannya sudah dijamin 100 persen oleh Yesus.

Untuk mempertegas kesaksiannya, Supar –sapaan akrabnya– mengumbar pernyataan yang mendiskreditkan Al-Qur'an.  “Al-Qur'an itu tidak ada yang benar, salah semua. Kalau di sini ada Al-Qur'an, saya injak-injak saja,” ejeknya sambil memeragakan kaki menginjak-injak lantai rumahnya.”

Tak puas menghina Al-Qur'an, Supar melanjutkan sasaran hujatannya kepada Allah SWT. “Allah itu sebenarnya kan tidak ada, Allah itu baru diadakan setelah adanya bangsa Arab,” ujar Amir menirukan Suparno.

Ketika topik pembicaraan beralih kepada kenabian Muhammad SAW, Supar menyebut Muhammad bukan seorang nabi, karena kualitasnya hanya selevel dengan Kiyai Jawa. “Nabi Muhammad itu tidak boleh dikultuskan, karena kenabiannya setara dengan gelar kiyai di Jawa,” tegasnya.

. . . Semakin dibenarkannya membunuh si murtad Omega Suparno karena ia terang-terangan berani menghina dan mencerca Allah, Rasul-Nya dan ajaran Islam yang mulia. . .

Penjelasan Ulama Tentang Orang yang Menghina Islam

Banyak keterangan dari para ulama Islam terdahulu yang menjelaskan sikap umat Islam terhadap orang-orang yang menghina agamanya. Bahkan sebagiannya menukilkan kesepakat ulama dalam menyikapi orang tersebut, seperti imam al-Khathaabi. Beliau mengatakan, “Aku tidak mengetahui seorang pun di antara kaum muslimin yang berselisih pendapat tentang wajibnya membunuh orang yang menghina Allah dan Rasul-Nya.”

Diriwayatkan dari Husain, bahwasanya Ibnu Umar berkata, “Barangsiapa mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, maka dia harus dibunuh.” Sampai pada perkataan beliau, “Dengan keharusan inderawi dan penglihatan, kita mengetahui bahwa jika mereka secara terang-terangan menghina Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau menghina Rasul Shallallahu 'Alaihi Wasallam, atau menghina sesuatu dari agama Islam, berarti mereka telah merendahkan kita, menghinakan kita dan bahkan menghina agama kita. Dengan demikian, mereka telah merusak perjanjian dan membatalkan dzimmah (jaminan perlindungan) mereka. Jika  mereka membatalkan dzimmah mereka, maka tidak ada keraguan lagi bahwa darah, tawanan, dan harta mereka telah halal.”

Imam Ahmad pernah mengatakan, “Barangsiapa mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan melecehkannya –baik dia seorang muslim atau kafir- maka dia wajib dibunuh. Saya berpandangan bahwa dia langsung dibunuh dan tidak perlu diminta untuk bertaubat lebih dulu.”

Beliau juga mengatakan, “Setiap orang (kafir dzimmi) yang melanggar perjanjian dan membuat perkara baru di dalam Islam, maka orang seperti ini menurutku wajib dibunuh. Karena bukan untuk hal itu mereka diberi perjanjian dan jaminan perlindungan.”

Demikian juga dengan Abu Shafra' yang berkata, “Aku bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hambal) perihal seorang lelaki ahli dzimmah yang mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, apa yang harus dilakukan terhadapnya?” Beliau menjawab, “Jika perbuatannya itu terbukti, maka orang yang mencaci Nabi, baik dia seorang muslim ataupun kafir, dia harus dibunuh.” Dan beliau beralasan dengan hadits seorang buta yang membunuh budak wanitanya dengan beralasan, “Aku mendengar dia mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.”

 

Imam Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang seorang Yahudi ahli dzimmah yang kebetulan melewati seorang muadzin, lantas ia berkata, “Bohong kamu.” Beliau menjawab, “Dia harus dibunuh, oleh karena dia telah mencerca.” (Dinukil dari Fatwa Mati Buat Penghujat, Abdul Mun'im Halimah "Abu Bashir" hal. 52-59)

. . . keputusan yang diambil Trio Mujahid Jepara yang mengeksekusinya lantaran ia murtad sesudah mendalami Islam dan menghina ajaran Islam adalah keputusan yang benar . . .

Bila dibandingkan, kejadian penghinaan dan cacian yang dilakukan Omega Suparno tentunya itu jauh lebih dahsyat daripada apa yang ditanyakan kepada Imam Ahmad di atas. Karenanya keputusan yang diambil Trio Mujahid Jepara yang mengeksekusinya lantaran ia murtad sesudah mendalami Islam dan menghina ajaran Islam adalah keputusan yang benar. Segenap umat Islam harus memberikan dukungan terhadap para mujahidin pemberani dan berterima kasih kepada mereka karena telah mewakili kewajiban mereka membela agama Allah. Wallahu Ta’ala A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

BERITA TERKAIT:

  1. Allahu Akbar!!! Trio Mujahid Jepara Eksekusi Murtadin Penghujat Islam.
  2. Ustadz Said Sungkar: Trio Mujahid Jepara Adalah Pahlawan Islam.
  3. TPM: Waspadalah!! Ini Bukan Pembunuhan Biasa, Ada Unsur SARA
  4. Munarman: Eksekusi Murtadin Jepara Harus Jadi Peringatan Para Pendeta
  5. Omega Suparno Memang Wajib Dibunuh Karena Murtad & Menghina Islam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 23:39

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Kamis, 09 Apr 2020 22:50

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Kamis, 09 Apr 2020 22:24

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Kamis, 09 Apr 2020 22:02

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Kamis, 09 Apr 2020 21:45

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Kamis, 09 Apr 2020 21:42

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

Kamis, 09 Apr 2020 21:25

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 21:06

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Kamis, 09 Apr 2020 20:45

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Kamis, 09 Apr 2020 20:33

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 20:25

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Kamis, 09 Apr 2020 19:33

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Kamis, 09 Apr 2020 19:19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Kamis, 09 Apr 2020 18:02

Political Dancing

Political Dancing

Kamis, 09 Apr 2020 16:47

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Kamis, 09 Apr 2020 13:50

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kamis, 09 Apr 2020 13:47

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Kamis, 09 Apr 2020 09:15

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Kamis, 09 Apr 2020 05:07

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 01:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X