Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
14.180 views

Kaidah - Kaidah Halal dan Haram (2)

Kaidah Ketujuh
Menurut pendapat yang shahih, setiap binatang yang diperintahkan untuk dibunuh maka dagingnya haram dimakan.

Dapat difahami, setiap binatang yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk dibunuh tanpa disembelih sesuai ketentuan syariat, maka dagingnya haram dimakan. Karena seandainya diperbolehkan mengambil manfaat dengan mengonsumsi dagingnya, tentu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak memerintahkan untuk membunuhnya semata.

Imam an-Nawawi berkata, “binatang yang diperintahkan untuk dibunuh, maka dagingnya haram untuk dimakan.”

Kaidah Kedelapan

Menurut pendapat yang shahih, setiap binatang yang dilarang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk dibunuh, maka dagingnya haram dimakan. Karena, jika binatang tersebut halal tentu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melarang membunuhnya. Seperti semut, lebah madu, burung hud-hud, burung shurad, dan lainnya.

Al-Khaththabi berkata, “Setiap binatang yang dilarang untuk dibunuh itu dikarenakan salah satu dari dua sebab; karena kehormatan jiwanya seperti manusia, atau yang kedua karena haram dagingnya, seperti burung shurad, hud-hud, dan sejenisnya.

Kaidah Kesembilan
Setiap binatang yang hidup di laut halal dimakan, baik ditemukan dalam kondisi hidup atau setelah menjadi bangkai.
Berdasarkan nash al-Qur’an:

أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ

Dihalalkan bagi kamu binatang buruan dan makanan (yang berasal) dari laut.” (QS. Al-Maidah: 96)

هُوَ الطَّهُوْرُ مَآؤُهُ، اَلْحِلُّ مَيْتُتُهُ

“laut itu suci airnya dan halal bangkainya.” (HR. Ahmad)

Ayat dan hadits di atas menunjukkan bahwa semua binatang laut itu halal tanpa ada pengecualian.

Kaidah Kesepuluh

Diperbolehkan memakan semua jenis burung laut.Imam Qatadah berkata: “Kami tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat dalam masalah ini.” akan tetapi harus disembelih dahulu, karena dia bisa hidup di darat dan di laut. Para ulama tidak mengecualikan kaidah ini kecuali Laqlaq (burung bangau) karena ia memakan ular. Sebagaimana yang akan dijelaskan nanti, Insya Allah.

Kaidah Kesebelas
Tidak boleh memakan semua binatang dan burung yang memakan bangkai, meskipun binatang dan burung tersebut tidak memiliki kuku tajam atau taring.

Semua binatang dan burung pemakan bangkai adalah haram, karena buruknya sumber makanan mereka. Sehingga, semua keburukan makanan yang mereka makan ini mengalir ke dalam daging orang yang memakannya. Kita dilarang memakan semua itu karena telah mengharamkan segala yang buruk kepada kita, berdasarkan firmanNya:

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (QS. Al-A’raf: 157)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga memerintahkan kita membunuh lima macam binatang, baik dalam keadaan berihram atau tidak, salah satunya adalah burung gagak, karena burung gagak pemakan bangkai.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga melarang kita memakan Jallalah (binatang yang sering memakan kotoran). Kalau jallalah saja dilarang, lalu bagaimana dengan binatang yang sepanjang hidupnya memakan bangkai dan najis?.

Kaidah Keduabelas
Semua serangga haram dimakan, seperti kumbang, lalat, jangkrik, kalajengking, ular, cicak, dan semisalnya. Karena semua itu termasuk binatang yang buruk.

Syaikh as-Sanqity rahimahullah berkata, ”naluri yang sehat tidak mungkin bisa menikmati binatang-binatang yang buruk ini, apalagi memandangnya sebagai sesuatu yang baik. Bila ada orang Arab yang memakan serangga-serangga ini, hal semata-mata dikarenakan mereka dalam kondisi kelaparan.”

Penulis berkata, ”para ulama memberikan pengecualian pada beberapa serangga, antara lain biawak dan jerboa (sejenis tikus).”

Kaidah Ketigabelas
Binatang yang lahir dari kawin silang antara binatang yang boleh dimakan dengan binatang yang tidak boleh dimakan, maka daging binatang tersebut haram dimakan.

Ditetapkan hal itu, karena aspek bahayanya dikedepankan daripada aspek kehalalannya. Contoh: bighal yang merupakan hasil perkawinan antara keledai dan kuda.

Kaidah Keempatbelas

Tigas sebab keharaman seekor binatang.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyimpulkan sebab-sebab diharamkannya suatu binatang dalam tiga kategori:

  1. faktor sifat buas yang terkandung dalam jiwa binatang yang diharamkan. Maka jika binatang yang buas seperti ini dikonsumsi oleh manusia niscaya tubuhnya akan tumbuh berkembang dari daging binatang yang buas ini. Selanjutnya, sifat orang yang menkonsumsinya akan buas seperti sifat binatang yang dimakannya. Wallahu a’lam
  2. faktor buruknya makanan yang dimakan oleh binatang yang diharamkan. Maka burung pemakan bangkai haram dimakan.
  3. faktor terakhir, adalah karena binatang yang bersangkutan memang termasuk binatang yang buruk, seperti serangga.


Kaidah Kelimabelas
Dalam keadaan terpaksa semua binatang yang diharamkan tersebut boleh dimakan.

Berdasarkan firman Allah,

فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ فَإِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Maidah: 3)

Batasan terpaksa disini adalah saat seseorang menjadi terancam jiwanya jika dia tidak memakannya. Maka hendaklah orang semacam ini memakan binatang-binatang yang diharamkan tersebut sebatas dia mampu menyingkirkan resiko kematian yang akan menimpanya, dan hendaklah jangan lebih dari itu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, ”Hikmah diperbolehkannya memakan binatang-binatang yang diharamkan pada saat terpaksa adalah karena kemaslahatan menjaga diri agar tidak terancam jiwanya lebih diprioritaskan daripada menghindari bahaya yang terkandung dalam binatang yang buruk.” Washallallahu 'alan Nabi wa aalihi wa shahbih walhamdulillah rabbil 'alamin

Tamat . . .

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X