Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.307 views

Jangan Salah Menilai dan Mengasihani

Pertemuan sore itu sungguh tak direncanakan sebelumnya. Sekadar berniat saling melepas kangen dan berbagi rezeki atas buku yang baru saja diterbitkan. Di sebuah restoran cepat saji, saya berbincang dengan seorang sahabat yang sudah berusia 33 tahun dan sebentar lagi akan menyelenggarakan pernikahan adiknya.

Tak terlihat wajah muram, apalagi gelisah, mengingat sang adik terlebih dahulu menemukan jodoh. Padahal usianya dengan sang adik terpaut 5 tahun. Dia, sang kakak perempuan pun kabarnya tengah dirundung duka akibat ulah seseorang yang mengingkari janji mereka untuk menikah.

Di tengah suasana santai sambil menikmati hidangan, teman saya tersebut bercerita bahwa akhir-akhir ini ia kerap menerima sms dari seorang rekan yang isinya nasihat-nasihat yang bernada “menguatkan.”

“Mungkin itu bentuk perhatiannya kepadamu,” ujar saya menanggapi.

“Ya, saya juga memandang dari segi positifnya. Tapi kalau setiap hari menerima sms yang justru seperti ‘mengasihani’ saya yang gagal menikah lalu akan segera ‘dilangkahi’ oleh adik macam itu, saya kan nggak nyaman juga,” jawabnya.

...sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi...

Teman saya itu kemudian melanjutkan, “Memangnya kenapa dengan saya yang masih gadis diusia segini? Apa dia merasa lebih baik karena telah memiliki pasangan hidup, dikaruniai anak, dan sudah memiliki rumah sendiri? Apakah karena saya jadi lebih rendah dan harus dikasihani? Saya jadi bingung dengan orang-orang di sekitar saya, terutama menjelang pernikahan adik. Mereka seolah memandang saya dengan tatapan iba, sementara saya sendiri telah berhasil mengatasi perasaan dan menjalin hubungan baik dengan calon ipar saya tersebut. Look at me: I’m single and very happy,” ungkapnya berapi-api.

Saya tersenyum mengiyakan dan memilih diam, sampai sahabat saya itu puas mengeluarkan uneg-uneg-nya. Sementara anak saya yang berumur tiga tahun juga sibuk dengan lelehan keju mozzarella yang mengotori jari-jemarinya. Jadi, saya memiliki kesempatan sejenak untuk mengalihkan oksigen yang  mulai menyesak dengan memberikan perhatian pada si kecil.

“Kenapa ya, yang justru lebih menekan perasaan justru komentar orang-orang di sekitar kita? Apa mereka merasa lebih baik ya, jadi mereka merasa perlu untuk mengomentari orang lain.” Sungutnya sambil menghabiskan lemon tea di gelasnya. Saya, lagi-lagi hanya bisa tersenyum.

Namun, kata-kata sahabat saya tersebut terngiang hingga saya tiba di rumah. Bahkan, serentetan request rutin dari anak saya pun tak sanggup membuyarkan konsentrasi pikiran saya pada apa yang dikatakan sahabat saya tersebut. “Apakah mereka mengira, mereka lebih baik?”

Saya jadi teringat pada perintah Allah Yang Maha Menggenggam hati, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok).”

Sungguh, saya tidak ingin berprasangka bahwa mereka yang melontarkan komentar-komentar pada sahabat saya tersebut bertujuan untuk memperolok. Namun,  apalagi yang menjadi motif, selain dari mereka merasa lebih baik kondisinya dari sahabat saya dan karena itu merasa pantas untuk mengasihani nasibnya?

...kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata...

Oh… sungguh, sampai detik ini tidak ada siapapun yang berhak untuk menilai seseorang lebih rendah atau lebih mulia selain Allah SWT saja. Namun, inilah pelajaran yang dapat saya ambil. Betapa, kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata. Begitu  banyak orang yang justru mendapatkan keutamaannya ketika mereka berada dalam kesendirian –yang tentu bukan karena kesengajaan. Sejarah mencatat kefaqihan seorang Ibnu Taimiyyah, ketangkasan seorang Laksamana Malahayati, dan kegigihan seorang Cut Nyak Dhien justru ketika mereka harus sendiri tanpa suami.

Karena itu, kita memang harus meyakini bahwa setiap orang menjalani maqam-(tempat)nya sendiri-sendiri. Jadi, sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi. Justru dengan membantu mereka menemukan keunggulan-keunggulan yang masih terpendam dalam diri mereka, sekaligus menemani mereka mengeksplorasinya, akan membuat hidup mereka lebih berwarna, berarti, dan menebarkan manfaat meski mereka masih sendiri. [‘Aliya/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Penjarakan Ahok (Tulisan Aa Gym untuk Muslim yang Mendukung Ahok)

Penjarakan Ahok (Tulisan Aa Gym untuk Muslim yang Mendukung Ahok)

Kamis, 08 Dec 2016 18:34

Aktivis Ini Sebut Parade Bhineka Bentuk Kegagalan Negara di Era Jokowi

Aktivis Ini Sebut Parade Bhineka Bentuk Kegagalan Negara di Era Jokowi

Kamis, 08 Dec 2016 18:29

2 Pejuang Hamas Tewas Akibat Runtuhnya Terowongan Bawah Tanah di Gaza

2 Pejuang Hamas Tewas Akibat Runtuhnya Terowongan Bawah Tanah di Gaza

Kamis, 08 Dec 2016 17:35

Perlu Diingat, Jokowi adalah Presiden Pertama yang Didemo Besar-besaran oleh Umat Islam

Perlu Diingat, Jokowi adalah Presiden Pertama yang Didemo Besar-besaran oleh Umat Islam

Kamis, 08 Dec 2016 16:29

Selama Ahok Diperlakukan Beda dengan Penista Lainnya, Bhineka Indonesia kan Terancam

Selama Ahok Diperlakukan Beda dengan Penista Lainnya, Bhineka Indonesia kan Terancam

Kamis, 08 Dec 2016 15:49

Sandera Asal Inggris John Cantlie Muncul Kembali dalam Video Terbaru Islamic State (IS)

Sandera Asal Inggris John Cantlie Muncul Kembali dalam Video Terbaru Islamic State (IS)

Kamis, 08 Dec 2016 14:35

Yang Nyinyir kepada Islam, Diminta Banyak Belajar Lewat Aksi 212

Yang Nyinyir kepada Islam, Diminta Banyak Belajar Lewat Aksi 212

Kamis, 08 Dec 2016 14:29

Panglima TNI: Sejak Zaman Penjajah Masjid Menjadi Tempat Dikobarkannya Perjuangan

Panglima TNI: Sejak Zaman Penjajah Masjid Menjadi Tempat Dikobarkannya Perjuangan

Kamis, 08 Dec 2016 11:45

Parade Kebhinekaan sebagai Pemecah dan Menyudutkan Umat Islam

Parade Kebhinekaan sebagai Pemecah dan Menyudutkan Umat Islam

Kamis, 08 Dec 2016 11:29

Kasus Sari Roti, Pengamat Ingatkan Setiap Produsen Agar Tidak Sakiti Konsumen Terbesar

Kasus Sari Roti, Pengamat Ingatkan Setiap Produsen Agar Tidak Sakiti Konsumen Terbesar

Kamis, 08 Dec 2016 10:26

DMI Gulirkan Sekolah Manajemen Masjid

DMI Gulirkan Sekolah Manajemen Masjid

Kamis, 08 Dec 2016 09:28

Sepertiga dari 5000 Pejuang Asing asal Eropa Telah Kembali dari Irak dan Suriah

Sepertiga dari 5000 Pejuang Asing asal Eropa Telah Kembali dari Irak dan Suriah

Kamis, 08 Dec 2016 08:15

Ck ck ck...Eva Sundari Minta Habib Rizieq Hengkang dari Indonesia

Ck ck ck...Eva Sundari Minta Habib Rizieq Hengkang dari Indonesia

Kamis, 08 Dec 2016 07:59

Bank Syariah Artha Madani Resmikan Kantor Pusat di Kota Bekasi

Bank Syariah Artha Madani Resmikan Kantor Pusat di Kota Bekasi

Kamis, 08 Dec 2016 07:28

Apresiasi Jumlah Massa Aksi 212, Panglima TNI: Musim Haji Tidak Seperti Ini

Apresiasi Jumlah Massa Aksi 212, Panglima TNI: Musim Haji Tidak Seperti Ini

Kamis, 08 Dec 2016 06:50

Ada Pola-pola Komunis yang Dipakai Pemerintah untuk Redam Aksi 212?

Ada Pola-pola Komunis yang Dipakai Pemerintah untuk Redam Aksi 212?

Kamis, 08 Dec 2016 06:29

Secuil Renungan untuk Gerakan Boikot Saluran TV dan Produk Roti

Secuil Renungan untuk Gerakan Boikot Saluran TV dan Produk Roti

Kamis, 08 Dec 2016 00:02

Ada Upaya Sistematis Pengadilan Ahok Dijadikan Islam Tersudut

Ada Upaya Sistematis Pengadilan Ahok Dijadikan Islam Tersudut

Rabu, 07 Dec 2016 23:29

Sebagai Pemimpin, Jokowi-Ahok seperti Ember Kecil dan Ember Besar

Sebagai Pemimpin, Jokowi-Ahok seperti Ember Kecil dan Ember Besar

Rabu, 07 Dec 2016 20:29

Obama Akui AS Gagal Lenyapkan Taliban dari Afghanistan

Obama Akui AS Gagal Lenyapkan Taliban dari Afghanistan

Rabu, 07 Dec 2016 18:45


Must Read!
X