Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
11.767 views

Jangan Salah Menilai dan Mengasihani

Pertemuan sore itu sungguh tak direncanakan sebelumnya. Sekadar berniat saling melepas kangen dan berbagi rezeki atas buku yang baru saja diterbitkan. Di sebuah restoran cepat saji, saya berbincang dengan seorang sahabat yang sudah berusia 33 tahun dan sebentar lagi akan menyelenggarakan pernikahan adiknya.

Tak terlihat wajah muram, apalagi gelisah, mengingat sang adik terlebih dahulu menemukan jodoh. Padahal usianya dengan sang adik terpaut 5 tahun. Dia, sang kakak perempuan pun kabarnya tengah dirundung duka akibat ulah seseorang yang mengingkari janji mereka untuk menikah.

Di tengah suasana santai sambil menikmati hidangan, teman saya tersebut bercerita bahwa akhir-akhir ini ia kerap menerima sms dari seorang rekan yang isinya nasihat-nasihat yang bernada “menguatkan.”

“Mungkin itu bentuk perhatiannya kepadamu,” ujar saya menanggapi.

“Ya, saya juga memandang dari segi positifnya. Tapi kalau setiap hari menerima sms yang justru seperti ‘mengasihani’ saya yang gagal menikah lalu akan segera ‘dilangkahi’ oleh adik macam itu, saya kan nggak nyaman juga,” jawabnya.

...sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi...

Teman saya itu kemudian melanjutkan, “Memangnya kenapa dengan saya yang masih gadis diusia segini? Apa dia merasa lebih baik karena telah memiliki pasangan hidup, dikaruniai anak, dan sudah memiliki rumah sendiri? Apakah karena saya jadi lebih rendah dan harus dikasihani? Saya jadi bingung dengan orang-orang di sekitar saya, terutama menjelang pernikahan adik. Mereka seolah memandang saya dengan tatapan iba, sementara saya sendiri telah berhasil mengatasi perasaan dan menjalin hubungan baik dengan calon ipar saya tersebut. Look at me: I’m single and very happy,” ungkapnya berapi-api.

Saya tersenyum mengiyakan dan memilih diam, sampai sahabat saya itu puas mengeluarkan uneg-uneg-nya. Sementara anak saya yang berumur tiga tahun juga sibuk dengan lelehan keju mozzarella yang mengotori jari-jemarinya. Jadi, saya memiliki kesempatan sejenak untuk mengalihkan oksigen yang  mulai menyesak dengan memberikan perhatian pada si kecil.

“Kenapa ya, yang justru lebih menekan perasaan justru komentar orang-orang di sekitar kita? Apa mereka merasa lebih baik ya, jadi mereka merasa perlu untuk mengomentari orang lain.” Sungutnya sambil menghabiskan lemon tea di gelasnya. Saya, lagi-lagi hanya bisa tersenyum.

Namun, kata-kata sahabat saya tersebut terngiang hingga saya tiba di rumah. Bahkan, serentetan request rutin dari anak saya pun tak sanggup membuyarkan konsentrasi pikiran saya pada apa yang dikatakan sahabat saya tersebut. “Apakah mereka mengira, mereka lebih baik?”

Saya jadi teringat pada perintah Allah Yang Maha Menggenggam hati, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok).”

Sungguh, saya tidak ingin berprasangka bahwa mereka yang melontarkan komentar-komentar pada sahabat saya tersebut bertujuan untuk memperolok. Namun,  apalagi yang menjadi motif, selain dari mereka merasa lebih baik kondisinya dari sahabat saya dan karena itu merasa pantas untuk mengasihani nasibnya?

...kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata...

Oh… sungguh, sampai detik ini tidak ada siapapun yang berhak untuk menilai seseorang lebih rendah atau lebih mulia selain Allah SWT saja. Namun, inilah pelajaran yang dapat saya ambil. Betapa, kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata. Begitu  banyak orang yang justru mendapatkan keutamaannya ketika mereka berada dalam kesendirian –yang tentu bukan karena kesengajaan. Sejarah mencatat kefaqihan seorang Ibnu Taimiyyah, ketangkasan seorang Laksamana Malahayati, dan kegigihan seorang Cut Nyak Dhien justru ketika mereka harus sendiri tanpa suami.

Karena itu, kita memang harus meyakini bahwa setiap orang menjalani maqam-(tempat)nya sendiri-sendiri. Jadi, sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi. Justru dengan membantu mereka menemukan keunggulan-keunggulan yang masih terpendam dalam diri mereka, sekaligus menemani mereka mengeksplorasinya, akan membuat hidup mereka lebih berwarna, berarti, dan menebarkan manfaat meski mereka masih sendiri. [‘Aliya/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Jum'at, 06 May 2016 12:03

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 11:49

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jum'at, 06 May 2016 11:30

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 10:00

Pedihnya Cinta Tak Berbalas, Meneladani Bunda Asma binti Abu Bakar dengan Ketulusannya

Pedihnya Cinta Tak Berbalas, Meneladani Bunda Asma binti Abu Bakar dengan Ketulusannya

Jum'at, 06 May 2016 09:49

Humas Polri: Dua Anggota Densus 88 Penjemput Siyono Tidak Akan Dipidanakan

Humas Polri: Dua Anggota Densus 88 Penjemput Siyono Tidak Akan Dipidanakan

Jum'at, 06 May 2016 09:36

Soal Bebasnya Tawanan Abu Sayyaf, Pengamat: Bukan Operasi Intelijen & Militer, tapi Operasi Pasar

Soal Bebasnya Tawanan Abu Sayyaf, Pengamat: Bukan Operasi Intelijen & Militer, tapi Operasi Pasar

Jum'at, 06 May 2016 09:03

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Jum'at, 06 May 2016 08:35

Rezim Assad Langgar Gencatan Senjata, Lanjutkan Bombardir Kota Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Rezim Assad Langgar Gencatan Senjata, Lanjutkan Bombardir Kota Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Jum'at, 06 May 2016 08:20

API: Ratusan Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

API: Ratusan Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

Jum'at, 06 May 2016 07:11

Di Balik Isu Desakan Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

Di Balik Isu Desakan Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

Jum'at, 06 May 2016 06:56

Kisah Mualaf Paul dari Austin, Ingin Menyangkal Al Quran Membawanya pada Islam

Kisah Mualaf Paul dari Austin, Ingin Menyangkal Al Quran Membawanya pada Islam

Jum'at, 06 May 2016 06:30

Kecurigaan Pengamat ke Pemerintah Terkait Buru-burunya RUU Tax Amnesty

Kecurigaan Pengamat ke Pemerintah Terkait Buru-burunya RUU Tax Amnesty

Jum'at, 06 May 2016 06:03

Ketua ICMI Jawa Barat Ingatkan Bahaya Kapitalisme

Ketua ICMI Jawa Barat Ingatkan Bahaya Kapitalisme

Kamis, 05 May 2016 23:32

Perlawanan Umat Islam? Ah Kecil...

Perlawanan Umat Islam? Ah Kecil...

Kamis, 05 May 2016 22:59

Menurut HTI, Ada Dua Kunci Bagi Tegaknya Khilafah

Menurut HTI, Ada Dua Kunci Bagi Tegaknya Khilafah

Kamis, 05 May 2016 22:20

Hadirilah! Tabligh Akbar 'Fitnah Akhir Zaman' di Bogor

Hadirilah! Tabligh Akbar 'Fitnah Akhir Zaman' di Bogor

Kamis, 05 May 2016 21:44

Banyak Permasalahan & Kontroversi Sejak Jokowi Memimpin, Berikut Infonya

Banyak Permasalahan & Kontroversi Sejak Jokowi Memimpin, Berikut Infonya

Kamis, 05 May 2016 21:41

Lazis Dewan Dakwah & DKM Trans Studio Gelar Ngaji Sambil Berbagi di Wilayah Banjir

Lazis Dewan Dakwah & DKM Trans Studio Gelar Ngaji Sambil Berbagi di Wilayah Banjir

Kamis, 05 May 2016 21:20

Islam Memuliakan Perempuan

Islam Memuliakan Perempuan

Kamis, 05 May 2016 21:15


Must Read!
X