Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.971 views

Jangan Salah Menilai dan Mengasihani

Pertemuan sore itu sungguh tak direncanakan sebelumnya. Sekadar berniat saling melepas kangen dan berbagi rezeki atas buku yang baru saja diterbitkan. Di sebuah restoran cepat saji, saya berbincang dengan seorang sahabat yang sudah berusia 33 tahun dan sebentar lagi akan menyelenggarakan pernikahan adiknya.

Tak terlihat wajah muram, apalagi gelisah, mengingat sang adik terlebih dahulu menemukan jodoh. Padahal usianya dengan sang adik terpaut 5 tahun. Dia, sang kakak perempuan pun kabarnya tengah dirundung duka akibat ulah seseorang yang mengingkari janji mereka untuk menikah.

Di tengah suasana santai sambil menikmati hidangan, teman saya tersebut bercerita bahwa akhir-akhir ini ia kerap menerima sms dari seorang rekan yang isinya nasihat-nasihat yang bernada “menguatkan.”

“Mungkin itu bentuk perhatiannya kepadamu,” ujar saya menanggapi.

“Ya, saya juga memandang dari segi positifnya. Tapi kalau setiap hari menerima sms yang justru seperti ‘mengasihani’ saya yang gagal menikah lalu akan segera ‘dilangkahi’ oleh adik macam itu, saya kan nggak nyaman juga,” jawabnya.

...sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi...

Teman saya itu kemudian melanjutkan, “Memangnya kenapa dengan saya yang masih gadis diusia segini? Apa dia merasa lebih baik karena telah memiliki pasangan hidup, dikaruniai anak, dan sudah memiliki rumah sendiri? Apakah karena saya jadi lebih rendah dan harus dikasihani? Saya jadi bingung dengan orang-orang di sekitar saya, terutama menjelang pernikahan adik. Mereka seolah memandang saya dengan tatapan iba, sementara saya sendiri telah berhasil mengatasi perasaan dan menjalin hubungan baik dengan calon ipar saya tersebut. Look at me: I’m single and very happy,” ungkapnya berapi-api.

Saya tersenyum mengiyakan dan memilih diam, sampai sahabat saya itu puas mengeluarkan uneg-uneg-nya. Sementara anak saya yang berumur tiga tahun juga sibuk dengan lelehan keju mozzarella yang mengotori jari-jemarinya. Jadi, saya memiliki kesempatan sejenak untuk mengalihkan oksigen yang  mulai menyesak dengan memberikan perhatian pada si kecil.

“Kenapa ya, yang justru lebih menekan perasaan justru komentar orang-orang di sekitar kita? Apa mereka merasa lebih baik ya, jadi mereka merasa perlu untuk mengomentari orang lain.” Sungutnya sambil menghabiskan lemon tea di gelasnya. Saya, lagi-lagi hanya bisa tersenyum.

Namun, kata-kata sahabat saya tersebut terngiang hingga saya tiba di rumah. Bahkan, serentetan request rutin dari anak saya pun tak sanggup membuyarkan konsentrasi pikiran saya pada apa yang dikatakan sahabat saya tersebut. “Apakah mereka mengira, mereka lebih baik?”

Saya jadi teringat pada perintah Allah Yang Maha Menggenggam hati, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok).”

Sungguh, saya tidak ingin berprasangka bahwa mereka yang melontarkan komentar-komentar pada sahabat saya tersebut bertujuan untuk memperolok. Namun,  apalagi yang menjadi motif, selain dari mereka merasa lebih baik kondisinya dari sahabat saya dan karena itu merasa pantas untuk mengasihani nasibnya?

...kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata...

Oh… sungguh, sampai detik ini tidak ada siapapun yang berhak untuk menilai seseorang lebih rendah atau lebih mulia selain Allah SWT saja. Namun, inilah pelajaran yang dapat saya ambil. Betapa, kita tidak pernah dapat menilai orang lain lebih beruntung atau lebih “nelangsa” hanya dari apa yang kasat mata. Begitu  banyak orang yang justru mendapatkan keutamaannya ketika mereka berada dalam kesendirian –yang tentu bukan karena kesengajaan. Sejarah mencatat kefaqihan seorang Ibnu Taimiyyah, ketangkasan seorang Laksamana Malahayati, dan kegigihan seorang Cut Nyak Dhien justru ketika mereka harus sendiri tanpa suami.

Karena itu, kita memang harus meyakini bahwa setiap orang menjalani maqam-(tempat)nya sendiri-sendiri. Jadi, sekadar mengasihani tentu bukanlah sikap yang tepat untuk kita berikan pada orang-orang yang kita sayangi. Justru dengan membantu mereka menemukan keunggulan-keunggulan yang masih terpendam dalam diri mereka, sekaligus menemani mereka mengeksplorasinya, akan membuat hidup mereka lebih berwarna, berarti, dan menebarkan manfaat meski mereka masih sendiri. [‘Aliya/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir melalui operasi Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena amaliah Jihad membela Muslim Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Latest News
Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Sabtu, 23 May 2015 21:05

Mahasiswa Mendorong, Polisi Menendang, 50 BEM Tuntut Presiden Jokowi Turun!

Mahasiswa Mendorong, Polisi Menendang, 50 BEM Tuntut Presiden Jokowi Turun!

Sabtu, 23 May 2015 19:55

Untuk Pertama Kali Lomba Hafalan Al-Qur'an untuk Anak-anak Diadakan di Republik Karelia

Untuk Pertama Kali Lomba Hafalan Al-Qur'an untuk Anak-anak Diadakan di Republik Karelia

Sabtu, 23 May 2015 16:51

Ormas Islam Pekalongan Sepakat Bersatu Untuk Hadang Syiah dan Komunis

Ormas Islam Pekalongan Sepakat Bersatu Untuk Hadang Syiah dan Komunis

Sabtu, 23 May 2015 16:19

3 Alasan Memperbanyak Shiyam Bulan Sya'ban

3 Alasan Memperbanyak Shiyam Bulan Sya'ban

Sabtu, 23 May 2015 16:12

Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Sabtu, 23 May 2015 15:35

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

Sabtu, 23 May 2015 14:45

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Sabtu, 23 May 2015 13:00

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Sabtu, 23 May 2015 12:30

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Sabtu, 23 May 2015 11:20

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Sabtu, 23 May 2015 10:57

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Sabtu, 23 May 2015 10:49

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing  dan A Seng

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing dan A Seng

Sabtu, 23 May 2015 07:39

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Sabtu, 23 May 2015 07:00

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Sabtu, 23 May 2015 06:35

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Sabtu, 23 May 2015 06:05

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Sabtu, 23 May 2015 05:28

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Jum'at, 22 May 2015 19:40

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Jum'at, 22 May 2015 15:30

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24



Must Read!
X