Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
26.668 views

Bagaimana Menanamkan Konsep Aqidah pada Anak?

Penanaman Konsep Ilahiah kepada Anak

Oleh: Amhar Riandini

(Mahasiswa STIQ ‘Isy Karima, Karanganyar, Jawa Tengah)

VOA-ISLAM.COM - Konsep Ilahiah merupakan konsep yang paling mendasar bagi setiap agama, kemudian dari konsep Ilahiah inilah dijabarkan konsep-konsep lainnya dalam agama, seperti konsep tentang manusia, kenabian, wahyu, dan lain-lain. Oleh karena itu, mau tidak mau, setiap berbicara tentang agama, yang pertama kali perlu dipahami adalah konsep Ilahiah-nya terlebih dahulu. 

Konsep Ilahiah dalam Islam memiliki sifat yang khas tidak sama dengan konsepsi Ilahiah dalam filsafat tradisi Yunani yang disebut sebagai unmoved mover, ataupun konsepsi Ilahiah dalam Kristen dengan trinitasnya, atau agama Budha dengan Sad-Sadha, atau Hindu dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atau Yahudi yang masih mempersoalkan nama Ilahiah mereka YHWH-kah atau Yahweh.

Dalam Islam, konsep Ilahiah sudah cukup jelas tertera dalam pondasi dasar Islam, yaitu rukun Iman yang enam (iman kepada Allah, iman kepada para malaikat Allah, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada rasul Allah, iman kepada hari akhir, dan iman kepada qodho’ dan qadar) dan rukun Islam yang lima (syahadat, sholat, puasa, zakat, naik haji bila mampu), sebagaimana hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam  yang disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah-nya :

عن أبي عـبد الرحمن عبد الله بن عـمر بـن الخطاب رضي الله عـنهما ، قـال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسـلم يقـول : بـني الإسـلام على خـمـس : شـهـادة أن لا إلـه إلا الله وأن محمد رسول الله ، وإقامة الصلاة ، وإيـتـاء الـزكـاة ، وحـج البيت ، وصـوم رمضان

Dari Abu Abdirrahman, Abdullah bin Umar bin Al-Khathab radhiallahu 'anhuma berkata : saya mendengar Rasulullah bersabda: "Islam didirikan diatas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah secara benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke baitullah dan berpuasa pada bulan ramadhan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Menurut Dr. Adian Husaini, MA, keimanan kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam adalah kunci utama dari seluruh aspek keimanan Islam, tidak ada Islam jika tidak ada keimanan terhadap kenabian Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam. Karena Allah menurunkan wahyu-Nya (Al-Qur’an) kepada utusan-Nya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam.

Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam itulah yang mengenalkan kepada kita umat Islam siapa Ilah kita dan bagaimana cara beribadah kepada Allah. Melalui Nabi Muhammad juga kita memahami wahyu Allah, dan beliau pula yang menjelaskan kepada umatnya bagaimana cara shalat, zakat, puasa, haji, dan sebagainya.

Umat Islam tidak dapat mengenal nama Allah, sifat-sifat-Nya, dan cara menyembah Allah dengan benar kecuali melalui utusan-Nya, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam. Maka, syahadat Islam berbunyi: ”Saya bersaksi tidak ada Ilahiah selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Tanpa beriman kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam dan wahyu yang dibawanya, mungkin umat Islam hanya akan mengakui adanya Ilah, dan mengakui bahwa Ilah itu satu, tanpa bisa mengenal siapa Ilah itu, siapa Dia, siapa nama-Nya, bagaimana sifat-sifat-Nya, dan bagaimana cara menyembah-Nya.

Konsep Ilahiah dalam Islam atau Aqidah Islamiyah adalah pondasi yang harus dimiliki oleh orang yang beragama Islam. Akan lebih baik jika konsep aqidah ini ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Mengapa harus kanak-kanak? Menurut Dr. Amani Ar-Ramadi masa kanak-kanak adalah masa yang masih jernih pemikirinnya. Karenanya, pengarahan anak untuk mengenal agama mendapatkan porsi yang masih luas dalam hatinya, tempat tersendiri dalam pikirannya, dan sambutan oleh akalnya.

Selain itu, anak adalah amanat Allah. Allah menitipkan amanat itu kepada orang tua, pendidik, keluarga dan masyarakat untuk dididik dengan baik dan benar. Atas amanat, tersebut mereka semua akan dimintai pertanggung-jawaban dan akan dihisab atas kelalaian mereka dalam pendidikannya. Begitu pula, mereka akan mendapatkan pahala jika berbuat baik kepada anak-anak dan bertaqwa kepada Allah.[1]

Anak merupakan pondasi yang paling mendasar bagi terbentuknya sebuah bangunan umat. Apabila anak diletakkan dalam posisi yang benar, bangunannya secara utuh akan bisa lurus. Pondasi dasar yang harus ditanamkan kepada anak adalah pemahaman Aqidah, supaya anak bisa menjadi bangunan yang terbentuk lurus. Imam Ghazali telah menekankan untuk memberikan perhatian terhadap anak dan mendiktekannya sejak kecil agar ia bisa tumbuh di atas aqidah itu.

Beliau mengatakan, “Ketahuilah bahwa apa yang telah kami sebutkan dalam menjelaskan aqidah seyogyanya diberikan kepada sang anak di awal perkembangannya agar ia bisa menghafalkannya benar-benar, sehingga makna-maknanya kelak di masa dewasa terus terungkap sedikit demi sedikit”.[2]

Imam Ghazali juga menjelaskan dalam kitab Al-Ihyâ’ ‘Ulûm Ad-Dîn cara menanamkan aqidah pada anak-anak. Beliau mengatakan, ”Cara menamkan keyakinan ini bukanlah dengan mengajarkan keterampilan berdebat dan berargumentasi, akan tetapi caranya adalah menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an dan tafsirnya, membaca hadits dan makna-maknanya serta sibuk dengan tugas ibadah.

Dengan demikian, kepercayaan dan keyakinan anak akan terus bertambah kokoh sejalan dengan semakin seringnya dalil-dalil Al-Qur’an yang didengar olehnya dan juga sesuai dengan berbagai bukti dari hadits Nabi yang ia telaah dan berbagai faedah yang bisa ia petik darinya. Ini ditambah lagi oleh cahaya-cahaya ibadah dan amalan-amalan yang dikerjakannya yang akan semakin memperkuat itu semua”.[3]

Cara memahamkan aqidah kepada anak bisa dibilang gampang-gampang susah. Aqidah Islamiyah dengan enam pokok keimanan, mempunyai keuniakan bahwa kesemuanya itu merupakan perkara yang ghaib. Anak dengan berbagai karakteristiknya yang khas, terkadang membuat banyak orang tua ataupun pendidik kebingungan bagaimana ia mesti menyampaikannya kepada anak dan bagaimana pula anak bisa dengan mudah berinteraksi dengan ini semua? Bagaimana cara menjelaskannya kepada anak-anak  agar lebih mudah dipahami?

Sebelum menjelaskan konsep aqidah islamiyah, sudah sepantasnya orang tua dan pendidik memahami terlebih dahulu tentang konsep Ilahiah itu sendiri. Dan ketika anak mulai dikenalkan dengan Ilah-nya, akan timbul berbagai macam pertanyaan dalam benaknya. Orang tua dan pendidik harus berusaha menjelaskan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain itu, orang tua ataupun pendidik dituntut untuk kreatif dalam menjelaskan masalah aqidah ini agar lebih mudah dipahami. Misalnya cara mengenalkan Allah kepada anak-anak, ketika mereka bertanya ‘Siapa Rabb-ku?’ jelaskan kepada mereka bahwa Rabb mereka adalah Allah yang telah menciptakan, memelihara, menguasai, dan mengatur alam semesta ini. Gunakan dalil dari Al-Qur’an supaya mereka lebih yakin, kalam Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Fatihah :

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“ Segala puji bagi Allah, Ilahiah semesta alam.”

Lalu, ketika mereka bertanya ‘Dari mana engkau mengenal Rabb-mu?’ jelaskan kepada mereka bahwa mereka mengenal Rabb-nya dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Seperti adanya malam, siang, matahari, bulan, tujuh lapis langit, tujuh lapis bumi, berikut apa yang ada di langit dan di bumi serta apa yang ada diantara keduanya. [4]

Kemudian apabila anak-anak bertanya ‘Di mana Allah?’ jelaskan kepada mereka bahwa Allah berada di atas langit, bersemayam tinggi dan naik di atas ‘Arsy.

Sayangnya, banyak orang tua ataupun tenaga pendidik yang ketika ditanya ‘Di mana Allah?’, kebanyakan dari mereka menjawab ‘Allah ada di atas’. Jawaban yang abstrak apabila diberikan kepada anak-anak. Karena bisa jadi ketika si anak berada di dalam rumahnya kemudian mendongakkan kepalanya ke atas, berharap agar bisa melihat Allah –karena jawaban yang diberikan kepadanya Allah itu ada di atas-. Ternyata si anak hanya menemukan cicak yang sedang berburu nyamuk. Salah-salah anak tersebut mengira cicak itulah Ilahhnya. Naudzubillah.

Dan apabila mereka bertanya ‘Apa itu ‘Arsy?’,  jelaskanlah bahwa ‘Arsy adalah makhluk Allah yang paling besar, yang letaknya paling tinggi, yang berada di atas langit ketujuh.[5] Sertakan dalil dari Al-Qur’an surat Thaahaa ayat 5 agar si anak bertambah yakin dan ajarkan untuk menghapalnya, yang berbunyi :

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى

“(yaitu) Ilah yang Maha Pemurah yang bersemayam di atas 'Arsy.”

Anak-anak adalah amanat Allah yang dititipkan kepada orang tua, pendidik, keluarga, dan masyarakat untuk dididik dengan baik dan benar. Atas amanat tersebut, mereka semua akan dimintai pertanggung-jawaban dan akan dihisab atas kelalaian mereka dalam pendidikannya. Begitu pula, mereka akan mendapatkan pahala jika berbuat baik kepada anak-anak dan bertaqwa kepada Allah. Oleh karena itu, penanaman konsep ke-Ilahiah-an dalam Islam sebaiknya dimulai dari sejak kanak-kanak agar pendidikan anak yang merupakan amanat dari Allah bisa dipertanggung-jawabkan dengan baik.

Wallahu ‘alam bishowab.

 


[1] Dr. Amani Ar-Ramadi, Pendidikan Cinta untuk Anak, (Solo:Aqwam, 2006), hlm.116

[2] Muhamad Suwaid, Mendidik Anak Bersama Nabi, (Solo:Pustaka Arafah, 2004),hlm.112

[3] Loc. Cit., hlm.113

[4] Abu ‘Umar Ibrahim, Bimbingan Belajar untuk Anak-anak Islam:Buku Pelajaran Aqidah,(Hikmah Anak Sholih:2006), hlm.16

[5] Loc. Cit., hlm.15

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Harapan Ketua Pemuda Persis Terhadap Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin

Harapan Ketua Pemuda Persis Terhadap Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin

Ahad, 30 Aug 2015 22:45

SBY: Rakyat Bisa Marah jika Kondisi Krisis  Berlangsung Lama

SBY: Rakyat Bisa Marah jika Kondisi Krisis Berlangsung Lama

Ahad, 30 Aug 2015 22:45

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-1)

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-1)

Ahad, 30 Aug 2015 22:38

Amin Rais : Amerika Ingin Menghancurkan Negara-Negara Islam dan Menjajah

Amin Rais : Amerika Ingin Menghancurkan Negara-Negara Islam dan Menjajah

Ahad, 30 Aug 2015 22:11

Fiat Money Penyebab Keterpurukan Rupiah

Fiat Money Penyebab Keterpurukan Rupiah

Ahad, 30 Aug 2015 22:01

Ekonomi Indonesia Kondisinya Sudah Sangat Kritis!

Ekonomi Indonesia Kondisinya Sudah Sangat Kritis!

Ahad, 30 Aug 2015 21:50

Ini Biografi Singkat Sosok Ketua Umum MUI yang Baru

Ini Biografi Singkat Sosok Ketua Umum MUI yang Baru

Ahad, 30 Aug 2015 21:15

Ketua HTI Jakarta Tolak Wacana Lokalisasi Tempat Demonstrasi

Ketua HTI Jakarta Tolak Wacana Lokalisasi Tempat Demonstrasi

Ahad, 30 Aug 2015 20:08

Acara ODOJ untuk Negeri Diikuti 100.000 Umat Islam

Acara ODOJ untuk Negeri Diikuti 100.000 Umat Islam

Ahad, 30 Aug 2015 17:16

OSIS Darul Quran Selenggarakan Wonderkind Festival 2015

OSIS Darul Quran Selenggarakan Wonderkind Festival 2015

Sabtu, 29 Aug 2015 23:35

Berikut Ini Struktur dan Nama Pengurus MUI Masa Khidmat 2015-2020

Berikut Ini Struktur dan Nama Pengurus MUI Masa Khidmat 2015-2020

Sabtu, 29 Aug 2015 23:15

Mencari Akar Permasalahan BPJS

Mencari Akar Permasalahan BPJS

Sabtu, 29 Aug 2015 23:05

Munas ke-IX Tetapkan KH. Ma'ruf Amin Sebagai Ketua Umum MUI Periode 2015-2020

Munas ke-IX Tetapkan KH. Ma'ruf Amin Sebagai Ketua Umum MUI Periode 2015-2020

Sabtu, 29 Aug 2015 22:15

Aksi Buruh Mendatang: Hentikan PHK hingga Meminta Menaker Dicopot

Aksi Buruh Mendatang: Hentikan PHK hingga Meminta Menaker Dicopot

Sabtu, 29 Aug 2015 16:45

Mengundang Tanda Tanya, Pesawat Boeing 777 Malaysia Muncul dalam Video Trailer Islamic State

Mengundang Tanda Tanya, Pesawat Boeing 777 Malaysia Muncul dalam Video Trailer Islamic State

Sabtu, 29 Aug 2015 16:24

Tanggapi Krisis, Elemen Buruh Akan Lakukan Aksi Besar-besaran di Istana

Tanggapi Krisis, Elemen Buruh Akan Lakukan Aksi Besar-besaran di Istana

Sabtu, 29 Aug 2015 15:45

AS Minta Uzbekistan Bergabung dalam Perang Melawan Daulah Islam (IS)

AS Minta Uzbekistan Bergabung dalam Perang Melawan Daulah Islam (IS)

Sabtu, 29 Aug 2015 15:30

Serangan Roket Targetkan Kediaman Mantan Komandan Jihad Afghanistan Syaikh Sayyaf

Serangan Roket Targetkan Kediaman Mantan Komandan Jihad Afghanistan Syaikh Sayyaf

Sabtu, 29 Aug 2015 15:15

Militer AS Konfirmasi Serangan Udara Mereka Tewaskan Pakar Komputer Daulah Islam (IS) asal Inggris

Militer AS Konfirmasi Serangan Udara Mereka Tewaskan Pakar Komputer Daulah Islam (IS) asal Inggris

Sabtu, 29 Aug 2015 15:00

Presiden AS Barack Obama: Kami Semua Pro-Israel

Presiden AS Barack Obama: Kami Semua Pro-Israel

Sabtu, 29 Aug 2015 14:45



Must Read!
X