Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
115.688 views

10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri

SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.

Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:

1. Berupaya saling mengenal dan memahami

Perbedaan lingkungan dan kondisi tempat suami atau istri tumbuh sangat berpengaruh dalam pembentukan ragam selera, perilaku, dan sikap yang berlainan pada setiap pihak dari yang lain. Hal itu merupakan kewajiban setiap pasutri untuk memahami keadaan ini dan berusaha mengetahui serta mengenal pihak lain yang menjadi pasangan hidupnya. Mereka juga harus mengetahui semua hal yang berkaitan dengan situasi kehidupan yang mempengaruhi, sehingga dapat maju ke depan dan mewujudkan keharmonisan.

2. Perasaan timbal-balik

Suami dan istri adalah partner dalam satu kehidupan yang direkatkan dalam tali pernikahan; satu ikatan suci yang mempertemukan keduanya. Tak pelak lagi, keduanya harus berbagi suka-duka; membagi kesedihan dan kegembiraan bersama. Keduanya saling berkelindan untuk menyongsong satu cita-cita luhur yaitu mewujudkan tatanan kehidupan berdasarkan aturan Allah dan Rasul-Nya. Untuk memupuk kasih sayang di masing-masing pihak, suami membutuhkan cinta istri, dan istri pun membutuhkan cinta suami.

…Suami dan istri harus berbagi suka-duka, membagi kesedihan dan kegembiraan bersama…

3. Setiap pihak harus hormat

Ketika suami atau istri memasuki rumahnya, maka dia layak mendapatkan penghormatan dan apresiasi dari pasangannya. Hal itu bertujuan untuk menjaga harkat dan mengangkat prestise pasutri, sehingga masing-masing merasa nyaman untuk membangun rumah tangga harmonis. Dalam hal ini, sudah menjadi kewajiban pasutri untuk mencari poin-poin positif yang dimiliki masing-masing untuk digunakan sebagai penopang sikap saling menghormati.

4. Berusaha menyenangkan pasangannya

Dalam kehidupan keluarga, bahkan dalam kehidupan sosial secara general, jika seseorang berusaha mengedepankan dan mengutamakan orang lain dari dirinya sendiri, maka berarti dia telah menanam benih-benih cinta dan kedekatan kepada semua orang di sekelilingnya.

Dengan demikian, setiap pasutri disarankan untuk senantiasa menyenangkan pasangannya, dan mendahulukan serta mengutamakannya dari dirinya sendiri, demi memperkukuh ikatan cinta kasih di antara keduanya. Pasalnya, ketika suami melihat istri membaktikan diri untuk menyenangkan dirinya, tentunya dia akan melakukan sesuatu yang bisa membuat senang dan gembira hati istri. Hal itu dilakukannya untuk membalas kebaikan istrinya, atau setidaknya sebagai pengakuan atas kebaikan tersebut.

5. Mengatasi persoalan bersama

Pernikahan merupakan bentuk relasi partnership dan partisipasi. Partnership yang berdiri di atas landasan kesamaan tujuan, cita-cita, sikap, intuisi dan perasaan, serta kolaborasi dan solidaritas dalam memecahkan setiap persoalan. Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, maka masalah itu dilihat sebagai suatu kecemasan kolektif.

…Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, harus dipandang sebagai suatu kecemasan kolektif…

Paradigma demikian memicu suami agar berusaha bekerja keras dalam rangka memberikan kehidupan mulia bagi istri dan anak-anaknya. Pun demikian, istri akan berusaha menjalankan urusan rumah tangga sesuai prosedur yang disepakati bersama. Upaya yang dilakukan oleh suami dan istri tersebut merupakan solusi untuk memecahkan masalah bersama. Pun demikian, baik suami maupun istri tidak perlu menyembunyikan problemnya, bahkan diperlukan kejujuran dan transparansi demi menumbuhkan benih-benih kepercayaan dan saling pengertian, sehingga mudah menemukan solusi. Bisa jadi, permasalahan memiliki dampak positif untuk meneguhkan ikatan suami-istri.

6. Sikap qana’ah

Di antara tanda keharmonisan cinta pasutri adalah sikap merasa puas dengan yang ada (qana’ah); merasa puas dengan prasarana hidup yang tersedia. Kelanjutan sikap manja, kebiasan hidup serba ada, boros dan berfoya-foya pada masa kecil atau remaja termasuk salah satu faktor yang memicu pertikaian pasutri. Sikap demikian berlawanan dengan kedewasaan yang menuntut pandangan realistis tentang kehidupan. Hal-hal picisan dan glamor yang digembar-gemborkan media publikasi sejatinya tidak akan menciptakan kebahagiaan. Karena kebahagiaan sejati memancar dari hati dan jiwa terdalam, bukan bertolak dari aspek-aspek materi yang justru memicu kesenjangan dan konflik pasutri.

7. Sikap toleransi kedua belah pihak

Sungguh  sangat tidak logis jika setiap pihak mengharapkan perilaku ideal permanen dari pasangannya dalam hubungan rumah tangga, karena menurut tabiatnya, manusia kadang salah dan benar. Suami atau istri kadang lupa dan khilaf sehingga kerap mengulangi kesalahan serta kekeliruannya. Dia mungkin melakukan kesalahan karena ketidaktahuan, dan mengulanginya tanpa disadarinya. Jika setiap pihak berkeinginan untuk menghukum, menghakimi, atau membalas dendam untuk setiap kesalahan yang dilakukan pasangannya, maka berarti dia merusak fondasi keharmonisan rumah tangga.

…Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman…

Jika kita mencela segala hal, maka kita tidak akan menemukan sesuatu yang tidak kita cela. Melakukan kesalahan adalah hal lumrah yang hanya membutuhkan pelurusan, pengarah, dan petunjuk, yang dibarengi dengan sikap penyesalan dan keinginan untuk berubah lebih baik. Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman. Yakinlah bahwa seseorang tidak akan kehabisan cara yang sesuai untuk mengoreksi kesalahan dan penyimpangan pasangannya. Jalan terbaik dalam hal ini adalah nasihat yang tenang dan membuat pasangannya merasa bahwa hal itu adalah untuk kebaikan diri dan keluarganya.

8. Berterus-terang

Sikap terus terang, kejujuran, dan keberanian adalah kunci kebahagiaan kehidupan rumah tangga yang tidak mungkin nihil dari kesalahan. Dalam artian, jika Anda melakukan kesalahan, maka yang harus Anda lakukan adalah bergegas meminta maaf, berani mengakuinya, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari. Sikap tersebut sama sekali tidak berarti menistakan status dan harga diri Anda. Hal itu justru mendorong pihak lain untuk menghormati, mempercayai, dan memaafkan Anda.

9. Kepedulian dan solidaritas

Bagian fragmen terindah kehidupan rumah tangga adalah kepedulian dan solidaritas yang dilakoni suami atau istri dalam menghadapi kesulitan dengan kesabaran dan perjuangan luar biasa. Tatkala istri berdiri di samping suaminya, maka suami akan merasa kuat dan penuh percaya diri, begitu juga sebaliknya. Ketika istri atau suami merasakan bahwa pasangannya merasa kuat dan percaya diri, maka dia akan merasa jiwanya diliputi kedamaian dan ketenteraman. Sisi ini pada kenyataannya merupakan esensi pernikahan dan integrasi batin di antara kedua belah pihak.

10. Kearifan

Kearifan satu sama lain –hingga pada situasi yang paling suram— membantu meletakkan fondasi kukuh keharmonisan. Bisa jadi, dikarenakan sebuah kesalahan, suami atau istri memiliki kemampuan hebat untuk mencelakai pasangannya, hanya saja kearifan mencegahnya melakukan hal itu. Kearifan memperkokoh semangat kesepahaman di antara keduanya. Atau salah satu pasutri mungkin merasa lebih berhak dalam hal tertentu, namun setelah berpikir ulang tentang hal itu, dia tidak lagi keukeuh mempertahankan pendapatnya yang bisa memicu friksi.

…masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi…

Ketika dia mundur dengan motif kearifan, maka dia berarti melenyapkan aroma konflik dan perselisihan. Namun jika sikap mau menang sendiri dan superioritas negatif menggantikan posisi kearifan, maka kedamaian dan kemapanan kehidupan rumah tangga akan tercederai. Jika demikian, tak heran jika masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi. [ganna pryadha/voa-islam.com]

Baca artikel terkait:

  1. 10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri.
  2. Keluarga Sakinah: 17 Jurus Membahagiakan Suami.
  3. Hindari Enam Hal yang Bikin Suami Marah.
  4. Tips Meredam Kemarahan Suami.
  5. Tips Istri Romantis: Menghindari Kejenuhan Berumah Tangga.
  6. Tips Rumah Tangga Sakinah: Pahami Apa yang Diinginkan Suami dari Istri.
  7. Tips Rumah Tangga Bahagia: Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

Ahad, 14 Feb 2016 21:31

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Ahad, 14 Feb 2016 20:42

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Ahad, 14 Feb 2016 20:22

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Ahad, 14 Feb 2016 19:31

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

Ahad, 14 Feb 2016 17:42

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Ahad, 14 Feb 2016 17:31

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Ahad, 14 Feb 2016 16:30

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Ahad, 14 Feb 2016 16:24

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Ahad, 14 Feb 2016 16:00

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

Ahad, 14 Feb 2016 15:55

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Ahad, 14 Feb 2016 15:36

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Ahad, 14 Feb 2016 15:31

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Ahad, 14 Feb 2016 14:35

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Ahad, 14 Feb 2016 14:17

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Ahad, 14 Feb 2016 14:00

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Ahad, 14 Feb 2016 13:00

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ahad, 14 Feb 2016 12:11

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Ahad, 14 Feb 2016 11:10



Must Read!
X