Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
107.328 views

10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri

SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.

Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:

1. Berupaya saling mengenal dan memahami

Perbedaan lingkungan dan kondisi tempat suami atau istri tumbuh sangat berpengaruh dalam pembentukan ragam selera, perilaku, dan sikap yang berlainan pada setiap pihak dari yang lain. Hal itu merupakan kewajiban setiap pasutri untuk memahami keadaan ini dan berusaha mengetahui serta mengenal pihak lain yang menjadi pasangan hidupnya. Mereka juga harus mengetahui semua hal yang berkaitan dengan situasi kehidupan yang mempengaruhi, sehingga dapat maju ke depan dan mewujudkan keharmonisan.

2. Perasaan timbal-balik

Suami dan istri adalah partner dalam satu kehidupan yang direkatkan dalam tali pernikahan; satu ikatan suci yang mempertemukan keduanya. Tak pelak lagi, keduanya harus berbagi suka-duka; membagi kesedihan dan kegembiraan bersama. Keduanya saling berkelindan untuk menyongsong satu cita-cita luhur yaitu mewujudkan tatanan kehidupan berdasarkan aturan Allah dan Rasul-Nya. Untuk memupuk kasih sayang di masing-masing pihak, suami membutuhkan cinta istri, dan istri pun membutuhkan cinta suami.

…Suami dan istri harus berbagi suka-duka, membagi kesedihan dan kegembiraan bersama…

3. Setiap pihak harus hormat

Ketika suami atau istri memasuki rumahnya, maka dia layak mendapatkan penghormatan dan apresiasi dari pasangannya. Hal itu bertujuan untuk menjaga harkat dan mengangkat prestise pasutri, sehingga masing-masing merasa nyaman untuk membangun rumah tangga harmonis. Dalam hal ini, sudah menjadi kewajiban pasutri untuk mencari poin-poin positif yang dimiliki masing-masing untuk digunakan sebagai penopang sikap saling menghormati.

4. Berusaha menyenangkan pasangannya

Dalam kehidupan keluarga, bahkan dalam kehidupan sosial secara general, jika seseorang berusaha mengedepankan dan mengutamakan orang lain dari dirinya sendiri, maka berarti dia telah menanam benih-benih cinta dan kedekatan kepada semua orang di sekelilingnya.

Dengan demikian, setiap pasutri disarankan untuk senantiasa menyenangkan pasangannya, dan mendahulukan serta mengutamakannya dari dirinya sendiri, demi memperkukuh ikatan cinta kasih di antara keduanya. Pasalnya, ketika suami melihat istri membaktikan diri untuk menyenangkan dirinya, tentunya dia akan melakukan sesuatu yang bisa membuat senang dan gembira hati istri. Hal itu dilakukannya untuk membalas kebaikan istrinya, atau setidaknya sebagai pengakuan atas kebaikan tersebut.

5. Mengatasi persoalan bersama

Pernikahan merupakan bentuk relasi partnership dan partisipasi. Partnership yang berdiri di atas landasan kesamaan tujuan, cita-cita, sikap, intuisi dan perasaan, serta kolaborasi dan solidaritas dalam memecahkan setiap persoalan. Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, maka masalah itu dilihat sebagai suatu kecemasan kolektif.

…Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, harus dipandang sebagai suatu kecemasan kolektif…

Paradigma demikian memicu suami agar berusaha bekerja keras dalam rangka memberikan kehidupan mulia bagi istri dan anak-anaknya. Pun demikian, istri akan berusaha menjalankan urusan rumah tangga sesuai prosedur yang disepakati bersama. Upaya yang dilakukan oleh suami dan istri tersebut merupakan solusi untuk memecahkan masalah bersama. Pun demikian, baik suami maupun istri tidak perlu menyembunyikan problemnya, bahkan diperlukan kejujuran dan transparansi demi menumbuhkan benih-benih kepercayaan dan saling pengertian, sehingga mudah menemukan solusi. Bisa jadi, permasalahan memiliki dampak positif untuk meneguhkan ikatan suami-istri.

6. Sikap qana’ah

Di antara tanda keharmonisan cinta pasutri adalah sikap merasa puas dengan yang ada (qana’ah); merasa puas dengan prasarana hidup yang tersedia. Kelanjutan sikap manja, kebiasan hidup serba ada, boros dan berfoya-foya pada masa kecil atau remaja termasuk salah satu faktor yang memicu pertikaian pasutri. Sikap demikian berlawanan dengan kedewasaan yang menuntut pandangan realistis tentang kehidupan. Hal-hal picisan dan glamor yang digembar-gemborkan media publikasi sejatinya tidak akan menciptakan kebahagiaan. Karena kebahagiaan sejati memancar dari hati dan jiwa terdalam, bukan bertolak dari aspek-aspek materi yang justru memicu kesenjangan dan konflik pasutri.

7. Sikap toleransi kedua belah pihak

Sungguh  sangat tidak logis jika setiap pihak mengharapkan perilaku ideal permanen dari pasangannya dalam hubungan rumah tangga, karena menurut tabiatnya, manusia kadang salah dan benar. Suami atau istri kadang lupa dan khilaf sehingga kerap mengulangi kesalahan serta kekeliruannya. Dia mungkin melakukan kesalahan karena ketidaktahuan, dan mengulanginya tanpa disadarinya. Jika setiap pihak berkeinginan untuk menghukum, menghakimi, atau membalas dendam untuk setiap kesalahan yang dilakukan pasangannya, maka berarti dia merusak fondasi keharmonisan rumah tangga.

…Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman…

Jika kita mencela segala hal, maka kita tidak akan menemukan sesuatu yang tidak kita cela. Melakukan kesalahan adalah hal lumrah yang hanya membutuhkan pelurusan, pengarah, dan petunjuk, yang dibarengi dengan sikap penyesalan dan keinginan untuk berubah lebih baik. Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman. Yakinlah bahwa seseorang tidak akan kehabisan cara yang sesuai untuk mengoreksi kesalahan dan penyimpangan pasangannya. Jalan terbaik dalam hal ini adalah nasihat yang tenang dan membuat pasangannya merasa bahwa hal itu adalah untuk kebaikan diri dan keluarganya.

8. Berterus-terang

Sikap terus terang, kejujuran, dan keberanian adalah kunci kebahagiaan kehidupan rumah tangga yang tidak mungkin nihil dari kesalahan. Dalam artian, jika Anda melakukan kesalahan, maka yang harus Anda lakukan adalah bergegas meminta maaf, berani mengakuinya, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari. Sikap tersebut sama sekali tidak berarti menistakan status dan harga diri Anda. Hal itu justru mendorong pihak lain untuk menghormati, mempercayai, dan memaafkan Anda.

9. Kepedulian dan solidaritas

Bagian fragmen terindah kehidupan rumah tangga adalah kepedulian dan solidaritas yang dilakoni suami atau istri dalam menghadapi kesulitan dengan kesabaran dan perjuangan luar biasa. Tatkala istri berdiri di samping suaminya, maka suami akan merasa kuat dan penuh percaya diri, begitu juga sebaliknya. Ketika istri atau suami merasakan bahwa pasangannya merasa kuat dan percaya diri, maka dia akan merasa jiwanya diliputi kedamaian dan ketenteraman. Sisi ini pada kenyataannya merupakan esensi pernikahan dan integrasi batin di antara kedua belah pihak.

10. Kearifan

Kearifan satu sama lain –hingga pada situasi yang paling suram— membantu meletakkan fondasi kukuh keharmonisan. Bisa jadi, dikarenakan sebuah kesalahan, suami atau istri memiliki kemampuan hebat untuk mencelakai pasangannya, hanya saja kearifan mencegahnya melakukan hal itu. Kearifan memperkokoh semangat kesepahaman di antara keduanya. Atau salah satu pasutri mungkin merasa lebih berhak dalam hal tertentu, namun setelah berpikir ulang tentang hal itu, dia tidak lagi keukeuh mempertahankan pendapatnya yang bisa memicu friksi.

…masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi…

Ketika dia mundur dengan motif kearifan, maka dia berarti melenyapkan aroma konflik dan perselisihan. Namun jika sikap mau menang sendiri dan superioritas negatif menggantikan posisi kearifan, maka kedamaian dan kemapanan kehidupan rumah tangga akan tercederai. Jika demikian, tak heran jika masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi. [ganna pryadha/voa-islam.com]

Baca artikel terkait:

  1. 10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri.
  2. Keluarga Sakinah: 17 Jurus Membahagiakan Suami.
  3. Hindari Enam Hal yang Bikin Suami Marah.
  4. Tips Meredam Kemarahan Suami.
  5. Tips Istri Romantis: Menghindari Kejenuhan Berumah Tangga.
  6. Tips Rumah Tangga Sakinah: Pahami Apa yang Diinginkan Suami dari Istri.
  7. Tips Rumah Tangga Bahagia: Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Buku Panduan Ramadhan yang dibagikan Program Sedekah Buku ludes habis. Buku sedang proses cetak ulang....

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Seluruh hidupnya diinfakkan untuk Islam. Kedua anak yatimnya dilepas berjihad. Ia aktif membantu pendanaan beberapa pesantren. Saat ini butuh bantuan Rp 35 juta untuk biaya rumah sakit....

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Untuk mengejar cita-cita menjadi ahli tafsir, mahasiswi Indonesia ini kuliah jurusan Al-Qur'an dan Hadits. Saat ini sedang menyusun skripsi butuh dana 3.000 Dirham (sekitar Rp 6 Juta)....

Latest News
Terulangnya Masa Kaum Nabi Luth yang Ingkar di Amerika Serikat

Terulangnya Masa Kaum Nabi Luth yang Ingkar di Amerika Serikat

Rabu, 01 Jul 2015 12:30

Kekerasan pada Perempuan & Anak Hasil dari Lemahnya Hukum di Indonesia

Kekerasan pada Perempuan & Anak Hasil dari Lemahnya Hukum di Indonesia

Rabu, 01 Jul 2015 11:50

Tatkala Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat?

Tatkala Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat?

Rabu, 01 Jul 2015 11:48

Misteri Rekaman Kriminalisasi KPK

Misteri Rekaman Kriminalisasi KPK

Rabu, 01 Jul 2015 11:30

Malam Lailatur Qadr, Pakar NASA Masuk Islam

Malam Lailatur Qadr, Pakar NASA Masuk Islam

Rabu, 01 Jul 2015 11:15

Terbuka Hidayah Setelah Masuk dalam Penjara!

Terbuka Hidayah Setelah Masuk dalam Penjara!

Rabu, 01 Jul 2015 11:14

Sri Mulyani Calon Kuat Menteri Keuangan

Sri Mulyani Calon Kuat Menteri Keuangan

Rabu, 01 Jul 2015 11:00

Yunani Bangkrut, dan Uni Eropa Akan Ikut Bangkrut

Yunani Bangkrut, dan Uni Eropa Akan Ikut Bangkrut

Rabu, 01 Jul 2015 10:52

Tak Ada yang Profesional, Syafii Maarif Minta Jokowi Reshuffle Menterinya

Tak Ada yang Profesional, Syafii Maarif Minta Jokowi Reshuffle Menterinya

Rabu, 01 Jul 2015 10:51

Nurcholis Mengaku Sudah Menikahkan 638 Pasangan Beda Agama

Nurcholis Mengaku Sudah Menikahkan 638 Pasangan Beda Agama

Rabu, 01 Jul 2015 10:12

Anak-Anak Muda yang Menemukan dan Memilih Jalan Kematian

Anak-Anak Muda yang Menemukan dan Memilih Jalan Kematian

Rabu, 01 Jul 2015 09:55

Hebat! Brigadir Syahputra Bergabung Dengan ISIS dan Gugur di Suriah

Hebat! Brigadir Syahputra Bergabung Dengan ISIS dan Gugur di Suriah

Rabu, 01 Jul 2015 08:23

Siapa Sejatinya yang Tidak Becus Menterinya atau Presidennya?

Siapa Sejatinya yang Tidak Becus Menterinya atau Presidennya?

Rabu, 01 Jul 2015 08:06

ISIS Ancam Gulingkan Pemerintahan Hamas di Jalur Gaza

ISIS Ancam Gulingkan Pemerintahan Hamas di Jalur Gaza

Rabu, 01 Jul 2015 07:45

 Sekolah-sekolah Kristen di Kenya Menjadi Alat Pemurtadan  Muslim

Sekolah-sekolah Kristen di Kenya Menjadi Alat Pemurtadan Muslim

Rabu, 01 Jul 2015 07:15

Pendukung Al-Qaidah Yaman Serang Penjara di Kota Taiz, Bebaskan Lebih 1200 Tahanan

Pendukung Al-Qaidah Yaman Serang Penjara di Kota Taiz, Bebaskan Lebih 1200 Tahanan

Rabu, 01 Jul 2015 07:00

Kematian Hisham Barakat, al-Sisi Akan Melaksanakan Darurat Militer di Mesir

Kematian Hisham Barakat, al-Sisi Akan Melaksanakan Darurat Militer di Mesir

Rabu, 01 Jul 2015 06:40

Ular, Senjata Baru Mujahid Palestina Hadapi Israel

Ular, Senjata Baru Mujahid Palestina Hadapi Israel

Rabu, 01 Jul 2015 06:12

Meningkat 500 Persen, Muslim Papua Nugini Perdalam Islam di Jayapura

Meningkat 500 Persen, Muslim Papua Nugini Perdalam Islam di Jayapura

Rabu, 01 Jul 2015 05:53

Kapuspen TNI: 79 jenasah korban Hercules telah dievakuasi

Kapuspen TNI: 79 jenasah korban Hercules telah dievakuasi

Rabu, 01 Jul 2015 05:50



Must Read!
X