Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
54.531 views

Menggugat Hari Wafat Isa Almasih alias Hari Ulang Tahun Kematian Tuhan

Jum’at 22 April 2011 adalah hari libur nasional bertepatan dengan hari raya umat kristiani, yaitu hari kematian Yesus Kristus alias hari wafat Isa Almasih.

Bagi umat Islam, istilah hari wafat Isa Almasih ini kurang tepat, karena menurut aqidah Islam, Nabi Isa alaihissalam tidak mati dan tidak pula disalib. Agama yang meyakini kematian Yesus di tiang salib adalah Kristen. Maka istilah yang lebih tepat adalah Hari Kematian Yesus Kristus. Karena dalam pandangan Kristen, Yesus adalah salah satu oknum Tuhan, maka istilah yang lebih pas lagi adalah “Hari Ulang Tahun Kematian Tuhan Kristiani.” Di kalangan Kristen, hari kematian Yesus itu masyhur dengan sebutan Jum’at Agung.

Ulang tahun kematian Yesus di tiang salib adalah salah satu inti iman Kristiani. Dalam 12 Pengakuan Iman Rasuli (Credo Nicaeano-Constantinopolitanum), umat Kristen memakai tiga perkataan untuk menekankan keyakinan akan kematian Yesus: “Dan kepada Yesus Kristus, Anaknya yang tunggal, Tuhan kita... disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.”

Sedemikian pentingnya makna salib dalam iman kristiani, sehingga tanpa adanya penyaliban Yesus, maka gugurlah keyakinan Kristen tentang dosa waris, penebusan dosa, Trinitas, dan ketuhanan Yesus.

Terkait dengan Hari Ulang Tahun Kematian Yesus, beberapa waktu lalu penulis mendapati buku berjudul Memfitnah Yesus karya Dr Erwin Lutzer di toko buku Gramedia. Buku setebal 167 halaman yang diterbitkan oleh Light Publishing Jakarta ini adalah terjemahan dari edisi asli dalam bahasa Inggris Slandering Jesus.

Secara khusus, buku apologetika kristiani ini didedikasikan untuk memerangi berbagai pandangan teologi yang menentang doktrin Kristen tentang penyaliban, kematian dan ketuhanan Yesus Kristus. Dengan telak, Erwin menuding paham-paham tentang Yesus yang bertolak belakang dengan Kristen sebagai kebohongan.

Dalam bab II, secara khusus Erwin menghantam Al-Qur'an sebagai kebohongan, karena membantah penyaliban Yesus. Dalam judul “Kebohongan 2: Yesus Tidak Disalibkan.” Di bawah judul tersebut, ia mencantumkan terjemah Al-Qur'an surat An-Nisa’ 157” (hlm. 39).

Menurut Erwin, kisah Al-Qur'an tentang kegagalan penyaliban Yesus adalah kebohongan. Alasannya, jika Tuhan menggagalkan penyaliban dengan membuat orang Yahudi salah tangkap, berarti Tuhan dalam Al-Qur'an bersalah atas tindak penipuan. Erwin menulis:

“Menurut Al-Qur'an, orang-orang Yahudi tidak berhasil membunuh Yesus, yang disebut sebagai rasul Tuhan.  Beberapa penerjemah Muslim mengatakan bahwa orang-orang Yahudi membunuh seseorang yang dibuat Yesus tampak seperti Yesus. Tetapi hal ini akan membuat Tuhan bersalah atas penipuan dan ilusi. Mengapa Tuhan mau ikut serta dalam suatu tindakan yang menipu dan tidak jujur dengan menciptakan seseorang yang tampak seperti Yesus dan membuat orang yang tidak bersalah ini mati sebagai ganti Yesus? Tuhan pastinya bersalah karena tindak penipuan, memimpin orang-orang untuk percaya bahwa yang disalibkan itu adalah Yesus padahal kenyataannya itu adalah orang lain.” (hlm. 41).

Ayat Al-Qur'an yang digugat DR Erwin adalah sbb: “Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina), dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,” padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa” (Qs An-Nisa’ 157).

Menurut ayat tersebut, orang-orang kafir tidak berhasil menangkap dan menyalib Nabi Isa, apalagi sampai membunuhnya. Karena yang mereka tangkap lalu mereka salibkan ialah orang lain yang diserupakan dengan Nabi Isa.

...laporan penyaliban dalam Bibel penuh kontradiktif dan keraguan...

Para mufassir memahamkan surat An-Nisa’ 157 bahwa Nabi Isa sama sekali tidak disalib dan dibunuh, karena yang disalib dan dibunuh adalah orang lain yang diserupakan dengan Nabi Isa. Prof Dr H Mahmud Yunus dalam Tafsir Al-Qur’anul Karim menerjemahkan ayat tersebut, “Sebenarnya Isa itu bukan mereka bunuh atau mereka salibkan, tetapi yang mereka salib itu, adalah orang yang serupa dengan Isa, yang telah dibuat samar” (hlm. 94). Prof Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menyatakan, “Syubbiha artinya disamarkan. Yaitu diadakan orang lain, lalu ditimbulkan sangka dalam hati orang yang hendak membunuh itu bahwa orang lain itulah Isa” (Juz 6 hlm. 21).

Penyerupaan wajah orang lain menjadi Yesus sehingga proses penyaliban menjadi salah alamat tersebut, juga didukung data-data dalam Bibel bahwa:

  1. Penangkapan dilakukan pada waktu gelap (Yohanes 18:3).
  2. Salah tangkap menjadi semakin mungkin, karena Yesus punya mukjizat dapat merubah wajah (Matius 17:2).
  3. Para tentara yang melakukan penangkapan tidak ada yang mengenal wajah Yesus, sehingga mereka harus menyewa Yudas untuk menunjukkan siapa Yesus, dengan upah 30 keping uang perak (Matius 26:15).

KISAH PENYALIBAN YESUS PATUT DIRAGUKAN

Pernyataan Al-Qur'an bahwa orang-orang berselisih paham dan ragu-ragu tentang pembunuhan Isa adalah kebenaran yang tak dapat disangkal. Buktinya, laporan penyaliban dalam Bibel penuh kontradiktif dan keraguan, misalnya soal waktu penyaliban.

  1. Menurut Injil Markus 15:25, Yesus disalib pada jam 9: “Hari jam sembilan ketika ia (Yesus) disalibkan.”
  2. Padahal menurut Injil Yohanes 19:14, pada jam 12 Yesus masih belum disalib: “Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas.”
  3. Sementara kedua Injil lainnya, yaitu Matius dan Lukas abstain tidak menulis apapun tentang waktu penyaliban.

Kontradiksi penyaliban Yesus masih banyak lagi, bisa dibaca dalam buku Dokumen Pemalsuan Alkitab terbitan Victory Press.

Penyelamatan terhadap Nabi Isa dari penyaliban adalah tindakan yang sangat tepat dan terhormat. Bukankah Bibel sendiri mengakui bahwa orang yang mati di tiang salib adalah manusia terkutuk:

“…Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatia 3: 13).

Penyelamatan Tuhan dalam terhadap Nabi Isa dari penyaliban orang-orang kafir adalah tindakan yang Maha Tepat, bukan tipuan seperti tudingan Erwin Lutzer.

“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”
(Qs. Ali Imran 54).

Maka sungguh aneh tudingan Dr Erwin Lutzer bahwa Tuhan dalam Al-Qur'an melakukan kesalahan dan penipuan. Rupanya Erwin lebih memihak orang kafir yang menginginkan kematian Nabi Isa dengan cara yang terkutuk.

LAPORAN BIBEL TENTANG PENYALIBAN YESUS DIRAGUKAN

Setelah menuding Al-Qur'an berbohong soal keselamatan Yesus dari penyaliban, Dr Erwin Lutzer, mencoba membandingkan validitas Al-Qur'an dan Bibel. Menurutnya, Bibel lebih dipercaya karena Injil saksi mata sehingga laporannya lebih akurat ketimbang Al-Qur'an yang ditulis lebih dari 500 tahun kemudian oleh seorang Muhammad yang bukan saksi mata. Erwin menulis:

“Kitab Injil melaporkan mengenai kematian Yesus dengan kesadaran akan keadaan yang sebenarnya dan secara mendetail yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang merupakan saksi mata dari peristiwa tersebut. Selain para  tentara Romawi, banyak orang yang berkumpul untuk melihat apa yang sedang terjadi saat itu” (hlm. 44).

Dalam pernyataan tersebut, Lutzer berdusta terhadap para murid Yesus, karena para murid Yesus bukanlah saksi mata penyaliban. Terbukti, menurut Bibel, ketika Yesus dibekuk tentara kafir, semua muridnya lari tunggang-langgang meninggalkan Yesus (Markus 14: 46-50).

...Lutzer berdusta terhadap para murid Yesus, karena para murid Yesus bukanlah saksi mata penyaliban...

Bahkan ketika dihadapkan di pengadilan, Yesus sangat membutuhkan pembelaan para muridnya. Tetapi semua murid Yesus tak satupun yang melakukan pembelaan. bahkan Petrus, murid kesayangan Yesus, justru menyangkal dan mengaku tak kenal dengan Yesus (Markus 14: 68-71).

Para penulis keempat Injil pun tak satupun yang menyaksikan peristiwa dengan mata kepalanya. Semua penulis Injil ini bukan murid Yesus, bahkan Injil Markus sampai sekarang masih belum diketahui dengan pasti siapa pengarangnya, karena ia tidak menperkenalkan diri dalam Injil yang ditulisnya. Perhatikan komentar Lembaga Biblika Indonesia dalam Tafsir Injil Markus berikut:

“Pengarang Injil Markus adalah murid Petrus dari Roma, yang menyebutnya 'Markus, anakku'” (I Petrus 5: 13). Belum jelas apakah Markus ini sama dengan Yohanes Markus dari Yerusalem, anak Maria, yang tempatnya digunakan untuk berkumpul dan berdoa jemaat Kristen pertama (Kisah Para Rasul 12: 12).

Tanpa memperkenalkan diri, Markus memulai penulisannya: “Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.” Dalam karyanya, Markus tidak menonjolkan diri. Juga tidak menyebut nama sendiri atau menambahkan sesuatu yang dapat menyingkapkan kepribadiannya” (hlm. 9-10).

Jika pengarang Injil itu masih misterius, maka mempercayai karya tulisnya sebagai dasar keimanan adalah kepercayaan yang misterius.

...Jika para penulis Injil itu adalah saksi mata terjadinya penyaliban Yesus, maka bisa dipastikan kontradiksi kronologis itu tidak perlu terjadi...

KONTRADIKSI CERITA PENYALIBAN DALAM BIBEL

Kesimpulan bahwa para penulis Injil bukan saksi mata cerita penyaliban dalam Bibel, semakin diperkuat dengan banyaknya kontradiksi kronologis kisah penyaliban Yesus, misalnya:

a. Tulisan apa yang ada di atas kayu salib?

Injil Matius 27:37 melaporkan bahwa di atas salib Yesus terpampang tulisan “Inilah Yesus Raja orang Yahudi”. Sedangkan Injil Markus 15: 26 melaporkan bahwa tulisan itu berbunyi “Raja orang Yahudi”. Lukas 23:38 membaca bahwa tulisan di salib Yesus adalah “Inilah raja orang Yahudi”. Sangat berbeda dengan laporan Yohanes 19:19 “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi”. Ini adalah pertentangan yang nyata.

b. Berapa orang yang mencaci maki Yesus di atas kayu salib?

Menurut Matius 27:44 dan Markus 15: 32, ada dua orang yang mencaci maki Yesus di atas kayu salib. Sedangkan Lukas 3:39 me¬la¬por¬¬kan bahwa yang mencaci Yesus hanya satu orang saja. Jelas kontradiksi, bukan?

c. Apakah Yesus mengecap anggur bercampur empedu?

Matius 27: 33-34 melaporkan bahwa Yesus mengecapnya. Sebaliknya, Markus 15: 23 melaporkan bahwa di atas tiang salib Yesus malah menolak anggur. Bukankah ini sangat kontradiktif?

d. Apakah teriakan Yesus waktu disalib?

Menurut Matius 27: 46-52 dan Markus 15: 34-38, sebelum mati Yesus berteriak “Eli, Eli, lama sabakhtani”, sedangkan Lukas 23: 45-46 mengatakan bahwa teriakan Yesus itu adalah “Ya Bapa, ke dalam tanganMu kuserahkan nyawaku”. Ini pertentangan ayat yang tidak bisa ditemukan, bukan??

e. Siapakah yang menurunkan tubuh Yesus dari tiang salib?

Matius 27: 59-60, Markus 15: 45-46 dan Lukas 23: 53 melaporkan bahwa yang menurunkan mayat Yesus dari tiang salib adalah Yusuf Arimatea sendiri. Tetapi Yohanes 19:38-42 membantah dan melapor¬kan bahwa yang menurunkan adalah Yusuf Arimatea dan Nicodemus. Ini jelas dua versi kisah yang saling berbeda!!

Jika para penulis Injil itu adalah saksi mata terjadinya penyaliban Yesus, maka bisa dipastikan kontradiksi kronologis itu tidak perlu terjadi. Adanya kontradiksi kronologis itu membuktikan bahwa para penulis Injil itu bukanlah saksi mata. Kemungkinan lainnya, kontradiksi itu terjadi bila para penulis Injil adalah orang-orang yang ceroboh atau lemah ingatan.

...Daripada menggugat kitab suci agama lain, lebih bermanfaat bagi Dr Erwin Lutzer jika ia menyelidiki dan memperbaiki kekisruhan Alkitab (Bibel)...

Maka, gugatan Dr Erwin Lutzer terhadap Al-Qur'an tidak relevan dan upaya pemborosan energi. Daripada menggugat kitab suci agama lain, lebih bermanfaat bagi Dr Erwin Lutzer jika ia menyelidiki keruwetan dan problematika Alkitab (Bibel) yang mengisahkan penyaliban Yesus dengan seribu satu kerumitan. [a ahmad hizbullah mag/voa-islam.com]

Baca berita terkait:

  1. Menyoal Hari Ulang Tahun Kematian Tuhan
  2. Mengimani Wajah Yesus yang Hangus di Wajan Babi
  3. Foto Yesus Berhadiah Mobil BMW (Menjawab Testimoni Dusta Penginjil Sunda)
  4. Syahadat Yesus Kristus: Islami ataukah Kristiani?
  5. Kuis Natal Berhadiah Mobil BMW
  6. Islam Adalah Geng Pemuja Setan dan Pembunuh Manusia? (Membedah Blog Kafir - 1)
  7. Matematika Bibel atau Al-Qur'an yang Salah Hitung? (Membedah Blog Kafir - 2)
  8. Soal Gereja Albertus Bekasi: Uskup Agung Berbohong di hadapan Jemaat Misa Natal
  9. Mengaku Sarjana Islam, Pendeta Terbongkar Kedoknya
  10. Misi Jelang Natal: Kristenkan Muslim dengan Tipuan
  11. 'Tuhan' Yesus  versus Tuhannya Yesus
  12. Menggugat Hari Wafat Isa Almasih alias Hari Ulang Tahun Kematian Tuhan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh yang Lain?

Senin, 17 Jun 2019 10:50

Ikuti Jejak NU dan Muhammadiyah, Persis Segera Produksi Film Layar Lebar

Ikuti Jejak NU dan Muhammadiyah, Persis Segera Produksi Film Layar Lebar

Senin, 17 Jun 2019 08:49

Militer Mali Klaim Pasukan Prancis dan Mali Tewaskan 20 Jihadis dalam Operasi di Akabar

Militer Mali Klaim Pasukan Prancis dan Mali Tewaskan 20 Jihadis dalam Operasi di Akabar

Ahad, 16 Jun 2019 22:45

50 Tahanan Palestina Lakukan Upaya Mogok Makan Baru di Penjara Israel

50 Tahanan Palestina Lakukan Upaya Mogok Makan Baru di Penjara Israel

Ahad, 16 Jun 2019 22:35

Erdogan: Sistem Pertahanan Rudal S-400 Akan Mulai Tiba Bulan Juli

Erdogan: Sistem Pertahanan Rudal S-400 Akan Mulai Tiba Bulan Juli

Ahad, 16 Jun 2019 22:15

Serangan Pemboman Al-Shabaab di Ibukota Somalia dan Perbatasan Kenya Tewaskan 18 Orang

Serangan Pemboman Al-Shabaab di Ibukota Somalia dan Perbatasan Kenya Tewaskan 18 Orang

Ahad, 16 Jun 2019 22:00

Mantan Presiden Omar al-Bashir Akan Dirujuk ke Pengadilan Setelah Masa Banding Satu Pekan

Mantan Presiden Omar al-Bashir Akan Dirujuk ke Pengadilan Setelah Masa Banding Satu Pekan

Ahad, 16 Jun 2019 21:31

Menjaga Persaudaraan sebagai Implementasi Nilai-nilai Ketaqwaan Pasca Ramadhan

Menjaga Persaudaraan sebagai Implementasi Nilai-nilai Ketaqwaan Pasca Ramadhan

Ahad, 16 Jun 2019 09:53

Waspada Narasi Toleransi

Waspada Narasi Toleransi

Ahad, 16 Jun 2019 08:25

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

Ahad, 16 Jun 2019 08:20

Yes, Kini Ada Perpustakaan Islam Apps dalam HP Android Kamu!

Yes, Kini Ada Perpustakaan Islam Apps dalam HP Android Kamu!

Ahad, 16 Jun 2019 07:53

Mantan Presiden Terguling Sudan akan Diadili Pekan Depan

Mantan Presiden Terguling Sudan akan Diadili Pekan Depan

Ahad, 16 Jun 2019 07:22

Rezim Suriah Kembali Tewaskan 7 Warga Sipil di Zona De-Eskalasi

Rezim Suriah Kembali Tewaskan 7 Warga Sipil di Zona De-Eskalasi

Ahad, 16 Jun 2019 06:46

Drone Pemberontak Syiah Houthi Targetkan Bandara di Selatan Saudi

Drone Pemberontak Syiah Houthi Targetkan Bandara di Selatan Saudi

Ahad, 16 Jun 2019 06:41

AS Targetkan Jaringan Listrik Rusia dalam Peningkatan Serangan Online

AS Targetkan Jaringan Listrik Rusia dalam Peningkatan Serangan Online

Ahad, 16 Jun 2019 06:28

Berusaha Terapkan Prinsip Syariah, RSUD Tangerang Justru Dipermasalahkan

Berusaha Terapkan Prinsip Syariah, RSUD Tangerang Justru Dipermasalahkan

Ahad, 16 Jun 2019 06:09

Kubu Prabowo Harus Penuhi 6 Syarat Jika akan Tuntut Diskualifikasi Jokowi

Kubu Prabowo Harus Penuhi 6 Syarat Jika akan Tuntut Diskualifikasi Jokowi

Ahad, 16 Jun 2019 06:03

Refleksi Ramadhan 1440 : Kembali kepada Syariat Allah

Refleksi Ramadhan 1440 : Kembali kepada Syariat Allah

Ahad, 16 Jun 2019 04:15

Tumbangnya Instagram Disebut Tidak Terkait dengan Sidang MK

Tumbangnya Instagram Disebut Tidak Terkait dengan Sidang MK

Sabtu, 15 Jun 2019 23:20

Hikmah Penerapan Al Qur'an

Hikmah Penerapan Al Qur'an

Sabtu, 15 Jun 2019 23:03


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X