Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
32.971 views

Awas!! Ada Misi Kristen di Pesantren NII Al-Zaytun (1)

Menurut Tim Investigasi MUI yang telah meneliti NII dan Ma'had Al-Zaitun sejak tahun 2002, ada tiga relasi antara NII KW 9 dengan Ma’had (Pesantren) Al-Zaytun, yaitu relasi historis, relasi kepemimpinan dan relasi finansial.

Bukan rahasia lagi, doktrin sesat NII KW 9 di era Panji Gumilang. Siapa saja umat Islam yang di luar kelompoknya dianggap kafir, karena itu halal darahnya dan hartanya boleh dirampas sebagai harta rampasan (fa’i). Jamaahnya diperas, sebagai objek pengumpulan dana. Para anggota jamaah yang tidak berinfak dianggap berhutang. Karena itu mereka membolehkan pengikutnya untuk mencuri, merampok, berdusta atas nama agama demi memenuhi tuntunan baiatnya.

Sikap NII KW 9 itu sangat kontras dengan perlakuan Ma’had NII Al-Zaytun terhadap para pendeta, misionaris dan jemaat Kristen. Setiap akhir tahun, Panji Gumilang mewakili kampus berjuluk 'kampus Toleransi Dan Perdamaian' biasa mengirimkan kartu Natal kepada para pendeta dan pemimpin gereja. Biasanya, dari kartu Natal yang dikirimkan ke gereja ini akan direspon dengan kunjungan gereja ke Al-Zaytun.

Misalnya, tanggal 23 Desember 2009 Panji Gumilang atas nama Ma'had Al-Zaytun mengirimkan Kartu Natal yang dikirimkan  kepada Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Tebet, Jakarta Selatan.

Menindaklanjuti kartu Natal itu, maka tanggal 3 Februari 2010  Pendeta dan Majelis Gereja HKBP Tebet bersilaturrahim ke Al-Zaytun. Panji Gumilang beserta istri dan eksponen Ma'had menyambut mesra rombongan HKBP yang terdiri dari Pendeta GHM Siaaan, Pendeta Resort HKBP Parisman Hutahaean, Kartina Simarmata Boru Raja Gukguk, Simpua O Hutabarat, Pendeta Very Siregar, Uli Hutabarat Boru Tobing, Dahlia Silitonga Boru Tobing, Ibu Majelis Sintua Sukartini Tri Rahayu Boru Matondang, dan neli Hutasoit.

Usai thawaf mengelilingi seluruh fasilitas Al-Zaytun, robongan gereja Batak ini bersilaturrahim dengan Panji Gumilang dan istrinya beserta eskponen yayasan. Di ma'had ini, ibu-ibu Majelis Gereja HKBP diberi kesempatan menyanyikan lagu-lagu rohani sebagai pujian.

Beberapa tahun sebelumnya, Sabtu, 31 Juli 2004, AS Panji Gumilang dan segenap eksponen, guru, karyawan dan ribuan santri ma'had Al-Zaytun menyambut istimewa kunjungan Pendeta Rudy Rudolf Andreas Tendean, Ketua Majelis Gereja Protestan Indonesia (GPIB) Jemaat Koinonia Jakarta. Pendeta Rudy didampingi oleh Dr. SB Silalahi (Ketua 1), John Pieter (Ketua 3), Andi Sutopo (ketua 4), Wasiyo (bendahara) dan dua ratusan anggota jemaat.

Begitu rombongan gereja memasuki Gedung Pertemuan Al-Akbar kompleks Ma'had Al-Zaytun, spontan puluhan ribu santri, guru, karyawan dan penghuni ma’had Al-Zaytun berdiri sambil bertepuk tangan riuh. Memasuki ruang pertemuan, mereka diringi tepuk tangan dan shalawat Thala’al Badru.

Acara seremonial musik full band pun digelar, lengkap dengan gitar, bass dan drum, yang pemusiknya adalah para santri. Lima orang santriwati berpakaian khas Melayu menari dengan liukan yang anggun diiringi lagu berjudul "Cindai." Para pengurus dari GPIB Koinonia mendapat kehormatan membawakan lagu gereja populer berjudul "Daud Menari."

Dalam sambutannya, Pendeta Rudy mewakili seluruh jemaat GPIB Koinonia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Panji Gumilang, yang berulang tahun sehari sebelumnya. Sedangkan Panji Gumilang berharap agar dari jalinan Al-Zaytun Indramayu dengan Gereja Koinonia Jakarta, akan menjadi domain yang luas demi terciptanya perdamaian dan toleransi di muka bumi Indonesia.

Setelah itu, Pendeta Rudy didaulat oleh Panji Gumilang untuk naik ke podium guna menutup seremonial dengan memanjatkan doa ala Kristen. Usai memimpin doa, Pendeta Rudy kembali didaulat untuk menancapkan patok (batu asas) tanda dimulainya pembangunan asrama ke-6 bernama Kalimatun Sawa’ di Ma’had Al-Zaytun. “Kami ingin memberikan kenang-kenangan. kami akan mengajak pak pendeta dan rombongan untuk menancapkan satu patok tanda dimulainya pembangunan asrama ke-6 di Ma’had Al-Zaytun,” ajak Panji Gumilang setelah menjelaskan bahwa asrama itu dinamakan Kalimatun Sawa’ yang artinya satu kata yang sama, satu ungkapan yang sama, satu visi yang sama.

Usai prosesi peletakan batu pertama, Pendeta Rudy dan rombongan diajak memasuki Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin. Di masjid berlantai enam yang berkapasitas 150 ribu orang jemaah itu, lagi-lagi Pendeta Rudy diminta berdoa. Doa pendeta di Masjid Al-Zaytun ini, menurut Panji Gumilang, karena masjid ini dibangun oleh orang-orang beriman. Pendeta Rudy diminta berdoa sebagai seorang umat Kristen beriman.

Untuk menindaklanjuti keakraban Ma'had Al-Zaytun dengan Gereja GPIB Jemaat Koinonia Jakarta, maka sepekan kemudian, tanggal 7 Juli 2004 Panji Gumilang dan rombongan berkunjung ke GPIB Koinonia Jakarta. Di depan altar gereja, Panji Gumilang berceramah di hadapan ratusan jemaat, menjelaskan bahwa visi dan misi Ma’had Al-Zaytun adalah sebuah lembaga pendidikan milik umat beriman (Islam) bangsa indonesia, bersetting internasional, bersemangat pesantren dan bersistem modern serta bermotto sebagai pusat pendidikan dan pengembangan budaya toleransi dan perdamaian. (Majalah Tokoh Indonesia vol. 15).

Pada perayaan Idul Fitri Pesantren Az-Zaytun (13/10/2007), tim yang ditunjuk untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan adalah orang Kristen. Dalam acara yang digelar di ruang Mini Az-Zaytun Student Opera (Mini Zateso) tersebut, Tim Kesenian Az-Zaytun menyanyikan lagu “Gereja Tua” ciptaan Benny Panjaitan. Ini dilakukan atas perintah langsung Syaikh Ma’had Panji Gumilang. (Majalah Berita Indonesia edisi 49, 26 Oktober 2007).

Kumandang lagu “Gereja Tua” di pesantren adalah hal yang sangat aneh, karena lagu ini sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan makna Idul Fitri pasca shaum Ramadhan. Apakah lagu “Gereja Tua” bisa meningkatkan iman, takwa dan aqidah para santrinya? bersambung [ahmad hizbullah mag/suaraislam]

Baca artikel terkait:

  1. Awas!! Ada Misi Kristen di Pesantren NII Al-Zaytun (1)
  2. Pendeta Masuk Ma'had NII Al-Zaytun, Ustadz pun Murtad Masuk Kristen
  3. Jawaban untuk Penginjil Murtad Mantan Ustadz Ma'had NII Al-Zaytun (1)
  4. Menjawab Murtadin Ma'had NII Al Zaytun (2): Kristen Agama Damai Islam Agama Perang?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Hingga akhir hayatnya, ustadz Sanjaya Abdullah mengabdikan diri di jalan dakwah. Kini masa depan yatim Syifani dan Syafina yang masih SD, menjadi tanggungjawab kita hingga baligh...

Latest News
Ini Cara BNPT Lakukan Identifikasi Napi Teroris

Ini Cara BNPT Lakukan Identifikasi Napi Teroris

Ahad, 07 Feb 2016 23:31

Tindakan Terorisme Terjadi karena AS & Israel Main Mata Memusuhi Islam

Tindakan Terorisme Terjadi karena AS & Israel Main Mata Memusuhi Islam

Ahad, 07 Feb 2016 21:31

Taliban Bebaskan 108 dari 110 Penumpang Bus yang Mereka Culik di Faryab Afghanistan

Taliban Bebaskan 108 dari 110 Penumpang Bus yang Mereka Culik di Faryab Afghanistan

Ahad, 07 Feb 2016 21:15

Rezim Al-Sisi Banjiri Terowongan Bawah Tanah Gaza Atas Permintaan Zionis Israel

Rezim Al-Sisi Banjiri Terowongan Bawah Tanah Gaza Atas Permintaan Zionis Israel

Ahad, 07 Feb 2016 20:45

Setalah Saudi, Giliran Uni Emirat Arab Nyatakan Kesiapan Kirim Pasukan Darat ke Suriah

Setalah Saudi, Giliran Uni Emirat Arab Nyatakan Kesiapan Kirim Pasukan Darat ke Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 20:15

Karena Dendam Terbitlah Teroris, BNPT: Indonesia adalah Korban, Bukan Teroris

Karena Dendam Terbitlah Teroris, BNPT: Indonesia adalah Korban, Bukan Teroris

Ahad, 07 Feb 2016 19:31

Di Sleman, Miras Oplosan Telan 21 Korban Jiwa yang Rata-rata Mahasiswa

Di Sleman, Miras Oplosan Telan 21 Korban Jiwa yang Rata-rata Mahasiswa

Ahad, 07 Feb 2016 17:40

Islam Dikatakan Teroris karena Membantu Umat  Islam Lainnya di Indonesia

Islam Dikatakan Teroris karena Membantu Umat Islam Lainnya di Indonesia

Ahad, 07 Feb 2016 17:31

Warga Kratonan Surakarta Tolak Rencana Pembangunan RS Siloam

Warga Kratonan Surakarta Tolak Rencana Pembangunan RS Siloam

Ahad, 07 Feb 2016 17:13

Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 09:45

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Ahad, 07 Feb 2016 08:04

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Sabtu, 06 Feb 2016 23:41

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Sabtu, 06 Feb 2016 22:30

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Sabtu, 06 Feb 2016 21:48

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Sabtu, 06 Feb 2016 21:29

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

Sabtu, 06 Feb 2016 20:46

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Sabtu, 06 Feb 2016 20:45

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Sabtu, 06 Feb 2016 20:20

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Sabtu, 06 Feb 2016 20:05

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Sabtu, 06 Feb 2016 19:29



Must Read!
X