Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
139.311 views

Jawaban untuk Penginjil Murtad Mantan Ustadz Ma'had NII Al-Zaytun (1)

Setelah pindah agama Kristen tahun 2006, Ustadz Saifuddin Ibrahim berganti nama menjadi Ev Saifuddin Abraham. Profesi di Ma’had NII Al-Zaytun sebagai pengajar Al-Qur'an, Hadits, Akidah, Akhlak dan Sejarah Kebudayaan Islam yang sudah digeluti selama enam tahun sejak 1999 pun ditinggalkan. Kini ia beralih profesi menjadi penginjil Kristen.

Dalam tabloid rohani Kristen, Saifuddin menuangkan salah satu alasannya kenapa dia murtad meninggalkan Islam. Berikut petikannya:

“Salah satu alasan mengapa iman saya menjadi tawar, karena ada ajaran kitab suci (Al-Qur’an, pen.) yang memperkenankan mencabut nyawa orang lain atas nama agama. Ajaran ini bertolak belakang dengan ajaran Alkitab (Bibel) yang mengajarkan kasih dan pengampunan.... Sebaliknya, saya belum pernah melihat orang Kristen atau Yahudi melakukan aksi bunuh diri, membakar tempat ibadah umat lain, atau membunuh orang yang menentang Alkitab. Tidak ada aksi balas dendam” (tabloid Reformata, hlm. 26).

Kesaksian ini masih patut diuji, benarkah Kristen tidak ada kekerasan, pembunuhan dan bersih dari aksi berdarah? Untuk menjawabnya, mari kita telaah kembali pidato Mayjen (Pur) Theo Sjafei di hadapan aktivis gereja yang direkam dan disebarluaskan dalam kaset. Dalam ceramah yang beredar luas di Kupang menjelang Tragedi 30 November 1998 itu, Theo Sjafei menyimpulkan, “Jadi sebetulnya sejarah kekristenan itu juga bukan sejarah yang bersih dari darah.”

Pernyataan Theo Sjafei ini didasarkan pada fakta-fakta sejarah, ketika Portugis yang membawa Katolik tiba di Indonesia, mereka berhadapan dengan raja-raja kerajaan Islam yang menguasai Nusantara. Maka terjadilah pertempuran-pertempuran antara Portugis (Katolik) melawan para raja (Islam). Portugis menganggap perang ini sebagai pertempuran suci, perang Suci untuk menyebarkan agama Kristen, di samping misi merebut rempah-rempah. Tahun 1512 Malaka ditaklukkan oleh Portugis.

Akhir tahun 1590-an Belanda datang ke nusantara dengan membawa misi Protestan. Mereka pun berhadapan dengan Katolik Portugis, dan menganggap Portugis yang Katolik itu sebagai musuhnya. Mereka pun membantai Portugis. “Lima belas ribu orang Katolik, orang asli pribumi Katolik di Ambon, mereka habiskan dalam 1 malam,” ujar Theo Sjafei.

Jika Saifuddin dan jemaatnya ingin data lebih lengkap, bacalah sejarah gereja dengan cermat. Ketika timbul dua aliran Kristen, yakni Unitarian dan Trinitarian. Kelompok Unitarian dipelopori oleh Iranaeus, Tertulianus, Origenes, Diodorus, Lucianus dan Arius yang gigih menolak doktrin Trinitas dan berpegang teguh pada ajaran tauhid dan peribadatan sesuai dengan ajaran Yesus. Sedangkan Trinitarian memegang teguh doktrin Trinitas.

Untuk meredam perbedaan pendapat dua kelompok tersebut, maka Kaisar Konstantin mengadakan kongres yang dikenal dengan Konsili Nicea tahun 325 M yang dihadiri oleh 2.048 utusan dari berbagai negeri untuk menetapkan konsep ketuhanan dan Injil yang dianggap sah. Karena konsili berpihak kepada kelompok Trinitarian, maka para tokoh Unitarian ditangkapi, disiksa dan dibunuh dengan tuduhan "aliran sesat."

Sebagai tindak lanjutnya, pada tahun 395 M Kaisar Theodosius membentuk institusi gereja Kristen yang dikenal dengan Inkuisisi (Inquisition). Inkuisisi adalah institusi hukum kepuasan yang dibentuk untuk memberantas kaum heretic, kekuatan magic dan kekuatan yang dianggap berbahaya. Inkuisisi memiliki kekuasaan yang tak terbatas. Siapapun yang dianggap berbahaya ditangkap dan dijatuhi hukuman yang berat: digantung, dibakar hidup-hidup, dibunuh pelan-pelan, giginya dicabut satu persatu, kulitnya dikelupas, dst. Beberapa tokoh Unitarian yang mati tragis karena mempertahankan ideologi Tauhid antara lain: Iraneus, Origenes, Lucianus, Arius, Nestorius, Discorus dan Benjamin.

Pembunuhan dan penyiksaan terus berlanjut hingga zaman pencerahan Eropa. Tahun 1142 gereja membakar hidup-hidup Abelard, seorang filosof dan tokoh Kristen di Prancis. Tahun 1415 di Spanyol dibakar 31.000 orang yang menentang gereja. Tahun 1416 gereja membakar John Hus dan Jerome sampai mati di Bohemia.

Tanggal 27 Oktober 1553, Michael Serveteus, dokter paru-paru ahli Injil dibakar pelan-pelan sehingga meronta-ronta dan berteriak-teriak kesakitan selama dua jam lalu mati tragis. Dokter ini dibakar karena menulis buku De Trinitas Erroribus (Kesalahan Trinitas). Di Nederland, ribuan orang dipotong lehernya pada tahun 1568.

Nama-nama tenar Martin Cellarius, Ludwig Hoetzer, Louis Socianus, George Blandrata beserta ribuan pengikutnya di Hongaria, Gregory Pauli, Francis David, dan masih banyak lagi menjadi korban kebiadaban Inkuisisi yang menegakkan doktrin Trinitas.

Pertikaian berdarah dalam internal Kristiani ini sesuai dengan sindiran Al-Qur’an:

“Dan di antara orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya kami orang-orang Nasrani, ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat...” (Qs. Al-Ma’idah 14).

Saifuddin mengklaim masuk Kristen karena Kristen adalah agama Kasih dengan bukti tidak ada kekerasan dan pembunuhan terhadap sesama manusia. Padahal sejarah gereja berkata lain, bahwa perkembangan Kristen tidak bersih dari darah dan pembantaian. Lantas, apakah Saifuddin akan meninggalkan Kristen karena bukan agama Kasih, ataukah tetap Kristen dengan mengingkari kebenaran sejarah, padahal dia adalah seorang guru sejarah? bersambung [Tim Fakta/Sabili]

Baca artikel terkait:

  1. Awas!! Ada Misi Kristen di Pesantren NII Al-Zaytun (1)
  2. Pendeta Masuk Ma'had NII Al-Zaytun, Ustadz pun Murtad Masuk Kristen
  3. Jawaban untuk Penginjil Murtad Mantan Ustadz Ma'had NII Al-Zaytun (1)
  4. Menjawab Murtadin Ma'had NII Al Zaytun (2): Kristen Agama Damai Islam Agama Perang?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Sabtu, 23 Jul 2016 23:27

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Sabtu, 23 Jul 2016 23:09

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Sabtu, 23 Jul 2016 22:00

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Sabtu, 23 Jul 2016 21:50

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Sabtu, 23 Jul 2016 21:27

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Sabtu, 23 Jul 2016 19:45

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Sabtu, 23 Jul 2016 19:27

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Sabtu, 23 Jul 2016 19:13

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

Sabtu, 23 Jul 2016 17:27

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Sabtu, 23 Jul 2016 16:25

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sabtu, 23 Jul 2016 16:05

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Sabtu, 23 Jul 2016 15:27

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

Sabtu, 23 Jul 2016 13:27

Pejuang IS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Tentara Suriah di Homs

Pejuang IS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Tentara Suriah di Homs

Sabtu, 23 Jul 2016 12:00

Gerindra Minta Demokrat Diminta Jangan Khawatir Hasil Survey dan Jangan Dukung Ahok

Gerindra Minta Demokrat Diminta Jangan Khawatir Hasil Survey dan Jangan Dukung Ahok

Sabtu, 23 Jul 2016 11:27

Pelaku Teror Penembakan di Munich Warga Negara Iran-Jerman

Pelaku Teror Penembakan di Munich Warga Negara Iran-Jerman

Sabtu, 23 Jul 2016 09:35

Kisah Mualaf Amy dari Amerika: Pencarian Panjang akan Kebenaran Bermuara pada Islam

Kisah Mualaf Amy dari Amerika: Pencarian Panjang akan Kebenaran Bermuara pada Islam

Sabtu, 23 Jul 2016 05:48

Ketua MUI Ma'ruf Amin Dirawat di RS Pusat Otak Nasional

Ketua MUI Ma'ruf Amin Dirawat di RS Pusat Otak Nasional

Jum'at, 22 Jul 2016 16:26

Prof Roem Rowi: Hati yang Bersih akan Menghantarkan pada Surga Allah

Prof Roem Rowi: Hati yang Bersih akan Menghantarkan pada Surga Allah

Jum'at, 22 Jul 2016 16:15

Menyoal Satu Kata: 'Terorisme'

Menyoal Satu Kata: 'Terorisme'

Jum'at, 22 Jul 2016 16:03


Must Read!
X