Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
40.268 views

Al-Qur'an Mengoreksi Bibel Soal Qurban (Menjawab Hujatan Penginjil)

SAAT-SAAT Hari Raya Qurban (Idul Adha), para penginjil getol menyerang syariat qurban. Seorang penginjil yang mengaku bernama Kalangi menulis artikel berjudul “Syariat Qurban Di Hari Raya Haji, Kini Perlu Dipertanyakan Muslim” di website http://www.###ring-islam.org.

Kalangi menuding umat Islam salah kaprah merayakan hari Idul Qurban karena konsep qurban dalam Al-Qur'an tidak jelas, sedangkan konsep Alkitab (Bibel) sangat jelas dan rasional. Demikian kutipannya:

“Adakah dikatakan di dalam Alkitab dan Al-Qur’an bahwa Ismael itu anak pengorbanan? Banyak Muslim belum tahu, bahwa jawabannya adalah tidak ada! Alkitab menegaskan anak itu adalah Ishak, Ishak, dan tak lain daripada Ishak! Sebaliknya Qur’an ragu-ragu, dan hanya berkata dalam kekaburan bahwa anak itu adalah “anak” Ibrahim. Kisah Ishak sebagai anak-pengorbanan telah tertulis di Kitab Taurat 2600 tahun sebelum Muhammad dilahirkan. Semua nabi-nabi Tuhan tahu bahwa Ishak itulah anak-yang ingin dikurbankan, tak ada ceritanya sama sekali tentang Ismail yang “punah” dari sejarah.”

Kemudian Penginjil Kalangi mengutip Al-Qur'an surat Ash-Shaffat 100-109 yang menjelaskan asal-usul qurban. Menurut Kalangi, ayat-ayat Al-Qur'an tersebut sama sekali tidak menyebutkan bahwa anak Nabi Ibrahim yang akan dikurbankan adalah Ismail, demikian kutipannya: 

“Apa yang dapat Anda lihat? Benar, tak ada muncul nama “Ismail” di situ sebagai anak sembelihan. Kosong! Dan di manapun di Qur’an, nama anak-pengurbanan itu dikosongkan oleh Muhammad. Yang ada disebut cuma “sang anak”. Tentu hal semacam ini bukan hal yang kebetulan, melainkan dengan sengaja atau terpaksa.”

Kesimpulan Penginjil Kalangi itu seratus persen salah, akibat mengutip Al-Qur'an surat Ash-Shaffat tak utuh, hanya sampai ayat ke-109. Seharusnya, jika mengkaji secara benar dan fair, dia harus mengutip utuh hingga ayat 112.

Bila dibaca utuh ayat 100-112, terutama dengan pemahaman kaidah bahasa yang benar, maka akan terasa betapa indahnya sastra Al-Qur'an dalam mengisahkan keteguhan Nabiyullah Ibrahim dan putranya Nabi Ismail. Keteguhan iman dua orang nabi ayah dan anak yang diabadikan dalam syariat Idul Qurban.

Bacalah dengan teliti ayat 99-111, dikisahkan tentang tahapan ujian Allah kepada Ibrahim untuk menyembelih anak kandung yang shalih. Singkat kata, karena keikhlasan, kesabaran dan kepatuhan Ibrahim kepada Allah sudah teruji, maka ketika hendak disembelih, Allah menggantikannya dengan seekor sembelihan (kambing) yang besar (bi dzibhin ‘adhim).

Memang, dalam kisah penyembelihan itu sama sekali tidak disebutkan secara tekstual siapa nama anak shalih yang hendak dikurbankan Nabi Ibrahim. Tapi jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa anak yang disembelih itu bukan Nabi Ismail. Semakin keliru pula kesimpulan Penginjil Kalangi bila dari ayat-ayat ini disimpulkan bahwa anak Ibrahim yang hendak dikurbankan adalah Ishaq. Bukankah dalam ayat-ayat tersebut juga tidak terdapat nama Ishaq?

Setelah membaca ayat 100-111 yang mengisahkan kronologis pengurbanan, teruskan membaca hingga ayat 112. Setelah proses pengorbanan selesai dilakukan Nabi Ibrahim, surat Ash-Shaffat 112 memberitakan kelahiran Nabi Ishaq.

“Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishaq seorang Nabi yang termasuk orang-orang yang saleh” (Qs As-Shaffat 112).

Jika Nabi Ishaq lahir setelah terjadinya peristiwa penyembelihan, maka dapat disimpulkan secara otomatis anak shalih yang hendak dikurbankan Ibrahim itu pastilah Nabi Ismail. Mustahil Nabi Ibrahim mengorbankan Ishaq, karena saat prosesi qurban dilakukan, Ishaq belum lahir.

Kesimpulan ini semakin jelas bila dibaca dalam nas Al-Qur’an dalam bahasa aslinya: “wa basy-syarnaahu bi ishaaqa nabiyyan minas-shalihin.” Huruf “wawu” dalam kata “wa basy-syarnaahu” (Dan Kami beri dia kabar gembira), dalam ilmu nahwu disebut wawu ‘athaf littartiibi bil-ittishaal, yaitu huruf wawu penghubung (conjunction) antara dua kalimat yang menunjukkan urutan kronologis dua peristiwa yang terjadi secara berurutan.

Sebuah hadits riwayat dari Al-Hakim dalam Al-Manaqib meneguhkan kesimpulan ini. Rasulullah SAW bersabda: “Aku adalah keturunan dari dua orang bapak yang hampir disembelih” (ana ibnu adz-dzabiihain).

Dalam silsilah Rasulullah, dua orang yang hampir disembelih itu antara lain: pertama, Nabi Ismail yang hampir disembelih ayahandanya, Nabi Ibrahim. Kedua, Abdullah, ayahanda Nabi yang hampir disembelih karena adar jahiliyah.

Disebutkan dalam sejarah bahwa Abdul Muthalib, kakek Rasulullah, pernah bernazar kalau diberi karunia 10 anak laki-laki maka akan menyembelih satu sebagai qurban. Lalu jatuhlah undian kepada Abdullah, ayah Rasulullah. Mendengar itu kaum Quraisy melarangnya agar tidak diikuti generasi setelah mereka, akhirnya Abdul Muthalib sepakat untuk menebusnya dengan 100 ekor onta.

Karena dua kisah inilah, maka suatu hari seorang Baduy memanggil Rasulullah SAW, “Hai anak dua orang sembelihan” beliau hanya tersenyum. Dua orang sembelihan itu adalah Ismail dan Abdullah bin Abdul Muthalib.

KISAH QURBAN DALAM BIBEL TERBALIK-BALIK

Setelah puas menghina Al-Qur'an salah kaprah dan tidak jelas dalam kisah Qurban, Penginjil Kalangi memuji-muji Bibel sebagai kitab yang rasional dalam kisah qurban. Menurutnya, Bibel secara tegas, jelas dan tidak ragu-ragu menyatakan dalam Kitab Kejadian 22:1-19 bahwa anak Abraham (Ibrahim) yang hendak dikurbankan adalah Ishak, bukan Ismael. Kalangi menulis:

“Kita telah menyaksikan di atas betapa buruk dan rancunya ‘wahyu’  Allah SWT (Al-Qur'an, pen.) ketika Ia harus mewahyu-ulang apa-apa yang telah diturunkan dengan segenap otoritas kedalam Taurat Musa, seperti yang termaktub dalam Alkitab 2600 tahun sebelumnya.

Simaklah Kitab Kejadian 22: 1-19. Tampak betapa lancar, utuh, logis dan penuh otoritasnya pasal tersebut  sebagai buah Firman, ketimbang ayat-ayat Quran yang berantakan dalam kisah “korban sembelihan.”

Baiklah, mari kita baca ayat-ayat Bibel tersebut dibaca dengan teliti. Pada ayat 22:2 tertulis sebagai berikut:

“Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu” (Kejadian 22:2).

Atas dasar ayat inilah umat Kristen mengklaim bahwa anak yang hendak dikorbankan Abraham adalah Ishak, bukan Ismael. Benarkah kesimpulan ini? Mari kita kritisi!

Nama Ishak dalam Kejadian 22:2 yang disebut sebagai “anak tunggal Abraham” itu patut dipertanyakan. Karena fakta-fakta dalam Bibel menyebutkan bahwa Ismael dalam Alkitab berusia lebih tua 14 tahun dibandingkan adiknya, Ishak. Karena Ismael dilahirkan ketika Abraham berusia 86 tahun (Kej 16:16) dan Ishak dilahirkan ketika Abraham berusia 100 tahun (Kej 21:5).

Secara otomatis, Ismael pernah jadi anak tunggal Abraham selama 14 tahun. Sedangkan Ishak tidak pernah jadi anak tunggal Abraham, karena sampai akhir hayat Abraham, Ismael dan Ishak sama-sama masih hidup. Buktinya, mereka berdua bersama-sama menguburkan Abraham ke pemakamannya di gua Makhpela di padang Efron bin Zohar (Kej. 25:9).

Jika faktanya Ismael pernah jadi anak tunggal Abraham selama 14 tahun, sedangkan Ishak tidak pernah menjadi anak tunggal Abraham, kenapa ada ayat yang menyebut Ishak sebagai anak tunggal Abraham?

Jika Penginjil Kalangi ingin memaksakan pendapatnya bahwa anak tunggal Abraham yang hendak dikurbankan adalah Ishak, maka Bibel harus direvisi. Nama Ismail dalam Kej 16:16 harus diganti menjadi Ishak, kemudian nama Ishak dalam Kej 25:9 harus diganti dengan Ismael.

Jika Penginjil Kalangi ingin memaksakan pendapatnya bahwa anak tunggal Abraham yang hendak dikurbankan adalah Ishak, maka Bibel harus direvisi. Nama Ismail dalam Kej 16:16 harus diganti menjadi Ishak, kemudian nama Ishak dalam Kej 25:9 harus diganti dengan Ismael. Dengan demikian, tepatlah sebutan bahwa Ismael adalah “anak tunggal Abraham.” Tentunya, harus diikuti dengan revisi banyak ayat menyangkut tukar guling nama Ismael dan Ishak.

Untuk menutupi kekeliruan ayat tersebut, Kalangi ngotot menyatakan Ishak sebagai anak tunggal Abraham karena Ismael bukan anak sah Abraham, tapi anak rekayasa. Kalangi menulis sbb:

“Di mata Tuhan, Ia sendiri malahan menetapkan Ishak  sebagai anak tunggal, artinya satu-satunya anak Abraham yang sejati!... Maka di hadapan Allah, Ismail bukanlah betul-betul keturunan Abraham yang hakiki, melainkan seorang “anak-rekayasa” kedagingan hasil akal-akalan Sara.”

Pernyataan ini justru menambah ruwet masalah teologi kristiani. Soal status anak tunggal belum selesai, malah ditambah dengan masalah baru tuduhan keji terhadap Siti Sarah sebagai wanita licik yang pandai main rekayasa dan akal-akalan. Secara tidak langsung pernyataan itu juga melecehkan Abraham sebagai suami tidak cerdas yang mudah diakal-akali istrinya.

Berdasarkan Bibel sendiri, tidak benar tuduhan penginjil bahwa Ismael adalah anak rekayasa yang tidak sah sebagai anak tunggal Abraham. Kitab Kejadian 16:1-4 mengakui bahwa Ismael lahir dari pernikahan resmi/sah antara Abraham dan Hagar atas restu istri pertamanya, Sara.

Selain itu tak ada satu ayat pun dalam Bibel yang menyebut Ismael sebagai anak rekayasa yang tidak sah. Faktanya, Bibel sama sekali tidak membeda-bedakan antara Ismail dan Ishak, keduanya sama-sama diakui sebagai putra sah Nabi Ibrahim. “Anak-anak Abraham ialah Ishak dan Ismael” (I Tawarikh 1:28).

Bila penginjil menuduh Ismael sebagai anak rekayasa dan anak yang tidak sah dari Nabi Ibrahim, otomatis mereka menghina Ibrahim sebagai nabi yang pernah mengalami kecelakaan iman sehingga menurunkan anak rekayasa yang tidak sah.

Al-Qur'an membersihkan Nabiyullah Ibrahim dari tuduhan keji penginjil ini, dengan menggaransi Ibrahim sebagai nabi yang shalih (Al-’Ankabut 27) yang bergelar “Khalilullah” (kesayangan Allah) dalam An-Nisa’ 125. Betapa hebatnya konsep Al-Qur'an! [A. Ahmad Hizbullah MAG/Suara Islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Lidah Fauzan sobek 2 cm karena terjatuh dari sepeda. Harus segera dioperasi dengan biaya Rp 5 juta. Ayahnya mujahid aktivis nahi munkar dan dakwah tauhid waljihad sedang kesulitan ekonomi....

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Latest News
Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Ahad, 30 Apr 2017 07:25

Wakil Ketua DPR RI Minta Wartawan Panjimas Dibebaskan

Wakil Ketua DPR RI Minta Wartawan Panjimas Dibebaskan

Ahad, 30 Apr 2017 06:21

KSRelief: Arab Saudi Juga Kirim Bantuan ke Wilayah yang Diperintah Pemberontak Syi'ah Houtsi

KSRelief: Arab Saudi Juga Kirim Bantuan ke Wilayah yang Diperintah Pemberontak Syi'ah Houtsi

Sabtu, 29 Apr 2017 20:00

Islamic Book Fair Kembali Hadir, Berikut Jadwal Acaranya

Islamic Book Fair Kembali Hadir, Berikut Jadwal Acaranya

Sabtu, 29 Apr 2017 19:39

Pentagon Klaim Bunuh Pemimpin Afiliasi Islamic State (IS) Afghanistan Abdul Muhib

Pentagon Klaim Bunuh Pemimpin Afiliasi Islamic State (IS) Afghanistan Abdul Muhib

Sabtu, 29 Apr 2017 19:35

Kelompok Pemantau Sebut Turki Blokir Akses ke Situs Wikipedia

Kelompok Pemantau Sebut Turki Blokir Akses ke Situs Wikipedia

Sabtu, 29 Apr 2017 17:35

Zionis Israel Akan Bangun 15.000 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Al-Quds Yerusalem

Zionis Israel Akan Bangun 15.000 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Al-Quds Yerusalem

Sabtu, 29 Apr 2017 16:24

Sebagai Ketum, Yusril ingin PBB Bangkit menjadi Partai Islam dengan Jalan Islami

Sebagai Ketum, Yusril ingin PBB Bangkit menjadi Partai Islam dengan Jalan Islami

Sabtu, 29 Apr 2017 15:35

Warga Papua: Kalau Warga DKI Gak Mau, Kami Siap Terima Ahok Jadi Gubernur

Warga Papua: Kalau Warga DKI Gak Mau, Kami Siap Terima Ahok Jadi Gubernur

Sabtu, 29 Apr 2017 13:20

Soal Kasus Ahok, FPI Sragen Minta Aparat Hukum Jangan Budek

Soal Kasus Ahok, FPI Sragen Minta Aparat Hukum Jangan Budek

Sabtu, 29 Apr 2017 12:54

Tokoh/Kelompok Bela Penista & Perilaku Buruknya Lainnya bagi Bangsa mesti Dibuang Tahun 2019

Tokoh/Kelompok Bela Penista & Perilaku Buruknya Lainnya bagi Bangsa mesti Dibuang Tahun 2019

Sabtu, 29 Apr 2017 12:35

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Sesalkan Luhut Panjaitan Mangkir dalam Sidang Lanjutan KIP

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Sesalkan Luhut Panjaitan Mangkir dalam Sidang Lanjutan KIP

Sabtu, 29 Apr 2017 11:49

Menjadikan Realitas Sebagai Obyek Pemikiran, Bukan Sebagai Subyek Pemikiran

Menjadikan Realitas Sebagai Obyek Pemikiran, Bukan Sebagai Subyek Pemikiran

Sabtu, 29 Apr 2017 11:27

Komnas HAM Segera Bentuk Tim Investigasi Kasus Kriminalisasi dan Teror kepada Ulama

Komnas HAM Segera Bentuk Tim Investigasi Kasus Kriminalisasi dan Teror kepada Ulama

Sabtu, 29 Apr 2017 10:43

Zionis Israel Gunakan Algoritma Komputer untuk Tahan Para Warga Palestina

Zionis Israel Gunakan Algoritma Komputer untuk Tahan Para Warga Palestina

Sabtu, 29 Apr 2017 10:30

Sejak Bongkar Ahok Kutip al-Maidah & Diproses Hukum, Umat Islam Diminta Peduli dengan Buni Yani

Sejak Bongkar Ahok Kutip al-Maidah & Diproses Hukum, Umat Islam Diminta Peduli dengan Buni Yani

Sabtu, 29 Apr 2017 09:37

Kafilah MTQ Pelajar Surakarta Diharapkan Dapat Bersaing di Tingkat Provinsi

Kafilah MTQ Pelajar Surakarta Diharapkan Dapat Bersaing di Tingkat Provinsi

Sabtu, 29 Apr 2017 09:35

BTM: Kami Siap Implementasi Kongres Ekonomi Umat

BTM: Kami Siap Implementasi Kongres Ekonomi Umat

Sabtu, 29 Apr 2017 08:31

Hanya Bhineka yang Digaungkan, Tungga Ika Tidak, Alfian Tandjung: Negeri Aneh

Hanya Bhineka yang Digaungkan, Tungga Ika Tidak, Alfian Tandjung: Negeri Aneh

Sabtu, 29 Apr 2017 06:35

Profit Oriented  Dunia Pendidikan: Wani Piro?

Profit Oriented Dunia Pendidikan: Wani Piro?

Sabtu, 29 Apr 2017 00:04


Mukena bordir mewar harga murah
Must Read!
X