Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
77.341 views

Demi Yesus & Fulus Pendeta Markus Berdusta Mengaku Bekas Ketua FPI (1)

Kesaksian dusta terbesar sekaligus paling memalukan dalam sejarah kristenisasi di Indonesia, dilakukan oleh Pendeta Mohammad Makrus Ali Atamimi.

Situs kristenisasi www.######islam.com mengunggah testimoni Pendeta Makrus Ali dengan judul bombastis “Mantan Pemimpin FPI Menerima Isa Al-Masih.” Untuk memuluskan kristenisasi, dalam situs tersebut juga disediakan fasilitas mengunduh file video rekaman testimoni.

Ringkasan testimoni pria keturunan Arab-Jawa kelahiran Bangil Jawa Timur ini  adalah sebagai berikut:

1. Mengaku sebagai seorang keturunan Nabi Muhammad yang bergelar habaib sehingga dipercaya menjaga sumur Zamzam selama 4 tahun.

2. Setalah kuliah di Universitas Islam Madinah selama 4 tahun, melakukan tugas jihad ke Afghanistan.

3. Usai jihad di Afghanistan, pulang ke Indonesia untuk mendirikan Laskar Jihad bersama Ustadz Dja’far Umar Thalib di Ambon.

4. Tanggal 10 Januari tahun 2004 dilantik menjadi Ketua FPI Jawa Timur karena memiliki tipologi yang bengis, kejam dan licik dalam menghancurkan umat Kristen.

5. Saat menjadi Ketua FPI Jawa Timur, ia mendapat tugas dari guru besarnya untuk mencari boneka emas (Jawa:  gole’an kencono) di alam gaib. Dalam tirakat mencari boneka emas itulah, ia bertemu dengan Yesus dalam suatu penampakan. Maka pada tahun 2004 itu pula ia masuk Kristen dengan nama Kristen: Habib Palulus Mohamad Ali Markus At-Tamimi.

…Tak hanya berdusta, Markus terang-terangan menghina Islam. Ia menyebut umat Islam yang berhaji itu perlu diperiksakan ke psikiater. Ia juga menyebut hajar Aswad sebagai kumpulan 8.888 jin…

Pendeta Menipu, Jemaat Tertawa Memberi Aplaus

Kasus VCD testimoni Pendeta Markus Ali yang mengaku habib bekas Ketua FPI Jatim ini sebenarnya kasus usang yang sudah diserahkan ke Polda Jatim. Tapi anehnya, sampai sekarang para penginjil Kristen masih mengelu-elukan VCD yang seratus persen berisi bualan pendeta itu.

Meski VCD yang beredar itu tidak beridentitas, namun penulis bersama jaringan Tim FAKTA Malang berhasil melacak sumber VCD itu pada Oktober 2007. Bermodal gambar yang ada di VCD itu, penulis berhasil menemui pihak gereja dari gembala sidang hingga moderator acara, Hari Sujalmo di kediamannya. Di pucuk GJKW penulis berdialog dengan Pendeta Gunawan Yuli, Ketua Komisi Hubungan Antarumat Beragama Majelis Agung GKJW.

Penulis beberapa kali berdiskusi langsung dengan Pendeta Markus Ali dan istrinya, Pujiana di Surabaya. Lalu untuk melacak asal-usul Markus, penulis juga menapak tilas masa lalunya yang penuh dengan kriminalitas di dusun Mbiru desa Gunung Rejo kecamatan Singosari Malang. Ternyata Markus pernah dibui dalam kasus penipuan dan penggelapan uang.

VCD yang beredar pada tahun 2007 itu adalah rekaman testimoni Pendeta Markus dalam acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Kebon Agung Malang. Acara bertempat di gedung GKJW Tulung Rejo di kota Batu, Malang ini diselenggarakan bertepatan pada hari raya Nyepi tanggal 19 Maret 2007.

Tak hanya berdusta, dalam ceramahnya Markus terang-terangan menghina Islam. Ia menyebut ritual ibadah haji sebagai permainan anak-anak kecil. Karenanya umat Islam yang berhaji itu perlu diperiksakan ke psikiater. Ia juga menyebut hajar Aswad sebagai kumpulan 8.888 jin yang dipimpin oleh jin yang bernama Huda Alfitiri. Tentang air Zamzam, Markus menuding bahwa air itu bukan air dari sumur Zamzam, tapi air suling dari PDAM Arab.

Dusta yang paling mencolok adalah ketika menceritakan asal-usul doa shalawat Nabi. Dengan akting yang cukup meyakinkan bak sejarawan, Markus menyebutkan bahwa asal mula shalawat itu dimulai ketika Nabi pada usia ke-61 tahun diracun oleh istrinya yang ke-17. Maka turunlah surat Yasin untuk dibacakan kepada Muhammad dengan harapan agar dipercepat kesembuhannya. Karena tak kunjung terkabul, Muhammad yang sudah sekarat, mengumpulkan seluruh keluarga dan shahabatnya untuk membaca shalawat. Setelah dibacakan shalawat, barulah Muhammad meninggal dunia.

Menurut Markus Ali, doa shalawat yang dibacakan pada akhir hayat Nabi adalah “Allohumma solli ala sayyidina muhammadin wa ala sayyidina muhammad ku anfusakum wa ahlikum naron.”

Bacaan shalawat yang diceritakan Markus ini jelas ngibul besar dan tak pernah diajarkan dalam Islam. Uniknya, ratusan jemaat yang memadati GKJW berulang kali memberikan aplaus ketika Markus menghujat Islam. Tanpa disadari, mereka memberikan support bagi orang yang telah menipu mereka di rumah ibadah.

…Dusta yang paling mencolok adalah cerita Markus tentang asal-usul shalawat Nabi. Bacaan shalawat yang diceritakan Markus ini jelas ngibul besar dan tak pernah diajarkan dalam Islam...

Masuk Islam Setelah Difatwa Mati

Mendengar namanya dicatut untuk pengkristenan umat Islam, Ustadz Dja’far pun memfatwa mati kepada Pendeta Markus karena melecehkan Allah SWT, Islam dan Nabi Muhammad SAW. Mantan Panglima Laskar Jihad ini menyebutkan keutamaan membunuh pendeta penghujat Allah dan Rasul-Nya dengan mengutip hadits dari Sunan Abi Daud: “Laa yajtami’u fin-naari kaafirun wa qootiluhu abadan” (Tidak akan pernah berkumpul di neraka, antara orang kafir dengan orang yang membunuhnya).

Namun sebelum fatwa mati dilaksanakan, Pendeta Markus buru-buru menyatakan masuk Islam dengan bersyahadat di hadapan Ustadz Sahal Soleh, dosen LPBA Sunan Ampel, Surabaya. Esoknya, Sabtu (27/10/2007) Markus mengadakan hajatan besar di rumahnya di kawasan Sidoyoso, Surabaya Utara. Ia memperbaharui nikah secara Islam dengan Pujiana, anak ketujuh H Abdul Manaf yang sudah dinikahi sejak tahun 1986. Usai pembaharuan nikah, diadakan khataman Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan pengajian tasyakuran pada malam harinya. Selaku shahibul bait, Markus memberikan kata sambutan. Ia menyatakan tekadnya bersama istri dan kelima anaknya untuk istiqamah dalam Islam sampai akhir hayatnya. Acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Masyhud SM, dai pakar kristologi dari Sidoarjo. Penulis hadir pada acara yang dihadiri ratusan warga ini dengan mendokumentasikan dalam VCD.

...yang harus diperiksakan ke psikiater bukan umat Islam yang melakukan ibadah haji, melainkan Pendeta Markus yang merekayasa kesaksian dusta di gereja...

Usai pengajian, penulis bertanya kepada Markus dari mana ia mendapatkan literatur bahwa Hajar Aswad di Masjidil Haram itu dihuni oleh 8.888 jin yang dipimpin oleh jin yang bernama Huda Alfitiri? Dan darimana ia mendapat informasi tentang shalawat Nabi yang aneh itu?

Markus menjawab bahwa itu semua akal-akalan yang menjiplak apologi para pendeta seniornya, antara lain: Bambang Noorsena, Edi Sapto, Drs H Amos, Nur Aziz, dan Hamran Ambrie.

Jelaslah bahwa yang harus diperiksakan ke psikiater bukan umat Islam yang melakukan ibadah haji, melainkan Pendeta Markus yang merekayasa kesaksian dusta di gereja.

Dan para misionaris penyebar VCD Markus Ali pun harus dirawat di rumah sakit jiwa!! Bersambung [A. Ahmad Hizbullah MAG/Suara Islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Selasa, 17 Jan 2017 19:50

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

Selasa, 17 Jan 2017 19:31

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Selasa, 17 Jan 2017 19:11

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Selasa, 17 Jan 2017 17:24

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Selasa, 17 Jan 2017 17:15

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Selasa, 17 Jan 2017 16:34


Must Read!
X