Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
46.770 views

Huru Hara Huria Kristen Batak Protestan (Gereja HKBP)

Berbagai gesekan antarumat beragama di Bekasi di dominasi oleh gereja liar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan). Pemicunya, karena mereka menghalalkan untuk membangun gereja etnis mulai dari pelanggaran peraturan pemerintah, pemalsuan KTP, penipuan tandatangan warga, tindakan anarkis dan premanisme.

Setelah konflik HKBP Ciketing beberapa tahun lalu mereda, kini muncul kasus-kasus HKBP di Bekasi, antara lain: HKBP Filadelfia Jejalen Jaya Tambun Kabupaten Bekasi dan HKBP Mangseng Kaliabang Tengah Bekasi Utara. Tepat pada malam Natal, 25 Desember 2012, pendeta dan jemaat HKBP melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji.

Di kawasan Mangseng RT 03/RW 24 Kaliabang Tengah Bekasi Utara, jemaat HKBP merusak segel dan memasuki bangunan yang disalahgunakan sebagai gereja. Demi Yesus, para jemaat HKBP tak peduli dengan ancaman penjara 32 bulan dalam KUHP pasal 232 ayat 1 bagi siapapun yang membuka atau merusak segel.

Bangunan ini disegel Pemkot Bekasi pada Sabtu pagi (11/2/2012) berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2006 dan nomor 8 tahun 2006, Perda Nomor 6 Tahun 2011 dan Perwal Nomor 16 tahun 2006.

Penyegelan itu dilakukan setelah Pemkot melayangkan Surat Teguran sebanyak tiga kali. Surat teguran pertama tanggal 6 Januari 2012, teguran kedua 18 Januari 2012, dan teguran ketiga tanggal 30 Januari 2012. Teguran dilayangkan kepada pihak karena mereka dinilai melanggar ketentuan tentang penggunaan bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Bangunan yang perizinan dan peruntukannya untuk rumah tersebut dialihfungsikan menjadi gereja tanpa merubah perizinan.

Demi Yesus, para jemaat HKBP tak peduli dengan ancaman KUHP pasal 232 ayat 1 bagi siapapun yang membuka atau merusak segel: “Barangsiapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.”

...Pendeta HKBP Filadelfia, Palti Hatoguan Panjaitan STh mengajarkan adegan anarkhis kepada jemaatnya dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz...

Insiden lebih sadis dilakukan Pendeta HKBP di Desa Jejalen Jaya. Pendeta HKBP Filadelfia, Palti Hatoguan Panjaitan STh mengajarkan adegan anarkhis kepada jemaatnya dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz, tokoh masyarakat setempat. Tindakan tidak manusiawi di hadapan jemaat, aparat keamanan dan ratusan warga Muslim itu dilakukan pendeta pada saat persiapan Natal di lahan kosong milik gereja.

Penolakan ratusan warga terhadap rencana Natalan di pinggir jalan depan lahan kosong milik HKBP, menimbulkan amarah luar biasa terhadap Pendeta Palti. Warga menolak acara kebaktian apapun yang diadakan HKBP, karena sebelumnya Pendeta HKBP sudah menandatangi persetujuan untuk tidak mengadakan kebaktian didesa Jejalen Jaya sesudah tanggal 8 April 2012.

Sebagai tokoh masyarakat, Ustadz Abdul Aziz turun ke jalan untuk meredakan massa agar tidak terjadi tindakan anarkhis. Ustadz Aziz memberikan instruksi kepada kerumunan massa agar memberikan jalan supaya Pendeta Palti bisa pulang meninggalkan lokasi.

“Saudara-saudara, tolong minggir. Ayo minggir, ayo minggir biarkan pendeta lewat!” ujarnya dengan sabar kepada ratusan warga.

Namun pendeta yang sudah di puncak amarah ini justru menganggap Ustadz Aziz sebagai biang pelarangan Natalan. Seketika, pendeta ini turun dari kendaraan dan berjalan tergesa-gesa menghampiri Ustadz Aziz. Tanpa basa-basi, dengan sangat emosi Pendeta Batak ini menghujamkan beberapa kali bogem mentah ke arah Ustadz Abdul Aziz, tepat mengenai bagian ulu hatinya.

“Bangsat lu!!” teriaknya ketika memukuli sang ustadz. Tindakan premanisme  ini dilakukan pendeta dengan sangat emosi, tak peduli disaksikan langsung oleh Kapolsek Tambun Selatan Kompol Andri Ananta dan Pak Sigit, anggota Provos Polres Kabupaten Bekasi.

Ustadz Abdul Aziz belum sempat membalas,  Kapolsek Tambun Selatan dan warga segera memisahkan keduanya.

Pasca insiden itu, Ustadz Aziz mempolisikan Pendeta HKBP ke Polres Kabupaten Bekasi, dengan laporan nomor: LP/1395/K/XII/2012/SPK/Resta Bekasi. Tak sendirian, Ustadz Aziz didampingi pengacara, beberapa saksi dan pengurus Forum Komunikasi Umat Islam (FKUI) Warga Jejalen Jaya.

...Demi merayakan hari ulang tahun kelahiran Yesus, mereka melakukan tindakan tercela dalam nama Yesus...

Demi merayakan hari ulang tahun kelahiran Yesus yang mereka anggap sebagai Tuhan dan Juruselamat, mereka harus melakukan tindakan tercela dalam nama Yesus.

Densus HKBP Mengancam Dalam Nama Yesus

Kekerasan dalam nama Yesus yang dilakukan pihak HKBP itu bukan hal aneh bagi warga Bekasi. Beberapa bulan sebelumnya, Ahad (4/3/2012), jemaat HKBP menodong Ustadz Abdul Aziz saat menggelar kerja bakti di area mushalla Jejalen Jaya.

Bertepatan dengan kerja bakti warga di mushalla, jemaat HKBP yang berasal dari luar desa Jejalen menggelar kebaktian provokatif di pinggir jalan, tak jauh dari lokasi kerja bakti warga.

Dengan pengeras suaranya, jemaat HKBP menyanyikan lagu-lagu kebaktian berbahasa Batak, namun warta tak terusik sedikit pun. Pada saat yang sama, untuk menambah semangat kerja bakti, warga juga menyalakan speaker dengan berbagai lagu shalawatan dan nasyid. Namun jemaat HKBP yang sedang berkebaktian liar itu tidak terima mendengar lagu-lagu shalawatan warga.

Ipda Domu Samosir, salah satu jemaat HKBP yang juga anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri marah besar mendengar alunan suara shalawatan, yasinan dan nasyid ini.  Ia langsung memegang Ustadz Abdul Aziz yang memimpin acara kerja bakti, lalu menodongkan pistol dan mengancam: “Gua habisin semua!”

Kalimat "bangsat lu" dan "gua habisin semua!" ini sungguh tak patut diucapkan oleh orang beragama. Hanya preman bayaran saja yang layak menungkapkan kalimat binatangisme keji ini.

Kelakuan pendeta dan jemaat HKBP di Bekasi ini benar-benar arogan. Dengan pongahnya mereka membangun gereja di lingkungan mayoritas Muslim. Untuk meramaikan media, mereka memboyong jemaat dari luar.

...Kasih bukan menipu, anarkisme, premanisme dan terorisme. Kasih itu sabar, murah hati, tidak memegahkan diri dan tidak sombong...

Di balik slogan kasih, pendeta dan jemaat HKBP mengumbar tindakan tak terpuji. Boleh jadi mereka khilaf menafsirkan makna “Kasih.” Kasih bukan menipu, anarkisme, premanisme dan terorisme. Kasih itu sabar, murah hati, tidak memegahkan diri dan tidak sombong. “Na lambas do haholongon i jala na sorta, ndang na mangiburu haholongon i, ndang tenga jala ndang dipaburnangburnang dirina.”

Boasa dang diamalhon ajaran hamoraon Yesusi pandita: alai didokkonko ajaran kasih. Naboadoho!! bersambung. [a. ahmad hizbullah mag/suara islam]

ARTIKEL TERKAIT:

1. Huru Hara Huria Kristen Batak Protestan (Gereja HKBP)

2. Yesus pun Mengecam Premanisme dan Binatangisme HKBP

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
DPR Didorong Segera Realisasikan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta – Bandung

DPR Didorong Segera Realisasikan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Selasa, 09 Aug 2022 23:44

Sedikitnya 12 Ledakan Guncang Pangkalan Udara Militer Rusia Di Semenanjung Krimea

Sedikitnya 12 Ledakan Guncang Pangkalan Udara Militer Rusia Di Semenanjung Krimea

Selasa, 09 Aug 2022 22:47

Untuk Anies di Pilpres 2024, Nasdem Disebut Bakal Usung Poros Sendiri

Untuk Anies di Pilpres 2024, Nasdem Disebut Bakal Usung Poros Sendiri

Selasa, 09 Aug 2022 22:31

Pria Mirip Aktor Jonny Depp Ambil Bagian Dalam Ritual Ashura Di Iran Picu Perdebatan Di Medsos

Pria Mirip Aktor Jonny Depp Ambil Bagian Dalam Ritual Ashura Di Iran Picu Perdebatan Di Medsos

Selasa, 09 Aug 2022 22:06

Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Brigade Syuhada Al-Aqsa Dalam Serangan Di Nablus

Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Brigade Syuhada Al-Aqsa Dalam Serangan Di Nablus

Selasa, 09 Aug 2022 20:49

FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55


MUI

Must Read!
X