Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
44.830 views

Huru Hara Huria Kristen Batak Protestan (Gereja HKBP)

Berbagai gesekan antarumat beragama di Bekasi di dominasi oleh gereja liar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan). Pemicunya, karena mereka menghalalkan untuk membangun gereja etnis mulai dari pelanggaran peraturan pemerintah, pemalsuan KTP, penipuan tandatangan warga, tindakan anarkis dan premanisme.

Setelah konflik HKBP Ciketing beberapa tahun lalu mereda, kini muncul kasus-kasus HKBP di Bekasi, antara lain: HKBP Filadelfia Jejalen Jaya Tambun Kabupaten Bekasi dan HKBP Mangseng Kaliabang Tengah Bekasi Utara. Tepat pada malam Natal, 25 Desember 2012, pendeta dan jemaat HKBP melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji.

Di kawasan Mangseng RT 03/RW 24 Kaliabang Tengah Bekasi Utara, jemaat HKBP merusak segel dan memasuki bangunan yang disalahgunakan sebagai gereja. Demi Yesus, para jemaat HKBP tak peduli dengan ancaman penjara 32 bulan dalam KUHP pasal 232 ayat 1 bagi siapapun yang membuka atau merusak segel.

Bangunan ini disegel Pemkot Bekasi pada Sabtu pagi (11/2/2012) berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2006 dan nomor 8 tahun 2006, Perda Nomor 6 Tahun 2011 dan Perwal Nomor 16 tahun 2006.

Penyegelan itu dilakukan setelah Pemkot melayangkan Surat Teguran sebanyak tiga kali. Surat teguran pertama tanggal 6 Januari 2012, teguran kedua 18 Januari 2012, dan teguran ketiga tanggal 30 Januari 2012. Teguran dilayangkan kepada pihak karena mereka dinilai melanggar ketentuan tentang penggunaan bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Bangunan yang perizinan dan peruntukannya untuk rumah tersebut dialihfungsikan menjadi gereja tanpa merubah perizinan.

Demi Yesus, para jemaat HKBP tak peduli dengan ancaman KUHP pasal 232 ayat 1 bagi siapapun yang membuka atau merusak segel: “Barangsiapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.”

...Pendeta HKBP Filadelfia, Palti Hatoguan Panjaitan STh mengajarkan adegan anarkhis kepada jemaatnya dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz...

Insiden lebih sadis dilakukan Pendeta HKBP di Desa Jejalen Jaya. Pendeta HKBP Filadelfia, Palti Hatoguan Panjaitan STh mengajarkan adegan anarkhis kepada jemaatnya dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz, tokoh masyarakat setempat. Tindakan tidak manusiawi di hadapan jemaat, aparat keamanan dan ratusan warga Muslim itu dilakukan pendeta pada saat persiapan Natal di lahan kosong milik gereja.

Penolakan ratusan warga terhadap rencana Natalan di pinggir jalan depan lahan kosong milik HKBP, menimbulkan amarah luar biasa terhadap Pendeta Palti. Warga menolak acara kebaktian apapun yang diadakan HKBP, karena sebelumnya Pendeta HKBP sudah menandatangi persetujuan untuk tidak mengadakan kebaktian didesa Jejalen Jaya sesudah tanggal 8 April 2012.

Sebagai tokoh masyarakat, Ustadz Abdul Aziz turun ke jalan untuk meredakan massa agar tidak terjadi tindakan anarkhis. Ustadz Aziz memberikan instruksi kepada kerumunan massa agar memberikan jalan supaya Pendeta Palti bisa pulang meninggalkan lokasi.

“Saudara-saudara, tolong minggir. Ayo minggir, ayo minggir biarkan pendeta lewat!” ujarnya dengan sabar kepada ratusan warga.

Namun pendeta yang sudah di puncak amarah ini justru menganggap Ustadz Aziz sebagai biang pelarangan Natalan. Seketika, pendeta ini turun dari kendaraan dan berjalan tergesa-gesa menghampiri Ustadz Aziz. Tanpa basa-basi, dengan sangat emosi Pendeta Batak ini menghujamkan beberapa kali bogem mentah ke arah Ustadz Abdul Aziz, tepat mengenai bagian ulu hatinya.

“Bangsat lu!!” teriaknya ketika memukuli sang ustadz. Tindakan premanisme  ini dilakukan pendeta dengan sangat emosi, tak peduli disaksikan langsung oleh Kapolsek Tambun Selatan Kompol Andri Ananta dan Pak Sigit, anggota Provos Polres Kabupaten Bekasi.

Ustadz Abdul Aziz belum sempat membalas,  Kapolsek Tambun Selatan dan warga segera memisahkan keduanya.

Pasca insiden itu, Ustadz Aziz mempolisikan Pendeta HKBP ke Polres Kabupaten Bekasi, dengan laporan nomor: LP/1395/K/XII/2012/SPK/Resta Bekasi. Tak sendirian, Ustadz Aziz didampingi pengacara, beberapa saksi dan pengurus Forum Komunikasi Umat Islam (FKUI) Warga Jejalen Jaya.

...Demi merayakan hari ulang tahun kelahiran Yesus, mereka melakukan tindakan tercela dalam nama Yesus...

Demi merayakan hari ulang tahun kelahiran Yesus yang mereka anggap sebagai Tuhan dan Juruselamat, mereka harus melakukan tindakan tercela dalam nama Yesus.

Densus HKBP Mengancam Dalam Nama Yesus

Kekerasan dalam nama Yesus yang dilakukan pihak HKBP itu bukan hal aneh bagi warga Bekasi. Beberapa bulan sebelumnya, Ahad (4/3/2012), jemaat HKBP menodong Ustadz Abdul Aziz saat menggelar kerja bakti di area mushalla Jejalen Jaya.

Bertepatan dengan kerja bakti warga di mushalla, jemaat HKBP yang berasal dari luar desa Jejalen menggelar kebaktian provokatif di pinggir jalan, tak jauh dari lokasi kerja bakti warga.

Dengan pengeras suaranya, jemaat HKBP menyanyikan lagu-lagu kebaktian berbahasa Batak, namun warta tak terusik sedikit pun. Pada saat yang sama, untuk menambah semangat kerja bakti, warga juga menyalakan speaker dengan berbagai lagu shalawatan dan nasyid. Namun jemaat HKBP yang sedang berkebaktian liar itu tidak terima mendengar lagu-lagu shalawatan warga.

Ipda Domu Samosir, salah satu jemaat HKBP yang juga anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri marah besar mendengar alunan suara shalawatan, yasinan dan nasyid ini.  Ia langsung memegang Ustadz Abdul Aziz yang memimpin acara kerja bakti, lalu menodongkan pistol dan mengancam: “Gua habisin semua!”

Kalimat "bangsat lu" dan "gua habisin semua!" ini sungguh tak patut diucapkan oleh orang beragama. Hanya preman bayaran saja yang layak menungkapkan kalimat binatangisme keji ini.

Kelakuan pendeta dan jemaat HKBP di Bekasi ini benar-benar arogan. Dengan pongahnya mereka membangun gereja di lingkungan mayoritas Muslim. Untuk meramaikan media, mereka memboyong jemaat dari luar.

...Kasih bukan menipu, anarkisme, premanisme dan terorisme. Kasih itu sabar, murah hati, tidak memegahkan diri dan tidak sombong...

Di balik slogan kasih, pendeta dan jemaat HKBP mengumbar tindakan tak terpuji. Boleh jadi mereka khilaf menafsirkan makna “Kasih.” Kasih bukan menipu, anarkisme, premanisme dan terorisme. Kasih itu sabar, murah hati, tidak memegahkan diri dan tidak sombong. “Na lambas do haholongon i jala na sorta, ndang na mangiburu haholongon i, ndang tenga jala ndang dipaburnangburnang dirina.”

Boasa dang diamalhon ajaran hamoraon Yesusi pandita: alai didokkonko ajaran kasih. Naboadoho!! bersambung. [a. ahmad hizbullah mag/suara islam]

ARTIKEL TERKAIT:

1. Huru Hara Huria Kristen Batak Protestan (Gereja HKBP)

2. Yesus pun Mengecam Premanisme dan Binatangisme HKBP

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 05/03/2021 09:09

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi