Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.328 views

Wawancara Susno Duaji : Apakah Mengungkap Kebenaran Perlu Dihukum?

Jakarta (voa-islam.com) - Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji kembali membuat geger. Setelah insiden 'Cicak-Buaya', sampai kasus Bibit-Chandra, Susno muncul di persidangan Antasari Azhar.

Kesaksian Susno yang dinilai meringankan Antasari dianggap menyudutkan institusi yang membesarkannya. Tapi Susno membantah. Dia hanya mengungkap kebenaran setelah selama ini dikorbankan.

"Apakah seorang jenderal mengungkap suatu kebenaran yang diwajibkan hukum positif dan agama perlu dihukum?" kata Susno dalam wawancara dengan detikcom, Kamis (7/1/2010) malam.

Berikut wawancara dengan Susno Duadji, yang diselingi sejumlah keterangan off the record.

Kesaksian Anda di sidang Antasari mengejutkan. Apa motivasinya?

Saya warga negara Indonesia, mereka (pengacara) sudah mengirim surat terkait kesaksian istri Wiliardi (Novarina) yang menyebut nama saya, bahwa saya pernah memanggil mereka dan mengatakan mereka (Wiliardi) dijamin tidak dipecat. Keterangan itu harus diluruskan benar atau tidak. Kemudian saya diundang sebagai saksi, sebagai warga negara harus datang.

Kemudian tidak ada aturan di kepolisian, di undang-undang manapun yang mengharuskan saya meminta izin sebagai saksi.

Termasuk izin Kapolri?

Ya tidak ada. Saya ini bintang tiga, jenderal, tahu mana yang benar dan salah. Saya tahu aturan kepolisian itu. Kalau polisi melarang anggotanya bersaksi, nggak usah jenderal, sersan saja, itu melanggar HAM. Masa dilarang bersaksi? Itu kan lucu.

Nanti masyarakat Indoensia bilang apa, katanya polisi refomis. Saya tidak mengatasnamakan institusi, itu pribadi.

Saya sebagai warga negara Indonesia, sebagai jenderal masih aktif, saya marah kepada jenderal yang bicara polisi tidak boleh bilang begitu, harus izin.

Dan saya lebih marah ada jenderal yang mempersoalkan izin, bukan mempersoalkan materi. Kapan majunya, saya lebih marah ada jenderal yang bilang, jenderal yang mancing-mancing.

Keterangan Bapak dinilai menjelekkan institusi Polri dan mengganggu proses penyidikan Polri?

Bagian mana yang menyerang? Polisi kan merekam, saya merekam polisi kan juga ada. Kalimat mana yang menyerang? Kita tidak boleh buru-buru mengatakan menyerang. Apa yang saya sampaikan tadi di bawah sumpah loh. Saksinya Tuhan. Kalau saya bohong, saya dilaknat. Kalau saya mengarang dan berbohong itu di mana?

Anda dituding melanggar kode etik?

Kode etik yang mana? Kode etik itu luas sekali. Itulah statemen yang tidak boleh terjadi. Kan malu di depan masyarakat, jenderalnya tahu mana yang baik dan buruk, kok mempersoalkan hal ini. Apa tidak malu sama orang?

Polisi, hakim, jaksa, pengacara itu kan penegak hukum. Dan terdakwa bukan musuh. Ini demi keadilan, kalau salah ya salah, kalau benar ya benar. Terdakwa itu bukan musuh polisi, hakim, dan jaksa.

Tapi kemudian jaksa yang mempersoalkan baju, kalau orang tidak bersalah ya harus dibebaskan. Jangan sampai yang tidak bersalah dihukum.

Konsekuensi dari Polri siap menghadapi?

Saya yakin polisi tidak akan memberikan sanksi apapun. Kalau polisi menghukum saya, justru masyarakat urusannya. Polisi mengatakan reformasi, tidak boleh main kasus dan harus netral. Jadi kalau misalnya warganya, anak buahnya memberikan keterangan sebagai saksi mana mungkin memberikan sanksi. Kalau memberikan sanksi dapat dipertanyakan

Keterangan Anda seolah-olah menelanjangi proses penyidikan kasus Antasari dan kemudian Anda dicap membangkang Kapolri?

Apakah seorang jenderalnya mengungkap suatu kebenaran yang diwajibkan hukum positif dan agama akan dihukum. Biar masyarakat menilai.

Ada sinyalemen kesaksian Anda merupakan balas dendam kepada Kapolri karena nonjob?

Saya tidak ada rasa balas dendam, tidak ada rasa kecewa. Sudah lama saya mau mundur sebagai polisi. Saya diserang sebulan lalu, saya mau mundur. Saya diserang media massa, apa yang saya lakukan tidak benar. Saya tidak sanggup, mau mundur dilarang. Keliru kalau dicap balas dendam.

Tiba-tiba diumumkan kepada publik mutasi saya. Kenapa mutasi Susno nonjob diumumkan? Itu saya dipermalukan, apa mutasi diumumkan. Mutasi biasa-biasa saja. Saya minta keluar dari jabatan, saya minta keluar dari polisi. Caranya mau pensiun boleh, tidak pensiun boleh.

Saya tidak menyalahkan orang di dalam. Saya menyalahkan diri saya, kenapa saya masuk ke situ (Mabes Polri).

Jadi Anda merasa pencopotan itu karena dikorbankan?

Saya merasa dikorbankan kalau diumumkan. Kalau permintaan Susno sendiri itu lain. Apalagi saat itu saya mau pulang ke kampung mau lebaran, tapi kemudian ada yang bilang o Pak Susno ini dicopot, nonjob, saya malu.

Dikorbankan dalam konteks apa?

Tim 8 itu nuntut merekomendasi saya nonjob dan sebagainya, karena saya merekayasa kasus KPK. Masyakat menuduh saya begitu, tetapi saya jelaskan kepada mereka, bagaimana saya bisa merekayasa? Saya tidak menangani kasus ini (Bibit-Chandra).

Saya benci kepada orang yang tidak mau berbicara di Mabes Polri, mestinya ngomong, salah kalau Susno merekayasa. Susno itu tidak terlibat. Selesai urusan. Saya mau orang bertanggung jawab seperti itu. Kalau saya didiamkan saja, berarti saya diumpankan. Yang bertanggung jawab terjadi masalah itu ya enak-enakan.

Saya tidak diberi tanggung jawab atas masalah itu, kecuali diperintahkan bertemu Anggoro, itu saya diperintahkan. Justru itu dibesarkan dari dalam, itu dibesar-besarkan. Itu namanya rezeki yag bersih dikasihkan ke mulut macan.

Sekarang masyarakat tahu, Susno begitu posisinya. Apa saya dilarang membuka ini? Kemudian disebut berkhianat. Apa saya dilarang, menilainya darimana. Apa salah susno menyampaikan kebenaran? Apa bisa dinilai Susno berkhianat? Apakah Susno pengkhianat, silakan dinilai.

Jadi bisa dinilai pahlawan di Indonesia itu orang yang perkataannya dan ucapannya berbeda.

Ada bukti otentik tanda tangan Anda terkait penyidikan kasus tersebut?

Itu pengawasan, jadi ditandatangani itu pengawasan. Itu tugas yang benar. Pengawas penyidik itu tugasnya penyidik benar.

Saya katakan ada tim, tugasnya mencari motif dan akhirnya tim gagal. Kemudian karena gagal saya mau dikorbankan. Ngamuk saya. Tapi yang disampaikan Aritonang (Kadiv Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang), jangan teriak-teriak Susno dipecat. Karena permintaan pengacara itu mulia, dan saya menjadi pengawas agar tidak melenceng.

Jadi kasus Antasari dipaksakan?

Saya tidak mau komentar, paling tidak apa yang saya jelaskan membuka mata.

Pengusutan ditangani Wakabareskrim dan Kapolri?

Yang melakukan Kapolda Metro, kemudian ada tim yang dibentuk dan saya tidak tahu apa itu, dan saya tidak perlu tahu.

Opini publik melihat Anda menjelek-jelekkan Polri karena sakit hati?

Saya ini orang yang cinta sama polisi. Kalau ada jenderal polisi ingin memperbaiki polisi supaya benar itu untuk memperbaiki atau menjelek-jelekkan?

Bagaimana kalau Anda dipanggil Kapolri terkait kesaksian Anda?

Saya yakin Kapolri tidak mungkin memanggil, saya yakin. Saya jenderal dan kalau Kapolri memanggi saya, maka lain perkatan lain perbuatan karena Kapolri menyebut reformis. Saya percaya Kapolri akan memberikan dorongan semangat. Saya membantu supaya beliau memperbaiki polisi.

Kalau memanggil dan menegur mana mungkin. Kita lihat saja nanti apa beliau berbeda apa yang dikatakan dengan yang dilaksanakan. Saya membantu membenahi Bareskrim.

Belum ada kontak dari Polri setelah kesaksian itu?

Saya katakan 100 persen Kapolri tidak akan menegur saya, saya katakan yang benar. Saya khawatirkan jenderal-jenderal yang tidak reformis. Kapolri mana mungkin, atau ada kemungkinan, ya kalau begitu diragukan beliau reformis.

Anda yakin langkah Anda akan diterima?

Diterima atau tidak biar waktu yang menentukan. Kita tidak berubah kalau kita tidak melakukan. Yang lemah berdoa saja. Saya belum pernah menyesali jabatan saya dicopot.

Anda kabarnya benar pernah marah-marah di rumah Kapolri karena urusan suatu hal, sekitar 1 bulan lalu?

Betul saya marah pencopotan saya diumumkan, baru sekali itu diumumkan oleh Kadiv Humas, kenapa? Yang lain dimutasi tapi tidak diumukan.

Saya saat itu marah tapi saya tidak ketemu.

Kabarnya Anda memukul ajudan Kapolri juga?

Nggak dewasa itu namanya saya kalau begitu. Saya enggaklah, saya ini penakut, tetapi itu juga tidak ada kaitan dengan jabatan

Bukannya karena meminta posisi Wakapolri?

Kenapa saya diributkan, saya meminta mundur bukan dari jabatan, tapi dari polisi.

Omong-omong di belakang Bapak siapa, Kok berani sekali sama Polri?

Allah.

Bukannya ada dukungan politisi?

Tidak, saya didukung Allah. Ibu saya mengajarkan saya kalau benar benar, kalau tidak ya tidak. (detik)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Menyambut bulan suci Ramadhan, IDC akan menggelar santunan yatim bersama para preman tobat. Target santunan 100 yatim ini membutuhkan dana 13 juta rupiah. Ayo Bantu..!!!...

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Tebar buku "Tutorial Ramadhan" agar ibadah puasa sesuai sunnah, menghindari kekeliruan puasa yang sering dilakukan umat Islam. Semoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Alhamdulillah, setelah menjalani operasi, dan perawatan selama sembilan hari, lidah Fauzan anak mujahid sudah sembuh dan sehat. Total biaya pengobatan sebesar Rp 6.612.300,- ...

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Latest News
Militer Filipina Lancarkan Serangan Besar untuk Rebut Kembali Kota Mawari dari Islamic State

Militer Filipina Lancarkan Serangan Besar untuk Rebut Kembali Kota Mawari dari Islamic State

Kamis, 25 May 2017 22:00

NATO Akan Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Perangi Islamic State (IS)

NATO Akan Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Perangi Islamic State (IS)

Kamis, 25 May 2017 18:31

Jelang Ramadan, Sandiaga Umrah Doakan Persatuan Jakarta

Jelang Ramadan, Sandiaga Umrah Doakan Persatuan Jakarta

Kamis, 25 May 2017 16:57

Alumni KAMMI Minta Kekerasan Polisi kepada Mahasiswa di Depan Istana Diusut

Alumni KAMMI Minta Kekerasan Polisi kepada Mahasiswa di Depan Istana Diusut

Kamis, 25 May 2017 16:29

Anies Baswedan: Kita Harus Biasakan Anak Terlibat Kegiatan Masjid

Anies Baswedan: Kita Harus Biasakan Anak Terlibat Kegiatan Masjid

Kamis, 25 May 2017 15:57

PAS: Semoga Ramadhan Tahun Ini Menjadi Bulan Jihad Menuju Kemenangan Umat Islam

PAS: Semoga Ramadhan Tahun Ini Menjadi Bulan Jihad Menuju Kemenangan Umat Islam

Kamis, 25 May 2017 15:52

Dapati Imam Sedang Qunut Shubuh, Sudah Terhitung Dapat 1 Raka'at?

Dapati Imam Sedang Qunut Shubuh, Sudah Terhitung Dapat 1 Raka'at?

Kamis, 25 May 2017 15:29

Dahnil: Hentikan Praktek Ternak Teroris

Dahnil: Hentikan Praktek Ternak Teroris

Kamis, 25 May 2017 15:11

Kemenangan yang Nyata

Kemenangan yang Nyata

Kamis, 25 May 2017 15:03

Erdogan Persilahkan Pasukan Jerman Pergi dari Turki

Erdogan Persilahkan Pasukan Jerman Pergi dari Turki

Kamis, 25 May 2017 15:00

Teror Bom kampung Melayu: Membidik Siapa?

Teror Bom kampung Melayu: Membidik Siapa?

Kamis, 25 May 2017 14:34

Kemenag Tegur Keras Penerbit Al-Quran Tanpa Al Maidah Ayat 51-57

Kemenag Tegur Keras Penerbit Al-Quran Tanpa Al Maidah Ayat 51-57

Kamis, 25 May 2017 14:06

Ismail Yusanto: HTI Komitmen kepada Kebangsaan

Ismail Yusanto: HTI Komitmen kepada Kebangsaan

Kamis, 25 May 2017 13:55

Insiden Islamophobia dan Kejahatan terhadap Muslim Meningkat di Inggris Setelah Bom Manchester

Insiden Islamophobia dan Kejahatan terhadap Muslim Meningkat di Inggris Setelah Bom Manchester

Kamis, 25 May 2017 12:30

Ini 3 Pesan Prof. Didin Hafidhudin Menjelang Ramadhan untuk Kaum Muslimin

Ini 3 Pesan Prof. Didin Hafidhudin Menjelang Ramadhan untuk Kaum Muslimin

Kamis, 25 May 2017 12:16

Bursa Kurma VOA ISLAM, Yuk Beli Kurma Segar Buat Ramadhan

Bursa Kurma VOA ISLAM, Yuk Beli Kurma Segar Buat Ramadhan

Kamis, 25 May 2017 12:13

(Video) Bantahan HTI atas Tuduhan Tidak Memiliki Komitmen Kebangsaan

(Video) Bantahan HTI atas Tuduhan Tidak Memiliki Komitmen Kebangsaan

Kamis, 25 May 2017 12:12

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Kamis, 25 May 2017 11:19

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

Kamis, 25 May 2017 08:16

Merindukan Mercu Suar Islam

Merindukan Mercu Suar Islam

Kamis, 25 May 2017 08:10


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X