Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.407 views

Metro TV Fitnah Universitas Al-Iman dan Mahasiswa Indonesia di Yaman

Sudah berkali-kali stasiun televisi swasta nasional Metro TV menyiarkan liputan tentang mahasiswa dan pelajar Indonesia yang belajar Yaman, negara timur tengah yang terletak di Jazirah Arab yang berbatasan langsung dengan Arab Saudi dan laut merah.

Tapi yang sangat di sayangkan dalam liputannya, banyak fakta–fakta yang tidak di muat secara proporsional, seolah-olah mereka menggambarkan bahwa Yaman adalah negara yang sangat berbahaya dan Yaman bisa menjadi ancaman serius bagi NKRI, Lebih dari itu bahkan lembaga pendidikan pun tak luput menjadi sorotan mereka, dan salah satunya Universitas Al-Iman.

Di antara pemberitaannya yang dimuat di acara Jurnalist on Duty, Universitas Al-Iman disebut sebagai kampus oposisi yang beraliran Al-Qaida dan dipimpin oleh seorang yang dituduh terlibat jaringan Al-Qaida, di tambah lagi bahwa pemerintah tidak memberikan izin tinggal kepada mahasiswa yang belajar di sana. Lebih parah lagi mereka mengatakan bahwa banyak sisa-sisa reruntuhan bekas serangan tentara Amerika ke Universitas tersebut, padahal reruntuhan itu sisa-sisa gempuran tentara mantan presiden Ali Abdullah Saleh untuk meredam aksi protes besar-besaran yang ingin menggulingkan dirinya beberapa waktu lalu.

Dan kenyataan yang ada di lapangan lebih jauh berbeda dari apa yang mereka beritakan, bisa dibilang bahwa pada dasarnya Universitas Al-Iman adalah korban kepentingan politik kotor semata. Syekh Abdul Majeed Azzendany seorang ulama besar Yaman yang terkenal sebagai pioner i’jaz i’lmi di dunia islam dan juga menjabat sebagai ketua badan persatuan ulama Yaman, dan beliau juga termasuk anggota Majlis Syuro salah satu partai oposisi terbesar di Yaman dan barang tentu beliau selalu krtis terhadap kebijakan – kebijakan yang diambil pemerintah. Otomatis perang dingin pun terjadi di kedua belah pihak. Perlu kita juga ketahui bahwa Amerika negara yang sangat memusuhi Islam memanfaatkan situasi ini dengan menuduh beliau terlibat jaringan Al-Qaida, yang hanya “berdalilkan” tulisan yang di muat di koran resmi Yaman yang notabene koran pemerintah.

Syekh Abdul Majeed Azzendany sendiri pernah membantah dan mengadukan masalah ini kepada presiden waktu itu Ali Abdullah Saleh dan menuntut presiden membersihkan nama baiknya, malah presiden Saleh waktu itu berjanji untuk membersihkan namanya, sebagaimana di kutip surat kabar Al-Bayan edisi 18 September 2005.

Dan pastinya dengan adanya tuduhan seperti ini pemerintah setempat semakin leluasa untuk lebih bisa menekan pergerakan tokoh kritikus ini, di antaranya dengan menyudutkan Universitas Al Iman yang dipimpinnya.

Kasus peledakan Saepudin Zuhri (SJ) pun tak luput dari perhatian mereka. SJ yang pernah mampir beberapa waktu di Al-Iman juga dikait-kaitkan dengan Al-Iman, padahal dia hanya belajar satu tahun di Al-Iman dan dia tidak belajar sampai selesai di Al Iman malah pindah ke kampus Yemenia yang ada kota Sana’a di Yaman dan menyelesaikan studinya S1-nya di sana. Sehingga oleh karena itu kita tidak bisa langsung memvonis bahwa Al-Iman adalah lembaga beraliran Al-Qaida yang memproduksi teroris. Karena bisa jadi dia keluar sebelum waktunya karena dia tidak sefaham dan sejalan dengan kurikulum dan pelajaran yang ada di Al-Iman. Dan baru-baru ini kita tahu bahwa pelaku peledakan bom di indonesia eksekutornya adalah pelajar yang belajar di sekolah umum tetapi lembaga mereka tidak pernah disalahkan dan diekspouse bahkan yang mengherankan kampus Yemenia tempat SJ menyelesaikan S1nya tidak pernah diungkit-ungkit sebagaimana yang mereka lakukan terhadap Univ. Aliman.

Dan mungkin bisa kita bilang SJ ini merupakan salah satu oknum yang tidak bertanggung jawab oleh karena itu kita tidak bisa memukul rata bahwa setiap pelajar yang belajar di Al Iman adalah teroris. Dan kita tahu bahwa polisi, tentara dan pegawai negri jika ada anggotanya melanggar dan menyimpang yang disalahkan bukan lembaganya tapi individunya. Apalagi Al Iman sebagai lembaga pendidikan islam tidak pernah mengajarkan pemahaman seperti itu.

Dan bagaimana bisa Univ. Al Iman di tuduh sebagai markas Al Qaeda, padahal kampus Univ. Al-Iman adalah salah satu kampus swasta yang terakreditasi di kementerian pendidikan tinggi Yaman dengan Akreditasi No 28 tahun 1993, tertanggal 14 Sya’ban 1414 H yang bertepatan dengan tanggal 17 Desember 1993 M. berlokasi di jantung ibu kota Sana’a yang bersebelahan dengan markas militer Yaman dan memiliki lebih dari enam ribu mahasiswa dan memiliki kampus cabang hampir di setiap provinsi di Yaman, jadi jika ada tuduhan bahwa Univ. Al iman adalah sarang Al-Qaida secara tidak langsung mereka menuduh lebih dari enam ribu mahasiswa Yaman terlibat jaringan Al-Qaida dan juga menuduh pemerintah Yaman melegalkan lembaga yang berafiliasi kepada dan tentunya kami juga sangat khawatir dengan pemberitaan yang seperti ini bisa berdampak negatif kepada hubungan kedua negara.

Entah apa yang di inginkan mereka dari pemberitaan yang bias seperti ini, mereka juga melakukan liputan di kampus tersebut tanpa izin dan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak akademinya, apakah mereka hanya bertujuan menaikkan rating dan mengajarkan keuntungan semata atau mereka mempunyai hidden agenda lain, atau sengaja ingin membenturkan sesama kelompok Ahli Sunnah seperti dengan menyebutkan bahwa mahasiswa Al Iman tidak disukai oleh kalangan Sunni Sufi, sebagai pengalihan isu Syi’ah yang sedang populer sekarang ini.

Oleh karena itu kami menuntut pihak Metro TV agar memulihkan nama baik dan mengklarifikasi pemberitaan yang mereka muat di acara Journalist on Duty khususnya yang berkaitan dengan Univ. Al Iman.

Sana’a 14 maret 2012

Dewan Pengurus Wilayah Sana’a Persatuan Pelajar Indonesia di Yaman (DPW PPI San’a)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Coba Tanya ke Pendukung, Apakah Anak & Keluarga Mereka Rela Mengidap LGBT?

Coba Tanya ke Pendukung, Apakah Anak & Keluarga Mereka Rela Mengidap LGBT?

Rabu, 10 Feb 2016 23:47

KPK Itu Lakukan Koordinasi dengan Polisi & Kejaksaan, Bukan justru Berkawan!

KPK Itu Lakukan Koordinasi dengan Polisi & Kejaksaan, Bukan justru Berkawan!

Rabu, 10 Feb 2016 21:47

Rakyat Buta Info Reklamasi yang Ingin Dilakukan Pemprov DKI Jakarta

Rakyat Buta Info Reklamasi yang Ingin Dilakukan Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 10 Feb 2016 19:47

FBI 'Pusing' Masih Juga Belum Berhasil Buka Ponsel Milik Pelaku Penembakan San Benardino

FBI 'Pusing' Masih Juga Belum Berhasil Buka Ponsel Milik Pelaku Penembakan San Benardino

Rabu, 10 Feb 2016 19:15

Aqiqah Anak yang Lahir Sudah Meninggal

Aqiqah Anak yang Lahir Sudah Meninggal

Rabu, 10 Feb 2016 17:52

Pemprov DKI Jakarta Tidak Transparan dalam Reklamasi Pulau G

Pemprov DKI Jakarta Tidak Transparan dalam Reklamasi Pulau G

Rabu, 10 Feb 2016 17:47

Sri Bintang Pamungkas: Dasar Cina! Mereka Melakukan Mark Up Kereta Cepat

Sri Bintang Pamungkas: Dasar Cina! Mereka Melakukan Mark Up Kereta Cepat

Rabu, 10 Feb 2016 15:47

Belajar Kegagalan Cinta dari Sang Pejuang Sayyid Quthb

Belajar Kegagalan Cinta dari Sang Pejuang Sayyid Quthb

Rabu, 10 Feb 2016 13:56

Kasus Novel Baswedan Ada Kepentingan Penguasa?

Kasus Novel Baswedan Ada Kepentingan Penguasa?

Rabu, 10 Feb 2016 13:47

Relakah Putri Anda Dizinahi?

Relakah Putri Anda Dizinahi?

Rabu, 10 Feb 2016 11:53

Pasukan Pemerintah Yaman Bentrok dengan Pejuang Al-Qaidah di Aden

Pasukan Pemerintah Yaman Bentrok dengan Pejuang Al-Qaidah di Aden

Rabu, 10 Feb 2016 09:30

Bunda, Jauhkan Anak dari Aktivitas Mendekati Zina

Bunda, Jauhkan Anak dari Aktivitas Mendekati Zina

Rabu, 10 Feb 2016 09:27

Pemerintah Syi'ah Irak Kembali Klaim Bebaskan Seluruh Ramadi dari Daulah Islam (IS)

Pemerintah Syi'ah Irak Kembali Klaim Bebaskan Seluruh Ramadi dari Daulah Islam (IS)

Rabu, 10 Feb 2016 09:00

Bendung Maksiat, MUI Kota Batu Telah Keluarkan Fatwa Haram Valentine Sejak Tahun Lalu

Bendung Maksiat, MUI Kota Batu Telah Keluarkan Fatwa Haram Valentine Sejak Tahun Lalu

Rabu, 10 Feb 2016 08:28

KH Athian Ali: Perkataan Luhut Soal Pesantren Terjangkit Narkoba Sakiti Umat Islam

KH Athian Ali: Perkataan Luhut Soal Pesantren Terjangkit Narkoba Sakiti Umat Islam

Rabu, 10 Feb 2016 07:51

Video : SBY Kritik Jokowi Soal Proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

Video : SBY Kritik Jokowi Soal Proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

Selasa, 09 Feb 2016 19:09

Satu Anggota Brimob Tewas dalam Kontak Senjata dengan Kelompok MIT di Poso

Satu Anggota Brimob Tewas dalam Kontak Senjata dengan Kelompok MIT di Poso

Selasa, 09 Feb 2016 17:00

Gagalkan Acara Gay Party di Surabaya, ASSOUM Apresiasi Langkah Polda Jatim

Gagalkan Acara Gay Party di Surabaya, ASSOUM Apresiasi Langkah Polda Jatim

Selasa, 09 Feb 2016 16:30

Ustadz Fuadz Al Hazimi: Ukhuwah Bukan Hanya Sekadar Kata-Kata

Ustadz Fuadz Al Hazimi: Ukhuwah Bukan Hanya Sekadar Kata-Kata

Selasa, 09 Feb 2016 15:21

Hamas Bantah Tuduhan Israel Mereka Rawat Para Pejuang IS Wilayat Sinai yang Terluka di Gaza

Hamas Bantah Tuduhan Israel Mereka Rawat Para Pejuang IS Wilayat Sinai yang Terluka di Gaza

Selasa, 09 Feb 2016 14:30



Must Read!
X

Rabu, 10/02/2016 11:53

Relakah Putri Anda Dizinahi?