Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.301 views

Dinamika Konspirasi dan Propaganda Dunia Terhadap Islam

Oleh: Baramasi Gusti Putra (Mahasiswa STEI SEBI)

Kejahatan dan diskriminasi saat ini kian telah menjadi tontonan publik lokal maupun internasional. Drama – drama berdarah kini bukan lagi menjadi sebuah faktor kecanggungan sosial. Perbedaan ras, suku, agama dan idealisme menjadi nyata sebagai pemicu dari pecahnya konflik – konflik yang terjadi.  

Tahun 2015 dan 2016 menjadi gambaran betapa minimnya indikasi kedamaian dunia terhadap Islam. Berbagai bentuk kekejaman dan kekerasan terhadap eksistensi ke-Islaman terjadi di banyak tempat. Dari Timur Tengah, Eropa, bahkan Asia ada jutaan muslim yang ditindas dan terpaksa meninggalkan tanah kelahirannya sendiri karena kepemimpinan yang zalim. Semua seakan menjadi siaran yang dapat dinikmati oleh golongan – golongan pembenci Islam.  

Berbagai cara dilakukan oleh pihak – pihak oposisi Islam untuk menghancurkan citra Islam serta untuk meruntuhkan eksistensi ke-Islaman di muka bumi. Seperti yang terjadi di Suriah dimana jutaan orang harus mengungsi karena perang saudara yang kemudian berubah menjadi perang sekterian yang mengatas namakan Islam dan kekhalifaan Islam yang dipimpin kelompok radikal bernama ISIS.  

Ketiadaan solusi membuat konflik di suriah memiliki nilai imbas ke seluruh dunia dengan lahirnya Kelompok Koalisi Nasional untuk Revolusi dan Oposisi Suriah. Pada akhirnya semua itu melibatkan negara – negara adidaya di dunia untuk ikut bermain peran politik guna memegang kendali penuh atas kebangkitan Islam di Timur Tengah dan juga  menguasai kekayaan alam secara tidak langsung dengan memanfaatkan bantuan dan dukungan perang yang sebenarnya dari situlah kontrak kesepakatan bisnis kedua pihak dimulai.  

Timur Tengah memang menjadi wilayah yang dikenal sebagai ladang minyak terbesar di dunia yang menggiurkan bagi sebagian besar bangsa. Namun faktanya adalah bahwa peperangan yang terjadi di dunia bukan hanya sekedar tentang politik minyak. Misteri yang tersimpan di balik itu semua tergambarkan lewat kenyataan bahwa negara – negara adidaya yang menjadi pemain dalam kepentingannya masing – masing saat ini dipimpin oleh sebuah kaum kecil yang terlihat sangat berpengaruh yaitu Yahudi.

Jika dilihat dari prespektif sejarah, bangsa Yahudi memang selalu  berusaha menggulingkan eksistensi Islam di ranah global. Bahkan itu semua sudah dimulai sejak runtuhnya kekhalifaan Islam terakhir yaitu khilafah Utsmaniyyah pada tahun 1917. Yahudi terus merancang berbagai strategi dan konspirasi untuk memproklamirkan perang urat saraf dengan menunggangi negara – negara barat guna menghadapi negara – negara yang tidak tunduk kepada mereka seperti Cina, Rusia dan Korea Utara. Bukan cuma itu, Yahudi juga terus mencari cara untuk menguasai perekonomian dunia dan peta politik dunia. Dari situlah mereka mendapat keleluasan untuk mengahancurkan kekuasaan yang dikuasai oleh kaum muslimin.  

Tujuan dari berbagai propaganda dan konspirasi kaum Yahudi yang telah di mulai sejak zaman  Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Isa dan Nabi Muhammad seakan tidak pernah habis sebelum kaum Yahudi bisa membalik roda kekalahan mereka di akhir zaman nanti dimana kaum munafik, kaum musyrik, murtad dan syi’ah yang didalangi oleh Yahudi akan diberantas oleh kedatangan Imam Mahdi  dan Nabi Isa AS.  

Dominasi kekuasaan bangsa – bangsa besar yang terlalu berkiblat pada panji – panji barat membuat kenyataan bahwa konflik semakin jauh dari kata solusi. Sikap PBB yang terlalu apatis terhadap permasalahan yang terjadi menciptakan sebuah pertanyaan ‘Dimana peran PBB sebagai afiliasi daripada kedamaian bangsa – bangsa di dunia ?’. Pada akhirnya hanya pihak – pihak yang non-koperatif terhadap barat saja yang menunjukkan keberpihakkannya terhadap esensi keadilan. Kekuatan itu pun belum mampu untuk menyelesaikan General Problem yang saat ini menjadi fokus dari para pihak sayap kanan.  

Fakta pahit yang harus diterima umat Islam saat ini seakan teralihkan oleh isu – isu dunia yang berusaha membuat persepsi publik bahwa konflik yang terjadi sekarang tidak lepas dari nilai – nilai kompromi. Padahal kenyataan sekarang sangat tidak mencerminkan adanya indikasi tersebut. Namun minimnya pengetahuan dan informasi telah berhasil menciptakan kondisi dimana akhirnya sebagian besar publik bersikap kurang responsif dalam melihat konflik yang ada. Semua itu tak lepas dari permainan media kulit putih yang ingin menggiring opini publik menjadi terarah kepada pemahaman kaum penindas.

Yang terakhir dari seluruh pembahasan di atas adalah bahwa di tengah kesusahannya, umat Islam menginginkan akan ada pihak yang menjadi pemberi solusi nyata dari konflik yang terjadi. Wajah – wajah kejam yang tertutup oleh drama politik dunia harus segera dibuka dengan perlawanan intelektual. Dan kedamaian baru akan lahir ketika dunia mampu melihat kebenaran pada prespektif realita yang terjadi di masa sekarang. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Sabtu, 24 Feb 2018 22:30

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

Sabtu, 24 Feb 2018 22:15

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Sabtu, 24 Feb 2018 21:45

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Sabtu, 24 Feb 2018 21:25

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X