Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.219 views

Dukung Aturan Bebas LGBT untuk Mahasiswa Baru!

FENOMENA mahasiswa tertarik menjadi LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) atau mempromosikan LGBT melalui skripsi dan kegiatan semakin marak dan meresahkan. Namun muncul pro kontra saat ada perguruan tinggi (Universitas Andalas Padang) yang berinisiatif mensyaratkan mahasiswa baru (Maba) bebas LGBT.

Universitas Andalas (Unad) Padang, Sumatera Barat mengeluarkan aturan baru. Tentang larangan bagi mahasiswa baru yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) berasal dari kalangan Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Hal itu terlihat dari surat pernyataan bermaterai yang diunduh di website UNAD beberapa hari lalu, namun belakangan dihapus karena menuai polemik (okezone.com 2/5/17).

Tak ada yang salah dari keputusan yang dikeluarkan oleh UNAD. Itu adalah aturan yang wajar dan tidak perlu dihapuskan. Demikianlah seharusnya setiap Perguruan Tinggi (PT) memiliki kualifikasi dalam seleksi mahasiswa baru. Aturan ini seharusnya juga perlu mendapatkan dukungan pemerintah. Diharapkan agar bisa diterapkan seluruh PT di Indonesia baik negeri maupun swasta. Artinya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa disertai kebaikan moral dan kepribadian dalam memasuki PT.

Namun sangat disayangkan, masih banyak kalangan masyarakat yang menentang aturan tersebut. Ini menggambarkan masih kacaunya pemahaman dan sikap masyarakat terhadap perilaku keji LGBT. Mengapa bisa terjadi? Sebenarnya sikap masyarakat secara umum menolak LGBT. Apalagi jika mengikuti petunjuk agama maka LGBT termasuk kemaksiatan besar yang tidak boleh ditoleransi dan disebarluaskan.

Namun, saat ini ada dukungan besar terhadap kelompok LGBT. Bahkan bisa menekan rektor UNAD untuk membatalkan keputusannya. Ini tidak lain karena pelakunya adalah NGO (Non Govermental Organization) lokal dan asing. Media sekuler di back up dengan kampanye global lembaga dunia yang bertema anti homophobia. Serta didanai korporasi raksasa atas nama Hak Asasi Manusia (HAM) kemanusian.

Kondisi ini dapat terjadi di sistem sekuler. Segala bentuk perilaku merusak tidak tahu diri meminta hak kebebasan dan ingin dilindungi. Berbeda dengan sistem Islam. Negara bertanggung jawab membentengi rakyat dari pemikiran dan perilaku merusak. Baik yang disebarkan oleh kelompok maupun media lokal ataupun asing. Negara harus tegas menolak segala komitmen global lembaga dunia yang merusak. Apalagi yang bertententangan dengan syariat dan merugikan masyarakat. *Amalidatul Ilmi, Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Dewan Syuro PBB: Hanya Iblis dan Sekutunya yang Tertawa Lihat Jenazah Korban G30S/PKI

Dewan Syuro PBB: Hanya Iblis dan Sekutunya yang Tertawa Lihat Jenazah Korban G30S/PKI

Senin, 25 Sep 2017 21:51

Jokowi Disarankan Copot Beberapa Orang Ini dan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Sambut 30S

Jokowi Disarankan Copot Beberapa Orang Ini dan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Sambut 30S

Senin, 25 Sep 2017 19:51

Datangi DPR, Ormas Islam Adukan Kekerasan dan Dugaan Acara PKI di LBH

Datangi DPR, Ormas Islam Adukan Kekerasan dan Dugaan Acara PKI di LBH

Senin, 25 Sep 2017 19:34

Ada Apa dengan Kepemimpinan Indonesia Saat Ini? Kok Nama Presiden sering Dicatut?

Ada Apa dengan Kepemimpinan Indonesia Saat Ini? Kok Nama Presiden sering Dicatut?

Senin, 25 Sep 2017 17:51

Roadshow Peduli Rohingya Sambangi Kota Bandung

Roadshow Peduli Rohingya Sambangi Kota Bandung

Senin, 25 Sep 2017 16:54

Polri, BIN, dan TNI Buat Riuh Politik? Pengamat: Genting, Jokowi harus Bertindak

Polri, BIN, dan TNI Buat Riuh Politik? Pengamat: Genting, Jokowi harus Bertindak

Senin, 25 Sep 2017 15:51

Situasi Perpolitikan Indonesia Kian Tidak Menentu karena Pejabat Berjalan Masing-masing

Situasi Perpolitikan Indonesia Kian Tidak Menentu karena Pejabat Berjalan Masing-masing

Senin, 25 Sep 2017 13:51

Pejuang Oposisi Suriah Bombardir Pasukan Assad di Kota Al-Qardaha Latakia dengan Roket Grad

Pejuang Oposisi Suriah Bombardir Pasukan Assad di Kota Al-Qardaha Latakia dengan Roket Grad

Senin, 25 Sep 2017 13:15

9 Jenis Rezeki Yang sering Kita Lupakan, Apa Saja?

9 Jenis Rezeki Yang sering Kita Lupakan, Apa Saja?

Senin, 25 Sep 2017 12:48

Semangat Hijrah Jalin Ukhuwah, Ribuan Kaum Muslimin Ikuti Jalan Sehat

Semangat Hijrah Jalin Ukhuwah, Ribuan Kaum Muslimin Ikuti Jalan Sehat

Senin, 25 Sep 2017 12:12

Komnas HAM Nilai Situs nilahsirri.com Rendahkan Martabat Kemanusiaan

Komnas HAM Nilai Situs nilahsirri.com Rendahkan Martabat Kemanusiaan

Senin, 25 Sep 2017 11:53

Komisioner HAM: Panglima TNI Sebaiknya Buka Siapa Dibalik Senjata Ilegal

Komisioner HAM: Panglima TNI Sebaiknya Buka Siapa Dibalik Senjata Ilegal

Senin, 25 Sep 2017 11:49

Peringatan International Hijab Solidarity Day 2017 Digelar di CFD

Peringatan International Hijab Solidarity Day 2017 Digelar di CFD

Senin, 25 Sep 2017 11:43

Seorang Ilmuan India 'Diusir' dari Oman Setelah Menyampaikan Pidato Anti-Saudi

Seorang Ilmuan India 'Diusir' dari Oman Setelah Menyampaikan Pidato Anti-Saudi

Senin, 25 Sep 2017 11:15

Rohingya Di Depan Mata

Rohingya Di Depan Mata

Senin, 25 Sep 2017 10:40

Rohingya Adalah Kita

Rohingya Adalah Kita

Senin, 25 Sep 2017 10:35

Turki Akan Bangun Tempat Penampungan untuk 100.000 Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Turki Akan Bangun Tempat Penampungan untuk 100.000 Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Senin, 25 Sep 2017 09:26

Ustadz Amin Muchtar Berharap Film A Hassan Sang Pembaharu Segara Terwujud

Ustadz Amin Muchtar Berharap Film A Hassan Sang Pembaharu Segara Terwujud

Senin, 25 Sep 2017 07:58

Debora dan Intropeksi Pemerintah

Debora dan Intropeksi Pemerintah

Senin, 25 Sep 2017 07:34

Sekum Persis: Jaga Keutuhan NKRI Tanpa PKI

Sekum Persis: Jaga Keutuhan NKRI Tanpa PKI

Senin, 25 Sep 2017 06:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X