Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.797 views

Taqwa Tanpa Syarat

Sahabat VOA-Islam...

Bulan Ramadhan yang agung telah berlalu. Tentu wajib bagi orang-orang Mukmin meraih takwa bila mereka mengharapkan keridhaan Allah SWT. Apalagi kemenangan sesungguhnya hanya Allah SWT berikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa (QS al-Ahzab [33]: 71).

Ketakwaan akan memberikan dampak positif dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. Apalagi bila ketakwaan itu terpancar dari seorang pemimpin, insya Allah negeri yang dia pimpin akan jauh dari kesengsaraan dan penderitaan.

Thalq bin Habib berkata, “Takwa artinya Anda melaksanakan ketaatan kepada Allah berdasarkan cahaya (ilmu dan iman) dari-Nya karena mengharap pahala-Nya serta Anda meninggalkan segala bentuk kemaksiatan kepada-Nya berdasarkan cahaya-Nya karena takut terhadap siksa-Nya.”

Karena itu setiap Muslim yang menjalankan shaum Ramadhan dengan sebenar-benarnya akan melindungi dirinya dari perbuatan maksiat kecil maupun besar. Jangankan menumpahkan darah saudaranya yang seiman, melecehkan mereka pun tak akan ia lakukan. Ia paham bahwa ciri seorang Muslim adalah yang menjadikan sesama Muslim lainnya terjaga dari gangguan lisan dan tangannya.

Seorang Muslim yang bertakwa senang menolong saudaranya yang sedang kesusahan, memberikan tausiyah yang bermanfaat dan bahu-membahu melaksanakan ketaatan total kepada Allah SWT dengan memperjuangkan penerapan syariah secara kâffah.

Seorang Muslim yang bertakwa tidak akan mempersekusi saudaranya yang seiman, apalagi bersekongkol dengan orang fasik dan kafir untuk menjatuhkan kehormatannya, terutama ketika saudaranya tengah berjuang di jalan Allah SWT. Rasulullah saw bersabda:

Muslim adalah saudara Muslim yang lain; ia tidak menzalimi dan menyerahkan saudaranya itu (kepada musuh) (HR al-Bukhari).

Lantas, apakah takwa sudah benar-benar melekat tanpa syarat ataukah baru sebatas jargon belaka? Takwa yang hanya sekadar jargon tentu tidak akan membawa dampak perubahan apapun dalam kehidupan. Bagi kelompok orang semacam ini agama hanya dipakai untuk pencitraan agar dekat dengan umat. Padahal kemudian ia mengerjakan kemungkaran, mencegah yang makruf, lagi menyusahkan rakyat banyak. Ini jelas perilaku munafik yang tercela di mata Allah SWT (QS at-Taubah [9]: 67).

Ciri pemimpin yang bertakwa tidak akan mengkriminalisasi Islam dan para ulama, juga tidak menghalang-halangi dan memusuhi orang-orang yang memperjuangkan syariah dan Khilafah yang merupakan tâj al-furûdh (mahkota kewajiban) dalam Islam. Namun yang bisa kita lihat, kriminalisasi terhadap ajaran Islam dan umat Muslim malah makin menjadi-jadi. Tak lama usai hari raya, umat dibuat marah dengan film pendek berjudul Kau Adalah Aku Yang Lain yang kontennya justru mencitrakan umat Muslim intoleran dan tidak berperikemanusiaan. Film ini oleh Kepolisian malah dinobatkan sebagai pemenang Police Movie Festival 2017. Ironi karena film ini provokatif, berbau SARA dan memancing kemarahan masyarakat yang justru sedang dihimbau untuk menjaga kerukunan beragama dan kebhinekaan.

Kriminalisasi terhadap Islam dan umat Muslim juga ditengarai ada dalam simulasi penanganan serangan teroris di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Banten. Diperlihatkan bahwa aktor yang memerankan teroris diperagakan oleh pria berjenggot dan memakai peci. Meski pihak Polsek sudah meminta maaf, kejadian itu memperlihatkan ketidakpekaan aparat Pemerintah terhadap kehormatan Islam dan kaum Muslim.

Pemerintah juga terus menempatkan umat Muslim sebagai tertuduh yang mesti dicurigai sebagai ancaman. Media Singapura, The Straits Times, melansir laporan tentang tindakan aparat Pemerintah Indonesia yang memata-matai masjid di Jakarta. Aparat yang dikerahkan ditugaskan untuk mencari tahu siapa yang mengelola masjid dan materi apa yang disebarkan. Kegiatan intelijen itu dilakukan sebagai tindakan deradikalisasi Islam.

Di antara kesempurnaan shaum pemimpin yang bertakwa adalah menjaga shaum Ramadhannya dari perkataan palsu (qawl az-zûr) karena kedustaan hanya akan membuat puasa mereka sia-sia. Nabi saw. bersabda:

Siapa yang tidak meninggalkan perkataan palsu dan perbuatannya maka Allah tidak membutuhkan upayanya yang meninggalkan makanan dan minumannya (HR al-Bukhari).

Kita semua tahu bahwa para penguasa negeri ini sebelum berkuasa berjanji tidak akan menyusahkan masyarakat, semisal tidak akan menaikkan tarif BBM dan listrik, kemudian dengan tanpa malu mengatakan bahwa itu bukanlah kenaikan tarif, namun pencabutan subsidi. Bukankah ini perkataan dusta? Pada masa kampanye, Presiden juga berjanji tidak akan menambah hutang negara. Namun, baru 2,5 tahun berkuasa hutang Pemerintah RI pada bulan Mei 2017 mencapai Rp 3.672,33 triliun.

Oleh karena itu ketakwaan bukanlah sebatas jargon atau tontonan yang penuh pencitraan, melainkan amal nyata yang bersumber dari keimanan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, marilah perkuat ketakwaan kita dan beristiqamah di dalamnya, dengan ketakwaan yang tanpa syarat dan tak mengenal waktu. Rasulullah saw. mengingatkan agar umat tetap bersabar dalam ketakwaan saat umat ini sudah rusak pemikiran dan peradabannya.

Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api (HR at-Tirmidzi).

Para pemimpin juga semestinya mengikatkan diri dengan ketakwaan. Pada masa lalu, ketakwaan yang melekat pada diri para khalifah mengantarkan umat dalam keberkahan dan kesejahteraan. Karena takwa, Amirul Mukminin Umar bin Khathtab ra., misalnya, menangis ketakutan ketika mendengar seorang ibu mempercepat masa sapih bayinya agar bisa segera mendapatkan insentif dari negara sehingga anaknya menangis kelaparan.

Pasalnya, pada waktu itu Khalifah Umar membuat kebijakan hanya memberikan insentif pada anak yang telah disapih. Khalifah Umar sambil menangis menyesali keputusannya dengan berkata, “Celakalah Umar! Berapa banyak bayi yang telah dibunuh oleh Umar!” Kemudian ia pun mencabut kebijakannya yang keliru tersebut.

Inilah pemimpin bertakwa yang takut kepada Allah SWT dalam mengurus rakyatnya. Semua dilakukan dengan tanpa syarat untuk menerapkan syariah Islam di bawah naungan Khilafah ‘ala Minhâj an-Nubuwwah. [syahid/voa-islam.com]

Sumber: Al-Islam No. 862-13 Syawal 1438 H

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Rabu, 21 Feb 2018 14:00

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Rabu, 21 Feb 2018 12:24

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Rabu, 21 Feb 2018 10:28

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Rabu, 21 Feb 2018 09:43

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Rabu, 21 Feb 2018 09:22

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Rabu, 21 Feb 2018 09:21

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Rabu, 21 Feb 2018 09:11

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Selasa, 20 Feb 2018 22:58

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Selasa, 20 Feb 2018 22:45

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Selasa, 20 Feb 2018 22:35

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Selasa, 20 Feb 2018 22:15

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

Selasa, 20 Feb 2018 22:00

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Selasa, 20 Feb 2018 21:45

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Selasa, 20 Feb 2018 21:30

Harapan TGB untuk Forjim

Harapan TGB untuk Forjim

Selasa, 20 Feb 2018 21:05

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Selasa, 20 Feb 2018 20:37

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Selasa, 20 Feb 2018 20:31

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Selasa, 20 Feb 2018 06:35

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Selasa, 20 Feb 2018 06:13

Ulama Diserang, Tuan Guru Bajang: Negara Harus Mampu Hadirkan Perlindungan

Ulama Diserang, Tuan Guru Bajang: Negara Harus Mampu Hadirkan Perlindungan

Selasa, 20 Feb 2018 05:26


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X