Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.925 views

Rohingya Oh Rohingya, Jangan Minta Kami Diam

Oleh: Ummu Naflah (Cikupa-Tangerang)

Pahlawan demokrasi Myanmar, Aung San Suu kyi, mengaku terganggu dengan sikap negara lain terkait masalah yang menimpa Muslim Rohingya di Rakhine. Suu Kyi menganggap beberapa negara terlalu ikut campur atas masalah yang terjadi di negaranya.

"Publik Indonesia selalu mengganggu kami. Mereka seakan lebih tahu tentang kondisi yang terjadi di sini, ," kata Suu Kyi, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC, Sabtu (26/8).

Peraih Nobel Perdamaian itu terlihat naik pitam saat ditanya tentang Muslim Rohingya yang jadi sasaran kekerasan di Myanmar.

"Kami hanya ingin orang-orang di Indonesia tutup mulut dan diam. Stop pembahasan mengenai Muslim Rohingya. Urus saja negeri kalian. Karena kalian tak berhak mengatur hidup kami," kata Suu Kyi.

(http://radar-islami.blogspot.co.id/2017/08/myanmar-minta-publik-indonesia-diam-dan.html)

 

Komentar:

Bagaimana kami dapat diam sementara saudara-saudara kami Anda biarkan mati terbunuh dengan cara bengis dan sadis? Bukan hanya kami sebagai saudara sesama muslim yang diikat oleh aqidah dan keimanan Islam yang mulia yang marah, mengecam dan mengutuk berbuatan biadab tersebut, dalam doa-doa kami bagi etnis muslim Rohingya. Tapi siapa pun manusia, apa pun agama mereka, apa pun ras dan suku mereka jika mereka masih memiliki hati nurani, pasti akan memiliki “rasa” yang sama. Lalu bagaimana dengan Anda? Wahai Sang Peraih Nobel Perdamaian? Di mana hati nurani Anda?

Apakah hati nurani Anda tak bergetar sedikit pun melihat suara jeritan dan tangisan anak-anak Rohingya yang murni dan suci disakiti bahkan dibunuh dengan moncong-moncong senjata militer Myanmar? Tak perihkah hati Anda melihat mata-mata mereka yang tak lagi bersinar karena cahaya kehidupan mereka, kedua orang tua mereka mati terbunuh akibat kebrutalan militer Myanmar? Bahkan tak sedikit dari mereka menyaksikan bapak ibunya direnggut nyawanya dihadapan mereka dengan cara bengis dan brutal.

Suatu hal yang tak pernah mereka bayangkan dalam benak mereka yang masih polos dan suci. Atau tak sakitkah hati Anda melihat perempuan-perempuan Rohingya yang kehormatannya dilecehkan dan diinjak-injak oleh militer Myanmar? Tak terhitung berapa nyawa perempuan Rohingya yang hilang setelah berjuang mempertahankan kehormatannya, keluarganya, hartanya dan anak-anak yang dicintainya. Tahukah Anda tak satu pun dari mereka ingin kehilangan nyawa dengan cara yang tak beradab seperti yang dilakukan oleh algojo-algojo militer Anda. Tak terhitung pula berapa banyak perempuan Rohingya yang menjadi janda karena kehilangan suami mereka. Padahal suami-suami mereka hanya berjuang mempertahankan apa yang menjadi milik mereka.

Bukankah Anda Sang Peraih Nobel Perdamaian yang terhormat? Bukankan Anda seorang perempuan dan seorang ibu? Bagaimana jika yang terbunuh itu adalah anak-anak Anda? Bagaimana jika yang dilecehkan kehormatannya sampai mati meregang nyawa itu adalah saudara perempuan atau bahkan ibu Anda? Bagaimana jika yang mati dengan cara brutal akibat peluru dan senjata militer itu adalah suami Anda? Bagaimana jika…

Faktanya Anda hanya diam menyaksikan semua itu. Hati nurani Anda tak pernah ada untuk mereka. Bagi Anda mereka bagai duri dalam daging yang harus segera dicabut. Padahal bukankah Anda tahu mereka telah bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun menjadi pesakitan di rumah mereka sendiri. Dan selamanya akan terus seperti itu karena kebisuan Anda dibalik pembantaian yang dilakukan oleh militer Myanmar dan siapa pun yang ada dibelakang mereka. Karena itu jangan minta kami untuk diam!

Peluru-peluru kami hanya kata-kata di media sosial. Senjata-senjata kami hanya amarah dan kecaman yang kami bagikan lewat foto dan video di dunia maya. Lalu mengapa Anda begitu terganggu? Tahukah Anda betapa sakitnya hati kami? Betapa terlukanya hati kami menyaksikan saudara-saudara kami mati dibantai? Sedangkan kedua tangan kami tak berdaya untuk menghalanginya. Tahukah Anda berapa ribu tetes air mata yang telah mengalir lewat kedua mata kami akibat rasa penyesalan yang menggunung karena tak mampu membebaskan mereka dari derita yang berkepanjangan?

Harapan kami pada penguasa-penguasa muslim di negeri-negeri muslim pun telah pupus akibat sekat nasionalisme semu. Mereka hanya dapat mengecam tapi tangan mereka tak berbuat apa pun. Mereka sibuk melayani kepentingan-kepentingan tuan-tuan mereka. Kekuatan-kekuatan mereka simpan dibelakang punggung-punggung tuan mereka. Kalaupun mereka membantu hanya sebatas dialog semu untuk pecitraan diri.

Karena itu jangan minta kami untuk diam. Jari-jari kami akan senantiasa bergerak menjadi peluru-peluru dan senjata yang membuat jiwa dan hati Anda tak akan pernah tenang. Doa-doa kami akan terus mengalir bagi saudara kami di Rohingya. Segala daya upaya akan kami lakukan untuk membebaskan mereka dari belenggu dan tirani rezim zalim. Kami ibarat ribuan pasukan yang sedang terdiam dan mengumpulkan kekuatan.

Kami tinggal menunggu komando dari seorang Khalifah, sebagaimana komando Khalifah Al-Mu’tashim kepada 4000 ribu pasukannya yang menunggang kuda balaq menembus jantung kota Ammuriyah untuk membebaskan seorang perempuan mulia keturunan Rasulullah SAW. Dan sampai waktu itu tiba jangan minta kami untuk diam! [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Kamis, 18 Oct 2018 22:30

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Kamis, 18 Oct 2018 21:45

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Kamis, 18 Oct 2018 18:39

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Kamis, 18 Oct 2018 18:00

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Kamis, 18 Oct 2018 17:45

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Kamis, 18 Oct 2018 13:00

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kamis, 18 Oct 2018 09:05

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X