Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.677 views

Dulu Flakka, Sekarang PCC. Generasi Kita Terancam!

 
Oleh:
Tuti Rahmayani*
 
 
BADAN Narkotika Nasional (BNN) telah memberikan keterangan resmi terkait peristiwa luar biasa yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, dimana puluhan remaja mendadak berperilaku seperti zombie (mayat hidup) usai mengonsumsi obat-obatan.
 
Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari, Murniaty, mengatakan, berdasar hasil temuan sementara tim BNNK Kendari dan kepolisian, pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol) diduga menjadi penyebab dari perubahan tingkah laku para remaja. Tercatat sebanyak 68 orang dilarikan ke rumah sakit, dimana dua di antaranya telah dinyatakan meninggal. (sumber: okezone.com)
 
PCC adalah obat dokter yang digunakan untuk meredakan rasa sakit dan melemaskan otot. Bila berlebihan, PCC akan mengakibatkan pemakainya kehilangan keseimbangan, sakit kepala yang berlebih sampai denyut jantungnya tidak stabil, kejang-kejang, pingsan hingga tewas.
 
Sekalipun PCC bukan termasuk narkoba. Namun tetap saja berbahaya bila dikonsumsi tidak sesuai resep dokter. Mirip kasus flakka yang membuat korbannya menjadi zombie (mayat hidup). Masih jelas dalam ingatan, ketika Juli 2017 lalu, masyarakat Indonesia digegerkan oleh kabar masuknya flakka (narkoba baru) ke tanah air. Baik PCC maupun flakka, keduanya telah dikonsumsi remaja kita dan menelan korban. 
 
Satu nyawa melayang sia-sia sudah cukup. Perlu ada penanganan serius untuk memyelamatkan generasi dari zat berbahaya ini.
 
 
Solusi Komprehensif dari Islam
 
Agar solusi tepat, maka harus ditemukan akar masalahnya. Harapannya tidak ada lagi nyawa meregang dalam kemaksiatan.
 
Tak bisa dipungkiri, melihat potret masyarakat saat ini adalah akibat penerapan sekulerisme. Yakni pemisahan agama dari kehidupan. Islam dikerdilkan menjadi hanya masalah ibadah ritual. Halal haram juga hanya seputar makanan.
 
Akibatnya, masyarakat menentukan pilihan perbuatan tidak dengan standar Islam (halal-haram). Namun dengan hawa nafsu (suka-tidak, manfaat-tidak). Inilah yang dinamakan permisifisme. Budaya ini lahir dari peradaban Barat yang kering nilai spiritual. Atas nama kebebasan, sering dijadikan dalil kemaksiatan. Kebebasan bahkan diagungkan melebihi ayat-ayat Al Qur'an. Sehingga lahirlah kebebasan berperilaku diantaranya seks bebas, LGBT, pacaran, miras dan termasuk narkoba.
 
Maka, solusinya pun jelas, yakni mengembalikan Islam sebagai aturan kehidupan individu,bermasyarakat hingga bernegara. Halal haram menjadi standar penentuan perbuatan. Al Quran dan As Sunnah menjadi rujukan dibuatnya aturan. Menggantikan studi banding yang tidak efektif dan efisien, malah justru semakin menjerumuskan kepada keharaman. 
 
 
Terkait dalil keharaman narkoba, ada di Al Quran dan As Sunnah. 
1. “Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157). Setiap yang khobits terlarang dengan ayat ini. Di antara makna khobits adalah yang memberikan efek negatif.
 
2. “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195) dan juga ayat “Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29). Dua ayat ini menunjukkan akan haramnya merusak diri sendiri atau membinasakan diri sendiri. Yang namanya narkoba sudah pasti merusak badan dan akal seseorang. Sehingga dari ayat inilah kita dapat menyatakan bahwa narkoba itu haram.
 
3. Dari Ummu Salamah, ia berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah)” (HR. Abu Daud no. 3686 dan Ahmad 6: 309. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if). Jika khomr itu haram, maka demikian pula dengan mufattir atau narkoba.
 
Dari sini disimpulkan bahwa pengguna narkoba adalah pelaku kemaksiatan. Maka dalam Islam berlaku sanksi berupa ta'zir yang akan ditentukan oleh khalifah. Sanksi dalam Islam adalah sanksi yang mampu membuat jera pelaku dan mencegah masyarakat melakukan kemaksiatan serupa. Pemberian sanksi juga di depan khalayak. 
 
Harapannya, tidak ada lagi generasi terancam narkoba atau sejenisnya. Dan terwujud peradaban gemilang yang memimpin dunia. Generasi yang sehat dan tangguh. Bukan yang teler dan sakau. *Praktisi kesehatan tinggal di Surabaya, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Latest News
Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Rabu, 12 Dec 2018 15:20

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Rabu, 12 Dec 2018 11:46

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X