Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.418 views

Rohingya Di Depan Mata

Oleh: Vanessha Afifah G

Siapakah sih kaum Rohingya? Mengapa mereka tak diakui? Mungkin pertanyaan ini seringkali hadir di benak fikiran kita. Asal-usul Muslim Rohingya telah lama diperdebatkan. Ada yang mengatakan mereka berasal dari Bangladesh, sementara yang lain mengklaim bahwa mereka datang dari Rakhine di Myanmar. Menurut sejarahwan, para Muslim Rohingya dibawa ke Myanmar selama masa kolonial Inggris, anatara 1826 hingga 1948.

Menurut Menteri Imigrasi dan Kependudukan Myanmar Khin Yi, ada sekitar 1,33 juta muslim Rohingya, namun hanya sekitar 40.000 yang di akui oleh pemerintah Myanmar dan diberikan hak kewarganegaraannya.. Rohingya adalah kaum minoritas Muslim yang menggunakan etnis bahasa Rohingya-bahasa Indo-Eropa yang mirip dengan bahasa Bengali. Mereka tinggal di negara bagian Rakhine Utara (sebelumnya disebut Arakan), sebuah desa pesisir di Myanmar.

Diantara etnis-etnis yang ada di Myanmar, Rohingya adalah salah satu kelompok etnis minoritas, dan etnis ini bukan asli Myanmar, penampilan fisik mereka lebih mirip masyarakat Asia Selatan dibanding orang-orang Asia Tenggara. Suku ini belum diakui oleh pemerintah Myanmar sehingga dianggap ilegal keberadaannya dan mendapat perlakuan diskriminasi yang berlebihan dari pemerintah dan penduduk asli setempat. Orang-orang Rohingya tidak mendapatkan hak kewarganegaraan dan dianggap sebagai imigran gelap, bahkan Presiden Myanmar mengatakan bahwa Rohingya harus keluar dari Myanmar, meskipun kelompok etnis tersebut sudah tinggal di Myanmar sejak berabad-abad lalu.

Penindasan, pengusiran dan pembantaian yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap muslim Rohingnya adalah  sebuah bentuk genosida di negara tersebut yang dilakukan secara sistematis, terstruktur,  masif dan meluas. Oleh karena itu kejadian tersebut mengetuk hati umat muslim dunia dan khususnya yang ada di Indonesia untuk bergerak berusaha untuk dapat menghentikan kebiadaban tersebut.

Konflik etnis dan kekerasan yang melanggar HAM di Myanmar sebenarnya sudah lama terjadi namun baru Juni 2012 lalu berita ini mendapat perhatian dunia internasional karena pada saat itu Myanmar tengah melakukan reformasi, dan karena kebanyakan dari masyarakat dunia juga salah paham menganggap bahwa konflik yang terjadi adalah konflik agama, padahal konflik ini murni konflik etnis hanya saja kebetulan etnis Rohingya beragama Islam dan etnis Rakhine beragama Budha.

Berita kemudian cepat tersebar ke masyarakat luar Myanmar melalui berita-berita di media maupun internet. Hal ini memicu aksi solidaritas yang mulai bermunculan di mana-mana, sebagian besar adalah negara-negara Islam seperti Indonesia, Pakistan, dan beberapa negara Arab, yang meminta penegakan HAM" di Myanmar. Bahkan beberapa lembaga seperti Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Konferensi Islam(OKI), ASEAN, ikut berperan aktif dalam membantu mencari jalan untuk menyelesaian konflik etnis tersebut.

Jika mengaitkan konsep ini dengan konflik etnis, maka seharusnya di sini pemerintah Myanmar dapat mengatasi konflik yang ada demi keamanan warganya. Karena pemerintah berkewajiban untuk menjamin dan melindungi setiap warganya dari ancaman-ancaman keamanan. Tapi pemerintah dapat dikatakan gagal di sini karena perlindungan yang diberikan  bersifat diskriminatif, warga Rakhine mendapatkan prioritas dibanding Rohingya, bahkan  presiden sendiri mengatakan enggan mengurusi Rohingya karena statusnya yang masih bukan warga negara Myanmar.

Konflik etnis antara Rohingya dan Rakhine ini juga menyebabkan adanya gelombang pengungsi yang kabur ke negara-negara tetangga Myanmar, karena Rohingya merasa pemerintah tidak mampu melindungi keamanan mereka dan karena keberadaan mereka sendiri tidak dianggap legal di Myanmar oleh pemerintah. Apabila tidak segera diselesaikan maka bisa saja kekerasan ini melebar ke wilayah-wilayah lain di regional ASEAN, sehingga diperlukan adanya bantuan dari negara lain terkait penyelesaiannya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konflik Rohingya telah diperumit oleh kuatnya dominasi militer dalam pemerintahan saat ini dan penerapan ideologi politik yang memanfaatkan isu agama di Myanmar.

Oleh sebab itu, para nasionalis Buddhis Myanmar mau tidak mau memilih opsi untuk mempertahankan kedaulatan tanah airnya dari serangan separatis Rohingya dengan operasi militer. Adalah tidak mudah bagi pihak luar untuk mengintervensi kebijakan militer Myanmar tersebut, tetapi hal ini bukanlah tidak mungkin karena adanya desakan internasional, termasuk pemerintah Indonesia sendiri telah gencar melakukan pendekatan diplomatis terhadap pemerintah Myanmar.

Adalah penting agar kita mudah tidak terprovakasi oleh berbagai isu dan sentimen SARA yang beredar saat ini dan tetap menciptakan suasana yang rukun dan damai di dalam tanah air kita sendiri. Jangan sampai konflik di negeri orang lain terbawa ke negeri sini yang berpotensi merugikan keutuhan dan persatuan bangsa kita sendiri. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Rabu, 21 Feb 2018 21:15

Jet Tempur Rezim Teroris Assad dan Rusia Lanjutkan Pemboman Mematikan di Ghouta Timur

Jet Tempur Rezim Teroris Assad dan Rusia Lanjutkan Pemboman Mematikan di Ghouta Timur

Rabu, 21 Feb 2018 20:42

Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Rabu, 21 Feb 2018 17:46

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Rabu, 21 Feb 2018 12:24

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Rabu, 21 Feb 2018 10:28

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Rabu, 21 Feb 2018 09:43

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Rabu, 21 Feb 2018 09:22

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Rabu, 21 Feb 2018 09:11

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Selasa, 20 Feb 2018 22:58


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X