Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.325 views

Saatnya Keluar dari Bank Murni Riba

BANK konvensional dalam satu dekade terakhir konsisten tumbuh 15-25 kali lipat disbanding bank syariah. Market share perbankan syariah terhadap perbankan konvensional belum juga mencapai 5% sampai akhir 2014 meskipun bank syariah sudah mencapai usia dua dekade. Proses perjalanan bank syariah merebut market share syariah menjadi 100%, maka selanjutnya adalah menjadikan market bank konvensional mengecil hingga 0% ini juga membutuhkan waktu berabad dan support dari berbagai stakeholder (Sumber: fossei.org).

Sebagai umat muslim sudah seharusnya kita mendukung gebrakan terhadap perkembangan perbankan syariah ini, demi kepentingan ummat. Meskipun kita tahu, bahwasannya perkembangan bank syariah masih kurang support dari berbagai stakeholder. Maka dari itu, kita sebagai umat muslim yang cerdas mengajak untuk sama-sama membangun ekonomi syariah secara kaffah, salah satu nya dengan meninggalkan bank murni riba. Dan kembali ke bank syariah. Meski dirasa masih sulit, karena kebanyakan masyarakat masih menganggap bahwa bank syariah dan bank murni riba itu sama saja.

Dengan telah diberlakukannya Undang-Undang No.21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah yang terbit tanggal 16 Juli 2008, maka pengembangan industri perbankan syariah nasional semakin memiliki landasan hukum yang memadai dan akan mendorong pertumbuhannya secara lebih cepat lagi. Dengan progres perkembangannya yang impresif, yang mencapai rata-rata pertumbuhan aset lebih dari 65% pertahun dalam lima tahun terakhir, maka diharapkan peran industri perbankan syariah dalam mendukung perekonomian nasional akan semakin signifikan. Sumber : www.bi.go.id

Melihat fenomena diatas, sudah saatnya kita sebagai masyarakat muslim. Bahkan yang hidup di negara bermayoritaskan islam mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam, salah satunya dengan berpindah dari bank konvensional ke bank syariah dalam rangka meningkatkan market share perbankan syariah, meski dirasa ini belum cukup namun setidaknya kita sudah mencoba untuk berkontribusi dan meninggalkan bank murni riba. Kesejahteraan bukan hanya dengan uang yang terus berlimpah, saat yang miskin semakin miskin, dan yang kaya semakin kaya. Kehidupan dan kesejahteraan yang baik juga adanya keberkahan di dalamnya.

Pertama, meskipun masih banyak masyarakat yang masih bertahan di bank konvensional. Karena alasan tadi yaitu belum dapat membedakan antara bunga dan bagi hasil. Ini menjadi PR besar bagi para pegiat eksyar dan stakeholder lainnya dalam membumikan atau mensosialisasikan ekonomi Islam bukan hanya di perkotaan atau mengadakan seminar-seminar di hotel saja. Namun, sudah saatnya seluruh lapisan masyarakat mengetahui transaksi-transaksi muamalah sesuai syariah.

Kedua, keluar dari bank murni riba dan beralih ke bank syariah. Ini memang akan sulit, karena alasan masyarakat mungkin karena susah aksesnya bank syariah yang masih minim di lingkungan menengah ke bawah. Setidaknya dengan perlahan kita mencoba untuk keluar dari bank murni riba. Niatkan untuk bertaubat kepada Allah, dan mencari keberkahan di kehidupan dunia sekaligus akhirat.

Sebagaimana yang pernah di sampaikan A. Riawan Amin dalam bukunya Satanic Finance, bahwasannya bank syariah masih berada dalam lingkaran keuangan setan karena masih menggunakan fiat money (uang kertas), fraction reserve requiment dll. Namun, hal itu dapat di hilangkan dari sistem perbankan syariah. Jika semua stakeholder dapat mensupport dan ikut turun aktif dalam pengembangan ekonomi Islam khususnya perbankan syariah mulai dari akademisi, praktisi, regulator, DSN MUI, serta masyarakat lainnya dalam membentuk bank syariah.

Ketiga, adanya bank syariah seyogyanya adalah untuk menggantikan bank murni riba. Karena seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya riba/bunga sudah jelas dalam Al-Qur’an hukumnya harama. Maka hadirnya Bank Syariah inilah untuk menggantikan sistem bank murni riba tersebut. Salah satu nya di mulai dari kita, dengan mulai beralih ke bank syariah. Dosa riba yang paling ringan, sama halnya dengan menzinahi ibu kandung nya sendiri (Al Hadits).

Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa selalu bertaubat kepada Allah SWT. Kebahagiaan yang hakiki bukan hanya di dunia dengan berlimpahnya ruahnya harta, namun kebahagiaan hakiki ialah kita dapat merasakan keberkahan didalamnya bukan hanya di dunia namun di akhirat. * Reni Marlina

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Impor Beras Jauhkan Petani dari Ilmu Pengetahuan? Ini Kata Mantan Rektor IPB

Impor Beras Jauhkan Petani dari Ilmu Pengetahuan? Ini Kata Mantan Rektor IPB

Rabu, 24 Jan 2018 18:27

Terkait Impor Beras, ICMI: Pikir Betul-betul Siapa yang Dapat Manfaatnya

Terkait Impor Beras, ICMI: Pikir Betul-betul Siapa yang Dapat Manfaatnya

Rabu, 24 Jan 2018 17:27

Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Rabu, 24 Jan 2018 14:52

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

Rabu, 24 Jan 2018 14:29

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

Rabu, 24 Jan 2018 13:45

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

Rabu, 24 Jan 2018 13:27

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Rabu, 24 Jan 2018 13:19

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Rabu, 24 Jan 2018 13:11

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Rabu, 24 Jan 2018 12:11

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Rabu, 24 Jan 2018 11:11

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

Rabu, 24 Jan 2018 10:10

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Rabu, 24 Jan 2018 09:55

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Rabu, 24 Jan 2018 08:55

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Rabu, 24 Jan 2018 06:19

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

Rabu, 24 Jan 2018 05:52

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Rabu, 24 Jan 2018 00:27

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Selasa, 23 Jan 2018 23:51

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Selasa, 23 Jan 2018 21:53

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Selasa, 23 Jan 2018 21:51

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Selasa, 23 Jan 2018 20:43


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X